NovelToon NovelToon
Change Me

Change Me

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Action / Teen School/College / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:63k
Nilai: 5
Nama Author: Dsmbr happier

Hanna Az Zita Abdullah. Gadis ceria dan penuh semangat itu seketika menjadi gadis dingin datar dan tertutup gara-gara dia kehilangan sosok yang paling berharga dalam hidupnya.

Kemudian dia pindah ke Yogyakarta, membuatnya bertemu dengan orang yang mampu mengubahnya seperti sedia kala. Siapakah dia? Bagaimana dia merubah Zita menjadi gadis yang periang dan melupakan kenangan bersama seseorang yang telah meninggalkan Zita?

Baca kisah perjalanan masa remaja yang seru
di sini.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dsmbr happier, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Enam

"Kakak!!"

"Kak jangan pergi Kak!"

"KAK TITOOO!!!"

Brakk..

Pranggg..

''Kak--"

Zita bangun dari tidur dan mimpi buruknya. Nafas gadis itu terengah, dengan peluh yang membasahi sekujur tubuhnya.

Dada nya masih naik turun, nafasnya belum teratur benar. Ia lalu mengubah posisi berbaring menjadi duduk. Melirik jam di dinding kamar, masih pukul 10 malam

Zita mengusap wajahnya yang basah karena peluh. Bersamaan dengan masuknya seseorang ke dalam kamar nya.

"Ada apa sayang?" Naya masuk ke kamar dengan terburu-buru, dan langsung menghampiri Zita yang terduduk di ranjang. Naya menatap khawatir ke arah putrinya itu.

Zita menggeleng pelan. "Kamu mimpi buruk ya?" Naya berujar lembut, menatap mata Zita.

Naya mengambilkan air dan memberikannya kepada Zita. Zita menerimanya lalu diminum hingga tandas. Sekarang nafas nya mulai berangsur teratur.

"Mama temani kamu tidur malam ini ya Zi?" ucap Naya. Zita menatap sorot mata lembut Ibunya, kemudian mengangguk. Ia memang butuh ketenangan saat ini.

Naya merebahkan tubuh Zita dan menyelimuti nya. Lalu memilih tidur di sebelah Zita yang berbaring membelakangi nya itu. Ia mengelus puncak kepala Zita dan ikut terlelap.

Zita bangun dari tidurnya, perlahan membuka mata sembari mengucek mata dengan kedua tangannya. Ia merasakan perutnya dilingkari oleh tangan seseorang. Detik berikutnya, ia mengalihkan pandangannya pada sosok Ibunya yang masih tertidur sembari memeluknya erat. Pantas saja semalam ia merasa nyaman dan hangat selama tidur.

Zita masih menikmati posisi nyaman itu dalam beberapa saat, sebelum akhirnya Naya terbangun. "Eghh--kamu udah bangun sayang?" Naya melepas pelukannya pada Zita.

"Maafin Mama ya, habisnya tadi malam kamu ngigau lagi jadinya Mama peluk" ucap Naya lembut.

Zita hanya diam tidak menjawab. Ia menatap tatapan lembut Mama nya yang sarat akan kasih sayang. "Kamu mandi gih, Mama mau bantuin Bi Sum buat sarapan" Naya mengelus puncak kepala Zita dan berjalan keluar kamar.

Tanpa sadar Zita menarik sudut bibirnya ke atas membentuk sebuah senyuman. Ia beranjak dari ranjang queen size miliknya dan melangkah menuju kamar mandi.

15 menit kemudian.

Zita sudah berganti pakaian seragam sekolahnya. Kini ia tengah duduk di tepi ranjang memandangi potret Tito yang sedang tersenyum manis. Sejenak ia memikirkan tentang kejadian kemarin, kenapa tiba-tiba ia merasa sedikit ragu akan keputusan nya telah menolak kesempatan itu.

"Kak--keputusan Zita udah bener kan? selamanya juga Zita akan terus jadi pengecut, nggak ada yang bisa berubah" ucapnya dengan bibir yang bergetar.

Naya yang hendak memanggil Zita untuk turun pergi sarapan, mengurungkan niatnya kembali. Ia berdiri di batas pintu sambil memandangi putrinya dari sana.

"Ya. Lebih baik Zita emang nggak usah ikut. Biarin Zita jadi pengecut Kak" Zita terus mengajak potret Kakaknya itu bicara.

"Jika kamu terus seperti ini, hanya harapan kosong yang bakal kamu dapat Zi" Naya berjalan mendekat. Zita menoleh menatap Naya dengan sorot mata elangnya.

Naya menghela nafasnya. "Bukannya Kakak mu pernah bilang, kalau Zita adalah anak perempuan paling tangguh yang pernah dia kenal? ya kan Kitty Pride nya Kak Tito?'' Naya meniru gaya Tito saat mengucapkan itu. Zita melebarkan matanya. Bagaimana Mama nya mengetahui julukan itu? Bukankah selama ini hanya aku dan Kak Tito saja yang mengetahuinya? pikir Zita.

"Mama tahu dari--"

"Bener kan?" Naya tersenyum.

Mulut Zita masih menganga lebar. Entahlah, ia tidak mampu berkata apa apa. Naya menghampiri Zita dan duduk di sampingnya.

"Kenapa kamu jadi penakut, kamu harus tetep jadi Kitty Pride yang kuat dan pemberani. Kaya yang Kak Tito sering bilang" ucap Naya.

"Ishh--apasih Ma" Zita memutar bola matanya malas. Naya tertawa kecil sambil mencubit pipi Zita gemas.

...****************...

"Zita belum datang kesini?" tanya Pak Willy pada Bu Fitri karena belum melihat keberadaan gadis itu sejak tadi.

"Belum" Bu Fitri menggeleng pelan.

Pak Willy menghela nafasnya, "Dia sepertinya benar-benar tidak mau mengikuti pertandingan itu."

"Astaga anak itu benar-benar. Tidak bisa menunggunya dulu, mungkin dia mau berubah pikiran nanti" ujar Bu Fitri.

"Tidak bisa. Hari pertandingan sudah semakin dekat, harus ada keputusan segera" balas Pak Willy.

Bu Fitri pun ikut bingung. Ia sangat berharap Zita mau mengikuti itu, tapi mau bagaimana lagi. Dia bukan gadis yang bisa diajak kompromi dengan mudah.

"Kalau begitu saya pergi dulu" pamit Pak Willy. Kemudian berlalu meninggalkan ruangan Bu Fitri.

Pak Willy dan pelatih lainnya sudah memutuskan. Mungkin lebih baik jika mereka mencari pengganti Zita untuk mewakili pertandingan itu. Mereka sudah memiliki kandidat selain Zita, ia hanya tinggal mengumpulkan semua murid nya untuk memberikan pengumuman.

''Ris, semua anak sudah berkumpul di atas?'' tanya nya.

Rizky mengangguk, ''Siap, sudah Pak!''

Pak Willy langsung bergegas menuju ruang karate. Sudah banyak orang disana yang menanti kedatangannya. Langsung saja ia berdiri di depan semua orang.

"Selamat Siang semua!"

"Siang Pak!"

Pak Willy memandang seisi ruangan. "Kalian sudah mengetahui bukan, alasan kalian saya kumpulkan di sini?"

"Sudah!"

"Pak, bagaimana untuk perwakilan di pertandingan itu? digantikan oleh siapa?" tanya salah seorang murid sambil mengangkat tangan kanannya.

"Sabar dulu. Kami dan pihak sekolah sudah memutuskan, jika anak yang nanti akan ikut dipertandingan nanti, digantikan--"

"Tunggu!!" pekik seseorang dari arah pintu. Semua orang pun menoleh kearah orang tersebut.

"Zita?!" gumam Rizky.

Zita melangkahkan kakinya menuju ke depan, dan berhenti di samping Pak Willy "Untuk apa diganti, kalau sebelumnya sudah ada yang terpilih dan dia bersedia" seru Zita.

Seisi ruangan itu saling pandang, tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang. Mereka masih ingat betul bagaimana kemarin Zita menolak ini di hadapan mereka semua. Tapi sekarang, ia mengubah keputusannya sendiri.

"Zita kamu serius?" Pak Willy pun masih tidak mempercayainya.

"Ya" jawab Zita mantap. Pak Willy tersenyum lega disana.

"Tuh kan Zal, gue bilang juga apa" Rizky menyenggol lengan Bizal dengan sikutnya.

Bizal menggaruk kepalanya bingung. "Kenapa tiba-tiba berubah pikiran dia?" Risky mengedikkan bahunya sambil terkekeh.

"Tapi kan kemarin dia sendiri yang bilang nggak mau, Pak. Ya nggak temen-temen?" ucap anggota karate lain tidak terima.

"Bener itu, Pak. Dari awal aja udah nunjukin sikap nggak tanggung jawab gitu, nggak pantes itu Pak!" timpal yang lain.

"Kalian tenang saja, Pak Willy tidak mungkin salah memilih. Kita lihat saja nanti" ucapnya sambil menepuk bahu Zita.

Anak-anak yang lain pun mengangguk pasrah, karena kesempatan mereka untuk bisa mengikuti pertandingan harus sirna. Terlebih mayoritas kaum adam, mereka merasa malu di saingi oleh seorang perempuan yang belum lama ini menjadi anggota baru disana.

...****************...

...----------------...

1
Little Peony
Semangat selalu thor 🌻
Little Peony
Like like like
Little Peony
Halooo Thor salam kenal dari Crushed by CEO ya 🌻🌻🌻🌻
Pink Panther
12 like mendarat👍
likeback ke Who is He ya, dah UP😄💕
Pink Panther
5 like👍
likeback ke Who is He ya, dah UP😄💕
Pink Panther
10 like👍
likeback ke Who is He ya, dah UP😄💕

dan minta tolong komen di sana ya, sebagai absen aja sih hehe, makasih😅
Pink Panther
10 like👍
kutunggu likebacknya di karyaku Who is He? dah UP lho😄💕

Saling dukung yah🌹
My
Semangat 💛😉
My
seru
My
bagus
My
keren
My
jempol
My
suka
My
Like
My
Mampir disini 😉💛
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
baca ni dlu ya😘👌
Pink Panther
5 like👍
kutunggu likebacknya di Who is He? dah UP juga lho😄💕
Othor Santai Maksimal❤🖤
hai kk, aku hadir untuk mendukungmu

ditungu feedback nya ya😘😘
Kayuni"
Dunia kita berbeda dengan ketentuan Nasib menunggu 😍
🌻Ruby Kejora
D tgu next eps nya
Sukses slu
Salam dr
JANJI SUCI
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!