Salsa widianto, 27tahun, seorang dokter spesialis kandungan yang usianya terbilang sangat muda, dia adalah anak salah pengusaha kaya di kota Jakarta..
Ia menyelesaikan pendidikan kedokteran diusianya yang msh sangat muda, lalu melanjutan ke dokter spesialis kandungan.. Salsa anaknya begitu cerdas, sedari sekolah dasar ia selalu mendapatkan prestasi yg memuasakan, ia juga berkesmpatan duduk di bangku SMA dengan program akselirasi yg hanya 2 tahun...
Ia memiliki paras yang begitu cantik.. Badanya yang proposional, wajah yang cantik, hidung mancung, lesung pipi yang begitu manis, serta gigi ginsul di sebelah kiri, ia memiliki rambut hitam panjang nan berkilau...
Salsa... Meskipun ia anak seorang pengusaha yang kaya raya, ia memiliki sifat yang begitu mulia, tidak sombong, dan selalu terlihat ceria.. Begitu banyak lelaki yang mengaguminya bahkan sejak ia duduk di bangku sekolah dasar...
Devano Wijaya.. 30 tahun
Seorang pria yang tampan, namun begitu cuek dan bersikap suka semaunya
Ia seorang pengusaha muda, anak seorang pengusaha terkaya juga di kota Jakarta bahkan bisnisnya sudah merambah ke ASIA..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mynamei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 26
Mereka menjalin kasih sebagai mana mestinya..
Keadaan pak latif semakin membaik, pak latif melakukan terapi satu minggu 2-3 kali..
Tak terasa sudah 2 bulan berlalu..
Pak latif pun sudah bisa berjalan menggunakan tongkat.. Selama ini pak latif mengerjakan pekerjaan kantor nya di rumah dan mebgawasi kantor dengan cctv yang terhubung olehnya...
Semenjak vano dan salsa bertunangan. salsa berangkat ke RS di antar oleh supir.. Dan sebisa mungkin saat pulang vano menjemput salsa... Jika tidak memungkinkan pun salsa harus di antar oleh supir.. Salsa malu jika harus mengendarai mobil mewah orang tuanya itu..
Terbesit di hati vano ingin membelikan salsa kendaraan namun vano masih memikirkan mobil apa yang cocok untuk salsa...
Satu bulan lagi adalah acara pernikahan mereka. Mereka tak hanya di sibukan dengan pekerjaan masing-masing , namun juga dengan urusan pernikahan mereka.. Meeting dengan pihan wo, butik, catering dll..
Meskipun ada wo , salsa mau ikut berperan agar acaranya lancar...
Mereka menggelar acara selama 4 hari...
Hari pertama pengajian di kediaman masing2 mempelai...
Hari kedua siraman di kediaman masing2. Mereka merupakan turunan orang jawa jadi adat siraman wajib ada sebelum akad nikah..
Hari ke tiga Akad nikah di hadiri oleh kuarga besar teman dekat dan karyawan perusahaan pak latif..
Hari ke empat pesta akbar yang di adakan di gedung terbesar di kotanya menggundang kedua kolega orang tua kedua mempelai, beberapa karyawan vano dan orang tuanya dan shabat sahabat lainnya...
Sudah terbayang yaa akan seperti apa...
Tidak hanya salsa dan vano, kedua orang tuanya juga tentu sibuk terutama para kaum hawa.. Menyiapkan banyak kebutuhan terutama seragam...
*****************
*perushaan vano"
Vano terlihat begitu sibuk dengan beberapa berkasnya..
Kini vano terlihat lebih santai, tidak terlalu parku terhadap karyawannya..
Tok tok tok...
"masuk" ucap vano tanpa menoleh ke arah pintu...
"pagi pak.. Siang ini akan ada pertemuan dengan pemilik tambang dari Palembang pak" kata shania, sekertaris vano...
"oke, siapkan berkasnya" ucap vano...
"baik pak.. Permisi..." ucap salsa..
Shania berpaasan dengan sandi dipintu direkturnya itu.
"pagi pak.."dengan nada tergesah-gesah...
"ada apa? Kenapa kamu panik"
Tanya vano heran...
Sandi pun mengehela nafas...
"gawat pak.. Terjadi pemgelapan dana oleh petinggi di perushaan cabang di malaysia"
"apah??? Sialan" vano begitu marah...
sandi sudah lama tidak melihat vano marah semenjak vano jatuh cinta dengan salsa..
"sejauh apa penggelapan itu" tanya vano kesal
"ini pak" sandi memberikan beberapa berkas bukti-bukti penggelapan ada vano...
"kali ini kita harua turun tanggan langsung pak kesana. Kita harus menringkus si tikus got itu bosss" ucap vano...
"shit!!! Siang ini kita akan ada meeting ke bersana tuan Yuan dari perushaan pratambang"
"kita bisa berangkat sore pak.. " ucap sandi.
"oke siapkan segala sesuatunya...." kata vano
Vano pun melanjutkan beberapa berkas yang tersisa...
Setelah selesai vano bergegas pergi ...
Sebelum meninggalakan kantor vano menghubungi salsa...
-terhubung-
📞📞📞📞
asslalammualaikum sayang
iyaa waalaikumsalam... Kenapa sayang..
gpp.. Kamu diaman?
masih di rumah lah baru jam 9.30 ..
oke aku kerumah mu, tunggu yaa assalammualaikum...
waalaikumsalam..
-------------
Sebelum meninggalakan kantor, vano menghampiri sandi...
"san,, susul saya kerumah salsa sebelum meeting dengan pak Yuan, kamu atur saja pilih resto dekat sana" kata vano memerintah
"oke bos, laksanakan!" ucap sandi...
Vano meninggalkan kantor menuju rumah salsa di antar oleh supirnya..
*********
Kediaman salsa
"asslammualaikum.."
"waalaikumsalam.. Silakan masuk den, non salsa lg nonton tv" ucap Bi Inah...
"makasih bii" ucap vano...
Vano pun masuk...
"vaanooo..." tegur pak latif
"omm... Apakabar om??" tanya vano..
"baik nak, mau ketemu salsa? Tuh lagi naonton tv" tunjuk pak latif ke arah ruang tv..
"baik makasih omm"
"tante mana om?" tanya vano...
"tante lg yoga di rumah temannya, sebentar lagi juga pulang"
"ssamperin salsa aja ya.. Om mau kebelakang lihat si petto"
Petoo itu burung beo milik om Latif gaes...
Vano menghampiri salsaa . Terlihat salsa sedang menonton serial cartoon.. Dengan celana pendeknya salsa membuat vano menelan salivanya, terlihat salsa tengah berbaring...
"doooorrrrr"
Vano mengagetkan salsa..
"astahfirullahhhhhhh... Vanoooo" salsa langsung bangkit dari posisi rebahannya..
Vano tertawa menghampri salsa dn mengecup keninggnya
"ada apa kesini?"
Tanya salsa...
"jutek banget, mau lunch bareng" kata vano
"haaaa ini baru jam 10.30 lohhhh" salsa melihat ponselnya
"hmm sebenrnya aku mau bilang sama kamu, aku ada masalah di perusahaanku di malaysia.. Terjadi penggelapan dana lumayan besar sayang" ucap vano dengan nada lirihh sedih...
"astagfirullahaladzimmm, terusss???" tanya salsa penasaran...
Tanya salsa penasaran
"aku harus kesana, kalo nggak kesna bisa anjlok perusahaanku saa"
"kapan???"
"sore iniii sayang.." kata vano dengan naga sedikit takut kalo salsa marah...
"oh gitu, berapa hari?"
"aku belum bisa pastiin berapa harinya sayang" ucap vano..
salsapun memikirkan sesuatu,
" hmmm vann.. Kita belum prewed loh" ucap salsa dengan mimik kesedihan..
Vano pun terdiam sejenak
"apa kita prewed di malaysia aja sayang? Aku akan sisihkan waktuku disana" kata vano
"gak bisa van, aku juga gak bisa terus cuti.. Kasian paseinku.. "
"hmmm.. Oke weekend ini kita prewed, selesai atau nggak aku akan pulang" ucap vano
Salsapun terdiam....
"aku saja yang kesana di hari jumat selesai aku praktek" ucap salsa
"serius sayang?"
Tanya vano dengan rasa senangnya..
"iya.. Nanti aku call si tukang fotonya, setelah itu aku akan pesan tiket. Kamu bisa bantu aku booking hotelnya..."
"sipppp... pake jet pribadi papa aku aja ya sayang, jadi kamu juga agak santai tidak teburu2 waktu... Today aku juga naik jet pribadi kok"
Salsa hanya mengangguk...
"kita lunch bareng yaa, tp disini aja. Aku udh req tumis kangkung soalnya. Sayang kalo ga dimakan..."
Ucap salsa mengajak vano..
"okee.. Aku mau ke taman belakang yaa ga enak sama om..." ucap vano sambil membangkitkan badannya...
Vano pun menuju halaman belakang rumah salsa...
Banyak yang mereka bahas terutama tentang masalah yang vano sedang hadapi...
Tak terasa makan siang pun tiba..
ibu diana yang sudah tiba sedari tadi dan telah membersihkan tubuhnya langsung memersiapkan makanan di meja makan..
Sementara salsa memilih untuk mempersiapkan diri dan sholat terlebih dahulu karena ia harus ke RS Pukul 1.20 siang...
Begitu juga vano yang terlebihbdulu sholat ketika adzan berkumandang...
Vano dan kedua orang tua salsa baru saja memulai mengambil makanan masing-masing...
Tak lama salsa pun turun dan segera bergabung untuk makan siang...
Harum parfum salsa memang khas membuat siapa saja akan hafal bahwa itu adalah salsa...
Mereka mulai menyantap hidangan makan siang...
Setelah selesai makan...
Vano dan salsa tengah bersiap untuk melanjutkan aktivitas masing2...
Di ruang tamu salsa, nampak duduk salsa dn vano.. Salsa sedang menggunakan sepatu bertalinya...
"sayang selama aku di malay aku gakan bisa jemput kamu" tampak wajah sedih vano menatap salsa..
"iya gak masalah kok, aku bisa di antar supir atau nyetir sendiri"
Ucap salsa...
"No.. Hari ini sampai aku kembali kamu akan di antar PP sm supirku.." ucap vano
"yaa ampunnn... Lebay deh ahh" salsa menimpali dengan sedikit kesal..
"pleaseee.. Cuma itu yang bikin aku tenang"
Salsa hanya tersenyum...
Tak lama, kedua orang tua vano pun muncul...
Terlihat pak latif yang tersenyum mendengar perbincangan mereka..
"betul saa.. Papi juga jadi tenang loh"
Ucap pak latif..
"iya.. Iyaa.... Apa sih yang enggak untuk papiku" ledek salsa..
Sebetulnya salsa merasa enggan, karena risih.. Sedari dulu salsa paling enggan di antar jemput supir, karna menurut salsa supir itu akan tau secara detail apa saja akvtas salsa dan membuatnya tak nyaman...
Vano dan salsapun berpamitan...
Sandi yang telah menunggu vano segera membukakan pintu melihat vano menghampirinya..
Sementara salsa masuk mobil vano yang lainnya yang juga telah menunggu sedari tadi bersama supir pribadi vano.
Mereka berangkat menuju tujuannya masing-masing.....