NovelToon NovelToon
Huru Hara Cinta Sang Penguasa

Huru Hara Cinta Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:959.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Erna Surliandari

Kaya raya sejak zygot, tak membuat Breyhan natta nugraha memiliki jalan hidup yang mulus. Apalagi perkara cinta, tak semudah itu menaklukan hatinya.
Suatu hari Mami dan Papi menjodohkan ia dengan seorang gadis, dan rupanya gadis itu adalah sahabat kecil yang sempat bermain menjadi pengantin dengannya.
Tiara Artamevia namanya. Gadis manja yang sebenarnya belum siap menikah di usia muda. Tapi karena perjodohan itu tak pernah bisa ia tolak, maka keduanya menikah meski dengan terpaksa.

Bagaimana kehidupan mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 28

"Ara... Masuk dulu, ya? Kakak hati-hati pulangnya." Ara tampak sedikit gugup pada calon suaminya itu. Apalagi tapan Brey semakin intens saja ketika melihatnya.

"Tidur nyenyak, besok kita bertemu dikampus. Aku tunggu sarapannya," ucap Brey yang kemudian mengelus rambut indah gadis itu.

Ara mengangguk, lalu kemudian berlari masuk kedalam kamar kost mungilnya. Ia segera mengganti pakaian, lalu merebahkan diri diranjang empuk yang sebentar lagi akan ia tinggalkan itu.

Ya, Ara akan pindah kerumah besar itu nanti. Bersama Ila dan Mami mertuanya yang amat baik dan pengertian.

"Sedangkan ara masih begini aja. Haduh, ini gimana besok? Gimana kalau Ara belum bangun, tapi Mami udah didapur? Gimana kalau ara masih... Masih, diem aja tapi semua udah rapi?" galaunya.

Dan galau nya ara itu sepertinya memang ada dalam fikiran setiap wanita yang akan membina rumah tangga. Meski mertuanya baik, tapi ia takut jika sulit menyeimbangkan diri dengan sang mertua nanti.

Untung saja setelah itu Brey mengajaknya segera pindah. Dan bukan karena masalah seperti yang ada dinovel online yang selalu bertengkar dengan mertua atau iparnya.

Ara berusaha memejamkan mata. Ia terlalu bahagia hingga rasanya begitu sulit untuk tidur malam ini. Bahkan Ia menghabiskan segelas susu hangat yang Ia buat barusan. Fikirannya berkecamuk, terus saja membayangkan pernikahan yang sebentar lagi akan terjadi.

Namun, pada akhirnya mata itu terpejam sendiri hingga pagi.

*

"Kakak!" Ila memekik dan langsung berbaring diatas kasur empuk kakaknya. Ia mengusap wajah dan rambut sang kakak dengan begitu lembutnya penuh perhatian.

"Kenapa? Tumben?" tukas Breyhan pada adik ssmata wayangnya itu.

"Ila seneng, akhirnya kakak menikah. Udah mau kepala tiga loh, hampir dikata bujang lapuk."

Masih saja Ila bisa meledek dan menggoda sang kakak dengan sarkasnya.

"Tapi, kalau udah nikah sama Ara, kakak masih sayang ngga sama Ila?" tanya nya sebagai adik semata wayang yang selalu dimanja. Ila hanya takut jika kehilangan semua dari kakaknya.

"Bukankah, kasih sayang ke Ila justru bertambah Dua kali lipat? Ila akan punya Dua kakak besok."

"Iya, Haahahhhahaa....!" Ila memenuhi seluruh ruangan itu dengan tawanya. Ia lupa jika ia tak kehilangan, tapi justru akan menambah kesayangan..

"Udah ah sana, Kakak mandi. Bau,"

"Hey! Kau yang kemari menggangguku, kau yang harus pergi." sergah Brey pada adiknya tercinta.

Ila tertawa lagi, rasanya hidup terasa berseri-seri pagi ini. Ia hanya ingin tertawa dan meluapkan semua rasa bahagianya.

Keduanya turun bersama, Ila dan Breyhan sudah amat rapi akan menuju tempatnya masing-masing. Seperti kebiasaannya juga, breyhan tak sarapan pagi ini karena menunggu pemberian sang pujaan hati.

"Nanti maghnya kumat. Bahaya loh,"

"Engga, Mam. Nanti juga langsung dapet dari ara, tenang aja." balas Brey yang bertahan dengan air putihnya.

Mami hanya menggelengkan kepala melihat sang putra. Tapi tak bisa berbuat apa-apa, karena ia tengah mengejar yang selama ini ia tunggu dalam waktu lama.

Bahkan Brey sempat akan dijodohkan dengan anak sahabat Dady namun Brey selalu menolak dengan berbagai alasan.

Tiba dikampus, mereka melihat Ara tengah duduk diatas motornya. Ia diam dan seperti tengan melamun disana, dan Ila segera menghampirinuya.

"Ara kenapa?" tanya Ila dengan segala rasa penasaran dihatinya.

Tapi ara hanya terkejut. Melihat Ila, Ia justru langsung beralih untuk menghampiri Breyhan yanh baru turun dari mobilnya.

"Hey, Ara..." sapa manis brey padanya.

"Kak Breyhaaaaan! Maafin Ara, ara ngga sengaja!" ucapnya dengan sesal yang teramat dalam.

Rupanya ara bangun kesiangan, hingga Ia tak dapat membuatkan sarapan. Meski Brey tak apa, tapi Ia tak enak hati karena sudah berjanji sebelumnya.

"Haish! Mentang-mentang ada ayank, Ila dicuekin. Au ah, kesel...." cebik gadis itu lalu pergi dari mereka semua disana.

1
Ridwani
👍👍👍👍👍
an
baagguuss
solehatin binti rail
suka ceritanya dak bertele tele dak banyak konflik 💪
herself_22
Luar biasa
Ibelmizzel
mampir ni Thor
WaTea Sp
Luar biasa
fatimatuz zuhriyah
👍
reza indrayana
Gemesin hubungan Brey dn Ara...🫰🏻🫰🏻😘😘😘
reza indrayana
Baca lagi nich...ktna kangrn dn crtanya agak lupa dh....🥰🥰🫰🏻🫰🏻💙💙💛💙💙😘😘😘
L A
Luar biasa
L A
Lumayan
Marhaban ya Nur17
udah ???
Marhaban ya Nur17
medal" saiko se david
Marhaban ya Nur17
ko bisa se di rumah sendiri kecolongan gtu ????
Marhaban ya Nur17
gw paling males klo g jujur , sok" paling hebat di simpen sendiri krn pd ahirnya bakal jd bumerang sendiri.
Marhaban ya Nur17
pleas deh aya soraya lu kan pake hijab 🧕 masa ea mau jd ulet keket
Marhaban ya Nur17
gw ketok neh la wkwkkwk
Marhaban ya Nur17
la ila 😮😲
Marhaban ya Nur17
☹️😛
Marhaban ya Nur17
ila ila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!