NovelToon NovelToon
Kakak Itu Jodohku

Kakak Itu Jodohku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pajar Wati

"Saya berharap dimasa depan nanti kita akan berjumpa lagi, tapi tidak sebagai teman. melainkan sebagai pasangan yang sudah terikat secara Agama mau pun Negara. Saya akan menjadi seorang Ayah, sedangkan kamu menjadi seorang Ibu bagi anak-anakku kelak." Itulah kata-kata yang diucapkan oleh seorang siswa laki-laki kepada Yuri saat kelulusan sekolah, akankah mereka berdua bisa dipertemukan kembali dikemudian hari? Lalu siapakah siswa laki-laki itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pajar Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 27

“Itu bukannya cowok yang tinggal  di lantai atas ya?” tanya penghuni apartemen

ketika melihat Alex membawa seorang wanita ke sini.

“Biasa kalau ada cewek datang buat ketemu sama

tuh cowok, pasti sama dia langsung diusir. Kaya minggu kemarin, ada cewek

datang ke kamar dia, tahunya langsung diusir sama dia.”

“Iya, tumben banget dia bawa cewek.

Dengar-dengar sih katanya dia Gay! Tapi kok bisa ya dia bawa cewek ke sini?”

Itulah desas-desus yang diterima oleh Alex, penghuni apartemen ini selalu

menganggap bahwa Alex adalah pelaku laki-laki tidak normal. Mendengar dirinya

disebut oleh Gay, Alex tidak ambil pusing. Ia tidak peduli dengan gosip murahan

yang sudah beredar ke mana-mana, jika ia menanggapi desas-desus bahwa dia Gay.

Itu artinya dia benar-benar seorang Gay.

"Ayo masuk,” ucap Alex, membuka pintu

apartemennya untukku. Dengan perasaan ragu, akhirnya aku masuk ke dalam.

“Assalamualaikum,” salamku ketika memasuki

rumah orang, saat aku sudah masuk  ke

dalam. Ternyata di dalam sini begitu luas, bahkan barang-barang yang ada di

sini semua tertata dengan rapi. Beda sekali dengan kamarku, yang selalu

berantakan.

“Kamu mau minum apa?”

“Hah! Hoh, enggak usah Kak, saya enggak haus

kok.” Aku kembali melihat-melihat isi apartemennya, di sini banyak sekali

barang-barang elektronik mewah. Aku begitu kagum dengan barang-barang yang ada

di sini.

Aku yang tengah sibuk memperhatikan

barang-barang, tiba-tiba tubuhku ditarik oleh Alex. Dalam sekejap ia memeluk

tubuhku.

“Ya, Allah! Apa-apaan ini? Lepas!” aku terus

memberontak agar dia melepaskan pelukannya dari tubuhku, ya Allah. Tolong

hambamu ini, aku takut. Bahkan aku bisa merasakan pelukan dia semakin erat.

“Kak Alex!” bentakku.

“Maaf,” lirihnya, “maaf kalau saya melakukan

hal ini, saya hanya ingin peluk kamu. Saya tahu hal ini tidak boleh dilakukan,

tapi entah kenapa tubuh ini tidak bisa berhenti untuk peluk kamu,” ucapnya, aku

terus saja memberontak agar bisa lepas. Hal seperti ini tidak boleh terjadi.

“Tolong, diamlah sebentar saja,” pintanya, ia

semakin erat memelukku. Aku tidak tahu jalan pikiran dia seperti ini, kenapa

dia bisa melakukan hal ini padaku. Ini pertama kalinya aku dipeluk oleh seorang

pria dewasa, entah kenapa. Rasanya sedikit nyaman, tapi aku sadar hal seperti

ini tidak boleh terjadi jika tidak ada perikatan secara sah, yaitu menikah.

Perlahan ia melepaskan pelukannya, ia terus

menatap wajahku dengan sendu. Dan sedikit tersenyum.

"Sekali lagi saya minta maaf, saya tahu,

bahwa perbuatan saya ini termasuk tidak pelecehan. Tapi percayalah, saya tidak

ada maksud untuk melakukan ini tanpa alasan. Yuri, saya suka sama kamu.” Mendengar

penjelasan kak Alex, seketika mataku membulat sempurna. Jantungku berdegup

dengan kencang. Apa aku tidak salah dengar? Dia bilang, suka sama aku?

"Ma-maksud Kak Alex??"  aku sengaja menanyakan hal itu. Karena aku

ingin mendengarkan perkataan  kak Alex  sekali lagi.

"Saya suka sama kamu, saya cinta kamu.

Apa sudah cukup? Dari dulu sampai sekarang, rasa cinta dan sayang saya

sama  kamu. Tidak pernah berkurang

sedikit pun. Saya terus  memperhatikan kamu.

Sebenarnya, pas kelulusan sekolah itu. Saya mau menyatakan perasaan saya sama

kamu, tapi saya takut. Saya takut kamu akan menolak cinta saya, itulah

sebabnya. Saya bekerja siang dan malam untuk mengumpulkan uang yang banyak,

agar suatu hari nanti kita berdua akan bertemu. dan kita berdua akan menikah." Aku terperangah

mendengar pengakuannya, aku tidak mengira bahwa dia akan menyatakan cintanya

padaku. Aku masih belum percaya dengan semua  ini, aku yakin sekali bahwa ini semua adalah mimpi.

Aku mencoba mencubit pipiku, “aww!” eluhku,

ternyata ini bukan mimpi, ini benar-benar nyata.

“Kenapa kamu cubit pipi kamu?” Tiba-tiba saja

ia mengusap lembut pipiku, spontan aku langsung menghindar. Aku tidak ingin

disentuh olehnya, terlebih kita berdua tidak ada ikatan sah.

“Maaf.” aku menundukkan pandanganku ke bawah,

aku tidak tahu lagi harus berkata apa padanya. Sebenarnya, perasaanku

terhadapnya masih ada, aku senang sekali, bahwa dia masih mencintaiku sampai

sekarang. Aku tidak menyangka bahwa orang yang dulu aku sukai, ternyata masih

mencintai diriku. Akuberpikir bahwa kak Alex sudah tidak menyukai diriku lagi, karena  sudah bertahun-tahun tidak pernah bertemu kak

Alex.

“Aku cemburu dengan Adi, atas kamu.”

“Hah?”

“Saya enggak suka sikap Adi ke kamu,

seakan-akan kamu adalah milik dia. Saat tahu dia beda keyakinan sama kamu, saya

seperti mempunyai harapan besar. Saya masih ada kesempatan untuk memiliki kamu

seutuhnya.”

Ya, Allah. Kenapa juga dia bilang terus terang

kaya begini sama aku, kalau terus-terusan kaya begini. Bisa-bisa aku pingsan

saking malunya di depan dia.

“Kak, to-tolong jangan berkata jujur seperti

itu sama saya. Sa-saya malu,” ucapku pelan, aku merasa wajahku sudah merah

seperti udang rebus.

“Kamu malu ya?” Ia terus saja menggodaku,

bahkan wajahnya saja terlalu dekat denganku. Aku baru tahu, ternyata sikap dia

bisa seperti ini juga.

“Yuri,” panggilnya, aku langsung melihat ke

arahnya dan

Cup

Ia mencium pipiku. Saking kagetnya aku tidak

bisa bergerak sedikit pun, kenapa? Kenapa dia menciumku. Seharusnya dia tahu,

hal seperti ini tidak boleh ia lakukan. Tapi kenapa dia-

“Yuri, jika ada waktu. Saya mau ke rumah orang

tua kamu, saya akan melamar kamu dan menikah, saya berharap kamu bisa menjadi

istri sekaligus seorang Ibu dari anak-anak saya kelak.”

“Me-menikah?” ucapku terkejut.

“Iya, saya berharap. Kamu mau menikah dengan

saya.”

Selesai dari apartemen, kak Alex langsung

membawaku kembali ke tempat kerjaku. Ucapan kak Alex masih terbayang-bayang  dalam otakku, selama aku hidup. Belum pernah

memikirkan untuk menikah.

1
Sri Mulyani Yani
Luar biasa
Sitikhumairoh
tor ini q yg bingung ato gimana sih....tiba2 ude adegan Sandra menyandra
dewi
mkasih ceritany.
Juliai Ani
nyimak dulu
aurel
hai kak yuk mampir juga di lapak aku, siapa tau kakka tertarik, jangan lupa tinggalkan jejak
Owin Kupon
bikin hami kgi thor biar meerka bahgia jngn kecewa mlulu dari pertma smapi terkhit nggk ada kebhagian sm sekalipun thor
Owin Kupon
semngt thor berikan kesalamt pada bai merka biar bhgia thor kasian aku lihtnya
Owin Kupon
udah lma berpisah seharusnya udah melmar dn menika balik bolak trus ceritanya
Yati Maryati
lanjut lagi dong thor ceritanya biar seru
Siti Mutmainnah
good luck
sansan
Yuri yg dicium AQ yg melting...
Natasya
lanjutt thor
Endang Winarsih
akhirnya nikah juga, ceritanya seru..
Endang Winarsih
mampir kak, kelihatannya seru nih
Siti Rejeki
keren
Aqila Azka
pemeran utama cewek ya terlalu munafik..pgang g ble..cium g bole..sok suci x..ceritanya pn muter2 trus g da titik temunya..
Karyati Yati
olh PO
Bundy Tristan
tor ...tolong deh si Yuri suruh Nerima cinta si Alek..lama lama bosen ,,takut saya klw cek jual mahal nanti ujung ujungnya di kerjain laki laki..
Lena Sari
semoga kk
Rika Khoiriyah
lihat cogan, makanya gk konsen🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!