NovelToon NovelToon
My Arrogant Princess

My Arrogant Princess

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Tamat
Popularitas:478.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Bpearlpul

Mengisahkan seorang wanita yang menjadi salah satu pelayan di istana. Semua orang bersikap kasar dan merendahkannya. Namun, saat tiba akhirnya semua dibungkam.

"Dia ternyata seorang putri Kaisar!"

Dibalik penyamarannya, tak disangka ia malah menemukan kebenaran insiden penculikannya 19 tahun yang lalu.

Penasaran? Join now!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bpearlpul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 Pangeran Kelima

Malam pun tiba...

Sebuah mobil melaju masuk ke dalam istana. Pria yang berada di dalam mobil menatap keluar jendela kaca. "Kenapa jendela kamarku terbuka?"

Mobil hitam itu berhenti sambil sang supir turun dan membukakan pintu. "Silahkan Pangeran."

......................

Kamar Pangeran Kelima

"Sungguh melelahkan. Tapi siapa yang membuka jendela kamarku?"

Pria itu menoleh ke samping dan melihat seorang wanita tertidur di sofa. "Astaga! Seperti mayat saja."

Karena lampu kamarnya tidak menyala membuat wajah Rakia tidak jelas.

Pria itu menghela nafas lega. "Kukira seseorang memasuki kamarku dengan sembarangan, ternyata dia, ya? Jadi dia sudah pulang."

Ia mengangkat Rakia ke kasur. Begitu Rakia ditidurkan, saat itu juga wanita itu menariknya.

Cup!

Pangeran itu tertegun setelah Rakia menciumnya tetap di bibir.

"Haa, mattaku(dasar)."

Pangeran menyelimuti Rakia, lalu menuju ke arah jendela dan menutupnya. Ia berjalan ke sofa untuk istirahat.

......................

Keesokan harinya...

Pangeran bangkit dari sofa sambil merentangkan tangannya. Ia berdiri menuju ke salah satu jendela lalu membukanya.

Saat berbalik dan menatap ke arah kasur, matanya membulat besar. "Dia bukan Mezool?!"

Pandangannya menuju ke arah seragam Rakia.

"Seragam maid? Jangan bilang dia adalah pelayan pribadi yang pernah dikatakan Ayahanda."

Pria itu menunduk sambil memegang tengkuk hidungnya. Sinar matahari yang masuk dari jendela mengenai wajah Rakia.

"M ... mmm...."

Wanita itu membuka matanya dan melihat seorang pria di depannya. Hal itu membuatnya langsung bangkit.

"Ah! Siapa kau? Kenapa bisa ada di kamarku?!" pekiknya.

Sebelah alis pangeran terangkat sebelum akhirnya mengkode wanita itu untuk melihat kasur.

"Eh?" bingung Rakia menatap pangeran berambut abu-abu itu dan kasur secara bergantian.

Terukir senyuman tidak bersalah. "Hehe, Pangeran, itu...."

"Sekarang giliranku. Siapa kau dan apa yang kau lakukan di kamarku?"

"Ini salah paham! Saya hanya menunggu Pangeran sampai tidak sadar saya keti—"

"Salah paham? Setelah apa yang kau lakukan padaku kemarin malam?" tanya pangeran itu memotong ucapan Rakia.

"Memangnya apa yang sudah saya lakukan?" tanya Rakia ragu-ragu.

Pangeran itu mengingat ciuman mereka membuat wajahnya merona. Ia menutupi bibirnya dengan punggung tangan sambil memalingkan wajah.

Apakah dia ingin aku yang mengatakannya? Apa dia sungguh tidak ingat? Apalagi wanita ini reaksinya biasa saja, kata Pangeran dalam hati.

"Ah! Mengenai soal itu saya tidak bermaksud," kata Rakia.

Dia mengingatnya, ya? Hm, kata Pangeran dalam hati.

"Karena kamar Anda begitu gelap, saya membuka satu jendelanya tanpa izin," kata Rakia menunduk.

"Jen ... dela? Haa, sepertinya dia sungguh tidak ingat. Lupakan soal itu, aku?"

"Godaime Ouji(Pangeran Kelima), Rui von Rivazreich."

"Saya Rakia."

Pangeran Rui menatap Rakia setelah mendengar namanya.

"Um, apakah ada sesuatu di wajahku?" tanya Rakia merasa tidak nyaman.

"Namamu Rakia, kan? Entah kenapa kau mirip dengan seseorang yang kukenal, bahkan nama kalian berdua sama persis."

Rakia tertegun.

Apakah dia tahu soal diriku? Jika iya maka habislah aku. Tapi aku belum pernah bertemu dengannya, jadi bagaimana mungkin dia mengenaliku? Ssttt, cemas Rakia dalam hati.

Wanita itu menelan saliva saat Pangeran Rui mengitarinya.

"Um mungkin perasaanku saja. Tidak mungkin orang yang kukenal itu tampangnya seperti ini."

"Maaf saja kalau tampangku seperti ini," kata Rakia tersenyum mengernyitkan alis.

"Kalau begitu saya akan ke kamar dulu, dan kembali sebentar lagi," lanjut Rakia.

"Oh iya, buatkan sarapan untukku dan bawa ke kamarku!"

"Shitsurei shimasu(Permisi)."

Pangeran Rui menatap kepergian Rakia. "Haa, tidak kusangka ciuman pertamaku kuberikan padanya. Ayss seharusnya aku tidak mengangkatnya ke kasur!"

...Visual Pangeran Kelima, Rui von Rivazreich...

1
Restu
.
Tiwik
Luar biasa
Dede Windi Maryati
bagus sekali sampai termehek-mehek. ga nyesel baca novel ini 🥰❤️
Bpearlpul: thank u kak Dede, jan bosan memberi dukungan
total 1 replies
restu s a
Lumayan
Sharon
Anakku terlalu pintar kan kaisar helios😁
Bpearlpul: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Sharon
Hahahah rakia rakia… kalau gk buat heboh bukan rakua nama nya🤣🤣🤣.
Sharon
Nikahkan ber3 seretak langsung gk bakal akan ada pertanyaan dr para rakyat.
Bpearlpul: wkwkwk
total 1 replies
Sharon
Benar benar luar binasa eh biasaaa 🤣🤣🤣 ada aja muter otak nya.
Bpearlpul: sesekali olahraga otak
total 1 replies
Sharon
Bgm bs orng yg salah mau mengutuk orng yg dia buat celakan tp napa tuhan jg menyabut dgn suara petir … aku rasa kurang adil 🙏🏻
Bpearlpul: dah dibutakan karena cintanya ke rui/Sweat/
total 1 replies
Sharon
Rui sebenarnya yg nolong cuma ramos sll mau mempunyai rui punya kaya nya🫣🤭 takut salah benar gk sih
Bpearlpul: hmmm~
total 1 replies
Sharon
Asli yg nolong rasa rui , tp napa ramos yg bicara kalau dia yg nolong .. aku bingung😩
Bpearlpul: mari peras otak untuk mikir dulu www/Chuckle/
total 1 replies
Sharon
Pangeran yun ganteng😁
Ayunindya Khoirunnisa
ceritanya bagus, penulisannya juga mudah dpahami
Bpearlpul: sankyuu kak ayunindya
total 1 replies
wanwann
maksudnya gimana, sya ngeleg🗿😭
Bpearlpul: mereka saling sapa kak
total 1 replies
wanwann
agak kasian ama Rui🗿💅
Sucii Amidasarii
nyaris aku pingsan!! 😅
Bpearlpul: aduh😅
total 1 replies
Bpearlpul
semoga ceritanya menghibur untuk para readers tercinta, dan jangan bosan untuk tetap memberi dukungan, terima kasih~
Dewi
Bisa dong pangeran Bamie di sogok pakai makanan manis-manis yang membuatnya ketagihan
Dewi
Hanya Rakia sih yang berani manggil gitu
Dewi
Pangeran kesebelas memang beda ya, 90% kata katanya diucapkan dalam hati, 10% jika perlunya saja. Moga aja Rakia bisa bikin pangeran tidak segan berbicara lagi
Bpearlpul: iya semoga aja
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!