NovelToon NovelToon
Ternyata, Sahabatku Mertuaku

Ternyata, Sahabatku Mertuaku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:450.3k
Nilai: 4.4
Nama Author: najwa aini

Setelah lebih dua tahun menjalankan pernikahan dengan lelaki yang tak pernah mencintainya, akhirnya Sherin Mumtaza menyerah. Ia putuskan untuk membatasi kesabarannya karena menyadari bahwa cinta Alarick William—sang suami— tak akan pernah bisa,ia genggam selamanya.

Tapi di saat langkahnya mantap untuk meninggalkan segala harap yang tertuang dalam doa permohonan, Sherin dihadapkan pada sebuah kenyataan yang membuat langkahnya harus berhenti dan tetap memilih bertahan.

Quinsha Daneen—sahabat Sherin—juga mengalami kisah cinta tak jauh beda darinya. Hampir dua tahun ia menyebut nama Bayhaki Arfan dalam doanya, tapi berakhir dengan lelaki itu melabuhkan hati pada satu nama, yang bukan namanya.

Di saat bersamaan, hadir seorang Rafardhan Malik yang seolah datang sebagai penawar luka. Namun sebenarnya, artis muda terkenal itu, hanya ingin membawa Quinsha dalam pusaran luka di masa lalu yang belum selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon najwa aini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Tak Bertuan 27

Sherin terpaku dalam bungkam. Ia tau siapa pemilik kepala yang kini menyandar di ceruk lehernya. Ia tau siapa pemilik napas hangat yang kini menyapu kulit tengkuknya. Wanita itu segera mengusap punggung tangan Alarick yang saling menumpu di atas perutnya.

“Apa kau sudah sangat mengantuk?” tanya Alarick setelah tindakannya ini mendapat respons positif dari sang istri.

Sherin menggeleng pelan.

“Temani aku sholat, kita sholat bersama!” pinta Alarick dengan suara hampir berbisik. Sherin langsung mengangguk dan tersenyum penuh semangat.

Mereka melakukan sholat berjamaah, bersama meminta ketenangan dan kedamaian dari apa yang menjadi masalah. Mengungkap segala resah--yang tak kan selesai diceritakan dengan beraneka macam kata, atau dituliskan dengan ribuan tinta--dengan tangan yang tengadah, ke Hadapan Yang Memiliki Jawab dalam setiap gundah.

Bagi Sherin sendiri, setelah melepaskan segenap pikiran yang menggelayut dalam jiwanya, melalui lantunan doa dan dzikir, maka ketenganlah yqng sekarang terasa hadir. Harapnya, semoga hal sedemikian pula yang dialami oleh Alarick William suaminya.

“Rin,” panggil Alarick pelan seusai ia mengusap wajah yang mengiring kalimat ‘Aaminn’ di akhir doa.

“Ya, Mas.”

“Wanita yang bertemu dengan kita tadi di apotek, dia mbak Risa, kakaknya Kanaya,” terang Alarick.

“kanaya? ... apa dia ... jadi namanya adalah Kanaya?” tanya Sherin dengan pelan. Alarick mengangguk.

'Kanaya, nama yang cantik. Pasti orangnya juga cantik'. Batin Sherin.

Kanaya, adalah nama wanita masa lalu Alarick—menurut penilaian sebagian orang—tapi bagi Alarick, Kanaya tak berada di suatu masa, di mana pun, masa lalu atau masa depan. Karena ia akan terus ada, mungkin sampai ia tak lagi diberi kekuatan untuk dapat terus mengingatnya.

“Sebelum aku bercerita kepadamu tentang Kanaya, terlebih dulu aku minta maaf, Sherin. Jika pada akhirnya aku tetap tak bisa menghapus nama Kanaya dari sini.” Alarick menunjuk dadanya sendiri.

Degg.

Denyut nyeri menjalar di dada Sherin melihat telunjuk jari Alarick yang menunjuk dadanya. Melihat tatap mata Alarick yang tak menyimpan ragu dalam ucapannya. Se-per sekian detik, Sherin menundukkan wajahnya. Dan se-per sekian detik kemudian, wajah cantiknya kembali terdongak dan menyapu pandang pada Alarick diserta senyuman. Dan dengan tenangnya ia mengatakan, “Ya, Mas. Aku paham.”

Alarick bahkan terpana mendengar jawaban istrinya ini, dan melihat raut wajahnya yang tak tergambar kesedihan sama sekali. Terjadinya drama air mata yang sudah dapat ia perkirakan sebelumnya, ternyata tidak ada. Sherin terlihat tenang saja.

Karena dalam doa yang telah ia langitkan baru saja, ia meminta untuk dirinya bisa ikhlas dan menerima, pada setiap apa pun yang akan terjadi nantinya. Atau pada apa yang akan diungkap oleh Alarick kepadanya.

“Aku paham, atas apapun nanti yang kau pilih. Aku menghargai, Mas. Setidaknya aku tau, bahwa kau sudah berusaha. Tapi memang ada hal-hal yang berada di luar batas kemampuan kita sebagai manusia. Aku mengerti, Mas.” Sherin mempertegas maksud ucapannya, agar terhindar dari kesalah pahaman makna.

Wanita itu sudah tiba pada titik pasrah. Akan bagaimana nantinya nasib rumah tangganya. Bukan karena sudah merasa lelah berusaha dan berdoa. Tapi karena sadar, bahwa ada sesuatu yang tak dapat digenggam, seberapa pun kuatnya kita berusaha untuk menggapai, jika memang tiada takdir yang tertulis dari Yang Maha Rahman.

Sherin juga merasa, mungkin ini cara Allah menjawab doanya dalam tiap ruku dan sujudnya selama dua tahun ini. Karena Allah selalu memberikan apa yang hambanya butuhkan, bukan apa yang diinginkan.

Kepasrahan sang istri, justru makin menenggelamkan Alarick dalam kubangan rasa bersalah yang kian dalam. Tapi dirinya juga tak mampu bangkit dari lara yang telah menjeratnya puluhan tahun silam. Haruskah ia membawa Sherin yang tak berdosa dalam kesakitan yang panjang. Bukankah melepaskan istrinya itu, adalah langkah yang paling tepat sekarang?

“Kenapa dari sekian banyak raga, harus kamu yang aku sakiti, Sherin?” sesal Alarick dengan pandangan luruh dan hati yang bergemuruh.

“Apa Mas Alarick punya niat untuk itu?” Sherin balik tanya, dengan tatapan lembut menyapu wajah suaminya.

“Tidak sama sekali.” Alarick menggeleng tegas. Sungguh ia sudah berusaha untuk menjalankan perannya sebagai suami Sherin dengan baik. Di dalam segala hal, ia memang bisa. Tapi dalam masalah "rasa cinta" ia tak bisa dan mungkin tak kan pernah bisa.

“Kita hanya sama-sama menjalankan skenario-Nya ‘kan Mas? Dia, Yang punya cerita.” Sherin mengucapkan kalimat itu dengan begitu tegasnya. Hal itu karena ia sadar akan adanya kekuasaan Yang Maha Menentukan, nan tak bisa ditentang. Pemahaman seperti ini tak kan serta merta didapatkan, jika tak dilandasi dengan keimanan yang cukup dalam.

Alarick terdiam, sesaat kata-katanya seakan lenyap. Bahkan niatnya untuk bercerita pada Sherin pun menjadi kandas. 'Wanita ini begitu mulia'. Hanya itu kata batinnya yang dapat ia dengar.

“Ceritakanlah tentang Kanaya, Mas! Selagi aku masih berstatus sebagai istrimu, wajib bagiku untuk ikut menanggung resahmu,” tandas Sherin disertai senyuman lembutnya.

*****

*****%%

Mana nih, suaranya untukku? tunjukkan eksistensimu, agar aku tak ragu untuk terus bertutur tentang Sherin dan Alarick. Tentang Quinsha dan Bayhaki Arfan, Serta si tampan menawan, Rafardhan Malik, sang artis terkenal..

hayukk aku tunggu..

1
Rahmawati Putri Harsap
masya allah suka ceritanya kak dari kisah Aura dan Arres tdk perna bosan baca dari awal sampai akhir🥰🥰🥰
Rahmawati Putri Harsap
suka ceritanya 🥰🥰🥰🥰🥰
YuWie
istri imitasi..heheh
Deuis Lina
selalu ada pelajaran yg baik dan harus d ambil d setiap bab dan d setiap novel yg kak nazwa tulis terimakasih pencerahannya ,,,terus berkarya dan sehat teruus
Najwa Aini: Amiin Ya Rabb..
Hanya dua kata utk semua kebaikan hati kakak...
Terima kasihh...🥰🥰🥰
total 1 replies
Deuis Lina
wow sweet banget aku gak bosen baca novel ini berkali kali aku ulang2 v tetep aja bikin guemes sama pasangan ini,,,
Deuis Lina
sama rafardhan Tante quinshanya
Isti Qomah
kak, knpa novel yg brjudul Bertaruh Cinta Diatas Takdir blm up lg,,
msh stia menunggu kisan Meidina & Irfan Arafka Wafdan,, Davinna & Ra Fattan..
Isti Qomah
wah jangan2 nanti jodoh ny Quinsha anak ny Alarick lg,, kalau Alarick aja adik mertuanya Aura..
kurnia rahayu
Luar biasa
Ayudisa Mecca
tor, itu novel judul dia bukan surgaku kenapa di hapus..
aq nunggu kelanjutanya lho
Ayudisa Mecca: aq tunggu ya..
semangat💪
total 2 replies
Zahwa Putri Bunda
aku bantu promosikan kak...ayo semua yg baca novel ini baca ya... bertaruh cinta di atas takdir..cerita tentang Irfan arafka wafdan...sangat...sangat ..bangus ceritanya....di jamin gak bakalan kecewa ..👍🏻👍🏻
Najwa Aini: Alhamdulillah.. Terima kasih banyak ya kk
total 1 replies
Zahwa Putri Bunda
aku suka dengan karakter Raffa kak...terkesan slenggekan,cuek,tapi menghanyutkan...😄😄
Zahwa Putri Bunda
saya heran deh...novelnya kak Najwa itu bagus² Lo..tapi kenapa komennya selalu dikit ya..ayo kak..tetep semangat...aku dukung semua novel kak Najwa...👍🏻👍🏻👍🏻
Najwa Aini: Alhamdulillah kak..sudah menilai novelku bagus2..
mungkin rejekinya aku di NT hanya sebatas ini kak..yg like dan yg komen dikit..
Dan terima kasih banyak utk kakak atas dukungannya ya
total 1 replies
Rissa Reviana
Luar biasa
Risa Aprilia
ceritanya bgus,, tp bnyk typo di tanda baca di beberapa part,,lumayan bikin rada puyeng bacanya,,
Rubiyanti
Kecewa
Rubiyanti
meleleh thor
Rubiyanti
Kecewa
Rubiyanti
bagus banyak ilmunya
Wahidah Husni
Biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!