Ini cerita cinta gadis bisu, awalnya gadis ini bertemu dengan pria tampan dan kaya bernama Ali. Ali menemukan cinta sejatinya yang bernama Hawa. Hawa hanya gadis desa yang sederhana dan mempunyai kekurangan pendengaran dan suara, Hawa tinggal hanya dengan Ibunya. cinta mereka tidak di restui oleh keluarga Ali, dan ingin menjodohkan Ali dengan wanita lain..
Hai teman-teman penasaran kan dengan ceritanya ikutin terus yuk! semoga kalian suka yah 😃😃😃
happy reading!😃😃😃
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli sumarni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 28
Akhirnya, Hawa dan Aku ketempat kerja temannya Paman Danang. Akhirnya, Ali di Terima bekerja, hanya mengangkut batu-batu dan pasir sambil menyetir truk. Ali pun bisa langsung bekerja, sebelum bekerja Ali berterima kasih kepada Paman Danang dan pamitan ke istrinya Hawa.
"Paman, Ali banyak terima kasih sama Paman yah!" sahut Ali tersenyum pada Paman Danang.
"Sama-sama Ali," sahut Paman Danang.
"Sayang, aku kerja dulu yah, nanti masakan kamu bakal aku makan, makasih ya kamu udah dukung aku," sahut Ali, Hawa tersenyum dan menganggukan kepala.
Setelah Ali bekerja, ada tiga orang temannya yang tidak menyukainya, karena Ali bekerja, jadi hasil gaji dibagi dua, ketiga orang itu tidak Terima dan mencari cara agar Ali berhenti bekerja. Dipertengahan jalan, Ali dihadang oleh ketiga pekerja itu, beserta bodigar lainnya, Ali dipukuli dan dihabisi dijalan, hingga kepala Ali terbentur tiang, sampai pingsan. Setelah beberapa lama ada pekerja lain yang melihat kejadian itu, dan membawa Ali ke tempat yang aman.
"Kenapa anak ini?" tanya Bos pekerja Ali.
"Ia sepertinya dirampok, saya menemukan kalung ini Bos!" sahut pekerja.
Apa? Darman? ini kan punya punya Darman, jadi ia yang memukuli Ali.
"Kalian tolong obati anak ini dan jaga ia!" perintah Bos Gatot.
"Baik Bos!" jawab Miko pekerja itu.
Gak lama, Ali sadar, ingatan Ali kembali pulih seperti dulu, dan ia bingung kenapa ia memakai baju dekil, dan kotor, Ali juga bingung kenapa ada di tempat kerja seperti ini.
"Ali, rupanya kamu sudah sadar?" tanya Miko.
"Apa yang terjadi denganku, anda siapa? kenapa saya bisa ada disini?" tanya Ali.
"Sepertinya ia hilang ingatan, lapor Bos!" perintah Miko.
"Baik!" sahut Toto.
Gue kenapa bisa ada disini? apa yang terjadi sama gue? aahh,, sakit! seingat gue, gue ngalamin kecelakaan, Hawa istri gue dimana? gue benar-benar gak ngerti.
"Bos Gatot, rupanya Ali hilang ingatan, saya juga bingung jelaskannya gimana? ia malah nanya ada di mana," sahut Toto.
"Gini saja, kamu telepon keluarganya, atau nanti saya yang telepon Pak Danang, yang penting jangan sampai ia kemana-mana dulu yah!" perintah Pak Gatot.
"Baik Bos!" sahut Toto.
Akhirnya Pak Gatot, menghubungi Paman Danang, untuk memberi kabar berita tentang Ali, Pak Gatot menjelaskannya ke Paman Danang. Paman Danang langsung ke rumah Hawa memberi tahu Hawa. Sesampai ditempat kerja, Ali melihat Hawa dan Paman Danang. Ali Langsung memeluk Hawa.
"Paman, Hawa, apa yang terjadi? kenapa aku ada disini? Sayang aku kenapa?" tanya Ali sambil menatap Hawa.
"Ceritanya panjang Ali, kamu itu sempat hilang ingatan, setelah di rumah Paman akan ceritakan ke kamu!" minta Paman Danang.
"Pak Gatot, mohon maaf atas kejadian ini, sebenarnya Ali itu hilang ingatan sejak lama, alhamdulillah baru pulih, mangkanya ia bingung kenapa ada disini! kalau boleh, saya izin bawa Ali pulang, insya Allah besok akan bekerja kembali," sahut Paman Danang.
"Oh begitu ceritanya, gak usah minta maaf Pak, semua ini salah karyawan saya, karena tidak menyukai Ali, sampai akhirnya Ali dipukulin seperti ini, saya sudah pecat ketiga orang itu! karena bagi saya gak ada gunannya," sahut Pak Gatot.
"Terima kasih Pak, saya permisi pamit yah!" sahut Paman Danang.
Akhirnya, Ali, Paman Danang dan Hawa kembali pulang, Paman Danang menjelaskan semua dari awal cerita, Ali menangis setelah mengetahuinya, Ali memiliki pendirian yang sangat kuat, Ali akan tetap bekerja di temannya Paman Danang. Ali tidak mau mengambil sedikitpun dari harta Papahnya. Ali pun saat itu tekejut kalau Hawa Hamil, ia memeluk Hawa dan meminta maaf padanya selama ini sudah membuat Hawa menderita.
"Terima kasih Paman, sudah menceritakan kembali kepada Ali, Ali harus bilang apa lagi sama Paman," sahut Ali.
"Sama-sama Ali, kamu itu keponakan Paman, jadi apapun Paman lakuin buat keponakan Paman, meskipun nyawa Paman sekaligus," sahut Paman Danang.
"Kamu harus bersyukur pada Allah, sudah disembuhkan ingatan kamu, Aji juga sudah membantu aku dan kamu, kalau gak ada Aji, kita gak bisa bersatu, kamu pasti masih digenggaman Mamah kamu! Hawa menulis dengan kertasnya dan menunjukan ke Ali.
"Iya sayang, pertemukan aku dengan temanmu yang bernama Aji yah, aku ingin berterima kasih padanya." Jawab Ali, Hawa mengangguk dan tersenyum.
Paman Danang tenang sudah menceritakan semua ke Ali, dan bersyukur ingatan Ali pulih kembali, Paman Danang berharap Bu Hena segera sadar akan kelakuan terhadap anaknya.
"Ibu senang kamu sudah sadar Ali, Ibu doakan biar hubungan kamu dengan Hawa langgeng yah, agar tidak terjadi seperti ini lagi," sahut Bu Sari.
"Terima Kasih Bu, Mamah itu sebenarnya baik, hanya ia terhasut sama bujukan Verlina, kalau Mamah tidak dihasut Verlina ia akan baik-baik saja," sahut Ali.
"Biar bagaimana pun ia tetap Mamah kamu, jangan pernah kamu membenci ia yah!" sahut Hawa dalam tulisannya.
"Aku gak membenci sayang, cuma aku kesal, dan aku takut terjadi apa-apa kalau sampai kita tinggal sama Mamah, aku ingin mandiri sendiri, sementara kita cari kontrakan, agar Ibu tidak terganggu," sahut Bu Ali.
"Ibu tidak pernah merasa terganggu, sebelum Nak Ali dapat uang, Nak Ali tinggal disini aja dulu, toh udah sah nikah sama Hawa," minta Bu Sari.
"Iya Ibu, terima kasih ya Bu," sahut Ali.
Pak Hendarto akhirnya sampai di Indonesia, Pak Hendarto dijemput oleh Bu Hena, dengan raut wajah kesal pada Bu Hena, Pak Hendarto hanya diam.
"Papah kenapa sih, mukanya cemberut gitu?" tanya Bu Hena.
"Gak usah bahas di sini, sampai rumah baru kita bahas!" perintah Pak Hendarto.
Jangan-jangan Papah sudah tahu semua lagi yang aku lakuin, aduh gimana ini kalau sampai Papah marah.
Akhirnya Pak Hendarto dan Bu Hena sampai rumah, Pak Hendarto hanya duduk di shofa dan termenung.
"Tuan, sudah pulang? mau saya buatkan minum?" tanya Bi Legi gemetaran.
"Bibi kenapa sakit? kok gemetar gitu?" tanya Pak Hendarto.
"Gak apa-apa Tuan, cuma kurang tidur aja kok," sahut Bi Legi.
"Oke, buatkan saya kopi yah Bi, makasih." Sahut Pak Hendarto.
"Kenapa Papah gak mau ke kamar sih? Mamah salah apa sama Papah?" tanya Bu Hena.
"Saya mau cari tahu dulu disini! ada masalah apa Mamah jahatin Hawa, sampai Ali pergi membawa Hawa, sampai akhirnya Ali kecelakaan hilang ingatan, tapi hilang ingatan Ali malah Mamah manfaatin agar cerai dengan Hawa, hanya ingin wujudkan cita-cita Mamah menikahi Ali dengan Verlina? apa betul semua itu Mah? Hah? JAWAB!" bentak Pak Hendarto Ke Bu Hena.
"Hik-hiks-hiks, benar Pah, abis Mamah malu punya menantu gagu seperti Hawa, apa kata teman Mamah Pah," sahut Bu Hena sambil menangis.
"Astaghfirullah, Mah, yang Mamah lakukan itu fatal, Mamah ingin menghancurkan rumah tangga Anak Mamah sendiri, sedangkan mereka saling mencintai, harusnya Mamah bangga sama Ali, mau menerima kekurangan Hawa, bukan malah menghancurkan seperti ini!" sahut Pak Hendarto kesal.
Bersambung...
Terima kasih teman-teman dan readers ku yang sudah lama menunggu cerita Cinta Gadis Bisu, semoga kalian semua gak bosan dan tetap suka yah, oh iya sambil menunggu kelanjutan cerita Cinta Gadis Bisu, mampir juga ya ke ceritaku yang lain, gak kalah menarik kok🥰🥰
Ta'aruf Cinta by: Yuli novelis
Sinopsis: Seorang gadis yang kuliah di Mesir, dan menjalin hubungan dengan Reza dengan jarak jauh, yang membuat Reza berselingkuh dan meninggalkannya, karena Khalisa tidak bisa memuaskannya, akhirnya Khalisa menjalankan Ta'aruf dengan Desta lantaran di selingkuhin di depan matanya oleh Reza, akhirnya menerima Ta'aruf dengan Desta. Penasaran dengan ceritanya mampir yuk teman-teman dan readersku selamat membaca ya🥰🥰🥰
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Ayra kan blm nikah sama Dewa...
bunda tunggu season2'y...
semangat trus💪💪
next up Thor💪💪
semoga ayra jg lekas sadar
next up Thor💪💪