April gadis mandiri dan hebat kini dia harus merasakan betapa tidak berdaya saat ini dengan kondisi koma dan akan mengalami lumpuh akibat insiden kecelakaan naas pesawat itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LenyyY0507, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berhasil
Yudha pun seketika kaget Aska mengabarkan jika April jatuh dari kursi rodanya dan hampir kandungan nya hilang, Yudha pun akan meminta ijin pulang ke komandan nya.
"Baru satu hari kamu ijin pulang, Yudha".ucap tegas komandan nya.
" Maaf, Ndan saya harus pulang karena istri saya sedang di rawat ".Ujar Yudha.
" Tidak bisa, Yud kamu belum selesaikan tugas mu, baru bisa pulang".tegas nya.
"Siap, Ndan".
" Laksanakan ".saut nya.
Yudha pun kecewa saat dirinya dibutuhkan istrinya ia tidak bisa pulang karena tugas seorang TNI begitu berat.ia menghubungi Aska jika dirinya tidak bisa pulang, Aska pun mengerti jika kakaknya berat meninggal kan tugas Yudha meminta Aska untuk menemani April.
Aska segera mengabari Umi ndan Abah nya mengenai April yg saat ini di rawat karena jatuh dari kursi rodanya.
"Mi, mba April dirawat karena jatuh dari kursi roda hampir saja kandungan nya hilang tapi masih bisa di selamat kan".
"Astofirullohalajim,Ka terus bagaimana sekarang April? ".ucap umi
" Sekarang mba April belum siuman, Umi".balas Aska.
"Umi dan Abah belum bisa pulang, Nak masih satu minggu lagi kami kembali ".ucap nya.
" Iya Umi Aska ngerti, Yasudah Umi jangan omong sama Ray, takutnya di mewek pengen pulang".
"Iya Umi ngerti, Yaudah ka, Umi lagi di gurun nanti disambung lagi, asalamualaikum".ucap Umi.
" Walaikumsalam " . Aska menutup telfon nya.
Aska masuk ke dalam ruangan dilihat Renata menunggui disofa.
Aska menghampiri Renata"udah makan belum? " . tanya Aska.
Renata melirik sumber suara"lom".
"Kita makan keluar dulu, yuk".ajak Aska.
" Ogah gue pengen pulang aja".jawab Renata.
"Gue anter lo pulang kalo gitu".
" Ga, gak usah repot-repot anter gue bisa pulang sendiri".saut Renata.
"Ini udah malem, Ta lo tu bandel banget kalo diomongin".ketus Aska.
" Ka, gue ini udah gede bukan bocah lagi jadi lo gak usah ngurusin gue, oke! ".tegas Renata.
" Apa lo mau gue cium lagi biar lo sadar? ".seringai Aska.
" Engga, Ka makasih lo mau anter gue tapi gue mau pulang sendiri aja".seru Renata kemudian berlari keluar takut akan ancaman Aska helaan napas Aska saat sudah keluar dari rumah sakit"hufftt kayak dikejar singa ".lirihnya .
Renata memesan taksi online dan menunggui hingga sampai taksi online nya" mba Renata? ".tanya sopir.
" Iya Pak".sautnya kemudian masuk ke dalam dengan kilat ia takut Aska mengejar nya"buruan jalan pak".pintanya.
Renata menghubungi mami Dian.
"Hallo, Ta ada apa?.
" Mi, gue kasih info bahagia ".
" Apa?
"Si lumpuh dirawat dirumah sakit".
" Kok bisa, Ta? ".
" Bisa lah, orang Renata yg buat si lumpuh itu jatuh dari kursi roda nya".
"Hah... yg bener ta? terus?".
" Ya pokoknya dia hampir ke guguran, Mi tapi sayang nya bisa diselamatkan kandungan nya".
"Bagus kamu hebat, Ta".
" Mami gak sia-sia ajak kamu ke rumah itu".
"Siap, Mi tapi ga gratis lho? " .
"Minta apa kamu? ".
" Ata pengen beliin mobil baru, Mi".pinta nya.
"Oke.. itu ma gampang nanti mami transfer uang buat kamu beli mobil".
" Siap, Mami Ata akan sering kasih info bahagia buat mami".
"Iya sayang".
" Yaudah ya, Mi dah" .
Renata mengakhiri panggilan nya "yes akhirnya gue punya mobil baru".ucapnya ia melirik sopir taksi" pak jangan di denger ya".
Sopir hanya menganggukkan kepalanya.
Sesampainya di rumah Renata merogoh uang 5 lembar 100 untuk sopir"ini ya, Pak uang buat tutup mulut ama kuping tadi denger gue ngobrol".ujar Renata.
"Makasih mba".