NovelToon NovelToon
Penghuni Gedung Sekolah

Penghuni Gedung Sekolah

Status: tamat
Genre:Petualangan / Misteri / Horor / Spiritual / Thriller / Iblis / Kutukan / Penyeberangan Dunia Lain / Roh Supernatural / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: ARSY AL FAZZA

Para makhluk masih bergentayangan, misteri yang terselubung menyelimuti sekitar gedung sekolah. Desas-desus para makhluk ghaib yang menggangu dan meresahkan.Tidak bisa di pungkiri bahwa setiap tempat pasti ada makhluk halus yang bersemayam.
Sebut saja gedung A, Sekolah Menengah Atas favorit. Mengisahkan berbagai teror misterius yang membuat ribuan para anak-anak murid kesurupan. Bulan seorang anak indigo, salah satu siswa yang selalu melihat kejadian demi kejadian yang menimpa teman-temannya. Dia selalu dan selalu berusaha menyelamatkan teman sekelasnya dari kejahatan para makhluk di tempat tersebut. Akan tetapi jumlah mereka terlalu banyak. Salah satu sahabatnya telah pergi selamanya. Di sisi lain, Makhluk berwujud manusia yang bernama Ikhsan belum tau pasti sebenarnya bersikap baik atau buruk kepada Bulan. Apakah Bulan akan menjadi korban selanjutnya? Tanpa di duga pula ada gangguan mistis di gedung lainnya.
🔥Jangan lupa dukung terus author ya. Salam santun. Syukron, terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARSY AL FAZZA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sejarah di masa lalu

Gedung sekolah yang di masa lalu bekas dari bangunan gedung-gedung Belanda. Menjadi saksi bisu berbagai macam tragedi membentuk sejarah. Zaman dahulu mengisahkan cerita pertempuran para bangsa Belanda dan bangsa Jepang.

Suara tembakan di lapangan sekolah sampai saat ini terdengar samar-samar. Revolusi bangunan yang terdapat rumah sakit, penjara tahanan dan barak-barak darurat.

Pertumpahan darah, kematian yang mengenaskan dan arwah penasaran membuat para siswa yang belajar pada masa kini tidak tenang. Terkadang hal itu membuat para siswa ingin bunuh diri akibat di rasuki para penghuni tempat itu.

"Schot aanval, schot aanval!"

Jeritan Beni membangunkan para siswa siswi keluar dari dalam tenda melihat Beni berteriak memegang sebatang kayu dengan tangan mengangkat ke atas.

"Arghh,argh..."

Teriakan histeris para siswi berhamburan menghindari Beni yang berlari ke segala tempat tidak terkendali.

"Schot aanval!"

Hentakan nafas Beni,bola mata mengarah ke atas, bibir pucat, kening yang terus menerus mengalirkan darah.

Pak Boy berusaha menangkap Beni namun dia terbanting sebelum dapat mengunci. Pak Yunan dan pak Rudi berlari membantu mengendalikan Beni. Tali rami menjadi pengikat tubuh Beni yang masih memberontak. Para guru melarang pak Yunan mengikat Beni dengan tali, namun penjaga sekolah itu tidak memperdulikan dan mengikat semakin kuat. Lalu dia menyiramkan sebotol air ke sekujur tubuh Beni setelah berlangsung beberapa menit Beni tidak sadarkan diri.

Kata yang di ucapkan Beni, mengingatkan Bulan dalam buku pelajaran ilmu pengetahuan sosial yang di kutip dalam lembar yang berisi Pertengahan tahun 1949. Presiden Soekarno menyatakan bahwa segala bentuk permusuhan dan pertempuran Indonesia-Belanda harus diakhiri tanggal 11 Agustus 1949 jam  12 malam. Pasukan Tentara  Pelajar Solo pimpinan Mayor Ahmadi kemudian melakukan serangan umum terhadap kota Solo yang diduduki Belanda tanggal 7-10 Agustus 1949.

Selanjutnya pasukan Brigade V TNI pimpinan Slamet Rijadi tanggal 11 Agustus 1949 melakukan serangan perpisahan afscheids aanval terhadap kota Solo. Bulan si kutu buku, salah satu penghuni perpustakaan itu sepertinya hafal betul isi buku pelajaran yang sering dia baca.

Beni di bawa ke UKS, dia telah pingsan selama berjam-jam dan sadar dengan keadaan yang masih kebingungan. Bulan duduk di bawah pohon seri, hari ini dia tidak Sendirian. Ada seorang anak Noni Belanda berwajah cantik di sampingnya. Dia adalah salah satu penghuni sekolah. Wajahnya sendu, dia menangis sambil memeluk boneka Barbie yang usang. Bulan ingin beranjak pergi meninggalkannya akan tetapi anak kecil itu menarik rok.

"Adik kecil, lepaskan rok kakak ya. Kamu anak baik kan?"

Makhluk yang penurut, dia menatap Bulan dengan wajah memelas. Bibirnya ranum walau wajah pucat dan kaki yang menggantung tidak menginjak tanah. Dia menunjuk ke arah Makhluk yang berdiri di dekat gedung B. Makhluk yang pernah mengganggu teman-teman Bulan.

"Kenapa kau terus saja menangis? apakah dia yang menyakitimu?"

Dia mengangguk lalu bersembunyi di balik tubuh Bulan. Aroma Makhluk yang berciri khas tanah terasa di indera penciumannya. Bulan masih ingin berdialog dengannya namun dia teringat pesan ibu untuk segera pulang.

"Kakak pamit pergi, kamu nggak boleh ikut."

...----------------...

Di sekolah favorit yang megah itu terdapat ruang UKS dan Musholla yang bersambung dengan lorong-lorong panjang. Pada jaman dahulu setelah peperangan dan berganti jaman, sebenarnya itu adalah rumah peninggalan Belanda. Tempat itu sudah beberapa kali di bedah namun ciri khasnya tetap sama.

Para bangsa Belanda suka membangun ruang dapur di belakang rumah dengan melewati lorong panjang yang terbuka. Sebuah dapur yang letaknya berjauhan dari ruang tamu. Dapur yang kini menjadi ruang UKS dan ruang tamu yang kini menjadi ruang Musholla. Tidak tau pasti mengapa para bangsa Belanda membangun bentuk rumah seperti itu, kemungkinan besar adalah agar para bangsa Indonesia yang bekerja di dapur tidak mendengar segala siasat mereka agar semakin bebas menjajah Indonesia.

Sebelumnya berdiri gedung sekolah pada era penjajahan Belanda dahulu. Para tentara Belanda suka menyiksa bangsa Indonesia. Gambaran kecil penglihatan Bulan yang melihat sekolah mempunyai cerita horor yang selalu dia lihat dari alam bawah sadar dan alam nyata.

Bulan berkemas untuk persiapan pulang. Hari ini jadwal perkemahan adalah menjelajah sekolah mencari bendera yang telah di sembunyikan oleh para petugas pemandu kegiatan. Hari yang seru dan menegangkan ini akan di lewati begitu saja tanpa kesan apapun.

"Tante,apakah Bulan sudah bisa pulang sekarang?"

Tanya Bulan yang hanya melihat punggung Tante yang berlawanan arah dengannya. Bulan semula berpikir dia adalah Tante yang berdiri di samping tenda.

"Kau bukan Tanteku, siapa kau?"

1
Libra ♎ Tetangga ujung
🙏🙏
Payung ❤cinta ❤
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Selamet Hidayatullah
bolehkah bewa sama aku
Selamet Hidayatullah
bolehkah hewan sama kamu eh fayer
farel
hantu setan tuh mahh 🤭🤭
siti rohmah
Luar biasa
keke kenya
up
Tim dunia lain
takut akugh
Violet✨🟣
pada akhirnya penuh ketakutan 😱
Mira Kun🦄
sampai disini paham semua kkn terjadi
Rika
misteri belum terjawab
Penumbra
skip baca udah malam kak🙏
Kapsul🐴Grup D
gagal move on dari pentol
Keyla
seram tapi bikin nagih bacanya miss
Emak Linda🌹
kuat kuat 👍 Ririn ku kasih nilai 100 plus
cimol🐯
bertambah ngeri
Junior
mabuk setan
nina
cap cup cup kembang kuncup. pentol masuk lubang semut
🐈Mozza
ikut jerit pake toak dong 🤣
Media
seram sampe kebawa mimpi 😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!