NovelToon NovelToon
MAS CLEANING HATIKU

MAS CLEANING HATIKU

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Romantis / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:234k
Nilai: 5
Nama Author: EmeLBy

Terlahir tampan, cerdas serta kaya adalah Impian semua orang. Tetapi berstatus jomblo di usia 28 bagi Aydan cukup meresahkan. Bukan karena tidak di sukai wanita, justru ia bagaikan gula yang di kerubuti semut. Semua wanita dari yang muda hingga janda, berlomba ingin menjadi istri seorang Aydan. Bahkan rela jadi yang kedua, ketiga dan seterusnya.
Masalah terbesar bagi Aydan ialah siapa wanita yang memiliki hati yang tulus menerimanya. Tidak memandang fisik dan uangnya. Hari gini, nyari yang original dan berhati baik itu bagai mencari jarum pada tumpukan Jerami bukan?
Berperan sebagai cleaning servis di rumah sakitnya sendiri adalah trik Aydan mencari wanita berhati emas, yang sudah hampir punah di muka bumi ini.
Simak petualangan cinta Aydan Atthallah Hildimar anak dari pasangan fenomenal Kevin Sebastian Mahesa dan Monalisa Hildimar pada OB Milik CEO.
Happy reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EmeLBy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 : TEMAN BARU

Ternyata menjadi sosok orang lain itu menyenangkan bagi seorang Aydan. Ia memiliki banyak pengetahuan dari sudut pandang yang berbeda. Bahkan segala sesuatu sangat terbuka dengan terang benderang baginya. Mulai dari tabiat seseorang, kebiasaan bahkan respon orang terhadap orang lainnya. Tanpa di buat buat atau sering orang menyebutnya dengan pencitraan, agar terlihat baik dengan tujuan tertentu pada seseorang.

“Jangan Non, kagak enak.” Tolak Aydan sungkan.

“Apanya yang gak enak, masakanku?” goda Alluna merasa suka membuat pria itu keki di depannya.

“Bukan. Kalo masakan Nona dokter itu enak pake bingits. Hanya kalo keseringan makan masakan buatan Non, gua nya takut candu aja.” Kekeh Rahmad dengan gigi yang selalu berada di luar mulut.

“Udah, di larang nolak pokoknya. Besok aku masih mau masak buat kamu. Ku punya stok ikan Dori nanti ku buat dengan saos tiram, pasti seger deh.” Alluna tampak membayangkan menu makanan yang akan ia bawa besok. Sembari pikirannya kembali ke masa indah bersama Rae yang sangat menyukai ikan Dori dalam bentuk masakan apa saja.

“Hah, ikan Dori? Ikan Nemo aja boleh gak sih?” goda Aydan masih berusaha menolak.

“Segala cari Nemo, mana ada?” Kekeh Alluna.

Tanpa permisi Alluna sudah menarik goody bag di tangan Aydan, sepertinya ia serius ingin jadi tukang masak pribadi Aydan, gratisan pulak. Membuat Aydan memilih pasrah saja melihat gesture Alluna terlihat memaksa untuk kembali memasak untuknya.

“See U besok Mas Rahmad. Ketemu di sini lagi pukul 12.15 yak.” Alluna mengucap selamat tinggal di sertai pesan untuk pertemuan mereka besok hari. Aydan hanya diam saja, sebab tidak perlu menunggu besok untuk bertemu dengan gadis ini lagi. Karena setelah ini, ia sudah mulai bertugas di bagian Radiologi.

“Gilak. Sumpah Giman, kao pake mantra apa rupanya? Sampai-sampai dokter itu sungguh tergila-gila padamu. Hah ?” Bolas sudah menempel tubuhnya merapat dengan Aydan seterlah Alluna sudah berlalu. Tak sabar sudah rasanya tidak memberi komentar tentang apa yang dia lihat dari jarak yang tidak jauh.

“Gila dari mana?” Kekeh Aydan bertanya pada Bolas dengan wajah tanpa dosa.

“Hanya cewek gila yang dengan sukarela membuatkan makan siang untuk lelaki macam kao, Giman.” Kekeh Bolas sambil memeluk punggung Aydan.

“Emang orang jelek gak boleh deket cewek cantik bang?” tanya Aydan pura-pura tersinggung.

“Ah, kek mana abang jelaskannya. Kao bukan hanya jelek Man, tapi kita ini golongan miskin. Emang boleh seberbeda itu dokter vs CS.” Bolas menggandeng Aydan, kemudian mereka pun meninggalkan lantai 3 untuk kemudian kembali ketempat tugas masing-masing.

Sebelumnya Aydan menemui teman-teman barunya lagi di bagian Radiologi. Ia pandangi daftar nama yang bertugas di sana, ternyata hanya ada 2 orang laki laki 5 orang lainnya semua Perempuan. Mungkin karena tempat ini cukup ringan pekerjaannya, sehingga tidak membutuhkan tenaga yang ekstra seperti di kamar jenazah yang isi petugasnya laki semua.

“Permisi, gua ikut gabung tugas di mari.” Aydan berbicara dengan siapapun yang ada di posko kebersihan bagian Radiologi. Ada 4 3 orang Perempuan di sana dan hanya satu orang yang mendongak memandang kearahnya.

“Oh, welcome.” Sahut seorang Perempuan berkulit putih tapi gak kebangetan, sepertinya emang dari orok tu arang punya wanra kulit begitu. Bukan hasil bleaching apalagi minuman collagen seperti trend masa kini.

“Nama gua Rahmaddan, boleh di panggil Rahmad. Gua tugasnya nyambi, di mari ama di ruang jenazah.” Aydan memperkenalkan diri tanpa di minta.

“Iya, bos Ona sudah bilang kok.” Celetuk wanita yang sepertinya tidak gadis lagi menjawab dari tempat duduknya dengan pandangan yang tidak lepas dari gadgetnya. Aydan hanya mengangguk tanpa tersenyum, sebab percuma. Toh giginya juga sudah berada diluarkan.

“Kerja di ruangan ini agak beda dengan di kamar jenazah ya Rahmad, ada sedikit tambahannya. Itu, di ujung ada pantry tempat buatkan segala jenis minuman, dari yang panas atau dingin juga. Tugas kita selain menjaga kebersihan lantai ruangan dan toilet, kita juga wajib patuh dengan beberap pesanan dokter atau perawat jika mereka memerlukan bantuan untuk membuatkan minuman atau pergi keluar untuk membelikan pesanan mereka.” Jelas Perempuan yang menyambut Aydan dengan welcome tadi.

“Heem, iye. Kalo di ruang jenazah pasiennya tiduran aja. Kagak ada yang pernah pesan minuman atow makanan sih. Juga kagak ada dokter amam perawat yang datang untuk visite lagi.” Celetuk Aydan yang menjadi Rahmad wajib terlihat begok.

“Nah, tuh pinter.” Agak geli Perempuan itu menjawab Aydan.

“Udah pukul satu, waktunya razia toilet.” Alarm di ruangan itu berbunyi, suara itu berasal dari ruangan Markonah. Walau tidak tampak wujudnya, tapi Markonah selalu mengendalikan orang-orang di bawahnya dengan bel pengingat. Agar para CS tidak beralasan lupa dengan jam kerjanya masing-masing.

“Namaku Mara, ayok kita ke toilet. Aku kena tugas siang ini, biar sekalian ku ajarin kamu kerja.” Perempuan welcome tadi namanya Mara, hanya dia yang terlihat mau bicara dengan benar pada Aydan sejak pemilik rumah sakit itu bergabung dengan mereka di ruang Radiologi.

“Baik siap.” Aydan mengangguk dan mengikuti Mara kearah toilet.

“Mbak yang tadi bilang udah jam satu itu Namanya Tari, emak beranak dua tanpa suami. Baru 4 bulan dia menjanda, suaminya meninggal setelah lama sakit. Jadi, bila ia terlihat cuek dan agak ketus. Itu karena ia masih dalam keadaan berduka.” Jelas Mara sambil berjalan bersama Aydan.

“Kalo yang satunya, yang sama sekali gak nyapa kamu. Itu Namanya Mayang, orangnya emang super pendiam. Jarang mau ngobrol sama kami, bukan karena marah sih. Emang gitu orangnya, tapi kerjaanya bagus aja.” Mara dengan detail menjelaskan teman-temanya pada Aydan.

“Hm, terima kasih infonya.” Jawab Aydan merasa jika Mara beneran baik padanya.

“Gak usah makasih gitu, biasa aja. Karena aku udah lebih duluan di sini, jadi banyak tau dari kamu. Rahmad, kalo bel bunyi itu artinya kita udah gak boleh jauh-jauh dari area tempat kerja. Toilet ini wajib selalu kering, bersih dan wangi. Sebab ini rumah sakit elit, bukan hanya kinerja para medis yang di tuntut baik. Sampai hal kebersihan toilet juga jadi sorotan para pasien dan keluarganya. Sebab mereka bilang udah bayar mahal harus dapat pelayanan yang baik juga.” Jelas Mara seolah mengajari bebek yang sudah bisa berenang.

“Hu’um iya sih.” Jawab Aydan singkat saja.

“Secara gaji kita juga lumayan besar kan di sini. Jadi wajar aja kita kadang-kadang jadi manusia penunggu toilet.” Kekeh Mara akan memulai pekerjaannya.

“Kamu bagian toilet pria ya Rahmad.” Tunjuk Mara pada Aydan yang masih jadi pengekor sejatinya.

“Mas CS kok di sini?”

Bersambung …

1
kirei ardilla
ada nangka di kebon abang
ada pisang di gantung tali
udah lama nyak menghilang
apakah cerita masih berlanjut ?
Lilik Rudiati
nyak baru nemu lagi setelah hpku rusak jd baru baca Aydan lagi
Andreas Dwi Purwanto
😊😊😊😊😊 terima lasoh By
Andreas Dwi Purwanto
😊😊😊
Andreas Dwi Purwanto
🥰🥰🥰
Andreas Dwi Purwanto
hmmmmmmmm
Andreas Dwi Purwanto
nmmmmmmmm
Andreas Dwi Purwanto
hmmmmmm.
Andreas Dwi Purwanto
86 By
🌹@tiksp💐💐
aydan pengganti babe rozak nich kocaknya...
Andreas Dwi Purwanto
je..eh.. By 😁😁😁
Andreas Dwi Purwanto
86 By
Andreas Dwi Purwanto
masih merapat ino Nyak By 😁😁😁
Andreas Dwi Purwanto
hmmmm.....pas Ramadhan mnih...Nyak By.... dh merapat ya 😁😁😁
Guzzie
ebleng.....
Guzzie
belom pernah gagal bace karyenye si nyak
🌼EmeLBy🌼: mampir di Karya terbaru, masih On Going
JADI CERAI, GAK?
di tunggu
Terimakasih
total 1 replies
Ry
Q mampir nya nyicil Thor,lagi sibuk, nanti kalau lagi nyantai sambung lagi 🤭
Ry: aamiin, makasih doanya ☺️
total 2 replies
Ry
Q mampir enyak ☺️
🌼EmeLBy🌼: makasih
mampir juga di JADI CERAI GAK?
masih baru dan on going
total 1 replies
bunda n3
waah mas cleaning beres nih
bunda n3
hahaha, Gwen bikin Aluna malu aja nih wkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!