NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Tak Mampu Berdusta

Ketika Cinta Tak Mampu Berdusta

Status: tamat
Genre:Duda / Cintapertama / Tamat
Popularitas:152.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sarah Mai

Kisah cinta yang terhalang dengan keegoisan orang tua. Namun kembali dipertemukan oleh takdir setelah semuanya berubah.

Cerita hanya fiktif belaka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

"Tring!"

Mila meraih ponselnya saat mendengar bunyi pesan masuk.

Dua bola mata itu reflek membesar saat Wita mengirimkan sebuah foto yang menunjukkan ada banyak kardus-kardus sembako yang memenuhi ruangan tamu rumah mereka di desa. Seolah-olah seperti ingin membuka warung.

"Mila! Pagi ini keluarga Ibu Hartati mengirimkan banyak sekali sembako ke rumah kita sebagai ucapan terima kasih. Mba pikir ini cukup untuk kebutuhan kami di desa selama dua bulan."

"Kamu baik-baik yah kerja dengan mereka. Mereka itu orang baik. Semangat terus adikku sayang. Percayalah, kami selalu mendoakan kamu," Pesan bahagia itu semakin terlihat ketika Wita mengirimkan lambang emoticon kebahagiaan yang banyak untuk Mila.

"Alhamdulillah. Mila juga bahagia Mbak!" Balas singkat wanita itu diiringi senyum merekah dibibirnya.

"Loh, kok! Malah main Handphone, kamu belum siap-siap juga?" tegur Hartati muncul dengan penampilan yang elegan.

"Tapi Bu! Mila mau memandikan Emma dulu dan membuatkan MPASI."

"Untuk hari ini percayakan saja kepada Sari. Ayo buruan, kita tidak punya waktu banyak!"

Mila tak mampu membantah keinginan-keinginan konyol ibu mertuanya itu. Kebutuhan dirinya dan keluarganya yang sudah tercukupi harus ia bayar dengan tuntutan-tuntutan Hartati untuk Bagas.

Pagi itu Bagas sudah kembali sehat dan sanggup menyelesaikan semua jadwal meeting yang sempat tertunda.

Saat ini Bagas masuk menjadi salah satu daftar duda muda kaya yang menjadi incaran para wanita berkelas.

Di meja kerjanya sudah ada beberapa paket kiriman dari beberapa wanita. Seperti cake, desert lezat serta aksesoris mewah. Namun sayang, Bagas sama sekali tidak menyentuh semua pemberian istimewa itu.

"Tolong sterilkan meja saya!" Pinta Bagas kepada sekretarisnya.

"Baik Pak!"

Bagas kembali membuka leptop untuk melakukan live streaming melihat kondisi kamar Emma atau ruang kerja Mila. Entah mengapa aktivitas sederhana itu sudah menjadi kewajiban bagi dirinya di jam-jam istirahat.

Begitu melihat suasana kamar Emma. Bagas terkejut mendapati Sari sedang tertidur pulas dan membiarkan bayi pintar itu bermain sendiri. Sontak hal membahayakan itu membuat Bagas marah.

Sari gagal menidurkan Emma justru dirinya yang tertidur pulas.

Pelayan itu terhentak mendengar suara dering telpon di kamar Emma.

"Halo!" sapanya setengah sadar.

"Kamu tertidur dan membiarkan Emma bermain sendiri?" Suara kemarahan Bagas membuat kesadaran Sari menjadi 100%

"Ma-maafkan saya Tuan?" Jawab Sari begitu terkejut dan kelimpungan.

"Dimana Mila?"

"Neng Mila pergi bersama Nyonya Tuan," Jawab gemetar Sari.

"Sekali lagi saya mendapatkan kelalaian kamu seperti itu. Saya pecat kamu!" Hardik Bagas.

"Ba-ba baik Tuan," jawab gugup Sari.

Setelah Bagas menutup telpon. Sari langsung menarik nafas lega serasa sedang berkomunikasi dengan malaikat pencabut nyawa.

"Kamu beruntung Emma, punya papa yang selalu jeli mengawasi kamu!"

"Lagian Nyonya dan Mila kemana sih? Heran, kenapa Emma ditinggal?"

"Ternyata tugas Mila berat juga, kalau begini lebih baik memasak dan beberes rumah daripada disuruh jaga anak!" gerutu Sari geleng-geleng kepala.

Tidak yakin dengan omongan Sari. Bagas menelpon Mila.

Terlihat Hartati dan Mila baru saja melangkah kaki di area lobi klinik kecantikan.

"Mas Bagas menelpon, Mila harus bilang apa Bu?" Mila merasa takut karena telah meninggalkan Emma tanpa izin dari Bagas.

"Biar saya yang berbicara," takut terserang semburan kemarahan Bagas Mila buru-buru menyerahkan ponselnya kepada Hartati.

"Halo, Assalamualaikum, Nak?" salam lembut Hartati.

"Waalaikumsalam, Ibu?" Bagas terkejut mendengar suara ibunya.

"Apa benar ibu sedang pergi bersama Mila?"

"Iyaa, benar."

"Kemana?" tanya Bagas.

"Ini khusus urusan wanita!" Jawab bangga Hartati.

"U... urusan wanita?" Bagas semakin penasaran dan mulai menebak!

"Shopping?"

"Bukan."

"Nyalon?"

Hartati meminta Mila agar merubah panggilan telpon menjadi panggilan video dan menyuruh Mila segera mengisi list pelanggan di meja resepsionis.

"Tuh lihat, ibu bawa Mila kesini?" Hartati memperlihatkan suasana ruang Lobi klinik kecantikan dan kewanitaan dari dr spesial ternama di Jakarta.

Salah satu Klinik favorit tempat para artis, istri konglomerat dan pejabat lainnya sering melakukan perawatan kecantikan.

Reflek Bagas langsung terdiam merinding. Sudah mengerti maksud dan tujuan ibunya.

"Biar nanti malam kamu lebih enakan!" ucap pelan Hartati dengan senyum tipisnya menggoda sang anak.

"Apaan sih Bu!" Pipi Bagas reflek memerah dengan gaya tengil menyangkal.

"Heran. Lagian, baru kali ini Mila keluar tanpa izin kamu, tapi kamu sudah seperti kebakaran jenggot!"

"Bukan begitu, kasihan Emma ditinggal dengan Sari!" Bagas pun menceritakan kecerobohan Sari.

"Yah sudah, tapi ini kamu sudah izinkan, Mila ibu bawa ke sini?"

"Ya, mau gimana lagi!" jawab pasrah Bagas.

Percakapan mereka berakhir.

"Selamat siang Mba, ada yang bisa kami bantu!" Sapa senyum lembut resepsionis disana.

"Siang!" Senyum nyengir Mila malu-malu membalas sapaan mereka. Pasalnya wanita itu baru pertama kali menginjak klinik kecantikan mewah di ibukota.

"Mbak nya mau ambil paket yang mana?" Tanya ramah mereka menyodorkan list beberapa paket perawatan kecantikan kepada Mila.

Mila mulai melihat-lihat menu paket kecantikan itu dan salfok dengan bandrol harga disetiap paket.

"Ini maksudnya 100 ribu?" tanya polos Mila si wanita desa.

Reflek sang resepsionis tersenyum geli.

"Harga paket kecantikan dan kewanitaan kita dimulai dari 100 juta hingga 500 juta rupiah tergantung permintaan dan kebutuhan pelanggan. Setelah itu, perawatan cukup dibantu dengan skincare, body care atau setidaknya setiap bulan rutin melakukan treatment ringan pada wajah, seluruh tubuh termasuk area kewanitaan wanita!"

"Ya Allah, seram banget harganya. kalau aku belikan kerupuk, pasti 5 kampung bisa menikmati!" gumam kocak Mila.

"Tolong pilihkan paket kecantikan dan kewanitaan yang sesuai untuk dia. Berapa pun harganya saya akan bayar!" ucap Hartati tiba-tiba datang menghampiri Mila di area resepsionis.

"Baik Ibu?" Senyum sang resepsionis semakin merekah.

Staf lain mulai mengarahkan Mila dan Hartati menuju ruang pemeriksaan.

Tiba-tiba Mila menarik lembut lengan Hartati dan berbisik kepada wanita tua itu.

"Bu, mau berapa tahun lamanya Mila bekerja dan harus membayar biaya kecantikan yang super mahal ini. Mila sudah cukup pakai perawatan herbal saja!" bisik Mila mulai ketakutan dengan biaya kecantikan yang fantastis.

"Dan berapa tahun pula Bagas harus menunggu hasil perawatan herbal kecantikan yang kau pakai," jawab Hartati.

"Bu, ini terlalu berlebihan, kita pulang yuk!" Pinta Mila ngambek sampai menghentikan langkahnya.

"Dengar Mila. Saya melakukan ini kepada mu, demi untuk kebutuhan biologis Bagas. Selama pelayanan kamu maksimal dan menyenangkan Bagas, tagihan ini sepenuhnya akan dibebankan kepada Bagas, alias gratis untuk kamu.Tapi ingat, jika kamu tidak bisa menyenangkan putraku itu diatas ranjang. kamu siap-siap harus membayar semua tagihan ini!"

"Ayo!" Hartati menarik tangan Mila dan mempercepat langkah mereka yang sempat tertinggal dari staf disana.

"Monster Biawak, ancaman apa lagi ini?" Jeritan batin Mila yang merasa tidak mengerti apakah hal yang ia alami itu menyenangkan atau menyedihkan untuk dirinya.

*

"Hehehe, gimana menurut kalian guys?" Kasih komentar panjangnya yah.

1
Aisyah Suyuti
menarik
falea sezi
np g ketularan
falea sezi
mati aja lah buk nyusain aja
ρυтяσ kang'typo✨
Alhamdulillah🤲🤲🤲🤲 walaupun q terlat baca ini😭😭😭😭😭
trimakasih banyak kaaaaa🙏🙏🙏🙏 akhir'y pecah telor

bikin karya baru yoook
ρυтяσ kang'typo✨
dih ko bisa q g tau ini up🤔🤔🤔dan sudah END pula😭😭😭😭😭
Muzie✰͜͡v᭄
Seneng akhirnya happy ending,,, semuanya bahagia dengan pasangan nya masing²,,, bahagia kumpul bersama keluarga,,, akhirnya cinta sejati tau kepada siapa hati ini berlabuh,,,cinta bisa mengalahkan rasa dendam dan rasa cinta yang besar bisa melewati segala rintangan dan masalah,,,
Doa Bu Wirda tembus ke langit sehingga anak² beliau bisa mendapatkan kebahagiaan,,,
Muzie✰͜͡v᭄
Pecat saja penghianat aparat yang tidak bertanggung,,,ini yang bikin negara kita rusak karena oknum aparat yang tidak bertanggung jawab
Muzie✰͜͡v᭄
Panik dong kak Wita masa kagak sih,,wong Bagas terluka parah banget
Muzie✰͜͡v᭄
mulai deh Bagas manja manja sama Mila,, semua di bilang pada sakit,, kesempatan baik ya Bagas jangan di sia² kan
Muzie✰͜͡v᭄
Alfin beraninya keroyokan bukan lelaki, dasar licik si Alfin,,,
Very cepat datang dong tolong bos Bagas jangan sampai terlambat,,,
Mila jangan keluar nurut apa kata Bagas tetap di dalam mobil saja
Muzie✰͜͡v᭄
Aku bacanya kok deg deg kan semoga Mila dan Bagas baik² saja,,, baru juga bahagia sebentar sekarang datang masalah lagi
Muzie✰͜͡v᭄
sederhana sekali Mila,,, keinginan yang sederhana itu akhirnya bisa terwujud,,,
Muzie✰͜͡v᭄
Pohon rambutan salah sasaran tersambar petir gara² selingkuh 😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Gak bakalan bosen Mila sama kamu
Muzie✰͜͡v᭄
Sabar ya Mila,,,
Emang paling susah ngurusin anak mertua di lawan takut dosa, sudah bawel ya apalagi monster biawak😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Gercep juga Bu Hartati membawa Emma untuk tidur sama Bu Hartati, biar Jhon nya Bagas bisa bekerja 😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Lah siapa yang nikah ini,,,masa yang malam pengantin duluan si Yoga sama Wita😂😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Lah Bagas nyaa maunya sama Mila bukan sama ponakan situ😂😂
Muzie✰͜͡v᭄
Alhamdulillah semoga sakinah mawadah warohmah,,, aamiin
Muzie✰͜͡v᭄
Sah akhirnya Sah lagi mereka menjadi suami istri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!