Sun Chen merupakan Raja Para Dewa berhasil menciptakan sebuah jurus yang dapat mengendalikan tata surya.
Namun hal yang tidak diinginkan terjadi, semua tata surya menjadi kacau baik di dunia rendah, dunia atas, dunia dewa semuanya tidak beraturan.
Semua dunia dan planet yang ada di tata surya bertabrakan dan hancur berkeping keping akibat ulah Sun Chen.
Dibalik kejadian yang memusnahkan seluruh makhluk hidup di tata surya itu, untung saja Sun Chen diberikan kesempatan untuk terlahir kembali.
Namun Sun Chen merasa aneh karena dia terlahir kembali di dunia yang bernama Bumi yang belum pernah dia lihat sebelumnya.
Bagaimana kisah petualangan Sun Chen di tata surya baru itu? akankah Sun Chen dapat kembali mengibarkan sayapnya di puncak dunia?
Jangan lupa staytoon yah!
(Update 2 bab per hari)
ig @geelang11
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEELANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 28 : Kepanikan Yun Qinxi!
Orang tua Sun Chen serta mertua dan Ling Ying pun tidak henti hentinya diberikan kejutan oleh Sun Chen, mulai dari kejadian semalaman yang begitu luar biasa, bahkan di pagi hari ini juga memberikan kejutan.
"Oke, sekarang kalian semua kembali ke rumah kalian masing masing, dan selesaikan urusan kalian dengan keluarga kalian, nah setelah itu kalian kembali kesini untuk membuat persiapan acara pernikahanku dengan Ling Ying, apakah kalian mengerti?" ucap Sun Chen memberikan perintah.
"Baik master, terima kasih telah membantu kami, kami akan melaksanakan perintah master," ucap mereka serentah dengan penuh rasa hormat.
"Ohh iya sampaikan juga kepada seluruh warga desa bahwa tidak perlu khawatir masalah hewan buas sudah hilang dan dibasmi habis," ucap Sun Chen.
"Huff syukurlah, kami tadi khawatir karena masalah pernikahan ini nanti susah karena ada hewan buas, tetapi master sudah melegakan perasaan kami, baiklah master kami akan pergi melaksanakan perintah anda," mereka pun pergi dengan perasaan yang sangat bahagia.
"Chen'er sekarang kita semua sudah berkumpul, tolong jelaskan kepada kami tentang semua keajaiban yang telah kamu lakukan selama ini?" ucap Sun Fang begitu penasaran.
"Baiklah, ayo kita masuk kedalam membicarakannya," mereka pun masuk kedalam rumah.
"Ibu ayah, ayah mertua ibu mertua, Ying'er, karena kita semua adalah keluarga, maka dari sekarang aku ingin kalian menjadi kuat dan tak terkalahkan di dunia ini," ucap Sun Chen, dan semua hanya diam mendengarkan.
"Semuanya, kekuatan yang aku maksud adalah seorang kultivator.." Sun Chen menjelaskan kepada mereka bahwa untuk menjadi seseorang yang kuat harus menjadi seorang kultivator, Sun Chen menjelaskan memang di dunia ini kekuatan seperti itu hanyalah cerita hayalan dan fiksi, tetapi seseorang kultivator merupakan hal yang nyata.
"Contohnya ini..." Sun Chen kemudian mengeluarkan sebuah pedang biasa dari cincin tata surya nya membuat mata mereka takjub melihat kemunculan benda yang entah darimana berasal.
"Yang aku gunakan ini adalah cincin penyimpanan yang membuat kalian semua terkejut," Sun Chen menjelaskan bahwa cincin penyimpanan juga bagian penting bagi seorang kultivator untuk menyimpan benda benda penting, jika tanpa cincin penyimpanan maka akan sangat sulit.
"Selanjutnya adalah kekuatan yang begitu besar, contohnya seperti aku membasmi habis hewan buas yang ada di pemukiman desa, bahkan aku juga membasmi habis serigala yang menyerang ibu Yen. Itu semua adalah kekuatan dari seorang kultivator."
Mendengarkan penjelasan dari Sun Chen membuat mereka begitu takjub, mereka tidak menyangka bahwa ternyata hal yang dianggap mustahil di dunia benar benar nyata.
"Maka dari itu kamu ingin menunggu sampai semuanya berkumpul dan menjelaskan ini semua hanya untuk membuat keluarga kita menjadi kuat?" ucap Ling Mu.
"Benar ayah Mu, tanpa kekuatan seseorang hanya bisa ditindas dengan mudah, aku tidak ingin hanya aku saja yang memiliki kekuatan, aku juga ingin keluargaku ikut menjadi kuat," ucap Sun Chen.
"Tapi nak, bagaimana caranya menjadi kuat? Apakah kami juga bisa menjadi kuat seperti yang kamu katakan?" tanya Ling Yen penasaran.
"Iya ibu Yen, semuanya bisa menjadi seorang kultivator, baik kecil sampai tua pun bisa menjadi seorang kultivator," ucap Sun Chen.
"Chen gege, aku juga ingin menjadi kuat agar bisa melindungi Chen gege, Ying'er tidak mau menjadi beban bagi Chen gege di masa depan nanti," ucap Ling Ying dengan penuh tekad.
"Kalau itu mau kamu nak, kami sebagai orang tua akan setuju," ucap Sun Mei menyetujui keinginan Sun Chen, begitu pula dengan semuanya pun ikut setuju.
"Baiklah, kita akan mulai berlatih setelah acara pernikahan selesai," ucap Sun Chen.
Disisi lain....
Di kediaman keluarga Qin.
"Kakek! Kakak Chen kemana?!" tanya Qin Lin dengan raut wajah kesal.
"Kemarin kamu pingsan, dan saat itu dia pergi untuk menemui orang tuanya ke desa," ucap Qin Zong menjelaskan.
"Apa?! Ke desa? Kenapa kakak Chen tidak menunggu Lin'er dulu," ucap Lin'er terkejut dengan raut wajah sedih.
"Sebenarnya kakek sudah berusaha agar nak Chen tetap tinggal disini, akan tetapi nak Chen tetap bersikeras sangat ingin menemui orang tuanya di desa," ucap Qin Zong menghela nafas.
"Kakek, aku mau ke desa tempat kaka Chen berada! Pokoknya Lin'er mau pergi ke tempat kakak Chen!" ucap Qin Lin tidak mau kehilangan Sun Chen.
"Tapi nak, aku tidak tau desa nak Chen berada."
"Kakek.. Hiss.. Lin'er tidak mau jika kakak Chen meninggalkanku.. Hiss.." Qin Lin menangis seperti sangat takut akan kehilangan sosok yang paling penting bagi hidupnya.
"Huff baiklah nak, kakek akan menyuruh orang kita menyelidiki asal usul nak Sun Chen," ucap Qin Zong tiba tiba membuat seorang pelayan tiba tiba menjatuhkan sapunya.
Seorang pelayan itu menyapu di ruangan tempat Qin Zong dan Qin Lin berada, pelayan itu merupakan pelayan baru bekerja dan diterima oleh Qin Zong.
Pelayan itu adalah Yun Qinxi yang telah diterima bekerja oleh Qin Zong. Yun Qinxi terkejut saat mendengar pembicaraan Qin Zong dengan Qin Lin.
Yun Qinxi awalnya hanya biasa saja mendengarkan pembicaraan mereka, akan tetapi saat mendengar Qin Zong menyebut nama lengkap Sun Chen membuatnya tiba tiba terkejut.
"Eh?" Yun Qinxi tiba tiba menjatuhkan sapu yang dipegangnya.
Qin Zong dan Qin Lin mengerutkan keningnya saat melihat Yun Qinxi tiba tiba menjatuhkan sapu yang dipegangnya.
"Maafkan aku tuan, aku tidak sengaja menjatuhkan sapunya," ucap Yun Qinxi dengan raut wajah panik.
Qin Lin melihat ekspresi dari Yun Qinxi seperti mengetahui sesuatu, karena saat membicarakan Sun Chen bersama ayahnya, Yun Qinxi tiba tiba terkejut.
"Sudahlah tidak perlu dipikirkan, tolong bawakan aku kopi," ucap Qin Zong yang tidak curiga sama sekali.
"Baik tuan, nona," ucap Yun Qinxi yang berniat pergi namun Qin Lin tiba tiba menahannya.
"Tunggu! Ada yang aneh denganmu, saat aku berbicara dengan kakek tentang kaka Sun Chen, kamu tiba tiba refleks seperti kamu mengenal Sun Chen? Apa yang sebenarnya kamu sembunyikan? Tolong bicaralah," ucap Qin Ling.
"Nona, maafkan aku.. Sebenarnya aku juga pernah berhubungan dengan seseorang bernama Sun Chen, tapi aku tidak tau apakah Sun Chen yang nona bicarakan adalah Sun Chen yang aku kenal," ucap Yun Qinxi dengan nada panik.
Qin Lin terdiam dan tiba tiba teringan bahwa dia sempat memotret Sun Chen menggunakan hpnya.
"Apakah orang yang kamu kenal adalah ini?" Qin Lin memperlihatkan foto Sun Chen kepada Yun Qinxi.
Dugh..
Seketika itu juga, jantung Yun Qinxi berdetak kencang dan benar saja, bahwa Sun Chen yang dibicarakan oleh Qin Zong dan Qin Lin adalah Sun Chen mantan suaminya.