NovelToon NovelToon
Tumbal Pengantin

Tumbal Pengantin

Status: tamat
Genre:Horor / Iblis / Misteri / Tamat
Popularitas:228.4k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aldo pulang merantau dari kota karena mendengar kabar bahwa sebentar lagi Airin akan segera menikah, Kakak kesayangannya itu akan menikah sehingga dia harus segera pulang.

tanpa dia tahu bahwa sesuatu telah terjadi dan Aldo sama sekali tidak mendengar kabar tentang hal itu, bahkan hal yang begitu buruk akan segera menghampiri dia karena kedatangan dia ke desa ini hanya akan mengungkap apa yang telah terjadi kepada Airin yang telah lama menghilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. bulu mata cetar

"Jadi dia menolak dan ingin mengurus masalah yang sedang dia hadapi itu seorang diri?" ratu ular duduk dengan begitu angkuh di hadapan semua member.

"Ya, jadi tidak usah kau suruh lagi aku mendatangi dia karena aku sangat muak melihat kuntilanak angkuh seperti itu!" Maharani menjawab dengan ketus.

"Kau jangan langsung merasa kesal dengan dia, dia itu tidak ingin bergabung dengan kita karena merasa nanti setelah urusan selesai dan masih terikat dengan kontrak ratu ular." Nilam berusaha untuk menjelaskan.

"Ah padahal kalau dia mau pergi kan bisa langsung pergi saja." Maharani tetap merasa jengkel.

"Ya kalau dia memang tidak ingin mendapat bantuan maka ya sudah, Kenapa kau malah marah seperti itu?" ratu ular menatap Maharani yang terlihat santai duduk di kursi.

"Dia jadi sensi karena tadi sebenarnya mau pasang bulu mata yang ada lampu kelip-kelip warna hijau, tapi tidak jadi karena mata dia malah kecolok dengan kuku." Nilam menjelaskan permasalahan dari Maharani ini.

Maharani yang mendengar hal itu tentu saja semakin kesal dan juga merasa malu, lihat hati ingin tampil cetar membahana dan sudah mendapatkan bulu mata berwarna hijau lengkap juga ada lampu di sana, namun ketika akan memasang bulu mata itu malah nasib sial menghampiri dirinya sehingga tidak jadi memakai bulu mata tersebut.

Purnama yang mendengar permasalahan Maharani menjadi semakin lesu sekali, pantas saja emosi Maharani begitu tinggi karena dia sedang ingin berdandan namun malah tidak jadi sehingga wajar bila sekarang Dia terlihat muak kepada semua orang, bahkan ketika akan mendapat teguran saja langsung membuang muka seperti itu.

Kadang sebagai ketua member maka Purnama harus menahan kesabaran ekstra ketika menghadapi tabiat para member yang bermacam-macam, kalau untuk dua kuntilanak edan ini memang selalu saja ada yang aneh karena mereka menyukai barang kelap-kelip seperti mainan anak kecil, bahkan bulu mata saja mereka bisa memakai yang berkelip-kelip agar terlihat sangat menawan.

Maharani tidak menimbulkan reaksi karena dia masih terbayang ketika para pemuda bejat itu memberikan uang kepada mereka berdua, sebenarnya dia juga penasaran dengan para pemuda itu sehingga ingin mengurus masalah tersebut, namun rasa gengsi dia jauh lebih tinggi ketika arwah gentayangan yang ada di kebun sawit malah menolak kebaikan mereka berdua.

"Sialan!" Maharani mengumpat kesal bila mengingat tentang hal itu.

"Arwah wanita itu bukan hanya karena mati biasa tapi dia juga sebenarnya ingin dijadikan tumbal." Nilam membuka suara.

"Tumbal? bukankah dia meninggal hanya karena disiksa dan diperkosa!" ratu ular agak kaget sekarang mendengar ucapan dari member dia satu ini.

"Ya ya memang mendapat perlakuan itu namun tujuan utama saat membunuh dia adalah untuk menjadi tumbal." Nilam berkata dengan sangat yakin.

"Hoooo tahu dari mana kau tentang hal itu, Lam?" Nana si kucing hitam juga ikut bertanya karena dia penasaran.

"Dia tidak bisa bergerak bebas dengan leluasa karena sebenarnya sudah ada yang mengikat arwah wanita itu, tapi tumbal itu gagal sehingga yang ingin mendapatkan kekayaan juga gagal." jelas Nilam kembali.

"Jadi mereka sengaja memperkosa dan ingin membunuh karena sebenarnya mau menjadikan gadis itu sebagai tumbal." Nana mengangguk paham dengan ucapan Nilam barusan tentang kematian yang ada di kebun sawit.

Purnama sebenarnya sangat penasaran dengan kisah hidup arwah gentayangan itu sehingga dia sampai mati diperkosa dan malah sekarang ada niat untuk menjadikan dia tumbal juga, tapi karena mereka sudah mendapat penolakan maka tidak bisa juga Purnama mau menuntut untuk mencari tahu bagaimana dia meninggal dunia dan siapa yang sudah melakukan kejahatan tersebut.

Kalau Nilam sepertinya masih tertarik dan ingin mencari tahu bagaimana kematian dari wanita itu, tapi kalau Maharani sudah tidak lagi karena dia sekali mendapat penolakan maka tidak akan pernah mau datang untuk memberikan bantuan, terlebih lagi hati dia saat ini sedang sangat kesal karena tidak jadi berdandan dengan cantik.

"Desa itu memang kehilangan seorang gadis dan sudah akan menikah dalam waktu yang cukup dekat ini." Arya datang membawa informasi.

"Nah bisa jadi arwah gadis yang gentayangan itu adalah gadis yang mau menikah ini." Nilam langsung sangat bersemangat.

"Jadi apa tindakan keluarga dia saat gadis ini menghilang dan apa tindakan dari calon suaminya?" Purnama bertanya lebih jauh.

"Para keluarga juga sudah berusaha mencari dan gadis itu adalah anak yang tidak memiliki ayah, tapi dia memiliki saudara kandung laki-laki." Arya memberikan foto Aldo.

"Calon suami gadis itu apa tinggal di desa itu juga?" Maharani bertanya kepada Arya.

Arya menoleh saat akan menjawab namun dia menjadi heran ketika melihat wajah Maharani yang tertekuk seperti itu, sama sekali tidak ada semangat di wajah Ratu burung hantu ini sehingga membuat Arya menjadi kebingungan, tapi karena tidak mau kenal sembur maka Arya memilih untuk menjelaskan saja dan tidak banyak bertanya lagi kepada Maharani.

"Ya, tapi menurut riwayat yang aku dengar pemuda itu tidak baik." Arya langsung menyimpulkan demikian.

"Ah paling dia juga terlibat dalam hilangnya gadis ini." Anita langsung membuka suara karena dia mengalami masalah yang sama.

"Nah karena Anita dulu dibunuh oleh calon suami dia maka lebih baik kasus ini kau ambil saja." Purnama menatap pengantin setan.

"Loh mendadak saja aku dapat kasus seperti ini, aku ya agak kurang bisa kalau tidak mendapat teman." Anita merasa grogi karena selama ini dia hanya berdiam diri di dalam lembah kematian.

"Sama siapa saja kau boleh pilih karena nanti kalau aku yang memilih kau malah merasa tidak nyaman." Purnama memberikan kebebasan.

Anita diam sesaat karena dia juga harus mencari teman yang memiliki pengalaman besar untuk mengungkap masalah ini, untuk dia sendiri memang agak sulit karena selama ini dia jarang menangani kasus seorang diri seperti para member lain karena dia agak takut untuk keluar dan lebih memilih untuk menyiksa para tahanan yang ada di dalam lembah kematian saja.

"Aku sama Maharani sajalah." pengantin setan justru memilih Ratu burung hantu yang sedang diam itu.

"Ah Aku tidak mau karena dia sudah menolak dan ingin mengurus masalah itu sendiri!" Maharani langsung menolak begitu saja.

"Eh Aku punya loh stok bulu mata yang bagus." Anita memancing langsung pada inti.

Maharani yang mendengar tentang koleksi bulu mata itu maka dia menjadi tertarik dan senyum langsung terbit di wajah dia, meski sudah ditolak berulang kali oleh arwah gentayangan itu maka Maharani akan tetap maju demi bulu mata yang cetar membahana milik pengantin setan.

selamat siang semuanya, jangan lupa like dan komentar kalian buat cerita author Novita Jungkook ya.

1
Dewi
brsyukur kmu airin stdknya kmu bisa jdi cntik wlau gk pnya rumh
Dewi
ngakaj bgt sm si nana msih ksel skli dia sm airin
Dewi
Knpa kmu gk tinggl di rumhmu sndri airin
Dewi
Uda tau kmu mnyesal airin stlh jdi setan glndangan hihi
Dewi
jels lah nana cntii dia kembng desa dan sudah psti mmber mba pur sudh cntik semua
Dewi
😂😂ngakak bgt sm klkuan aldo dan yoga ini
Dewi
Aldo kmu jgn bicra dlm hati bisa di jwab lgsg sm orgny😅😅😅
Dewi
ki ada" sja kmu ini kunti dsruh jdi LC
Dewi
Aldo kliatanya baik gk se angkuh airin si ya gk gtu keras kpla
Dewi
ngakak bgt saat bilng jdi gelndgan 😂😂kan bisa airin tinggl di rumhnyb😂
Dewi
smoga si airin sudh maafkn yoga kan yoga sudh bantu jg
Dewi
iya aldo boleh mnta bntuan mb pur biar airin gk ganggu yg pntg jaga desa mu aja gpp
Dewi
Yah klo sudh cinta memng susah mmbutakn akal logika
Dewi
yg pntg kmu jdi arwh yg baik airin biar gk kena hajar member mb pur
Dewi
eh trnyta gk rlus trimksih dan mnta maaf trnyta mlah mau pameh hadeh rin rin gk malu kamu airin
Dewi
Yah bgtu lah hebat ny mmber mb pur airin jgan mcem" kamu
Dewi
Airin jgan trllu smbong mknya.. kan hrusnya bisa ngomg baik2 sblum ny skrng kmu kena serng member sana sini kn
Dewi
Yah memng betul klo sja mreka mncri dkun lain psti airin gk akn bisa mlwan tuh dkun
Dewi
Akhirny para warga tahu jg plku dan korban
Dewi
Yah gimn semua org gk emosi kmu yg sbar ja bu indah dan pk bujang ya nmny org sudh brgosip sush di hentikn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!