NovelToon NovelToon
Berlapang Dada

Berlapang Dada

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Duda / Tamat
Popularitas:68.2k
Nilai: 5
Nama Author: ibu ditca

Menjalin asmara bertahun-tahun tak menjanjikan sebuah hubungan akan berakhir di pelaminan.

Begitulah yang di alami oleh gadis bernama Ajeng. Dia menjalin kasih bertahun-tahun lamanya namun akhirnya di tinggal menikah oleh kekasihnya.

Namun takdir pun terus bergulir hingga akhirnya seorang Ajeng menikahi seorang duda atas pilihannya sendiri. Hingga akhirnya banyak rahasia yang tidak ia ketahui tentang suaminya?

Bagaimanakah Ajeng melanjutkan kisahnya??

Mari kita ikuti kisah Ajeng ya teman2 🙏🙏🙏
Selamat datang di tulisan receh Mak othor 🙏. Mohon jangan di bully, soale Mak othor juga masih terus belajar 😩
Kalo ngga suka ,skip aja jangan kasih rate buruk ya please 🙏🙏🙏🙏
Haturnuhun 🙏🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ibu ditca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Rasa Apa Ini?

Jika di kediaman Ranu hajatan di langsungkan hari ini, berbeda dengan di kediaman keluarga Novita. Besok akan dilangsungkan acara ijab qobul dan resepsi pernikahan dua orang berprofesi sebagai guru itu.

Ranu memenuhi permintaan ayahnya untuk menemui tamu di depan. Meski ia sudah berusaha untuk memberikan senyuman terbaiknya, tetap saja ia tak bisa menyembunyikan kegelisahan dalam hatinya.

Apalagi saat ia melihat kedua orang tua Ajeng bertamu di antara sekumpulan orang yang datang untuk menghadiri undangan. Jantung Ranu berdegub begitu kencang. Dia segan pada pak Amri karena memang leleki itu di kenal bijak. Namun Ranu cenderung takut pada bu Jaenah.

Dulu, setiap apel ke rumah Ajeng, mereka sering membahas akan seperti apa nanti saat mereka menikah. Sayang, mereka hanya bisa jadi tetangga bukan antara menantu dan mertua.

Ibu dari Ranu pun menghampiri kedua orang tua Ajeng, di susul oleh suaminya. Bu Jaenah memasang wajah tersenyum untuk menutupi rasa marah dan kecewanya terhadap keluarga itu. Tapi ya...pada akhirnya mereka harus ikhlas dan berlapang dada jika Ajeng dan Ranu memang tidak berjodoh.

"Terimakasih sudah datang ya pak Amri, bu Jen..." kata ibunya Ranu. Pak Amri menganggukkan kepalanya pelan. Sedang Bu Jaenah kembali terpaksa tersenyum.

Ranu menyalami kedua orang tua Ajeng dengan takzim. Tak bisa di elakkan jika pemudaitu menatap sendu pada kedua orang tua Ajeng tersebut. Pak Amri yang menyadai tatapan Ranu meneouk bahu pemuda itu pelan. Ia hanya mencoba menguatkan keyakinannya bahwa Ranu bukanlah jodoh Ajeng.

" Oh iya nak Ranu, ini titipan Ajeng. Mohon di terima ya!'' kata Bu Jaenah menyerahkan barabg-barang yang pernah Ranu berikan pada Ajeng. Ranu menatap kardus yang bahkan ia ingat kalau ia yang memberikannya untuk Ajeng.

Dengan tangan bergetar, lelaki itu menerima dus itu dengan kedua tangannya. Yang orang lihat mungkin bu Amri hanya memberikan kado pernikahan untuk Ranu atas nama Ajeng yang tak bisa menghadiri pernikahan sang mantan.

"Bu...apa Ajeng yang meminta ibu membawa semua ini ke sini?'' tanya Ranu.

Bu Jen menganggukan kepalanya. Pak Amri menggenggam tangan istrinya. Karena faktanya, ini semua inisiatif bu Jen sendiri.

Kedua orang tua Ranu hanya bisa melihat adegan itu tanpa ingin ikut campur urusan Ranu itu.

"Em...pak Amri, bu Jen monggo di nikmati kudapannya...!'' pinta ibunya Ranu. Sepasang suami istri itu hanya mengiyakan. Berhubung keduanya sudah makan di rumah tadi, mereka hanya duduk dan menikmati hidangan yang ada di atas meja. Sedangkan Ranu ke kamar untuk meletakkan kardus dari bu Jen tadi.

"Bu, tolong ya...jangan memperkeruh keadaan. Bapak tahu kalau ibu marah, tapi...''

"Stttt....bapak pikir ibu mau ngapain? Udah ngasih itu doang, ya udah kok. Nggak aneh-aneh juga!''

Pak Mari menghela nafas sebentar. Setelah menikmati sedikit makanan yang ada di sana, mereka pun pamit pulang. Tak lupa keduanya menyerahkan amplop untuk kedua orang tua Ranu juga unntuk Ranu atas nama Ajeng.

Dan setelah itu mereka pun pulang menggunakan roda dua milik mereka yang sudah cukup jadul namun pak Amri rajin merawatnya.

Di tempat lain, Ajeng sedang menatap langit-langit kamarnya. Besok adalah hari terakhir ia bekerja di sana. Apa yang akan ia lakukan setelahnya?

Untuk pulang ke kampung, rasanya tidak tepat. Karena apa? Karena Ranu menikah! Kata Ikhlas memang mudah di ucapkan namun sulit di lakukan. Soal hati, hanya si pemilik hati dan Tuhan yang maha tahu.

Gadis itu mencoba memejamkan matanya. Mungkin dia akan bisa melupakan rasa sakit yang hanya ia nikmati sendirian. Iya, sendirian! Di kampungnya sana, sosok lelaki yang sudah menyakiti hatinya sedang menantikan hari bahagianya dengan perempuan lain. Sakit memang, tapi takdirnya seperti itu. Mungkin akan ada masa depan yang bahagia untuknya di kemudian hari.

Saat dia benar-benar akan terlelap, wajah Khalis yang tersenyum tiba-tiba saja membayangi pelupuk matanya. Mau tak mau, Ajeng pun membuka matanya lagi.

Besok mas Bhumi kerja pagi, benarkah Khalis akan ikut bekerja?Memangnya atasannya mengijinkannya? Apa iya, Khalis bisa di anteng di sana?

Karena kepikiran Khalis, Ajeng pun menghubungi Bhumi. Beruntung ponsel Bhumi sedang ada di dekatnya.

Lelaki yang hampir kepala tiga itu tersenyum melihat siapa yang menghubunginya. Meski deg-degan, Bhumi mengangkat panggilan tersebut.

[Assalamualaikum Jeng?]

[Walaikumsalam, mas. Khalis udah tidur ya? Maaf kalau ganggu]

[Khalis udah tidur. Ngga ganggu kok]

[Eum....]

Keduanya mengobrol tentang Khalis yang akan di bawa bekerja besok. Andai Bhumi mengijinkan, setelah selesai dengan pekerjaannya besok Ajeng yang akan membawa Khalis sampai Bhumi pulang.

Awal bulan pasti ramai nasabah, Ajeng hanya takut jika Khalis membuat Bhumi terganggu.

Dan ternyata ,Bhumi dengan senang hati jika Ajeng yang akan mengajak Khalisa. Dan lelaki itu berjanji akan menjemput Khalis jika pekerjaannya sudah selesai meski mungkin sampai petang.

Setelah menutup panggilan teleponnya, keduanya sama-sama memegang dada masing-masing meski di tempat yang berbeda.

Rasa apa ini? Kenapa aku deg-degan denger suaranya doang??? Batin Ajeng.

💐💐💐💐💐

terimakasih 🙏

Maaf kalo banyak typo yang bertebaran 😭😭😭 tadi g kebagian hp sama bocil. Pake notebook tapi harap maklum, mata empat masih suka salah juga 😔😔🙏🙏🙏

1
muthia
semangat dan sehat selalu bucan 🙏❤
dewi rofiqoh
Perjuangan mempertahankan rumah tangga yang diterpa ujian badaj
dewi rofiqoh
Happy ending buat 3 keluarga kecil. Ada hikmah dari setiap ujian yang mereka lewati. Saling menerima dan melengkapi kekurangan masing-masing pasangan.
Tetap semangat kak berjuang di dunia nyata💪💪sehat selalu.
Ditunggu karya terbarunya
🌷💚SITI.R💚🌷
🧡🧡🧡💛💛💛💛💚💚💚💚💙💙💙💙❤️❤️❤️❤️❤️
🌷💚SITI.R💚🌷
semangaat mak othoor sy jg sm posisiy jd tulng punggung..
🌷💚SITI.R💚🌷
hooh ini rangkuman cerita aja bun..ga pa² trs semangaat smg semyay sehat³ ya
🌷💚SITI.R💚🌷
smg seiring waktu pa,anshor insyaf
indy
Terima kasih kakak... semangat💪
🌷💚SITI.R💚🌷
semangaat thoor..memang kita hrs realita ya krn dunia nyata dan tdk nyata jg butuh uang,,trs berkarya smg othor dan kwluarga sehat² selalu,,Aamiin
dewi rofiqoh
Selamat bhumi ajeng debay lahir selamat dan sehat
muthia
tetap semangat bucan dan sehat selalu ❤❤
🌷💚SITI.R💚🌷
setelah kejadian yg menimpa isah apa dia akan taibat atau makin jd bwgitu jg chila dia akan malu atsu semakin bangga sm kelakuan dia,smg dapat hidayah
dewi rofiqoh
Kamu boleh memikirkan bu tini jeng, tapi hanya sekedarnya saja. Bhumi sayang banget ke kamu, gk mau kamu terbebani. Lebih baik fokus dengan kehamilanmu dan keluarga kecilmu bersama bhumi. Doakan saja bu tini mendapatkan hidayah bisa berubah menjadi lebih baik
hidagede1
nah loh pelakor teriak pelakor
dewi rofiqoh
Bhumi tak ingin kamu sakit hati jeng! Bhumi gk tega lihat kamu disepelekan dan dihina terus sama bu tini
🌷💚SITI.R💚🌷
ajeng terlalu sangat baik hatiy..gmn orang tuay jg sangat baik dan lemah lembut dlm mendidiky..smg aja bu tini do beri hidayah dan lembut hatiy
🌷💚SITI.R💚🌷
jangan smp nunggu maut yg datang ya bu tinj
🌷💚SITI.R💚🌷
biar jd pelajaran smg aja dia bisa taubat dan ga mengulangi lg,tinggal anaky yg dapat pelajarsn biar kspok jg
pangestu eka
nah seharus nya anak nya Isah liat ini....biar dia tau akibatnya KLO ganggu laki orang. apa lg terang2 bgt
dewi rofiqoh
Isah dapat hukuman dari para istri pria selingkuhannya 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!