NovelToon NovelToon
Cinta Seorang Nona Muda

Cinta Seorang Nona Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College
Popularitas:40.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aulia Angelines

Bulan Mahendra, seorang nona muda kaya raya yang sangat berkuasa di suatu sekolah swasta ternama.
Dia sangat di hormati di sekolah tersebut, tak hanya karna dia kaya raya, dia juga pemilik dari sekolah SMA Mahendra karna itu juga ia menjadi sangat angkuh dan sombong namun suatu hari tanpa sengaja ia bertemu dengan pemuda miskin yang merubah dirinya.
Dia mulai tertarik dengan pemuda itu dan tanpa ia sadari rasa ke tertarikannya berubah menjadi cinta yang akan mengubah kehidupannya dan nama pemuda itu adalah Awan.
Kisah cinta yang berawal dari sebuah pesta, akan kah berakhir bahagia? apakah Bulan bisa melewati semua batasan sampai bisa menuju ke tempat awan berada? atau malah Awan yang terbang menuju Bulan? atau mereka terpaksa untuk menyerah?.
Penasaran dengan ceritanya iyakan?
Yuk, baca dan jangan lupa untuk menambahkan like atau komentar untuk mendukung karya ini, biar rajin up! hehehe🙃.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aulia Angelines, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak pantas

"Ada rasa sakit yang tidak perlu di ceritakan dan ada luka yang tidak perlu di perlihatkan, karna tidak semua orang bisa memahami mu ataupun mau mendengarkan ceritamu.

Terkadang luka hanya perlu di obati dan rasa sakit hanya perlu dirasakan."

********************

Setelah percakapan yang panjang akhirnya pizza yang mereka pesan datang, mereka segera memakan pizza yang terlihat enak dan masi hangat.

"Oh, iya Bulan ada pesan dari kakak yang aku lupa sampai in ke kamu." seru Langit sambil mengambil pizza di hadapannya.

"Pesan dari papa?" tanya Bulan.

"Iya, katanya kakak akan pulang beberapa bulan lagi, karna masi ada proyek yang harus di selesaikan." seru Langit.

"Oh, gitu." seru Bulan singkat.

"Apa? beberapa bulan lagi ayah gua pulang." seru Surya yang baru saja sampai setelah mengambil gelas di dapur.

"Iya." jawab Langit.

"Yah..." seru Surya sambil menghembuskan nafasnya seolah-olah dia sangat kecewa.

"Kok yah.... si? kan bagus dong kalau ayah lu pulang." seru Tata yang heran dengan sikap Surya.

"Figur, nendoroit dan poster waifu gua dalam bahaya, gimana dong?" seru Surya yang merasa cemas.

"Emang, apa hubungannya sama kepulangan ayah lu?" tanya Bulan yang heran.

"Lu tau kan, kalau gua gak akur sama ayah gua?" tanya Surya.

"Tau."

"Nah, itu kalau ayah gua tau, gua masi suka lihat anime pasti semua koleksi gua yang berbau anime di buang." seru Surya sambil menatap Bulan dengan mata penuh kekhawatiran.

"Kasihan...." seru Bulan yang membalas tata pan mata Surya dengan ejekkan.

"Kak Langit, boleh gak kalau ayah pulang nanti semua waifu ku, ku titipkan di rumah kakak?" seru Surya yang berbalik menatap Langit dengan wajah penuh harapan.

Langit yang melihat itupun tidak tega dan memutuskan untuk membantu Surya, "Iya, kamu taruh aja di rumahku."

"Beneran? makasih kak Langit." seru Surya yang kegirangan.

"By the way, kenapa kak Langit tadi bertengkar sama Sunny?" tanya Tata.

"Oh itu, dia tadi menyusup ke gedung gold dan aku tidak sengaja melihatnya," jawab kak Langit.

"Lalu?"

"Lalu aku menegur nya dan dia tidak terima, jadi itu awal dari perseteruan kita." jawab kak Langit sambil tersenyum tipis.

"Terus? kenapa lu tersenyum?" seru Bulan yang tidak sengaja melihat Langit tersenyum.

"Siapa yang tersenyum?" seru Langit sambil memalingkan mukanya.

"Gak usah ngeles, gua lihat lu tersenyum kok." ucap Bulan yang yakin dengan apa yang ia lihat.

"Sebenarnya Sunny terlihat cukup cantik." seru Langit yang membuat Bulan, Tata dan Surya terkejut, "Apa?" ujar mereka serempak.

"Cantik? dari mananya?" seru Tata.

"Kak Langit, kayaknya mata kak Langit bermasalah." seru Surya.

"Sekarang lu harus ke dokter mata deh, lu lihatnya dari sudut pandang yang mana si? Gadis tomboy kayak pereman pasar di bilang cantik." seru Bulan yang heran dengan paman nya itu.

"Emang, kalian gak berfikir bahwa Sunny cantik?" seru Langit.

"Gak!" jawab mereka serentak.

"Seh begitu benci nya kalian sama Sunny."

"Gak kita, gak benci cuma gak suka aja." seru Tata.

"Bener banget, gua gak suka sama Sunny apalagi saat dia mengang tangan Awan atau saat Awan membelahnya rasanya sakit banget. gua mau bilang ke Awan kalau gua gak suka sama teman nya itu tapi gua takut Awan bakalan benci sama gua." seru Bulan dengan ekspresi yang sedikit mengganggu pandangan Langit.

"Ada rasa sakit yang tidak perlu di ceritakan dan ada luka yang tidak perlu di perlihatkan, karna tidak semua orang bisa memahami mu ataupun mau mendengarkan ceritamu.

Terkadang luka hanya perlu di obati dan rasa sakit hanya perlu dirasakan." seru Langit yang ingin menenangkan Bulan.

"Tapi lebih baik gitu si, sebelum Awan jatuh cinta sama lu lebih baik di tahan dulu." seru Surya.

"Iya, kalau Si Awan beneran jatuh cinta sama lu, dia bakalan ngejaga perasaan lu dan dia pasti lebih memilih meninggalkan teman nya dari pada harus kehilangan lu." seru Tata menambahkan.

"Jadi kalian udah setuju sama perasaan gua? karna selama ini kalian menetang hubungan gua sama Awan." seru Bulan.

"Mungkin karna gua sama Tata gak pernah lihat lu sebahagia itu." seru Surya.

"Iya, lu terlihat sangat bahagia saat bersama Awan." seru Tata.

"Awan? pria yang bersama kalian tadi?" seru Langit memastikan.

"Iya kak."

"Kebetulan aku mau membahas ini dengan mu Bulan, kenapa kamu masukin anak beasiswa itu ke gold class sesuka hati. Kamu bisa menghancurkan sistem gold class yang ada di SMA Mahendra jika kamu bersikap egois seperti itu." seru Langit menjelaskan kepada Bulan.

"Gimana lu bisa tau?" tanya Bulan.

Sedangkan Tata dan Surya hanya diam saja.

"Tidak penting, saya tau dari mana tapi kalau kakek kamu sampai tau kamu akan dalam masalah besar." seru Langit yang mengertak Bulan.

"Gampang, jangan sampai kakek tau, muda kan?" seru Bulan enteng.

"Apa kamu fikir, Awan pantas masuk di gold class?" tanya Langit dengan ekspresi serius.

"Sangat." jawab Bulan singkat.

"Kenapa kamu bisa berfikir begitu?" tanya Langit yang penasaran seberapakah Bulan mencintai Awan.

"Karna gua berfikir begitu, kalau lu ngerasa Awan gak pantes ada di gold class, uji saja dia sampai lu bisa berfikir kalau dia benar benar pantas berada di sana." seru Bulan dengan tatapan mata penuh percaya diri.

"Baik, pasti akan aku uji tapi jangan salahkan aku kalau nanti Awan gagal dan dia di keluar dari gold class." seru Langit.

"Awan tidak mungkin gagal." ucap Bulan dengan penuh keyakinan.

"Oke, satu Lagi dia orang miskin kan? kamu gak berfikir mau bersama dia selamanyakan?" tanya Langit yang membuat Bulan terdiam sebentar.

"Gua belum berfikir sampai sana, tapi untuk sekarang gua mau Awan. Bagaimanapun keadaan nya sekarang? meskipun dia miskin ataupun pria biasa gua tetep mau Awan." seru Bulan yang membuat Langit tercengang, ternyata adiknya benar-benar jatuh cinta dengan seorang pria biasa.

"Bagus, tapi jika suatu hari nanti kakak tau kalau kamu jatuh hati dengan seorang pria biasa kamu harus menanggung kosekuensinya. Mungkin kalian tidak akan di restu i atau bisa terjadi hal yang lebih buruk," seru Langit memperingatkan Bulan.

"Akan ku urus nanti, jika itu memang harus terjadi." seru Bulan dengan santai.

"Satu pesan kakak, apapun yang terjadi di masa depan, apapun keputusan kakak kamu tidak boleh membencinya, karna aku yakin itu demi kebaikan mu." seru Langit sambil menatap tajam Bulan.

"Baik."

"Dan kamu harus ingat, tidak semua kisah cinta berakhir dengan bahagia." seru Langit.

"Kalau gitu ingat apa kata Patrick star, Hidup akan selalu berakhir dengan indah kawan. Bila belum indah maka belum berakhir." seru Surya yang membuat hati Bulan sedikit tenang.

1
Ipunkjr4
lanjut ke Thor semangat
nona x
ceritanya bagus suka banget sama karakternya
Ipunk142 Cink
lanjut KK thor ceritanya bagus ditgunya kelanjutan KK thor semangat
nona x: makasih banyak kak ^^
total 1 replies
Xilvnyc _ez
semangat bang
L u k e e
🆙🆙
L u k e e
🆙🆙 kak
nona x: maaf ya kemaren gak bisa up karna ada sedikit masalah di real life🙂
total 1 replies
L u k e e
🆙🆙🆙
L u k e e
🆙🆙🆙🆙
L u k e e
🆙🆙🆙
nona x: Terima kasih, dukungan nya kak
total 1 replies
L u k e e
🆙🆙
L u k e e
🆙🆙🆙
L u k e e
🆙🆙
L u k e e
🆙
L u k e e
🆙🆙🆙🆙
L u k e e
🆙🆙
L u k e e
🆙
L u k e e
🆙🆙🆙🆙
L u k e e
🆙🆙
L u k e e
🆙🆙🆙
nona x: oke😊 makasih banyak dukungannya, jadi semangat heheheh❤
total 1 replies
Ahusta Samodara
seru lanjut tor
nona x: Baik😊 terima kasih dukungan nya ❤
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!