Letica Aurora, gadis cantik yang masih SMA. Dia di jodohkan oleh keluarga nya dengan lelaki tampan yang bernama Samuel Alexander.
Mereka berdua sama-sama sudah memiliki pasangan masing-masing.
Tapi mereka berdua tidak bisa menolak permintaan keluarga nya, sehingga mereka pun langsung menikah secara diam-diam padahal Leticia yang masih sekolah 3 SMA.
Samuel memilih untuk melakukan pernikahan kontrak untuk mereka, agar bisa bahagia bersama dengan pasangan mereka masing-masing.
Samuel dan Letica tidak memiliki perasaan sama sekali, karena tidak ada cinta di antara mereka berdua.
Bagaimana dengan kelanjutan hubungan mereka berdua, akan mereka berdua bisa bersama karena ada nya keajaiban cinta di antara mereka berdua.
Atau hubungan pernikahan mereka hanya berlangsung sesuai dengan perjanjian kontrak mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pearlyta Hasna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 28.
Acara pernikahan nya pun selesai, sudah saatnya Leticia dan Samuel menuju ke hotel yang sudah di siapkan oleh Mama nya.
Leticia terlihat sangat malu-malu sekali begitu juga dengan Samuel, mereka berdua pun akhirnya masuk ke dalam mobil untuk menuju ke hotel tersebut.
Samuel memperhatikan Leticia yang seperti sangat kecapean sekali, dia juga merasa tidak nyaman dengan gaun pengantin yang sangat panjang sekali.
"Aku ingin secepatnya sampai di hotel, aku ingin mandi dan menganti pakaian ini."
Leticia yang bisa mengeluh di dalam mobil beruntung sekali hotel pun tidak jauh dari gedung pernikahan.
Samuel membantu Leticia karena melihat gaun yang sangat panjang sekali.
"Terimakasih yaa, aku susah sekali berjalan."
Karena merasa ingin cepat-cepat sampai ke hotel karena sudah merasa sangat capek sekali akhirnya Samuel pun membopong Leticia dengan sangat cepat sekali agar mereka berdua bisa secepatnya masuk ke dalam lift.
Leticia pun hanya bisa terdiam saja karena dia tahu jika dia berjalan sangat lambat sekali.
Akhirnya mereka berdua pun sampai di depan pintu hotel, Leticia yang sampai menghelakan nafas panjang nya.
Samuel pun membuka pintu hotel tersebut dia begitu sangat terkejut sekali ketika melihat kamar hotel yang di hiasi oleh bunga-bunga dan terlihat sangat mewah.
Bunga-bunga asli yang sangat harum.
"Wah, indah sekali yaa. Seperti di negeri dongeng saja yaa."
Leticia begitu sangat terpanah sekali melihat lamar yang sangat mewah dan cantik.
"Ayolah cepat mandi dan ganti pakaian mu, aku juga ingin segera mengganti pakaian ku."
Leticia pun langsung berlari menuju ke kamar mandi dia membuka baju dan melepaskan semua pernak-pernik yang ada di kepala nya.
Leticia pun mulai membersihkan tubuh nya, dan ketika dia selesai mandi Leticia pun langsung terdiam.
"Apakah aku akan tidur bersama dengan Kak Sam, seperti pasangan suami-istri pada umumnya."
Leticia pun keluar dari kamar mandi nya dan dia melihat Samuel yang ketiduran di sofa karena menuggu Leticia yang sangat lama sekali.
"Dia ketiduran apakah harus aku bangunkan yaa, tapi sudahlah dia tidur di sini. Supaya aku bisa tidur nyenyak di kasur sendirian."
Leticia memberikan selimut untuk Samuel, dia juga memberikan guling agar Samuel yang bisa memeluk guling.
"Semoga mimpi indah yaa, bangun nya nanti pagi saja yaa. Jangan menggangu tidur nyenyak ku."
Leticia merasa sangat nyaman sekali dia tidur di tempat tidur yang sangat mewah sekali.
"Aku beruntung sekali malam pertama ku yang belum di sentuh, karena aku yang belum siap untuk di sentuh karena masa depan ku yang masih panjang."
Leticia pun mematikan lampu dan memejamkan mata nya segera.
...*** Keesokan harinya ***...
Samuel terbangun dari tidurnya dia merasa badan yang sangat sakit sekali, dia juga yang masih memakai baju pengantin.
Samuel melihat dirinya yang tidur di sofa sedangkan Leticia yang tidur di kasur.
"Terlalu lama aku menunggu dirinya mandi, sampai aku ketiduran di sofa."
Samuel pun langsung pergi ke kamar mandi sedangkan Leticia yang tertidur pulas, Leticia yang kelihatan sangat lelah sekali.
Samuel yang sudah selesai mandi dia pun masih melihat Leticia yang masih tertidur pulas.
"Ini sudah jam 9, tapi dia yang belum juga bangun."
Samuel pun langsung membuka kan gorden jendela sehingga cahaya matahari langsung masuk ke dalam kamar nya.
Leticia pun seketika dia langsung terbangun dari tidurnya.
"Cepat bangun dan mandi kita sarapan di bawah, aku sangat kelapa sekali."
Leticia pun langsung pergi ke untuk mandi sedangkan Samuel membereskan tempat tidur karena dia yang tidak suka kamar acak-acakan.
Samuel menuggu Leticia dan Leticia pun mandi dengan rambut nya yang basah, seketika saja Samuel merasa sangat terkejut sekali apakah semalam mereka berdua melaksanakan nya.
Samuel ingin bertanya kepada Leticia tapi dia merasa malu dan Samuel pun mulai menghampiri Leticia yang sedang menyisir rambut panjang nya.
"Apakah semalam kamu menghampiri ku,? "
Pertanyaan Samuel membuat Leticia merasa sangat binggung untuk menjawab nya.
"Maksud nya apa yaa,? aku tidak mengerti."
Leticia yang selesai menyisir dia yang hanya memakai lipstik tipis dia pun langsung mengajak Samuel untuk keluar.
"Ayo katanya lapar tapi kok diam saja."
Samuel pun langsung menyusul Leticia dia merasa sangat penasaran sekali, dia yang tidak sadar tapi pun merasa tidak ada sentuhan di malam itu.
Mereka berdua pun sampai di tempat makan, makanan yang sangat mewah dan banyak sekali.
"Leticia, kenapa kamu membiarkan rambut mu basah seperti itu?."
Leticia pun langsung memegang rambut nya.
"Karena tidak ada hair dryer di sini, lalu bagaimana donk. Nanti juga kering kok."
Samuel pun hanya bisa tersenyum saja mendengar perkataan polos Leticia.
Banyak sekali yang memandangi mereka berdua, bahkan sampai memotret dengan sengaja.
"Wah pengantin baru, basah-basahan nih setiap pagi."
Samuel tersenyum malu ketika mendengar perkataan tersebut tapi tidak untuk Leticia dia yang lebih memilih untuk makan fokus pada makanan nya.
"Leticia, kenapa kamu sampai harus keramas pagi ini."
Samuel benar-benar merasa penasaran sekali, dan membuat Leticia yang sedang fokus makan dia merasa sangat terganggu sekali dengan pertanyaan Samuel tentang rambut yang basah.
"Kenapa sih, aku keramas pagi harus jadi pernyataan yang di ulang-ulang. Aku keramas karena pada saat di hari pernikahan rambut ku lepek dan pasti mengeluarkan keringat jadi aku cuci rambut ku ini supaya wangi."
Leticia pun merasa sangat kesal sekali dengan Samuel dia pun langsung meninggalkan Samuel dan kembali ke menuju ke kamar nya.
Samuel pun merasa serba salah dia harus berbuat apa dengan Leticia, di saat dia yang ingin mengejar Leticia tapi perut nya yang sangat lapar sekali.
"Lebih baik sekarang aku makan saja dulu, setelah itu baru menyusul Leticia dan meminta maaf."
Leticia yang merasa sangat kesal sekali dia pun langsung membuka pintu kamar nya, dan dia mendengar bunyi handphone di bawah sofa.
Leticia pun langsung menghampiri sofa tersebut dan dia melihat ada handphone.
"Seperti nya ini handphone milik Kak Samuel, Erika Veriska."
Leticia pun merasa binggung apakah dia harus menjawab panggilan telephone tersebut atau tidak.
Ada di buku selanjutnya di judul
Cinta Untuk Leticia
Dari Episode 01- 41
Setelah selesai bisa kembali lagi ke buku ini udah melanjutkan
Episode Cinta untuk Leticia di mulai Episode 43 💓