kisah ini menceritakan seorang wanita yang dulunya pernah menjadi seorang anak dan ibu 4 orang anak.1 anak kandung dan 3 anak angkat.wanita itu tinggal dengan ibu dan ke 4 anaknya .dan berjuang keras untuk mereka sehingga berhasil memberi kehidupan layak sampai punya usaha.dan bisa memenuhi janjinya memberangkat ibunya naik haji .wanita tersebut tak pernah lelah untuk membahagiakan mereka sampai dia lupa dirinya sehingga dia sakit parah.sebelum wanita itu meninggal dia menitipkan usaha ibu dan ke 4 anaknya kepada adiknya .tapi ternyata bukannya bahagia yang didapatkan malah sebaliknya
akhirnya wanita tersebut berdoa minta diberi kesempatan hidup kembali agar bisa menjemput keluarganya yang dulu untuk kembali dijaganya.
dan jiwanya itu diberi kesempatan untuk transmigrasi ketubuh wanita lain yang punya banyak masalah yang harus diselesaikannya.
kisah ini banyak tantangannya sedih lucu bahagia dan ada tekad tidak pernah menyerah
Selamat menikmati dan mohon maaf bila ada salah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Rejeki rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2
"Bahwa ibu akan menemaniku sampai aku dewasa.ibu tidak mungkin akan meninggalkan ku.karena aku tidak akan menginjinkan ibu kemana mana"ucap bima menangis dan memegang tubuh dokter sampai gemetar.
"Yang sabar nak bu.pasrahkan sama yang diatas.lebih baik kamu nak dan ibu menemani beliau didetik detik terakhir.jangan sampai menyesalinya"ucap dokter
"Sebentar lagi kami antar pasien nya keruang inap rumah sakit.tp steril hanya 1 orang yang bisa masuk dan secara bergantian. Saya permisi karena masih banyak pasien yang harus saya tangani"ucap dokter
Tapi yang membalas cuma pak RT aja.karena mereka masih dalam keadaan kosong dan pikirannya melayang.lalu pak RT berkata "tenangkan hati kalian ya .yang sabar dan pasrahkan sama yang diatas"
bertepatan itu ruang UGD terbuka dan membawa pasien keruang steril.bima dan neneknya langsung bangun untuk mengikutinya saat perawat mendorong ranjang keluarga berharganya.
Sampailah diruangan tersebut .kami duduk diluar untuk menunggu perawat keluar.untuk tanya apa boleh kami menjenguknya.setelah perawat keluar .
"Bolehkah saya menjenguk anak saya"tanya nenek
"Maaf bu baru besok bisa menjenguknya kata dokter"ucap salah satu perawat.nenek hanya menganggukan kepala aja sebagai jawaban dan nenek kembali duduk.
Dan bersamaan dilorong rumah sakit .ada seseorang yang berlari tergesa gesa mencari.dan nenek melihat dari kejauhan bahwa anak kedua nya datang karena mendengar kabar kakaknya sakit.
"Bu bagaimana kakak"nenek cuma menangis
"Kakakmu gun hu......hu"
"Bim bagaimana keadaan ibumu"bima pun tidak bisa menjawab
Akhirnya pak RT menjelaskan semua kejadiannya."Baiklah pak RT trims banyak dan bapak boleh pulang biar saya yang menemani mereka.dan istri anak saya dirumah ibu yang akan menemani lainnya dirumah" ucap gun
"Baiklah kalau gitu saya pamit .kalau ada apa kabari saya selaku RT .asalamualaikum"ucap pak RT
"Baik pak.waalaikumussalam"ucap gun
Setelah itu mereka menunggu diam tanpa bicara .akhirnya mereka tertidur karena kecapekan.
Keesokkan harinya kami boleh menjenguk .kata perawat yang bertugas.kebetulan si pasien ingin berbicara juga.karena merasa dihati wanita tersebut akan tiada.
Pertama ibunya masuk duduk disebelah ranjang" Bu maafkan azizah ya membuat ibu sedih karena menyembunyikan penyakit azizah .azizah minta tolong jaga anak anak bu beri mereka kasih sayang secara adil jangan bedakan anak kandungku dengan lainnya.azizah mohon.ini permintaan azizah terakhir .trims banyak bu.ibu adalah ibu terbaik bagiku bila nanti dilahirkan kembali .azizah ingin lahir jadi anak ibu lagi"ucap azizah.
"Kamu bisa sembuh azizah.ibu percaya kamu bisa"ucap bu siti sambil menangis sedangkan azizah cuma menggelengkan kepala sambil tersenyum.akhirnya ibu keluar dan bergantian dengan bima
"Bim ibu minta tolong kamu jaga nenek dan saudaramu lainnya ya.meskipun mereka bukan anak kandung ibu.sayangilah mereka ya nak.ibu percaya km bisa .karena ibu tau km anak yang baik dan bijak .suruh paman kamu masuk ibu mau bicara"ucap ibunya sambil tersendat sendat .
"Dan ibu menyimpan uang tabungan atas namamu dan lainnya dalam kotak kecil dan dibelakang lemari ibu selipkan .jangan beritahukan siapapun termasuk pamanmu .itu untuk keadaan darurat kalian aja"ucap nya lagi
"Hem..."jawab bima menangis.lalu bima keluar dan menyuruh pamannya masuk.
"Gun mbak minta tolong jaga mereka semua ."