NovelToon NovelToon
Bukan Dia

Bukan Dia

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Obsesi / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:290.1k
Nilai: 5
Nama Author: RirinRohman

2 bulan? 1 Tahun? Atau selamanya.
Siapa yang akan menang?
Amer? Buna Ibunya? Elena atau Alexa?

Amer Gunawijaya yang sudah punya tambatan hati Alexa, namun dijodohkan orang tuanya, Buna, dengan teman masa kecilnya yang tomboy karena kecelakaan, Elena.

Amer bertaruh dengan dirinya sendiri, bahwa akan membuat Elena menyesal dan Ibunya menyadari pernikahan ini adalah kesalahan. Namun Ibunya pun bertaruh kalau mereka akan jatuh cinta dan pernikahan mereka bahagia.

Lalu siapa yang akan menang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RirinRohman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada udanh di balik batu

Hati Elen menghangat, ada getar haru mendapati keluarga barunya ternyata begitu lembut, cantik dan ramah. Bahkan dari kesemuanya memancarkan tatapan hangat penuh kasih sayang dan kedamaian. Tak peduli bagaimana Amer bersikap, Elen bahagia.

"Biar saya saja Kak yang telepon!" sahut Elen cepat

"Hoh?" pekik Kak Jingga, perempuan cantik tinggi dan berperut bulat karena sedang mengandung anak keduanya yang merupakan Kakak pertama Amer.

Buna Alya pun tersenyum puas, benar kan keputusan Buna. Elen dan Amer sudah saling kenal mereka pasti akan cepat akrab.

Begitu juga dua perempuan berhijab yang tengah duduk.

"Iya Kak Jingga. Kan Kak Elen istrinya Kak Mera, dia yang lebih berhak telepon!" sahut perempuan bertubuh kecil, manis dan lembut, dia adalah Nila adik Amer

"Ok. Katakan ke dia. Kami datang. Cepat balik!" tutur Jingga.

Elen mengangguk. "Iya Kak!"

"Emang pergi kemana sih. Lagian kok kamu mau ditinggal sendirian? Jangan mau. Suruh Amer tanggung jawab jagain kamu! lanjut Kak Jingga menegur.

Elen tersenyum.

"Saya yang minta Pak Amer keluar, Kak!" jawab Elen mengarang cerita melindungi Amer. Ya, Elen tetap melindungi suaminya.

"Pak?" pekik Jingga dan yang lain ikut menoleh ke Elen.

Elen jadi membulatkan matanya ikut bingung ditatap semua orang.

"Kok Pak sih? Kalian suami istri sekarang!" tegur Jingga.

"Ehm...," sementara perempuan yang manis dan kecil berdehem tersipu.

Elen jadi menoleh ke perempuan itu yang tak lain adik iparnya.

"Aku dulu juga gitu, Kak. Hehe... Menikah karena perjodohan beda Kak Jingga, nggak kaya Kak Salma dan Kak Jingga yang udah akrab duluan. Nggak apa- apa Kak Elen. Berproses, semua orang akan melalui prosesnya masing- masing. Tapi nanti lama- lama akan hilang dan kalian akan punya panggilan sayang sendiri kok, Kak!" sahut Nila membela Elen.

Nila kan adik Amer yang juga menikah karena perjodohan.

"He..." Elen pun hanya tersenyum menyeringai.

Dalam hati Elen, merutuk. Proses yang beda dan mungkin endingnya juga beda. Amer dan suami Nila kan beda.

Elen tahu suami adik iparnya ini, terlihat sangat kalem dewasa bahkan begitu menjaga perempuan kecil ini. Di acara nikahan Pak Kuni, minum dan makan saja, Elen lihat sendiri suami Nila yang ambilkan. Amer maah jauh sukanya memerintah dan protes.

"Ya, tapi sekarang kan suami istri. Jangan Pak, lagi ya!" lanjut Jingga.

"Ya Kak!" Elen mengangguk, Kak Jingga pun yang Elen lihat kemarin suaminya sangat sayang. Bahkan anak Kak Jingga yang pertama selalu menempel pada Ayahnya bukan Kak Jingga.

"Ya udah cepet kasih tahu. Kakaknya ke sini!" imbuh Jingga.

Elen pun segera mengirim pesan ke Amer.

*****

Di tempat lain.

"What?" pekik Amer matanya langsung membulat sempurnya dan semua otot mukanyanua menegang. Bahkan walau dia di dalam mobil sendirian mulutnya bergerak acak ke kanan dan ke kiri karena kesal.

"Tissu basah 5 pak. Pampers adult 1 pak. Handsanitizer 1 botol. Tissu kering 1 pak. Buah pisang, jeruk, apel, coklat, bakso, air mineral. Buku ball paint. Pispot! Belikan barang- barang ini dan cepat kembali!" .

Itulah pesan yang Amer baca di pesan whastapnya.

Sebenarnya, Amer sedang berusaha mencari Lexa dan mencari kontaknya tapi heranya tak ada di daftar chat. Padahal sebelumnya chat Alexa di urutan atas. Amer mulai curiga, malah tiba- tiba ada pesan masuk dari Elen.

Amer langsung naik pitam dan langsung membalas Elen

"Eh perempuan sinting. Kamu ngelindur? Ngaca! Siapa kamu! Ngelunjak ya! Enak aja suruh- suruh aku. Kamu pikir kamu siapa? Urus dirimu sendiri. Pesen online!" ketik Amer cepat.

"Saya hanya selametin Pak Amer. Ibu Bapak, Kakak dan adik- adik bapak di sini? Mau aku bilangin kalau Bapak ninggalin saya dan membuat aturan untuk saya?" jawab Elen cerdas.

Ya. Elen melindungi Amer dan pura- pura mengarang cerita Amer keluar karena dia yang suruh bukan semata tulus karena melindungi Amer.

Elen pun ada udang dibalik batu, Elen kan sedang mencatat apa saja yang dia butuhkan saat geraknya masih terbatas. Agar memperkecil belanjanya, uangnya tidak boros dan tidak merepotkan Bu Arumi, Nadin atau Rafa, manfaatkam saja Amer.

"Haissh...," desis Amer sangat kesal. Amer gelagapan ibu dan adik- adiknya datang.

"Ya Oke. Ingat ya. Kalau kamu ngadu atau jelekin aku ke keluargaku. Tau kan apa yang akan terjadi dengan Ibu dan adik- adikmu!" balas Amer mengancam.

"Nggak. Makanya bapak belikan semua itu. Saya jawab bapak pergi karena mau beli semua barang yang saya kirim!" jawab Elen.

"Y!" jawab Amer singkat.

Sekarang Amer mengerti maksud Elen. Walau kesal dan gondok disuruh- suruh Elen, tapi ide Elen benar, pasti Ibu Amer akan memarahinya meninggalkan Elen sendirian dalam keadaan sakit pasca operasi.

Akhirnya, Amer menunda mencari kontak Alexa lagi. Amer juga menunda datang ke kampus Alexa. Amer terpaksa mampir ke supermarket membeli semua yang Elen pinta.

Sepanjang belanja Amer terus menggerutu, dia sangat malu dan merasa tengsin, untuk kebutuhan sendiri Amer biasanya hanya tinggal ketik dan perintah, hal- hal jorok malah Amer beli sendiri.

"Aku nggak mau didikte Buna apalagi ibunya Elen. Pokoknya aku harus yakinkan Buna aku tidak butuh bantuan apapun dan Elen harus patuh! Aku harus cepat bawa Elen ke apartemen. Merepotkan!" gumam Amer sepanjang jalan. Matanya gerung menegang, bertekad ingin cepat- cepat bawa Elen ke apartemenya.

1
Umi
sudah ganti tahun Thor,kapan up nya?/Angry/
Nanik Arifin
kelamaan Hiatus readers jd lupa jalan ceritanya Thor....
kita nunggu up smp reinkarnasi ini 😄😄
Umi
tiap hari ku tengok tiap hari ku buka biar selalu diatas di rak buku ,tapi kenapa yang ditunggu belum muncul juga😭😭
qeeraira
iya gapapa ka @Ririn Rohman N kita tetap sabar menunggu up nya 🥰🥰🥰
semangat ka @Ririn Rohman N 🥰🥰🥰

ditunggu lanjutannya Amer elena
Naning Naning
lanjut kak
Naning Naning
alhamdulilah akhirnya up.juga.... lama nunggunya
Nanik Arifin
Alhamdulillah kamu baik" aj Thor
lanjut.......
4_amiraa_ Tadzkiyaa_
yeay.. makasih sdh Up ka... semangat Ka💪💪💪
Ida Nur Hidayati
alhamdulillah ups lagi terima kasih ya kakak....
Ida Nur Hidayati
oma seneng bersama cucu mantunya...jafi penyemangat juga
Tysa Nuarista
aamiin ... sehat" semua nya....
Nanik Arifin
sudah lebih dari sepekan blm update Thor...
buka mendadak tamatkan ?? 🤔
Umi
semoga selalu sehat-sehat Thor,biar segera bisa update
sudah lamaaaa banget nggak up,tiap hari dibuka,tidak up2😭
Umi
semoga selalu sehat-sehat Thor
lamaaaaa banget up nya😭
Bul Bul
lanjut🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Asrini Zafarani
Alhamdulillah, akhirnya up juga si KA Ririn ini, bang ADIP memang bisa di andalkan di segala suasana, ingat Mer kata oma🤣
Nanik Arifin
kambuh lagi egoisnya Amer... ingat Mer, dh mau jd ayah, belajar ngalah sama keinginan. masak besok" bayi kamu yg hrs ngalah 😩 🤦🏻‍♀️
qeeraira
Amer oh Amer 😅😅😅
akhirnya ka @Ririn Rohman N up juga,, happy nya para pembaca menahan rindu seperti Amer yang sudah ketemu elena setelah menahan rindu ga ketemu 😁😁 makasih ya ka @Ririn Rohman N up nya 🙏🥰🥰 ditunggu kelanjutannya Amer elena🙏🙏
bagaimana selanjutnya pulang dari RS elena pulang kemana🙄🤔 kalo pulang ke rumah Buna baba otomatis Amer ga bebas apalagi pasti direcokin omah yang menerapkan aturan tunggu trimester 2 nunggu kandungan kuat 😁😁 pening ga tuh kepala amer 🤣🤣🤣
Ida Nur Hidayati
dasar Amer gak sabaran...untung Adipnya pengertian. bikin malu aja
Tysa Nuarista
untung bang adip pengertian... tp kebayang gak sih malunya elena KLO besok" ketemu bang adip 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!