NovelToon NovelToon
Si Kulkas Itu Suamiku

Si Kulkas Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Badboy / Tamat
Popularitas:932.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ceritaku

Raina adalah seorang desain interior yang cukup terampil, gadis polos yang mencintai seseorang dalam diam. Namun dia harus meninggalkan cintanya demi permintaan sang ibu angkat yang ingin menjodohkannya dengan pria super dingin.

Raina dengan hati yang iklas menerima perjodohan itu. Namun bagaimana dengan si pria nya?? apa dia akan menerima Raina sebagai istri nya nanti????

Yuk ikuti terus kisah Raina dan Alex. Beri bintang 5, like semua episode yang update,

lalu klik favorit, lalu kasih gift jika kalian bersedia.

Ingat, ada giveaway di pertengahan cerita nantinya. Kalian jangan sampai ketinggalan yah.

Follow IG. @ratul_mustika

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ceritaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

(28) Aku bukan babu mu

Seharian bermain bersama Dewi membuat Raina merasa sedikit lebih lega. Kini waktunya untuk pulang, karena jam sudah menunjukkan pukul 5 sore.

Raina memasuki rumah, ia sedikit bergidik ketika merasakan hawa kesepian dari rumah besar yang sudah menjadi tempat tinggalnya beberapa minggu ini.

Raina celingak celinguk melihat seisi rumah, ia mencari keberadaan Alex, si kulkas suaminya.

"Apa kak Alex belum pulang? " gumam Raina pelan. Di langkahkan kakinya menuju kamarnya. Raina berniat mandi, badannya terasa lumayan lengket, bahkan wajahnya terasa berminyak dan berat. Raina harus segera membersihkannya sebelum jerawat bersemi di kulit wajahnya yang halus.

Sebelum mandi, Raina memeriksa ponselnya terlebih dahulu. Ada beberapa pesan masuk, Raina mengerut melihat no yang tidak di kenal mengiriminya pesan.

Raina membuka pesan whatsapp yang ia terima, di awal pesan pengirim menuliskan namanya yaitu Cia. Di lanjutkan dengan beberapa gambar yang seketika membuat mata Raina terasa panas. Raina menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang di lihat nya.

"Kak Diano? " gumam Raina dengan bibir bergetar. Ponselnya terjatuh, tangan Raina tak sanggup lagi menggenggam benda pipih itu. Hatinya tergores, Raina merasakan sakit yang teramat di dalam sana. Perlahan air mata Raina jatuh mengaliri pipi tembemnya, ia menangis dalam diam.

Raina terhenyak, tubuhnya mendadak lemah. Sejak awal pernikahan ia memang sudah tahu hal ini akan terjadi, namun Raina belum siap. Kebahagian yang selama ini ia impikan masih dalam angan.

Di luar kamar Raina, Alex baru saja bangun dari tidurnya. Ia menebak jika Raina sudah pulang, terlihat dari lampu ruang tengah sudah di nyalakan. padahal waktu baru menunjukkan pukul 6 sore.

"Dasar gadis itu" gumam Alex sembari berjalan menuju kamar Raina. Alex berniat ingin menyuruh Raina untuk masak sesuatu yang bisa ia makan.

Tuk!!! Tuk!!!

Raina kaget, ia menatap pintu kamarnya yang di ketuk seseorang. Raina yakin jika itu adalah Alex. Cepat cepat Raina menghapus air matanya, lalu berjalan menuju pintu untuk memastikan siapa yang telah mengetuk pintunya.

"Kak Alex.. " Gumam Raina melihat Alex berdiri di depan pintu kamarnya.

"Sejak kapan kamu pulang? " tanya Alex santai.

"Sejak satu jam yang lalu" jawab Raina datar, ia menundukkan wajahnya agar Alex tidak melihat matanya yang sembab.

"Ada apa? mengapa kamu menunduk? " tanya Alex khawatir, ia menyadari perubahan sikap Raina. Gadis periang dan selalu saja membantahnya itu berubah menjadi pendiam dan terlihat dingin padanya.

"Ada apa kak Alex mengetuk pintu kamar ku? " tanya Raina mengalihkan pembicaraan.

"Hem.. aku lapar, apa kamu bisa memasak untuk ku? " tanya Alex takut takut, ia tahu jika mood Raina sedang tidak baik. Ingin rasanya Alex menanyakan apa yang mengganggu pikiran gadis itu. Namun gengsi, takut dikira ingin ikut campur urusan pribadi Raina, Alex mengurungkan niatnya.

"Baiklah, aku akan memasak untuk mu setelah mandi" jawab Raina, lalu gadis itu kembali masuk ke dalam kamarnya setelah Alex mengangguk.

"Huh... Sangat sulit menebak apa yang sedang gadis itu pikirkan" dengus Alex pergi beranjak dari depan kamar Raina.

Setelah mandi, sesuai dengan janjinya Raina langsung menuju dapur. Gadis itu tampak berbeda, tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulutnya. Bahkan Alex hanya melihat ekspresi datar dari raut wajah Raina.

"Apa kamu ada masalah? " tanya Alex pelan ketika Raina menghidangkan makan malam untuknya.

"Tidak.. " Jawab Raina singkat. "Makan lah, aku akan beristirahat. Jika selesai letak saja piringnya di dapur, nanti aku akan mencucinya"

Raina beranjak dari meja makan, ia tidak kuasa berlama lama berada di dekat Alex.

"Raina... " panggil Alex. Pria itu berdiri dari duduknya. Berbalik menatap Raina yang berhenti dan membelakangi nya.

"Apa ada yang kakak perlukan lagi? " tanya Raina masih dengan nada datarnya.

"Apa aku melakukan kesalahan? " tanya Alex.

"Tidak, nikmati saja makan malam nya" sahut Raina kembali melanjutkan langkahnya. Namun langkah kaki Raina kembali terhenti karena ucapan Alex.

"Aku mau kamu menemaniku makan! " titah Alex tegas, ia terlalu gengsi untuk meminta Raina secara baik baik menemaninya. Alex menggunakan sikap bos nya sebagai tameng agar Raina tidak berpikir yang tidak tidak.

"Aku lelah, jangan memerintah ku" balas Raina tak kalah dinginya dari Alex, pria itu semakin bingung dengan perubahan sikap Raina.

"Kenapa?? apa kau mau membantah ku? " tegas Alex lagi. Raina berbalik, menatap wajah Alex lekat. Ada guratan raut kecewa di wajah Raina.

"Aku bukan babu mu!! "

"Aku bukan bawahan mu yang selalu kau suruh dan perintahkan. Aku juga manusia kak. Jangan bersikap seperti kau memberiku harapan. Bersikap lah seperti kita tidak terlalu akrab, setelah semuanya selesai kita pasti akan bercerai kan." ucap Raina meledak. Tanpa Raina sadari ia mengungkapkan semua keluar kesahnya.

Deg. Alex melongo mendengar penuturan Raina, ingin rasanya pria itu menyangkal semua yang Raina ucapkan. Namun apalah daya, semua itu memang benar adanya.

"Bersikaplah selayaknya! " ucap Raina memperingatkan, lalu pergi dari hadapan Alex. Kali ini Raina benar-benar pergi, masuk ke dalam kamarnya.

Alex kembali duduk di kursinya, ia tak habis pikir ucapan Raina sangat mengganggunya. Apa yang membuat Raina sebegitu marah pada nya, padahal sebelum sebelumnya Raina tidak terlalu mempermasalahkan hal ini.

Selerah makan Alex seketika hilang, ia kembali menyimpan makanan nya ke dapur. Lalu pria itu kembali masuk ke dalam kamarnya. Sebelum masuk ke kamarnya, Alex berhenti tepat di depan kamar Raina. Ia menatap dalam pintu kamar seolah mampu melihat Raina dari luar.

"Maaf, maaf jika aku bersalah pada mu" Gumam Alex menunduk, lalu melangkah menuju kamarnya. Entah lah, Alex merasa sangat sedih, apalagi melihat air mata jatuh di pipi Raina membuat hatinya terasa nyeri.

Di dalam kamar, Raina menekungkup di atas ranjangnya Gadis itu memeluk erat guling yang memiki karakter wajah Alex. Air matanya terus mengalir, kilasan kilasan foto kemesraan Alex dengan seorang wanita itu membuat hati Raina terasa seperti tertusuk beribu Duri.

"Kenapa aku se egois ini!!!, bukannya aku sudah siap dengan segala resiko?? " Raina menghapus air mata yang tak mau berhenti mengalir.

"Ini lagi, sejak tadi mengalir terus" sungut Raina menghapus air matanya kasar. Raina duduk di atas ranjangnya, mengatur nafas dan berusaha mengontrol tangisnya yang meski itu hal sulit. Sakit di dadanya tidak di buat buat, itu terjadi secara alami karena apa yang dirasakan Raina benar-benar sakit.

"Hikss... hiks... Ibu... Aku rindu ibu" lirih Raina meraih boneka panda, lalu memeluknya erat. Boneka kanda itu adalah hadiah pertama yang susi berikan padanya.

"Aku merindukan mu" bisik Raina pada boneka itu, ia menganggap bahwa ia sedang memeluk sang ibu.

...----------------...

1
kartika wayankartika
ceritanya nanggung banget nggak seru,nasak baru tau dah tamat aiiss
Maulida Hayati
Luar biasa
Elizabeth Zulfa
pemeran utama cowoknya dah gak ori ya Thor... kasihan donk raina nya dpet bekas orang
kartika wayankartika
/Good/
kartika wayankartika
semangat menuli thor semoga ceritanya ku suka
bibi meti
makin lama baca mkin penasaran..menguras emosi.sukses trus tor..
Ryan Jacob
semangat Thor ditungggu karya-karyanya
Lhelie
ini ceritanya kayak drama thailand judulnya my husband in law ya
evita vita
ketika perjuanganmu tidak dihargaii mk berhentilah Raina
Titan Ahmad
pdhal ceritanya bagus bagatt bikin terharu orang membacanya ☺️
Titan Ahmad
semoga cepat sembuhhh☺️
Riska Riska
Kecewa
suharlina
bagus
Yati Rosmiyati
mungkin Alex cowok yang di sukai raina
Luluk Luk
kok waktu pak penghulu menikahkan Alex&Raina,kok gk ada kata2 saya nikahkan dan kawinkan tor?
ςέηόράτϊ- θαΓα- νύικαζέη
kenapa backround judulnya gambar SUHO LEE DARI COMIC LAPAK IJO,,, JADI MAMPIR DECH
IG: _anipri
apa jangan-jangan itu Alex? tapi masa Alex bisa senyum gitu, wkwkwk
Ul Faa: mungkin g senyum sama dia kali wkwkwk ,
total 1 replies
IG: _anipri
kalau masih bayi kan emang nggak bantah. wkw
Masita Fangky
🥰🥰🥰
Pa Muhsid
jangan" si raina adeknya si dave . kalo iya bakal seruuuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!