Jangan lupa follow
IG : erisha.la
Clarissa seorang gadis cantik yang baik hati serta lembut, namun harus menggatikan ayahnya sebagai tulang punggung keluarga semenjak ayahnya meninggal. Clarissa harus mencari banyak uang untuk penggobatan ibunya serta adiknya untuk biaya masuk kampus.
Clarissa bekerja sebagai pelayan toko namun gajinya tak mencukupi untuk membiayai itu semua sehingga Clarissa harus mencari tambahan pekerjaan, namun sayangnya sangat sulit.
Suatu hari Clarissa ditawarin oleh teman satu pekerjaan, temannya menawarkan pekerjaan sebagai sugar babby.
Setelah sekian lama Clarissa berpikir tentang pekerjaan itu akhirnya ia memutuskan untuk menggambilnya.
Andre adalah seorang CEO di perusahaan yang sangat terkenal di Jakarta. Andre merupakan seorang duda anak satu.
Sampai akhirnya Andre bertemu dengan Clarissa yang akan menjadi sugar babby. Pertemuan pertama Andre dengan Clarissa membuat Andre penasarab dengan Clarissa dan ia berusaha ingin memiliki Clarissa.
Akan kah Andre akan berhasil??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erisha Larasyati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
Lama kelamaan ciuman Andre menjadi *******, ia menuntut Clarissa membalasnya.Tangan Andre juga tak tinggal diam, Andre mengelus paha serta meremas pantat Clarissa.
Tanpa sadar Clarissa mengeluarkan desahan dan itu membuat Andre segera ingin menelanjangi Clarissa. Andre pun merubah posisinya yang kini Andre berada di atas Clarissa.
Tangan Andre yang satu meremas buah dada milik Clarissa dan yang satunya mengusap daerah intim Clarissa yang membuat Clarissa kuwalahan dan ia juga berkali-kali mengeluarkan desahannya.
“Apa aku boleh melanjutkannya?” tanya Andre dengan penuh harap. Clarissa hanya bisa menganguk ia juga sudah terselimuti oleh hawa nafsu, Andre yang mendapat persetujuan dari Clarissa tak menyiakan kesempatan itu. Andre langsung membuka bajunya dan hanya mengenakan boxer saja, lalu Andre juga membuka baju milik Clarissa.
Kini Clarissa tak mengenakan satu helai benangpun, Andre melihat pemandangan yang begitu indah di depannya, Andre mengagumi badan milik Clarissa yang begitu sempurna tanpa ada luka atau pun bekas luka. Clarissa yang di pandangi Andre seperti itu menjadi malu dan menutupi kedua buah dadanya dan bagian intimnya menggunakan tangannya.
“Kenapa di tutup, jangan di tutup aku ingin melihatnya,” ucap Andre sambil menyingkirkan tangan Clarissa.
Andre kembali mencium bibir Clarissa dan akhir mereka melakukan hubungan intim berkali-kali hingga sore harinya mereka baru istirahat.
Jam menunjukkan pukul 07.00 malam Clarissa terbangun, ia berniat untuk mandi karena badannya terasa lengket karena pertempurannya tadi dengan Andre.
Saat akan melangkahkan kakinya Clarissa merasakan sakit di daerah area intimnya.
“Akhhh,” ringgis Clarissa. Andre yang mendengarkannya pun terbangun.
“Kenapa, sakit ya. Maaf aku tadi melakukannya terlalu kasar ya? Kamu mau kemana?” tanya Andre
“Aku mau ke kamar mandi mau mandi badanku sudah terasa lengket banget,” ucap Clarissa
“Kalau begitu biarkan aku mengendongmu ke kamar mandi dan kita akan berendam menggunakan air hangat,” ucap Andre. Andre pun mengendong Clarissa ke kamar mandi dan meletakkannya di bathub.
“Ndre,, aku mau mandi sendiri,” ucap Clarissa
“Aku mau mandi berdua sama kamu Sa, tenang saja aku tak akan melakukannya lagi,” ucap Andre yang ikut masuk ke dalam bathub.
Mereka pun mandi bersama tanpa melakukan aktivitas panas lagi. Andre dan Clarissa sudah selesai mandi. Kini Clarissa masih sibuk menggeringkan rambutnya dengan handuk kecil.
Andre sedang duduk di tepi ranjang sambil membuka laptopnya melihat jika ada email masuk dari kliennya. Clarissa mendekati Andre dan ikut duduk di sampingnya.
“Ndre, aku laper kita cari makan yuk dari tadi pagi kita belum makan,” ucap Clarissa. Andre pun menutup laptopnya dan menatap Clarissa.
“Baiklah kita malam ini makan ke restoran, kamu bersiaplah,” ucap Andre sambil mengusap rambut Clarissa.
Kini Andre dan Clarissa sudah berada di restoran mewah dengan nuansa yang berbau eropa. Andre dan Clarissa menikmati makan malamnya dengan tenang dan di selingi obrolan ringan.
“Gimana makanannya enak,” ucap Andre
“Enak banget, aku juga suka dengan tempatnya, tempatnya bagus dan tenang,” ucap Clarissa dengan menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.
“Kalau begitu, kapan-kapan kita ke sini lagi,” ucap Andre
“Iya,” ucap Clarissa dengan senyuman manisnya.
Pagi harinya seperti biasa Clarissa bangun pagi dan menyiapkan sarapan untuk Andre. Andre yang sudah rapi dengan setelan jasnya kini ia keluar dari kamarnya menuju dapur, lalu Andre mengeser tempat duduk, ia juga melihat banyak masakan yang di masak Clarissa dan tak lupa juga sdcangkir kopi.
“Sa kenapa masak banyak banget,” ucap Andre sambil menyesap kopinya.
“Iya buat bekal kamu ke kantor, o ya kapan aku bisa kerja di kantor kamu,” ucap Clarissa
“Hemm, hari senin kamu sudah bisa masuk kantor. Apa hari ini kamu pergi kuliah?” tanya Andre
“Tidak, apa aku boleh ke rumah mama lagi, aku masih kangen sama mama dan adik aku,” ucap Clarissa sambil mengambilkan nasi goreng untuk Andre.
“Boleh saja nanti kamu di antar sama sopir khusus untuk anterin kamu, kamu nggak menginapkan di rumah mama kamu,” ucap Andre
“Tidak aku nanti balik ke Apartemen, o ya kamu bisa bawa Felicia ke Apartemen untuk hari sabtu sama minggu, aku mau menghabiskan waktu sama dia dan mengajaknya bermain,” ucap Clarissa
“Baiklah nanti aku akan jemput Felicia dan mengajaknya ke sini,”ucap Andre.
Mereka berdua pun menyelesaikan sarapannya dan setelah itu Andre segera pergi ke kantor.