NovelToon NovelToon
Tetangga Kamar

Tetangga Kamar

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Winda keenandra

Bagaimana jadinya, hubungan yang semula adalah sebagai atasan dan sekretaris, kini harus berubah menjadi suami dan istri?

Hal itulah yang terjadi antara Rainer Reksa Hutama dan Nayra Andini. Nayra yang merupakan seorang sekretaris sekaligus asisten pribadi Rainer, dipaksa untuk menandatangani kontrak yang ditawarkan oleh sang atasan.

Tawaran apa yang diberikan Rainer kepada Nayra? Akankah Nayra menyetujui tawaran tersebut? Bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Winda keenandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memangnya Aku Sudah Tua?

Tak perlu menunggu lama, pesawat Rainer dan Nayra sudah bersiap untuk lepas landas. Nayra masih terlihat mengantuk saat sudah duduk di kursinya. Tentu saja dia duduk di sebelah Rainer. Rainer yang melihat hal itu, langsung bersuara.

"Tidurlah. Kita masih punya waktu sekitar satu jam untuk sampai Jogja," ucap Rainer.

Nayra menoleh sambil mencebikkan bibir. "Mana bisa tidur sekarang, Pak. Yang ada juga pusing kepala saya nanti."

Rainer mengernyitkan kening. "Pusing? Kenapa?"

"Ini jam berapa, Pak? Saya tidak bisa tidur jika pagi seperti ini. Biasanya, jam segini saya juga sudah berpacaran dengan setumpuk berkas."

"Cckkk. Cobalah memejamkan mata. Nanti juga pasti bisa tidur."

Nayra hanya bisa mendesahkan napas beratnya. Tidak mungkin dia menang debat melawan atasannya tersebut. Mau tidak mau, Nayra mencoba untuk memejamkan mata setelah pesawat yang mereka tumpangi lepas landas.

Mungkin karena sudah terlalu lelah, Nayra bisa dengan mudah terlelap saat mencoba memejamkan mata. Rainer melirik ke arah samping dan mendapati Nayra sudah terlelap sambil menundukkan kepala.

"Cckkk. Sudah tidur saja. Tadi bilang tidak mengantuk, alasan." Rainer mendengus kesal. Namun meskipun begitu, dia tetap menarik kepala Nayra hingga bersandar pada bahunya.

Perjalanan menuju Jogjakarta, berjalan dengan lancar. Nayra juga sudah bangun dari tidur singkatnya. Begitu sampai di bandara, Rainer sudah dijemput oleh seseorang. Dan, rupanya orang tersebut adalah orang baru yang bekerja di kantor Rainer. 

"Selamat siang, Pak Rain dan Ibu." Dewa, orang yang menjemput Rainer dan Nayra, memberikan sapaan kepada Rainer dan juga Nayra sambil membungkukkan badan.

Nayra langsung memelototkan kedua bola mata dan mulutnya juga langsung terbuka saat mendengar sapaan Dewa. Dia hendak protes namun Rainer sudah lebih dulu bersuara.

"Semua sudah siap?"

"Sudah, Pak. Semua team sudah menunggu."

"Bagus. Langsung antarkan saya ke sana," ucap Rainer sambil menarik tangan Nayra agar memasuki mobil.

Mau tidak mau, Nayra hanya bisa mengerucutkan bibir.

Ini orang kenapa seenaknya saja, sih. Mana tadi diam saja saat bawahannya memanggilku ibu. Dikiranya aku sudah tua apa?! Batin Nayra dongkol.

Ternyata, perjalanan mereka menuju tempat pertemuan tidak terlalu jauh. Hanya sekitar empat puluh menit kemudian, mobil yang mereka tumpangi sudah memasuki halaman sebuah restoran. 

Rainer segera mengajak Nayra turun dan berjalan memasuki restoran. Meskipun kesal, Nayra masih tetap mengekori langkah kaki Rainer memasuki restoran tersebut.

"Pak, saya mau buka meja sendiri saja, ya. Saya tidak mau bergabung dengan Anda dan team. Saya tidak akan mengerti apa yang akan anda bicarakan nanti." Nayra sedikit berbisik di dekat telinga Rainer.

Rainer menoleh sekilas ke arah Nayra kemudian menganggukkan kepala. Dia memberikan izin kepada Nayra untuk membuka meja sendiri.

Dengan penuh semangat, Nayra langsung berbelok ke arah samping selatan. Dia ingin menikmati hijaunya tanaman dan bunga yang ada di sana. Ditambah lagi, udara alami yang sangat sejuk benar-benar membuat tubuh Nayra rileks.

Rainer langsung menghentikan langkah kakinya dan mengawasi Nayra. Dia harus memastikan Nayra masih berada dalam jarak pandangannya.

Dewa yang melihat hal itu, langsung bersuara.

"Apa perlu saya pesankan ruangan khusus untuk Ibu, Pak?" tanya Dewa. Dia berpikir jika Nayra adalah istri Rainer. Dewa tidak tahu jika sebenarnya Rainer belum menikah.

\=\=\=

Mohon maaf kemarin tidak bisa up 🙏

1
faraakila
ini udah berapa hari sih ceritanya? kok tes DNA nya belum keluar?
faraakila
suami banget ini🤭🤭
faraakila
tiba-tiba kinan
faraakila
nah loh ada yang ngamuk
faraakila
bonus bonus bonus 🤑💸
faraakila
ngomong ngomong keterusan, gua juga keterusan jomblo dari lahir
anisa f
hp nya resta /Drowsy/
anisa f
laron /Facepalm/
anisa f
dasar kang bucin /Facepalm/
anisa f
wah kak othornya fasih bahasa jawa nih /Proud/
anisa f
Luar biasa
Sri Rahayu
enaknya di halalin aja om felik biar mau ngapa2in juga sah,,mungkin itu insting si finn kalau bisa ngomong mah soalnya mau nyusu aja harus ada bapaknya nemenin😁😁
Firginira Hidupku
kenapa gak pernah up thor,padahal selalu nunggu kelanjutan ceritanya
Ana
selamat🎊🎉 ya nay semoga kebahagiaan selalu menyertaimu , sikembar &juga papa nya 🥰
Ana
selamat🎊🎉 baby twins boy 😍
Ana
duh rain kamu bikin heboh mulu deh
Ana
😂😂😂😂rain emang kamu mau bantu
Ana
waaah kontraksi seperti nya baby twins udah ga sabar 🥰
Ana
😂😂😂bibit pelakor
Ana
🤣🤣untuk menghilangkan jejak pelakor rain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!