SEBELUM MEMBACA NOVEL! DI WAJIBKAN BAGI ENGKAU MEMBACA DESKRIPSI NOVEL INI AGAR TAHU PERATURAN YANG DI KASIH OLEH AUTHOR!
Kisah cinta wanita bercadar dan Pria nakal.
Mereka berdua adalah teman waktu SD. Pria nakal yang bernama Wisyam Ramadhan putra semata wayang dari orang kaya, sangatlah membenci wanita bercadar yang bernama Fathia Afifahritun Thalika, gadis cantik, kalem, pintar, dan imut.
Sebelum itu, Fathia belum memakai cadar. Karena pernah pindah dari Indonesia ke Turki. Membuat Wisyam tidak ingat dan tidak mengetahui wajah Fathia di karenakan memakai cadar.
Sinopsis:
Saat Wisyam mau mencari tempat duduk, Fathia pun tidak sengaja menabrak badan kekar Wisyam.
" Astaghfirullah, maaf kak gak sengaja " ucap Fathia sambil menunduk, Wisyam yang tidak mengetahui siapa wanita yang di depannya dia hanya diam dan memberi tatapan dingin.
" Iya, lain kali hati-hati " jawab Wisyam sedikit memberi senyuman, temannya pun bingung dengan Wisyam yang tiba-tiba ramah....
Kepo cerita selanjutnya?yuk baca di novel ku
***
Catatan:
* Ini cerita pakai pemikiran sendiri/imajinasi author.
* Tidak di bolehkan untuk anda menjiplak novel saya, di karenakan saya mikir sampai rambut saya rontok.
* Jika tidak suka boleh tinggalkan novel ini/keluar dari area novel.
* Jangan pernah mematahi semangat author.
* Maaf jika alur ceritanya ada yang kurang nyambung.
* Up tergantung mood dan pikiran author.
* Jangan banyak bacot, kalau baca ya baca saja jangan sampai author emosi membaca komentar anda sekalian.
* Jika ada yang salah dalam kalimat dan perkataan! anda boleh menegur author.
* Promosi boleh, tapi jangan berlebihan ini lapak belum selakunya.
* Sebelum membaca novel baca do'a nya dulu, biar di berkah.
~SELAMAT MEMBACA PARA READERS KESAYANGAN~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Billano Nano, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
Arifin pun membenarkan informasi ini,saat ia cari.Benar saja ternyata itu asli wajah Wisyam.Sedikit kecewa ada dalam dirinya,temannya yang dikit lagi akan bertopat kepada Allah.Tapi Wisyam malah kembali melakukannya.
"Gila benar dah sih Wisyam,pasti Fathia bakalan kecewa liat foto ini." Ucapnya.
***
Wisyam pun diberi hukuman dari Ari,yaitu di pecut dengan pecutannya tali tambang.Sedikit-sedikit,punggung Wisyam mengeluarkan darah.Rasa sakit dalam badannya tak terasa,yang masih sakit sampai sekarang adalah hatinya yang merasa di robek oleh Fathia.
'Tidak masalah aku dipecut,asal jangan hatiku yang kau pecut.Baru kali ini aku merasakan sakit di hati.Dan baru kali ini aku tahu jika hati ini sangat lemah di bandingkan fisik yang berdarah karena goresan pisau.' Gumam Wisyam yang berapa kali kena pecutannya.
Wisyam pun menikmati pecutannya itu dengan mempenjam mata untuk menahan sakit.
***
Saat ini Fathia benar-benar cemas,pikiran yang tertuju ke Wisyam.Ia pun mencoba memberi pesan untuk Wisyam.Tapi chatnya tak terbalas.Hal itu membuat Fathia makin panik.
"Hmmm Wisyam kok gak aktif ya?" tanyanya sendiri.
"Dia baik-baik aja kan?kok aku jadi cemas ya!" lanjutnya.
Fathia pun untuk mencoba tidur,tapi pikiriannya selalu menganggunya.Ia pun mencoba membaca sholawat.
Ternyata Sholawatnya tersampai di batin Wisyam.Rasa tenang di dalam diri Wisyam pun ada.Walaupun lemah karena dipecut ia menjadi tenang.
Kini Fathia sedang tertidur habis membaca sholawat.
Sedangkan Wisyam pun di istirahatkan fisiknya.
***
Arifin pun sampai di rumah Wisyam.
"Assalamu'alaikum,Wisyam... Wisyam... Wisyam..." Panggil Arifin.
Tidak lama pembantu di rumah Wisyam pun keluar.
"Eh juragan Arif,ada apa ya juraga?" tanya pembantu itu.
"Bik,mana Wisyam?" tanya balik Arifin.
"Aaaahhh juragan muda.... Hmmm dia ada di dalam!" jawab ragu pembantu itu.
"OOoo"
Arifin pun langsung masuk dalam rumah itu tanpa di suruh masuk.Ia pergi ke kamar Wisyam,disana ada Tari yang sedang menangis menunggu Wisyam membersihkan luka di badannya.
"Tante... Tante kenapa?" tanya Arifin.
"Wisyam berdarah... Ini semua ulah oom mu!" jawab Tari sambil menatap tajam kr arah Ari.
"Heeeiii ini semua karena kamu juga,asal kau tahu aja.Keluarga kita tercemar karena ulahnya.Ini akibat kau selalu memanja nya!" ucap Ari lalu pergi keluar karena muak berdebat.
"Huuufff Ya Allah..." Ucap Arifin.
"Yang sabar tante,kini Wisyam ada di dalam kamar mandikan?" tanya Arifin.
"Iya..." Jawab Tari sambil menutup wajahnya.
Arifin pun masuk,sebatas luar bakthup ia berdiri disana. "Syam,lo aman kan didalam sana?" tanya Arifin.
Wisyam pun tidak menjawab,ia pun terdiam dan menangis sambil megang Pisau.
"Syam...?"
Arifin pun sedikit panik.
"Syam?lo gak papa kan?" tanya Arifin.
Saat Wisyam menamcapkan pisau di dada nya,Arifin membuka gorden itu.Arifin kaget langsung mengambil pisau itu dari tangan Wisyam.
"Woooiii lo dah gila?" pekik Arifin membuat Tari ikut masuk dalam kamar mandi.
"Ada apa Riff?" tanya Tari.
Mata Tari pun tertuju di pisau yang ada di tangan Arifin,lagi-lagi air matanya jatuh.
"Syam... Kamu mau bunuh diri?" tanya Tari.
Wisyam pun tidak menjawab ia diam dan menatap ke depan.
"Jawab Wisyam...." Pekik Tari.
"Iya... Aku mau bunuh diri... Aku dah gak kuat hidup di bumi!" jawab Wisyam dengan mata yang berkaca-kaca.
"Yaudah lo pindah aja ke planet mars!" ucap canda Arifin.Kondisi yang lagi tegang-tegangnya malah di ajak bercanda.
"Canda...."
"Kamu kenapa nak?" tanya Tari sambil mengelus kening Wisyam.
"Aku dah gak tahan ma..." Jawab Wisyam,air matanya pun terjatuh membasahi pipi.
"Kalo ada masalah di ajak istighfar... Bukan di ajak tidur bareng wanita lain.Mama sama papa udah senang melihat kamu udah tobat,tapi kamu malah mengulangnya lagi.Asal kamu tahu aja,minuman haram bukan untuk solusi membuang masalah tapi menambah masalah ingat itu! lihatlah foto kamu tersebar luas,coba kamu bukan media sosial kamu.Banyak hujatan yang ada di media sosial kamu!" ucap Tari sambil mengapus air mata anaknya.
"Iya itu benar,Syam.Kalo ada masalah bilang aja,kan lo udah ajak gue tobat.Lah sekarang kenapa lagi lo ulangin ini!" ucam Arifin.
AUTHOR BUTUH LIKENYA YA😊