NovelToon NovelToon
My Ketos My Lady

My Ketos My Lady

Status: tamat
Genre:Badboy / Teen / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: adhilla

Bagaimana jadinya bila ketua OSIS itu cewek, dan setiap harinya harus menghadapi cowok dingin yang sangat narsis dan anak geng motor.

Adu mulut? oh tentu saja.

-

Penasaran dengan kisahnya yuk baca....

karya pertama author semoga suka maaf bila ceritanya berbelit belit dan banyak typo.
siap menerima saran dan masukannya🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adhilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 26

Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh akhirnya Vanya sampai di butik. Vanya turun dari mobil dan berjalan memasuki butik yang langsung di sambut oleh pemilik butik.

"Assalamualaikum Tante."sapa Vanya kepada tante Eva pemilik butik.

"Waalaikum salam nak."

"Kamu sudah tahu kan nama Tante."tanya Tante Eva.

"Hehehe sudah Tante tadi di kasih tau lewat WA sama Tante Fara."

"Fara kalau cari menantu memang pintar ya. Udah cantik sopan lagi."

"Tante bisa saja. Vanya jadi malu."jawab Vanya malu malu.

"Hahaha... kamu ini."tawa Tante Eva sambil mencubit pipi Vanya.

"Auw sakit Tante."kesakitan Vanya.

"Hehehe maaf. Habisnya gemes banget Tante lihat kecantikan kamu."

"Oh ya sebelum kita mulai coba gaun kamu. Kita tunggu Vano sebentar ya, kata Fara dia sudah ada di jalan."tambah Tante Eva setelah melepaskan pipi Vanya.

"Vano ikut ke sini juga Tan?"tanya Vanya.

"ya iyalah kan kamu nikahnya sama Vano."

"Tapi kan ..."belum sempat Vanya selesai berbicara terdengar suara motor yang berhenti di depan butik.

Brum Brum Brum

Vanya dan Tante Eva pun melihat siapa yang datang ternyata setelah orang itu buka helm dan menampilkan wajah tampan Vano.

"Ya ampun ganteng banget sih calon suamimu sayang."ucap Tante Eva sambil berjalan meninggalkan Vanya ke arah letak gaun Vanya berada.

Vanya yang mendengar itu pun hanya nyengir sambil berbicara dalam hati.

"Ganteng sih ganteng tapi dinginnya itu loh......"

"Ngangenin."ucap Vanya dalam hati sambil tersenyum dan melamun.

Vanya masih melanjutkan acara melamunnya hingga tanpa disadari orang yang membuat dia melamun sudah berada di depannya dan memandangnya aneh.

Vano yang melihat Vanya melamun pun memandangnya dengan bingung hingga timbul lah ide jahilnya.

"KEBAKARAN KEBAKARAN KEBAKARAN." Teriak Vano hingga membuat orang orang yang ada di dalam butik pun memandangnya aneh, Bagaimana tidak sekarang saja keadaan butik baik baik saja tidak ada kebakaran kenapa malah Vano teriak kebakaran.

Lamunan Vanya pun buyar saat mendengar teriakkan Vano. Vanya pun panik bukan main sambil Teriak teriak.

"TOLONG, TOLONG KEBAKARAN AIR AIR..." teriakkan Vanya nyaring yang membuat semua orang menatap ke arahnya.

Sedangkan Vano kalian jangan tanya dia sedang apa, yang pasti sekarang Vano sedang tertawa terbahak bahak sambil memegangi perutnya.

"Hahahhah....."tawa Vano saat melihat tingkah Vanya.

Vanya pun tersadar dia menatap sekeliling banyak orang orang yang menatapnya aneh. Vanya pun merasa malu bukan main, Vanya mengalihkan pandangannya ke arah Vano yang sedang tertawa itu. Bukannya marah kepada Vano karena telah di kerjain, tapi Vanya malah tersenyum sambil menatap Vano.

"Akhirnya tawa itu muncul lagi dari wajah tampan mu Van. Aku kangen kamu tertawa kayak gini." ucap Vanya dalam hati sambil terus memandangi Vano.

Merasa ada yang memperhatikannya Vano pun menghentikan tawanya dan memandang orang itu.

"Gw tahu gw tampan tapi gak usah gitu juga kali natapnya. Pakek acara senyum senyum segala lagi, dikira aku bakal suka gitu."ucap pede Vano tapi diakhiri dengan ucapan yang amat sangat sakit bagi Vanya.

Seketika itu juga senyum Vanya luntur. Vanya pun memandang Vano dengan pandangan yang sulit untuk di artikan.

"Kenapa gak suka gw ngomong gitu hmm."ucap Vano lagi.

"Eemm.. enggak kok ya udah yuk kita susul Tante Eva ke sana."ucap Vanya mengalihkan pembicaraan sambil memaksakan senyumnya.

"Hmmm."jawab Vano mengikuti langkah Vanya.

Setelah sampai di tempat gaun gaun itu berada Vanya di buat kagum dengan koleksi gaun yang ada di sini. Meskipun Vanya sering melihat berbagai macam gaun tetap saja dia merasa kagum saat melihat koleksi gaun yang ada di sini.

"Ini Tante semua yang rancang?"tanya Vanya sambil menatap gaun gaun itu.

"Gak usah norak deh."ucap Vano yang di anggap angin lalu oleh Vanya.

Tante Eva pun hanya tersenyum melihat pasangan ini.

"Iya ini Tante semua yang rancang khusus buat kamu. Silahkan kamu mau pilih yang mana."jawab Tante Eva.

"Wah makasih banyak Tante."jawab Vanya sambil tersenyum manis ke arah Tante Eva.

Vano yang melihat senyum itu pun merasa ada yang aneh dengan hatinya.

"Aduh kenapa nih jantung gw kok deg deg an gini. jangan sampai gw kena serangan jantung."

ucap dalam hati Vano sambil memegang dadanya.

"Aku mau coba yang ini saja tante kayak simpel dan elegan kalau di pakai."ucap Vanya sambil menunjuk salah satu gaun.

"Wah ternyata selera menantu sama mertua sama. Fara juga ingin banget kamu pakai gaun yang itu tapi dia takut kalau kamu gak suka jadi dia membiarkan kamu yang pilih saja."

"Benarkah Tante?"tanya Vanya seolah gak percaya.

"Iyalah Tante mana mungkin sih bohong sama kamu."

"Hehehe iya Tante..."cengir Vanya.

"Ya udah ayo kamu coba dulu biar di bantu sama asisten Tante."suruh Tante Eva.

Vanya pun berjalan mengikuti asisten Tante Eva untuk mencoba gaun yang dia pilih.

Sedangkan Vano memutuskan untuk duduk sambil memainkan ponselnya.

-

Setelah beberapa saat Vanya pun keluar dari dengan memakai gaun itu.

...(gimana gak terpesona kalau Vanya cantik kayak gini)...

"WOW kamu cantik banget sayang."ucap Tante Eva yang kagum dengan kecantikan Vanya.

Vano yang mendengar teriakkan Tante Eva pun mengalihkan pandangannya dari ponsel dan....

Prang...

Ponsel Vano terjatuh ke lantai karena saking cantiknya Vanya.

"Gilak belum pakai make up aja udah cantik banget apalagi kalau sudah di pakai-in make up."ucap Vano dalam hati tanpa sadar.

"Vano ponsel kamu gapapa."tanya Tante Eva sedangkan Vanya hanya tersenyum simpul karena dia sangat yakin kalau Vano terpesona oleh kecantikannya.

"Shitt.."umpat Vano saat tersadar atas kelakuannya.

"Ehh, gapapa Tante ini tanda tangan Vano kram jadi terjatuh ponselnya."alasan Vano untuk menutupi kelakuan nya yang aneh itu.

"Ooh Tante kira kenapa. Oh ya gimana menurut kamu penampilan Vanya cantik kan?"tanya Tante Eva.

Vanya yang mendengar itu pun menunggu jawaban Vano sambil meremas sisi samping gaunnya.

"Biasa aja."jawab Vano yang berhasil membuat hati Vanya menciut.

"Masak sih kayaknya mata kamu harus di bawa ke dokter deh biar di periksa, siapa tahu kan mata kamu sakit."ucap Tante Eva sambil tersenyum mengejek.

"Sial"umpat Vano dalam hati.

"Iya cantik."ucap Vano sambil mengalihkan pandangannya. Vano mengalah dari pada ini gak kelar kelar kan.

"Nah gitu dong. Masak calon istri cantiknya kayak gini di bilang biasa aja. Di ambil orang baru tau rasa kamu."ucap Tante Eva menohok.

Vano tidak menanggapinya, seolah tuli Vano malah melanjutkan bermain game di ponsel yang dia ambil di lantai tadi.

"Ya udah ini kamu udah nyaman kan, kalau ada yang tidak nyaman kamu bilang saja supaya Tante benahi."ucap Tante Eva pada Vanya.

"Enggak kok Tan ini udah pas kok di tubuh Vanya."

"Baiklah kalau begitu kamu ganti baju dulu. Sekarang giliran kamu Vano."ucap Tante Eva sambil menatap Vano.

"Hufft... Baiklah."jawab Vano.

Karena tubuh Vano yang profesional jadi mudah untuk mencari tuksedo yang cocok dengan Vano. Vanya sempat terpesona dengan Vano tadi, Vano sangat tampan bila memakai pakaian formal itu.

Setelah acara fitting baju pengantin itu mereka pun pulang ke rumah masing-masing dengan menaiki kendaraan sendiri sendiri.

-

-

***

...Like komen vote dan favoritnya dong biar semangat aku nulis nya 😂...

1
aura putria
gimana c thor vano muka korea,adiknya muka bule,vanya jg bule,disamain aja napa biar pas mbayanginnya
aura putria
ya ampun thor bahasa apa MENARO TAS,meletakkan tas x lbh enak dibacanya
𝓓𝓲𝓪𝓷 𝓒𝓪𝓲𝓷𝓮..💘
baru mampir
aya
Sisil yang malang, kalau dia hidup mungkin bisa bahagia dengan Lucas tapi malah berpulang lebih dulu bersama Rangga yang telah menyia-nyiakan cintanya, kalau Rangga setia its' ok lh, tapi masalahnya Rangga telah mengkhianati Sisil dengan pernah berhub dengan Cindy hanya kerena membalaskan dendam adik angkat bukan kandung.
aya
kayaknya salah satu sahabatnya vano berkhianat de, yg pacaran dengan sisil sahabat nya Vanya, tapi gpp biar nanti Sisil berjodoh dengan lucas biar GK jadi jomlo ngenes lagi si Lucas
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Imam Muntaha
gak seru ah kenapa di skipp
Nasyifa Syifa
outfit nya mane?
adhilla: baru sadar fotonya udh ilang 🙏😁
total 2 replies
Nasyifa Syifa
dikira bego apa yak?biar otak nya kembali, ingatan nya sayyy😂
Muanisah Jariyah
interior keles thor
abdan syakura
Novel pertama kak Adhila yaa
Cus Aq baca deh....
adhilla: hehehe tulisan nya masih amburadul, harap di maafkan ya 🙏🥰🥰
total 1 replies
Regina Amaalina
Fira siapa ya
Regina Amaalina
gula kapas tu kena cahaya matahari jadi sebab tu jadi segumpal and keras adoii vanya
Illa Suki
Army ya author... Si meow ni suami aku juga 🤣🤣🤣
Illa Suki: Hai maduku
total 2 replies
Nabila
ga suka tiap BAPnya ada visualnya bikin enek cukup perkenalan aja
Nabila
kurang macho visual vano.coba orang barat.turki
ceweknya pas
Oppo A15
Lumayan
Della Novilia
Thor itu visual cindi yg nmr 2 lebih cantik dari Vanya kan pemeran utamanya itu Vanya harusnya lebih cantik dari pemeran pendukung kan
Petek Alas
👍
Sri Wahyuti
Duh sultan... Jauh " kok ke pasar malam
Sri Wahyuti
Yee ngikut papanya kasi hukuman
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!