Clara Blues Pras seorang putri dari kerajaan Dewa Matahari yang dimana Clara selalu diabaikan oleh ayahnya yang seorang raja. Ibu tirinya yang merupakan seorang ratu selalu berkeinginan untuk membunuh Clara dari kecil sampai dia dewasa. Tapi Clara yang selalu mendapatkan siksaan dari orang terdekatnya memutuskan untuk berubah dan memilik untuk menikah dengan seorang pewaris dari kerajaan Utara. Apa kehidupan Clara dan pasangannya akan damai?Apa saja perjalanan yang selama ini yang dilalui oleh Clara sampai dia bisa memiliki kekuatan yang dia sembunyikan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Herwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CBP 27 REVISI
Peramal itu yang sudah mengatakan kedua kalinya kepada raja dan kepada semua orang yang ada dalam pesta. Dimana Raja melihat ke arah Erina dan Ezan, dimana raja meminta pelayan untuk membawa Erina meninggalkan pesta. Ayah dari Erina yang membelanya mendekati raja dan mengatakan itu hanay ramalan belakang saja. Semua itu pasti tidak akan terjadi kenapa raja seperti mempercayainya.
Raja yang merasa tersinggung dengan kata dari ayah Erina berkata kalau dia percaya kalau anak yang dikandung oleh Erina bisa saja menghancurkan kerajaan dia nanti. Setelah malam itu datang Ezan yang dengan paksa membujuk Erina untuk menggugurkannya karena dia tidak ingin berpisah. Tapi Erina masih tetep percaya kalau anak yang dia kandung tidak bersalah.”Erina ini untuk kita bersama apa kamu tidak mencintaiku. Aku ingin tetep bersama kamu, jadi tolonG Erina gugurkan anakku agar kita bisa bersama.
Erina yang melihat ke arah Ezan berkata,”Anak ini tidak bersala Ezan. Apa kamu percaya dengan peramal yang dibawa Erlaka itu. Apa kamu tidak sadar kalau kamu ingin membunuh anakku karena ketidakpastian tentang masa depan.”
“Erina,”ucap Ezan dengan nada meninggi. Setelah itu Ezan pergi dari tempat Erina. Tapi setelah ramalan itu ada informasi kalau ramalan itu sampai ke rakyat kerajaan Matahari. Membuat Ezan tidak bisa menghentikan semua. Seiringan waktu pertumbuhan kandungan Erina lambat laut berbagai kejadian muncul darai bisnis yang dijalankan kakaknya hancur.
Setiap bulan ada saja kejadian yang menimpa Erina dan keluarganya sehingga raja dan Ezan sedikit percaya dengan ramalan itu. Tapi Erina masih tidak percaya dengan semua itu, Ezan datang untuk terakhir kalinya.
“Erina apa kamu masih tidak mau menggugurkan anak itu demi aku. Jika itu mau kamu aku tdiak masalah untuk mempertahankannya. Jaga diri kamu ya,”ucap Ezan dengan wajah yang tidak biasa dilihat oleh Erina. Erina bertanya pada dirinya apa yang sudah terjadi dengan Ezan kenapa dia sedikit melunak. Apa semua itu akan berakhir dan dia akan percaya dengan dirinya.
Tapi nyatanya tidak saat pagi dari Erina yang sudah lama tidak melihat Ezan ingin bertemu dengan dia. Tapi suasana saat itu sedikit berbeda dimana semua sedang sibuk. Erina tidak tahu apa yang terjadi dengan semua pelayan itu, hingga dia mendengar sebuah musik di aula istana.
Erina ingin melihat apa yang sedang terjadi di sana. Tapi yang dia lihat membuat hatinya hancur saat itu dia melihat Ezan menikah dengan Erlaka tanpa persetujuan dirinya. Erina yang tersenyum dengan wajah menahan air matanya hanya bisa berjalan meninggalkan aula pesta.
“Jadi ini maksud kamu selama tinggal dan menyuruh aku menjadi diriku. Kemu menikah dengan Erlaka. Kamu kejam Ezan, ini yang kamu sebut cinta. Jika kamu tidak mau anak ini kenapa kamu tidak melepaskan aku saja agar aku bisa bebas. Kenapa kamu masih mengurungku disini,”batin Erina yang meneteskan air matanya di depan teras.
Tapi dia tidak bisa terus bersedih dengan semuanya. Setelah kejadian di pesta Erina mendapatkan kabar dari keluarganya yang akan dihukum mati. Erina syok mendengar kabar itu dan hendak mencari Ezan untuk mencari tahu. Tapi yang dia lihat adalah Ezan bersama dengan Erlaka. Erina yang tidak perduli dengan itu semua tetap masuk saat mereka bersama.
“Ezan,”ucap Erina dengan menyembunyikan rasa sakit itu. Tapi Ezna yang terkejut dengan kedatangan Erina membuat dia berdiri dan segera menghindar dari Erlaka.
“Kenapa kamu datang ke sini, bukan tidak baik jika kamu pergi jalan-jalan pada malam-malam begini,”kata Ezan yang bersikap biasa saja.
“Itu aku baik saja, Ezan aku ingin bertanya kepada kamu kenapa keluargaku dihukum mati. Apa salah mereka?,”kata Erina. Tapi raut wajah Ezan berubah saat dimana Erina bertanya tentang itu.
“Kamu ingin bertanya tentang keluarga kamu yang berkhianat dengan kerajaan kita Erina,”kata Ezan dengan dingin.
“Apa yang kamu katakan berkhianat siapa ayahku tidak mungkin melakukan semua itu,”ucap Erina yang membela mereka. Ezan menyuruh sekretarisnya untuk memberikan semua bukti itu kepada Erina.
Erina membaca dengan perlahan isi dari dokumen yang dia berikan. Erina kembali syok dengan semua laporan itu, tapi Erina masih tidak percaya sampai dimana Ezan berkata yang membuat hati Erina tidak bisa terima.
“Sekarang kamu sudah puas bukan Erina, anak yang kamu kandung itu pembawa sial untuk orang terdekat kamu. Jika bukan sadar darai Erlaka aku tidak akan dalam bahaya. Kamu tahu tidak aku hampir saja mati saat menjalankan ekspedisi dan mendapatkan aku bertemu dengan pembunuh sampai aku terkena racun. Itu semua karena anak kamu itu pembawa sial, aku yang egois masih saja mempertahankan anak itu,”ucap Ezan dengan tatapan tajam.
Erina yang melihat itu hanya bisa menahan rasa sakit dimana ayah menyalahkan anaknya yang belum lahir karena dia terkena musibah.”Kamu berkata seperti itu apa tidak mau Ezan disini ada Erlaka,”kata Erina melihat ke arahnya.
“Kenapa jika dia ada disini, dia sudah menjadi istriku dia adalah putri mahkota kamu akan menjadi selirku mulai sekarang,”kata Ezan yang terus terang. Erina mendengar itu sedikit tidak percaya kalau dirinya sudah dibuang oleh Ezan.
“Jika begitu aku terima asalkan kamu mau melepaskan keluargaku dari hukuman mati dan mengizinkan aku melihat mereka di penjara,”kata Erina yang masih memperdulikan orang tuanya. Karena semua menyalahkan dirinya dia hanya bisa melakukan apa yang dia bisa untuk memperbaiki.
“Kamu meminta untuk membebaskan mereka,”ucap Ezan yang tidak habis pikir. Erlaka yang melihat wajah dari Erina sedikit membantunya.”Ezan bantulah dia kita juga tidak memberitahukan pernikahan kita, bukan bebaskan mereka tapi usir mereka dari kerajaan Matahari. Biakan Erina melihat keluarganya untuk terakhir kalinya,”bujuk Erlaka.
Ezan yang mendengarnya sedikit meluluh dan mengiyakan. Setelah itu Erina pergi tanpa berkata apa-apa tapi diperjalanan dia menuju penjara istana Erina menangis. “Jadi semua itu hanya mimpi yang tidak bisa menjadi nyata,”ucap Erina yang sudah sampai dan menghapus air matanya.
Dimana Erina melihat ayah dan kedua kakaknya sudah di dalam sel yang sama.”Erina putriku,”ucap ayah Erina.
“Ayah kakak adik apa kalian baik-baik saja. Maaf karena aku kalian menderita seperti ini,”ucap Erina yang merasa bersalah telah melibatkan keluarganya. Tapi anak yang dia kandung ini tidak bersalah dna belum tahu tentang dunia ini. kenapa semua orang membenci anak yang aku kandung. Erina yang mengelus perutnya. Ayah dan kedua saudaranya melihat sikap Erina yang menyayangi anak itu hanya bisa berkata,”Anak itu tidak bersalah ini bukan salah kamu Erina. Kita semua sudah dijebak oleh seorang?.” Erina yang mendengar itu bertanya siapa yang menjebak mereka keluarga Bringdah dan dirinya. Tapi semua itu sudah terjadi menjadi bencana untuk mereka setelah kebenaran terungkap. Siapa dia yang menjebak Erina dan kelurganya apa Erina bisa bertahan dengan semua sikap itu? Apa lagi yang akan dilakukan Erlaka untuk menghancurkan Erina?.
seperti bahasa yg di translate aja..
ok lah bye...skip🤭🤭