NovelToon NovelToon
Pernikahan Ke2

Pernikahan Ke2

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ratika

"Luka terdalam seorang wanita bukanlah saat dia harus melepaskan, melainkan saat dia menyadari bahwa selama ini dia telah mempertaruhkan seluruh hidupnya untuk seorang pria yang bahkan tidak sudi melangkah satu senti pun untuk mempertahankannya."
Menikah dengan Arman membuat Aini Lidya paham rasanya terlantar secara mental. Nafkah pas-pasan, suami yang gemar pulang larut malam, hingga mertua dan ipar yang toxic, semuanya Aini telan bulat-bulat selama satu tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27: PECAHNYA DINDING KACA

Waktu mengalir tanpa suara bagai arus sungai yang deras, melompati hari demi hari hingga tak terasa satu minggu terakhir proses produksi telah berada di titik penghujung takdir. Hari itu adalah hari terakhir seluruh rangkaian proses syuting adaptasi film "Luka dalam Rumah Tangga" yang ditulis oleh Aini.

Sejak pagi buta, suasana di lokasi syuting luar ruangan tampak dipenuhi oleh kesibukan kru yang sedang mempersiapkan adegan penutup sebelum seluruh set panggung dibongkar total.

Aini hadir di lokasi dengan penampilan yang teramat anggun, modis, dan berwibawa. Dia mengenakan celana kasual gelap dipadukan dengan blazer hitam tanpa lengan dan manset warna kulit serta hijab mocca, yang tegas membungkus kepala dan tubuh mungilnya yang memiliki tinggi 155 sentimeter dan berat badan 50 kilogram. Pesona kearifan lokal kulit kuning langsatnya yang bersih merona tetap memancarkan aura kemandirian seorang wanita berkelas dan elegan.

Di dalam kamar hotelnya, Aini bahkan sudah mengemas seluruh pakaian dan barang pribadinya ke dalam koper besarnya.

Selesai hari ini, kontrak kerjanya bersama pihak agensi rumah produksi resmi dinyatakan berakhir, yang berarti honor kontraknya yang bernilai fantastis sebesar Rp500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah) akan segera cair masuk ke dalam rekening pribadinya.

Namun, di balik kelegaan finansial tersebut, batin Aini dirongrong oleh rasa sakit yang tertahan. Begitu sutradara meneriakkan kata "Wrap! Syuting Selesai!", seluruh kru bersorak gembira berpelukan. Sementara Aini hanya mengukir seulas senyuman, menyembunyikan rasa perih di hatinya karena dia tahu setelah matahari sore ini tenggelam, dia akan langsung pulang ke Pesisir Selatan dan tidak akan pernah bertemu dengan Arka Mahesa Pratama, lelaki dingin yang sempat mencuil sedikit rasa di hatinya.

Sebenar nya bisa saja dia mengundur pulang kekampung halamannya, tetapi ia rasa percuma di kota ini tidak ada alasan untuknya untuk mengundur pulangnya walau hanya sekedar jalan-jalan. Aini rasa kalaupun untuk membeli oleh-oleh Aini bisa sekalian singgah di perjalanan saja.

Saat suasan syuting mulai sepi karena kru sibuk merapikan alat kamera, Aini berjalan masuk ke dalam tenda kru yang sunyi untuk mengemasi sisa berkas naskah on-going miliknya yang sebentar lagi akan menemui kata ending di aplikasi dan filmnya.

Namun, keheningan di dalam tenda itu mendadak robek saat sebuah langkah kaki yang tegap, berat, dan berwibawa melangkah masuk secara terburu-buru. Aini mendongakkan kepalanya, dan sepasang matanya langsung bertatapan dengan sosok Arka Mahesa Pratama yang berdiri kokoh dengan postur tegap setinggi 175 sentimeter. Pria berusia 35 tahun dengan hidung mancung tegas itu memasang profil wajah yang teramat ketus, kaku, dan sepasang mata elangnya menatap Aini dengan sorot kemarahan yang meluap-luap, tetapi ada jua tatapan yang tak dapat di artikan.

Arka yang selama satu minggu ini tersiksa oleh rasa cemburu buta setelah melihat Aini bercanda hangat bersama Egi di taman kota, akhirnya kehilangan seluruh kendali atas keangkuhan egonya. Pria penguasa nomor satu di dunia itu melangkah lebar, memojokkan posisi Aini di sudut meja kayu dengan aura intimidasi yang menekan batin.

"Jadi, setelah seluruh proses syuting dan kontrak perusahaan saya ini selesai sore ini, kamu akan langsung terburu-buru mengemas kopermu untuk berlari pulang ke kampung halaman demi menemui pria penulis itu, Nona Aini Lidya?" desis Arka Mahesa Pratama, suaranya yang berat menggema dingin dengan nada menyindir yang teramat tajam.

"Selera Anda sebagai seorang wanita ternyata teramat murahan sekali, hanya karena dikejar oleh perhatian pria biasa seperti dia." Mendengar tuduhan kejam dan kalimat merendahkan yang keluar dari bibir mancung Arka, benteng kesabaran di dalam dada Aini seketika runtuh total berkeping-keping.

Rasa sakit hati yang teramat perih menjalar hebat ke seluruh jiwanya—sebuah luka batin akibat salah paham semalaman setelah melihat unggahan foto barang mewah di Instagram Celine dengan sebutan 'orang terkasih'. Aini menegakkan punggungnya dengan tegap, menatap lurus tepat ke dalam manik mata elang milik Arka tanpa ada setitik pun rasa takut atau terintimidasi oleh kekuasaan harta pria itu.

"Jaga mulut Bapak!" sahut Aini dengan nada suara yang meluncur begitu tegas, dingin, dan bergetar hebat menahan luapan emosi di jiwanya.

 "Yang murahan itu adalah selera Bapak sendiri! Memangnya kenapa kalau saya langsung pulang ke kampung halaman saya setelah semua urusan kerja di sini selesai? Lagipula, tidak ada juga hal atau alasan yang bisa membuat saya untuk tetap tinggal di tempat ini! Hanya membuat hati saya menjadi semakin sakit saja kalau saya terus bertahan di sini, apalagi kalau setiap hari saya harus melihat orang seperti Bapak... penjahat wanita!"

Deg!

Kalimat blak-blakan yang meluncur tajam dari bibir Aini seketika menghantam telak ulu hati Arka Mahesa Pratama bagai hantaman godam besar yang mematikan wibawanya. Pria berusia 35 tahun itu seketika tersentak hebat, matanya membelalak kaget dengan lidah yang mendadak membeku kelu seribu bahasa di tempatnya berdiri. Sebutan "penjahat wanita" yang diteriakkan Aini meremukkan seluruh keangkuhan egonya dalam sekejap mata.

Arka baru menyadari dengan teramat syok bahwa wanita di hadapannya ini ternyata sedang mengalami puncak kesalahpahaman dan cemburu buta yang hebat karena mengira dirinya memiliki hubungan asmara dengan Celine.

Sebelum Arka sempat menguasai keterkejutannya dan membuka mulut untuk menjelaskan fakta medis persaudaraan bahwa Celine murni hanyalah adik sepupu kandungnya tidak lebih, Aini dengan gerakan yang teramat anggun dan cuek langsung menyambar tas laptop serta kopernya. Mengabaikan keberadaan sang miliarder yang masih mematung kaku dengan wajah yang bersemu merah padam karena malu, Aini melangkah tegap keluar meninggalkan tenda tanpa menengok ke belakang lagi, membiarkan beberapa butir air mata bening yang tertahan akhirnya jatuh membasahi pipinya di bawah temaram langit sore pusat kota yang kian menggelap.

Ada rasa rindu yang membuat nya sebenarnya enggan melangkah tetapi, ego wanita itu terlalu tinggi. Sedang kan Arka tetap dengan ego nya sendiri, tangan nya ingin sekali menahan wanita yang mampu melumpuh kan hatinya itu, tapi gerakan itu tercegat oleh gengsi dirinya sendiri.

Sebab, benteng harga diri tertinggi dari seorang wanita yang pernah dihancurkan oleh rumah tangga masa lalu adalah ketika dia menolak untuk ditekuk oleh keangkuhan sebuah kekuasaan harta; membuktikan bahwa kemandirian jiwanya jauh lebih mulia daripada bertahan di dalam lingkaran kemewahan palsu yang hanya menorehkan luka baru di dalam batin.

1
falea sezi
arka arka gengsi di gedein 🤣🤣 di rebut pria lain lu merasa tersakiti😒 anehh bgt luu wahai pak ceo🤣
falea sezi
aini jangan gampang baper donk😒 jual mahal lahh
falea sezi
🤣🤣 arka arka lu sendiri ketus ehh masak. minta di baikin🤣 ngelunjak lu
Ratika duri: tau nih si arka 😅
total 1 replies
falea sezi
bner g usa ngurus orang g jelas sini 🤭 fokus krja aja biar aja ulet bulu dan si ceo g jelas itu bkin perkarw
falea sezi
lanjut
Ratika duri: oke kak😁
total 1 replies
falea sezi
wanita oon ngapain. g ngajuin cerai sendiri😒 stts gantung emank. enak bloon ya
Ratika duri: sabar kakak ku 😅😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!