NovelToon NovelToon
ANOMALI SEKTOR LIAR

ANOMALI SEKTOR LIAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:787
Nilai: 5
Nama Author: Zapdos

Dunia yang tidak hanya dihuni oleh manusia, kini juga terdapat "Astra" yang dapat membantu setiap orang mencapai kesuksesan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zapdos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEHANGATAN DI BALIK BADAI

Fajar Hari ke-10 di kedalaman Sektor Liar Utara tidak membawa kehangatan sama sekali. Alih-alih matahari, langit justru tertutup oleh gumpalan awan hitam pekat berarus listrik yang berputar gila-gilaan. Hanya dalam waktu 2 jam setelah Arkan dan Sky melangkah keluar dari Lembah Gletser menuju Wilayah Dalam (Inner Zone), alarm pada lencana digital di dada mereka mendadak berbunyi nyaring tanpa henti.

​BEEP! BEEP! BEEP!

[ PERINGATAN: BADAI SALJU MAGNETIK TINGKAT 4 TERDETEKSI ]

[ SUHU LINGKUNGAN: MINUS 25°C. INDEKS NAVIGASI: MATI TOTAL ]

​"Arkan! Sistem GPS kita terkunci!" Sky berteriak di tengah deru angin yang meraung dahsyat. Angin badai bercampur serpihan es tajam menghantam pelindung energinya, sementara kilatan petir magnetik kelabu sesekali menyambar puncak-puncak pohon es di sekeliling mereka, mengacaukan seluruh fungsi alat elektronik taktis militer.

​Suhu anomali yang anjlok drastis hingga menyentuh angka minus 25°C mulai menembus jaket taktis mereka. Bibir indah Sky mulai memucat, dan sirkulasi elemen angin manusianya terpaksa dikerahkan hingga 40% hanya untuk mempertahankan kehangatan tubuhnya sendiri.

​"Jangan paksa bergerak dalam kebutaan magnetik, Sky! Ke sana, ada celah tebing!" Arkan menyambar pergelangan tangan Sky. Menggunakan jurus pasif barunya, Lightning Reflex, saraf motorik Arkan bergerak lebih cepat dari badai, menarik tubuh manusia Sky menerobos pekatnya salju menuju sebuah lubang gua es sempit yang tersembunyi di balik dinding gletser purba.

​Begitu mereka melompat masuk ke dalam gua, Arkan langsung menghentakkan tangan kirinya ke tanah. BZZZZZT! Getaran Aura Statis Putih frekuensi tinggi dilepaskan, meruntuhkan beberapa bongkahan es di mulut gua untuk menutup akses angin badai dari luar, mengisolasi mereka di dalam kegelapan yang sunyi.

​Udara di dalam gua es itu sangat sempit dan lembap. Sky terduduk lemas di atas lantai batu dengan tubuh yang gemetar hebat akibat gejala awal hipotermia. Arkan tidak membuang waktu; dia mendekat, lalu membalikkan fungsi Aura Statis Putih miliknya. Bukannya melepaskan listrik penghancur, Arkan mengubah getaran elektron di permukaan kulit manusianya menjadi osilasi termal kinetik—sebuah teknik konversi energi yang menghasilkan panas tubuh buatan yang stabil.

​Arkan menarik Sky ke dalam dekapannya, membiarkan energi panas dari tubuh manusianya mengalir langsung untuk mencairkan es yang membeku di jubah putih milik Sky.

​"Arkan... tubuhmu panas sekali," Sky berbisik lemas, menyandarkan kepalanya di dada Arkan sambil perlahan mengatur napasnya yang sempat sesak. Rasa hangat yang menjalar dari tubuh Arkan perlahan mengembalikan warna merah muda di bibirnya.

​"Ini teknik konversi darurat dari Guru Joshua. Tahan posisimu sampai sirkulasi darahmu stabil, Sky," Arkan menjawab tenang, tangannya tetap mendekap pundak Sky dengan erat, mengabaikan fakta bahwa posisi mereka saat ini begitu dekat hingga napas mereka saling beradu di dalam kesunyian gua.

​Setelah 15 menit berbagi kehangatan, tubuh Sky akhirnya pulih sepenuhnya. Detak jantungnya kembali normal, dan rasa haus yang teramat sangat akibat dehidrasi suhu ekstrem mulai menyerang tenggorokan mereka berdua. Kantung air militer mereka telah membeku total menjadi es batu akibat suhu minus 25°C di luar tadi.

​"Tunggu, Arkan... lihat ke ujung lorong gua itu," Sky menunjuk ke arah kedalaman gua yang gelap.

​Di titik terdalam celah batu tersebut, ada sebuah pendaran cahaya yang sangat aneh. Bukan cahaya hijau atau biru elemen biasa, melainkan pendaran cahaya ungu keperakan yang sangat lembut. Arkan dan Sky perlahan melangkah mendekat, diikuti oleh Volt Level 15 dan Zephyr Level 13 yang ikut keluar secara mandiri karena merasakan ketertarikan spiritual yang kuat.

​Di sana, tersembunyi sebuah kolam batu alami sekecil bak mandi yang menampung sebuah mata air yang sangat jernih. Warna airnya sangat aneh—berwarna ungu keperakan transparan yang memancarkan uap tipis. Ketika Arkan mencelupkan jari manusianya, dia terkejut.

​"Air ini... suhunya benar-benar normal. Tidak dingin, tidak panas," Arkan bergumam keheranan. Mengingat mereka berada di dalam wilayah minus 25°C, air yang tidak membeku dan mempertahankan suhu suam-suam kuku ini jelas merupakan sebuah anomali murni.

​Karena rasa haus yang sudah tidak tertahankan, Arkan menggunakan cangkir taktis baja militer untuk menyendok air ungu tersebut. Indra saku jiwanya tidak mendeteksi adanya racun atau zat berbahaya. Arkan meminumnya terlebih dahulu, diikuti oleh Sky yang langsung meneguknya hingga habis.

​Rasanya sangat segar, manis, dan entah bagaimana langsung menghilangkan seluruh rasa lelah di otot manusia mereka dalam sekejap.

​Melihat kontraktor mereka meminumnya, Volt dan Zephyr mengeluarkan suara rengekan lapar. Arkan tersenyum santai, lalu menyendokkan air aneh tersebut dan membiarkan Volt serta Zephyr meminumnya hingga kolam kecil tersebut surut sebagian.

​Hanya butuh waktu 30 detik setelah tetes terakhir air itu masuk ke dalam tubuh mereka sebelum sebuah keajaiban dahsyat mendadak terjadi.

​BOOM—!!!!!

​Saku jiwa Arkan dan Sky mendadak meledak dalam sensasi mati rasa yang sangat padat. Air ungu keperakan itu ternyata adalah Mata Air Esensial Purba—sebuah cairan kompresi spiritual jutaan tahun yang lalu yang memiliki tingkat kepadatan partikel energi 5 kali lebih murni dibandingkan kristal energi tingkat tinggi mana pun di dunia.

​"Arkan! Saku jiwaku... energinya meluap keluar!" Sky terbelalak horor sekaligus takjub saat sekujur tubuh manusianya mendadak diselimuti oleh aura angin hijau yang berputar sangat kencang secara otomatis.

​Zephyr yang berada di Level 13 mendadak melengking keras di dalam gua. Tubuh burung kristal itu diselimuti cahaya ungu transparan. Struktur sayapnya memanjang 1 meter lebih lebar, dan pola awan badai di bulunya berevolusi menjadi guratan emas kuno yang memancarkan daya hancur luar biasa.

​Di sampingnya, Volt Level 15 juga mengalami lonjakan mutasi yang tidak kalah gila. Tubuh serigala raksasa itu diselimuti kepompong petir putih yang meledak-ledak hebat hingga meretakkan langit-langit gua es. Pertumbuhan otot fisik Volt meningkat pesat, dan cakar-cakarnya kini dilapisi oleh lapisan listrik statis permanen yang berderit konstan.

​Layar digital dari lencana militer di dada mereka, yang tadinya mati akibat badai magnetik, mendadak menyala terang secara paksa akibat tekanan energi internal mereka yang terlalu masif, menampilkan pembaruan status digital yang sangat dahsyat:

​[ REAKSI MUTASI CAIRAN PURBA TERDETEKSI ]

[ EXP SPIRITUAL MENYENTUH TITIK AMBANG BATAS MAKSIMAL ]

​[ STATUS MITRA ASTRA: VOLT ]

​Peringkat Level: [ LEVEL 18 ]

​Atribut Elemen: Petir Murni

​Efek Peningkatan: Kecepatan gerak fisik dan daya hancur serangan meningkat sebesar 45%. Jalur menuju ambang batas evolusi Level 50 semakin terbuka lebar.

​[ STATUS MITRA ASTRA: ZEPHYR ]

​Peringkat Level: [ LEVEL 16 ]

​Atribut Elemen: Angin Hampa Udara

​Fitur Baru Dibuka: [ Aero Compression Burst (Jurus Aktif Baru) ] -> Mampu memadatkan angin vakum menjadi bola meriam bertekanan udara tinggi yang mampu menembus armor besi tebal.

​"Tiga level sekaligus... hanya dari beberapa teguk air?" Sky bergumam tidak percaya, menatap telapak tangan manusianya yang kini dialiri energi angin yang jauh lebih padat dan bersih. Di Level 16, Zephyr kini sudah setara dengan Astra milik para elit Kelas 3-S di akademi utama.

​Arkan berdiri tegak, mengepalkan tangan kanannya yang kini bergetar penuh kekuatan. Dengan Volt yang melompat ke Level 18, Arkan bisa merasakan bahwa kapasitas Lightning Reflex miliknya telah terintegrasi sempurna dengan kesadaran otaknya. Detak jantung manusianya terasa jauh lebih tenang namun bertenaga, mampu memicu 70% resonansi petir tanpa ada jeda pemanasan otot sama sekali.

​"Ini bukan air normal, Sky. Ini adalah harta karun tersembunyi dari Sektor Liar Utara yang belum pernah dipetakan oleh militer," Arkan menyunggingkan sebuah senyuman dingin yang sangat puas, menatap sisa air ungu di dalam kolam batu yang kini memancarkan riak tenang. "Badai magnetik di luar sana ternyata justru menuntun kita pada berkah terbesar."

​Malam di dalam gua es itu akhirnya ditutup dengan transformasi kekuatan yang luar biasa masif bagi Duo Badai Kelas 1-A ini. Di balik dinding es yang melindungi mereka dari badai salju minus 25°C yang masih meraung di luar, fondasi kekuatan Arkan dan Sky telah melonjak ke tingkat yang tidak akan pernah bisa dibayangkan oleh senior mana pun di akademi. Dengan Volt di Level 18 dan Zephyr di Level 16, mereka bukan lagi sekadar murid berbakat yang beruntung, melainkan predator muda baru yang siap menyapu bersih seluruh monster dan tantangan ekstrem apa pun di kedalaman jantung Sektor Liar Utara esok fajar.

1
꧁𖣔⃟⃝⃞𒈙᭄404᭄𒈙⃞⃝𖣔꧂
Salam Segitiga ∆ 🚬🗿
Zapdos: ∆ nguengg~
total 1 replies
Zapdos
Jangan lupa dibaca, Update bab setiap hari!
pukul 12.00 Wib dan 15.00 Wib. Saran dan dukunganmu sangat membantu karya ini menjadi lebih baik!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!