NovelToon NovelToon
Arsyila {Princess Of My High School}

Arsyila {Princess Of My High School}

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Ketos / Romansa / Tamat
Popularitas:121.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: yana syahputriy

Dikurung dalam gelap sejak kecil, Arsyila tumbuh dengan trauma yang tak pernah sembuh. Dunia baginya bukan tempat untuk pulih, tapi tempat untuk bertahan.

Saat cahaya cinta pertama muncul lewat sosok Aydan, semesta kembali menguji. Cinta itu tak berpihak. Ia malah dijodohkan dengan Razan, seseorang yang tak pernah ia duga bisa menjadi penenang... dan juga akhir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yana syahputriy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bag 28 : Hukuman Angle

Happy Reading💓

***

Arsyila kini sudah duduk manis dimejanya sambil disibukkan dengan membalas chat dari Aydan.

"Tangan gue gatel pengen labrak". Bisik Sania pada teman-temannya.

"Jangan gegabah lo San! emang lo gk denger peringatan dari Aydan tadi?" Tanya Intan.

"Gue gk takut". Jawab Sania cuek.

"Emang Aydan bilang apa? kapan?". Tanya Rani karna tadi dirinya tiba disekolah saat Aydan sudah pergi dan melihat Sania yang sudah kesal.

"Dia ngancem pake nyebut-nyebut Nyokap gue..Lo tau kan segimana kerasnya orang tua gue?".

Ujar Sania karna salah satu kelemahan Sania adalah orang tuanya, bisa-bisa fasilitasnya akan dicabut nanti dan lebih parahnya menurut Sania adalah dipindahkan ke pesantren jika ia berulah lagi karna sejak SMP orang tua Sania sangat sering mendapat panggilan dari sekolah.

Berutal sejak dini:).

"Ya tinggal nurut si" Sahut Rehan.

"Ya tuh harusnya lo lebih sadar San..Kalo Aydan gk bakal jadi milik lo bahkan dari dulu Aydan udah ilfil tau gk" Peringat Intan yang sudah jengah dengan tingkah Sania.

Mimpi apa dirinya bisa menjadi sahabat Sania padahal dulu Sania adalah biang onar disekolahnya, sekolah sendiri bahkan sekolah mantan Aydan yang berlabel pesantren. Ya! mantan Aydan is agamis guys makanya pas liat Arsyila sejak awal dia langsung jatuh cinta atauuu ada hal lain lagi?.

"Sebenarnya kalian ini temen gw apa temen Arsyila sih?".

Tanya Sania ngegas namun suaranya tertutupi oleh kebisingan para murid dikelas itu hingga Arsyila tak mampu mendengarnya karna posisi duduknya yang berada didepan ditambah lagi dirinya yang sedang sibuk membalas pesan dari Aydan.

"Bukannya gitu San tapi kita gk mau sampe lo kelewatan. Emang lo mau kayak kk Angel?". Tanya Rani.

Sania memutar bola matanya malas mendengar kalam-kalam hikmah dari teman-temanya itu.

Tak lama bel masuk kelas pun berbunyi membuat siswa/i yang tadinya berkeliaran diluar berbondong-bondong memasuki kelas untuk mengikuti kegiatan ajar mengajar.

Berbeda dengan kelas Arsyila yang justru keluar kelas karna pelajaran penjaskes di jam pertama yang akan berlangsung dilapangan.

Arsyila mengeluarkan baju olahraga dari dalam tasnya dan berjalan keluar, namun langkahnya terhenti kala melihat sahabat Angel yaitu Tia dan Eline memasuki kelasnya..

"Ka-kalian mau apa?" Arsyila memandang mereka takut-takut, kilasan tentang dirinya yang didorong membentur kaca pun kembali dalam ingatannya.

"Eh gk usah takut Syil..Kita kesini bukan buat nyakitin lo" Ujar Tia lembut dan diangguki Eline.

Arsyila sedikit merasa lega.

"Terus kalian kesini untuk apa?" Tanya Arsyila lagi.

"Mm kita mau minta maaf Syil..Kita sebenarnya cuma ikut-ikutan kemarin karna dipaksa Angel". Ujar Eline merasa bersalah.

"Tia juga..Tia gk tau kalo Angle kayak gitu". Tia merunduk.

"Iya nggk papa. Arsyila maafin kalian kok". Arsyila tersenyum ramah, ia kadang heran mengapa dirinya sangat mudah memaafkan orang lain seperti ini?.

"Makasih Syill”.

"Lo gk perlu takut lagi Syil, sekarang kan Angle udah gk sekolah disini lagi" Ujar Tia tersenyum.

"Ha maksudnya?" Arsyila terlihat bingung.

"Lah lo gk tau?" Heran Eline.

"Mm aku gk masuk sekolah kemarin". Jawab Arsyila.

"Oh gitu pantes lo ketinggalan Info" - Eline.

"Emang dia kenapa? pindah sekolah kah?" Tanya Arsyila yang terlihat seperti orang tolol, maklum lah guys dipondoknya dulu mana ada kasus beginian.

"Ya ampuuun Arsyila" Tia menepuk jidatnya.

"Angle di Do dari sekolah, dan suratnya baru keluar kemarin makanya langsung nyebar". Jelas Eline.

"Hah di Do? kok bisa?".

"Ya karna kasus pembulian waktu itu, Razan langsung datang keruang BK dan minta kepala sekolah buat keluarin dia dari sini".

Suka-suka Razan lah.. Orang dia punya sekolah😌

"Hah?? langsung di DO? kk Razan?".

Tanya Arsyila syok. Hanya karna kejadian waktu itu Razan langsung memberikan hukuman seberat itu? padahal Arsyila tidak sampe masuk rumah sakit.

"Iya Syil..Razan marah banget waktu itu mukanya merah banget". Jelas Eline.

"Kayaknya Razan suka deh sama lo Syil". Ujar Tia.

"Eh hahaha ada-ada aja kalian". Arsyila tertawa garing. "Orang aku sama kk Razan jarang akur".

Sambungnya lagi.

"Bener loh Syil..Gue juga ngerasa gitu, dia kayak sayang banget sama lo, dulu aja pas temen gue kena labrak Angle gara-gara ngasih Reno surat sampe masuk puskesmas lagi tapi Razan cuma kasih hukuman ringan ama surat peringatan tuh".

"Astaga nggk lah mungkin kk Razan udah jengah karna sifat dia yang gitu". Ujar Arsyila berusaha berpositif thingking.

"Terus kalian dikasih hukuman apa? gk berat-berat kan?" Tanya Arsyila yang terlihat perduli.

"Nggak Syil cuma discor satu minggu aja kemarin sama bersihin sekolah selama satu bulan". Jawab Tia enteng.

"Whaaat!" Arsyila melototkan matanya mendengar pengakuan Tia.

"Satu bulaaan?".

"Hehe itu mah ringan Syil daripada buat lo sampe berdarah waktu itu" Ujar Tia sambil merunduk.

"Ish kalian santai aja kalik aku gk papa". Ujar Arsyila agar mereka tak terus menyalahkan diri sendiri.

"Awas aja tuh kk Razan! main kasih hukuman seenaknya aja.. Kalian tenang aja ntar Arsyila bilangin biar hukumannya diturunin". Ujar Arsyila sambil bersidekap dada dan memonyongkan bibirnya khas gaya bocil ingusan.

"Haha gk usah Syil kita fine-fine aja kok.. Hitung-hitung buat nebus kesalahan kita."

"Gue heran sama lo Syil..Lo kok bisa ramah gitu sama orang yang udah nyakitin lo?" Ujar Tia yang malah terpana melihat Arsyila.

"Gk tau..Aku juga bingung, muka kalian pada jadi manis gini sih jadi gk tega..Gk kayak kemarin serem ih" Jawab Arsyila polos sambil menjinjing bahu mengungkapkan kalimat terakhirnya.

"Ya ampun anaknya ceplak ceplos juga ternyata hihi. -batin Tia

"Hehe kita janji kok gk bakal gitu lagi" Ujar Eline.

"Alhamdulillah".

"Eh Syil salamnya Reno dia mau minta maaf soalnya dia masih sakit jadi gk bisa nemuin lo langsung". Ujar Tia menyampaikan pesan dari Reno because selain atas keinginan sendiri ada perintah dari Reno pada mereka untuk meminta maaf pada Arsyila.

"Iya Syil katanya dia mau minta maaf langsung karna chatnya gk lo bales-bales hihi". Ujar Tia

"Oh iya aku gk liat, nanti aja deh aku cek.. kk Tia salamin balik ya sama kk Reno bilangin semoga cepet sembuh".

Ujar Arsyila. Bukannya ia sengaja mengabaikan pesan dari Reno hanya saja pesan Reno tertimbun oleh nomor-nomor tak dikenal. Maklumlah si Arsyila kan banyak penggemar guys wkwk.

"Iya ntar Tia sampein".

"Ya udah kita balik kelas dulu Syil soalnya tadi izin ke toilet hehe". Cengir Eline.

"Oh Iya. Ehhh- ". Arsyila melototkan matanya mengingat ia sekarang sedang ada pelajaran penjaskes dan ia hanya sendirian dikelas.

"Ya ampuun kan aku lagi ada pelajaran penjaskes di lapangan!". Ujar Arsyila sambil menepuk jidatnya.

"Ya udah deh kk aku duluan..Byebye Assalamualaikum". Ujarnya kemudian berlari kecil keluar kelas.

Tia dan Eline hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Arsyila.

"Gue kirain Arsyila tu anaknya cuek, judes gitu" Ujar Eline.

"Sama..Tia juga ngiranya gitu ternyata sedikit bobrok yak wkwk".

...*****...

"Aduh kok bisa si kelolosan gini" Gerutu Arsyila yang sedang berjalan menuju lapangan selepas mengganti seragamnya di toilet tadi.

Sesampainya disana Arsyila melihat teman kelasnya yang sudah akan membubarkan barisannya mengambil posisi dilapangan untuk bermain voli setelah tadi mendengar arahan dan aturan yang disampaikan Guru pejoknya .

"Maaf pak Syila terlambat" Ujar Arsyila sedikit merunduk.

"Kenapa bisa telat Arsyila?".

"Tadi..

Aduh kasih alasan apa nih. Bingung Arsyila.

"Ya sudah tidak papa..Kamu langsung ambil posisi disana". Tunjuk guru penjas tersebut ke arah posisi libero yang berada di belakang.

"Oh iya pak makasih". Ucap Arsyila sambil berjalan menuju posisi yang kosong tersebut dengan wajah bingung.

Tumben pak Vian gk marah biasanya kan beliau galak banget tuh kalo ada murid yang gk disiplin". Batin Arsyila

"Eh kok Arsyila gk dihukum sih" Bisik Intan yang berada diposisi belakang bersama genk-genkannya berlawanan posisi dengan Arsyila.

"Kan Arsyila baru sembuh..Bukannya Devan ya yang kemarin nganterin surat keterangan sakitnya Arsyila".

Sahut Rani mengingat Devan yang kemarin mendatangi kelasnya bersama Alzam untuk memberikan surat izin tersebut pada Daniel si ketua kelas. Kalau masalah mengarang surat mah Devan jagonya tidak terlalu sulit hanya salam, isi dan tanda tangan abal-abal wkwk.

"Oh iyaya kalau Arsyila sakit kan pak Vian juga yang ntar bakal disalahin" Ujar Intan.

"Dan kena marah kk Razan, secara kan jabatannya kk Razan tu hampir sama kek kepala sekolah bahkan lebih." Sambung Rehan ikut nimbrung.

"Ya iya lah! orang nih sekolah milik dia". Ujar Sania sembari melihat Arsyila diseberang sana yang baru tiba diposisinya.

"Gue jadi yakin kalo kk Razan suka sama Arsyila". Ujar Sania pasti dan disetujui oleh tiga sahabatnya.

Nah sekarang kalian tau kan alasan para murid tadi yang nunduk-nunduk dilorong pas Arsyila lewat?. Tiada lain alasannya adalah Razan. Mereka tidak mau berurusan dengan Arsyila yang hanya menyebabkan nasib mereka sama nantinya dengan Angle.

"Okey anak-anak.. Apa kalian sudah siap?"

Ujar pak Vian dari pinggir garis permainan.

"Udah pak". Jawab mereka kompak.

"Okey kalo begitu mulai permainan sesuai yang bapak ajarkan tadi".

"Siap pak!".

"Kalu begitu kalian latihan dulu sebelum pengambilan nilai, bapak mau lihat yang putra dulu".

Titah pak Vian kemudian berjalan ke sebelah lapangan khusus bola tempat murid laki-laki berada. Permainan mereka berbeda guys kalau yang putri main voli maka yang putra bermain bola untuk pengisian nilai tugasnya.

Kini permainan sudah dimulai oleh kubu Sania.

"kita pasti menang lawan timnya Arsyila, kan ada Sania". Ujar Arlina berbisik pada Nia yang berdiri di posisi depan sebagai spiker.

Sania memang tidak berbakat di bidang Agama atau pelajaran umum lainnya tapi dalam bidang olahraga dia ahlinya apalagi hanya sekedar bermain voli. Kacang mah..

(Ingat ya setiap orang punya bidangnya masing-masing.)..

Dia itu masuk Jurusan Agama hanya karna paksaan mamanya agar terhindar dari ancaman masuk pesantren.

"Oh". Jawab Nia acuh, dia masih kesal pada Arlina.

Bola pun mulai dilambungkan oleh Intan yang berada di posisi service.

"San! gk mau tuker posisi?" Tanya Rehan berteriak yang mendapat posisi smash.

"Santai aja!" Jawab Sania sambil merespon lawakan Rani dan Intan didekatnya

"Woy bolanya tangkep doong!" Teriak Dera dari arah lawan meneriaki tim Sania yang bukannya menangkap bola malah ngerumpi dibelakang.

"Cih masih latihan juga.. Males banget buang-buang tenaga". Ujar Sania meremehkan.

"Dih sombong banget". Gerutu Arsyila.

Rehan yang sudah jengah mundur kebelakang untuk ikut berghosip bersama teman-temannya.

"San..Justru ini nih kesempatan buat lo buktiin kalo si Arsyila tu kalah jauh sama lo". Kompor Rani.

"Ada benernya juga lo" Ujar Sania menimbang-nimbang lalu tersenyum Smrik.

"S..San.. Lo gk lagi mikir yang aneh-aneh kan?" Tanya Intan mencoba menebak jalan pikir Sania ketika melihat senyum miring yang terbit dibibirnya itu.

"Menurut Lo?" Tanya Sania.

Rani, Rehan dan Intan menelan ludah. Mereka bergedik ngeri entah apa yang akan dilakukan Sania nanti.

Titisannya Angle ini mah. Batin Intan

"Guys! ayok kita main serius..Gue sih kasian gitu liat kalian nilainya pada kurang ntar" Ujar Sania merendahkan tim lawan.

"Han balik keposisi lo". Pinta Sania pada Rehan.

"Sombong banget njir! pengen gue bogem mukanya!" Kesal Dera begitupun siswi lain yang mendengar itu.

"Sabar kalik Ra kayak gk tau Sania aja lo". Timpal Ririn sambil memperbaiki hijabnya yang melorot. Btw si Ririn anak hijabers juga guys tapi dia netral gk mihak siapa-siapa karna dirinya tak terlalu suka mengurus hidup orang lain.

"Huh!". Dera menghela nafas kasar.

Sekilas tentang Dera.. Ia adalah siswi paling galak and tomboy di Jurusan Agama dan termasuk salah satu hatters Sania .

"Intan mulai servis" Pinta Sania.

Permainan pun kembali dimulai dengan Sania yang mulai terlihat serius namun dengan gerakan yang santai seolah dirinya sudah menguasai permainan.

Nia kemudian mengoper bola ke arah Arlina dan Arlina melakukan smash ke arah lawan namun berhasil ditangkis Dera .

"Shiit! bodoh.." Umpat Sania dengan sedikit berbisik.

Ketika bola dilambungkan ke arah regunya dengan gerak cepat Sania berlari ke tengah lapangan tempat bola akan terjatuh dan menangkis bola tersebut mengarahkannya ke arah belakang tepat diposisi Arsyila berdiri dengan gerakan smash.

"Arsyila awass!!!" Teriak Arlina pada Arsyila yang malah fokus melihat para murid laki-laki yang bermain diseberang.

Jujur saja Arsyila sangat tidak berminat dengan permainan ini apalagi mendengar nada remeh Sania tadi ia jadi memilih menonton pertunjukan lain, lagipula sejak tadi bolanya hanya stuck didepan kalaupun ke tengah juga ada teman disampingnya yang menangkis..So karna tidak bisa Arsyila hanya berdiri santai diposisinya.

Arsyila menoleh kala mendengar teriakan teman-temannya yang memintanya untuk minggir.

Betapa terkejutnya Arsyila kala melihat bola yang sudah melambung gesit ke arahnya bahkan menghindarpun rasanya sudah terlambat.

"Aaaaaaaaa" Teriak Arsyila sambil menyilangkan kedua tangannya didepan wajah.

Dan..

...******...

Bersambung

Gimana guys lanjut nggak nih? jangan Lupa dilike Okey😉

See you Next Chapter💓🔥

.

1
Mukmini Salasiyanti
Assalamu'alaikum
ap kbr kk yana??
aqu mampir nih..
baca ulang kisah mereka
kangen... Razan-syila...

ap blm rilis novel baru kk yana???
Rosaline Amour✨: wa'alaikumussaalam..
hallo sayang maaf ya baru aktif lagi soalnya sbuk bgt kemarin:), sekarang aku lagi susun alur cerita baru ditunggu yah💓
total 1 replies
kavena ayunda
masih meraba alurrnya
Rosaline Amour✨: Jangan lupa cuci tangan😅
total 1 replies
Rosaline Amour✨
Ending yang sulit di tebak
abdan syakura
Blm minat pindah ke Alena,kak..
msh GaMon sih Aq dr Novel Arsyila &Razan.. menyiapkan diri tuk kondangan di 2 Bab terakhir,namun bukan kondangan tp ziyarah...😭😭😭😭Tega kak Yanaa...
Rosaline Amour✨: Allohu akbar malah ngakak baca komen kamu😭😅
total 1 replies
Месяц™
msih sedih aku tuhh sma cerita'a, tdk sesuai ekspektasi 🥲tpi gpp, smoga karya yg kedua harus hppy end sihhh😁 yty(ya thor ya)😅
Rosaline Amour✨: Lagi berbaik hati, karya keduanya aku kasih happy end✌🏻😍
total 1 replies
abdan syakura
Alhamdulillaah..
namany jg Novel yaa
mau kita mencak2 gk terima dgn Endingnya,yaa ttp Kak Author yg pegang kendali....
Ya sudahlah...
whatever, Trm kasih atas Novelnya kak Yana...
Semangat tetap&Tetap Semangat!
Miss u all, Arsyila&Razan...🥰🥰
Rosaline Amour✨: Abdan Syakura paling the best😭💓
total 1 replies
Месяц™
kenapa jadi sad ending 😭😭😭
Rosaline Amour✨: Happy kok☺
total 1 replies
abdan syakura
Astaghfirullaah, Thor...
Dugaanku...
Ntahlah speechless..
Gemes Aq ma Arsyila..
Jk selesai check up kmrin ia ngomong lgsg ke Razan, setidaknya Razan bs cr solusi...
Kak Yana, serius nih,Tlg jgn buat Razan merasa sgt bersalah,mgkn solusiny bs berobat ke luar negeri?
Aq ttp ingin A
abdan syakura
aisshh babang Razannnn
jd bapeerrr kan...
Gaskeun, Halalkan Syila!
kak Thor, Jgn pisahkan Razan dr Arsyila yaaa ampe Syila sembuh & pny baby Razan junior.. wkwkkkw
Sgt suka ceritany & seruuuu...🤭🥰
Rosaline Amour✨
💓💓💓
Puput❤
yuk kak semangat up nyaaa
abdan syakura
Jgn gitu dong, Syil..
Jgn sll memendam masalah&berlagak kuat..
bicarakanlah mslh kesehatanmu kpd ortu,ato..setidakny pada Razan..
abdan syakura
seru koq tanpa bosan!
isshhh jd sedih...
Smg Syila lekas sembuh ya..
Tp...Aq rada2 khawatir nih..
jgn buat sedih ya, kak...
kasihan Razan...
abdan syakura
Ehmmmmm
babang Razan....
mulai nakal yaa??🙃
Месяц™
nikahlah kk, udh serasi soal'a😁
trus boncap nya arsyila pnya anak, uhhhh jdi gak sabar nunggu ending'a🤗
Rosaline Amour✨: Ya ampun udah mikir ke anak😭😅
total 1 replies
abdan syakura
Ayo dong Kak...
Berdamailah kita yak..
Nikah kan la si Razan dg Arsyila..
Biar kondangan kita..
Semangat, Razan!!!
🥰🥰💪
Rosaline Amour✨: 😭 kondangan gk tuh
total 1 replies
abdan syakura
innaa lillaahi wa Innaa ilaihi raaji'uun
Sawing Majidi
Lanjut thor
abdan syakura
hadeeeehhhh....
kok Aq yg baper yaa?
dulu keuwuan Aydan..
skrg gantian si Razan..
Nanya aj lgsg ke Razan, Syil..
jgn kebanyakan mikir..
Rosaline Amour✨: kan lemot😂
total 1 replies
abdan syakura
kak yanaaa...
tlg dong si Arsyila ni..
Daya tangkapnya di Upgrade!
greget lhtnya..
🤭
Rosaline Amour✨: juga 😭😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!