NovelToon NovelToon
KARMA

KARMA

Status: tamat
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Romansa / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: santi.santi

Novel ini menceritakan tentang sebuah KARMA yang di terima oleh Mesya, si pemeran antagonis dalam hubungan Bisma dan Alya.
Dalam hidup Mesya, Bisma adalah dunianya, jadi dia menghalalkan segala cara untuk menghancurkan hubungan Bisma dengan Alya.
Namun satu kesalahan yang di buat Mesya hingga membuat Alya hamil dengan orang suruhannya, sehingga membuat kekasih dari Bisma itu trauma berat dan mengakhiri hidupnya.

Bisma yang tidak terima dengan apa yang Mesya perbuat sampai dia kehilangan wanita yang ia cintai, dia memutuskan untuk membalas semua perbuatan Mesya.
Bisma benar-benar membuat Mesya hancur sehancur-hancurnya.
Bagaimana cara Bisa membalas dendam??
Apa Mesya sanggup bertahan di saat semua orang sudah pergi meninggalkannya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi.santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyadari kehadiranmu

Setibanya di rumah, Mesya langsung bearing di tempat tidur. Menutup wajahnya dengan bantal keras miliknya. Menangis sejadi-jadinya menunjukkan betapa hati Mesya saat ini.

Mesya kesal, Mesya kecewa dengan sikap Bisma. Mesya mati-matian bertahan hidup dengan menerima semua perbuatan dan ancaman dari Bisma. Mesya menuruti semua perkataan Bisma untuk tidak muncul di hadapannya. Mesya juga tidak menemui keluarga Bisma untuk meminta pertanggungjawaban sama sekali.

Tapi Bisma sekarang tiba-tiba muncul dengan menunjukkan kepeduliannya. Setelah berbulan-bulan Mesya melewati semua itu seorang diri, Mesya rasa apa yang Bisma lakukan itu tak masuk akal.

Yang lebih menyakitkan lagi adalah, kenyataan bahwa Bisma mengetahui kehamilannya sedari awal.

"Setelah ini jangan tunjukkan wajah menjijikkan itu lagi di depanku!! Jangan pula meminta tanggung jawab dariku atau menuntut ku saat ada anak yang tumbuh dalam rahim b*sukmu itu. Aku tidak akan sudi mempunyai anak darimu!!"

Mesya masih ingat dengan jelas kata-kata menyakitkan yang Bisma ucapkan setelah berasil merenggut kesucian Mesya.

"Kalau kamu nggak sudi punya anak dariku. Kenapa sekarang seolah-olah kamu menginginkannya?? Kamu jahat Kak Bisma!! Kamu jahat!!" Mesya melempar obat yang di bawanya tadi.

Mesya sakit hati dengan apa yang di lakukan Bisma atas hinaan dan penolakan Bisma kepada dirinya dan juga anaknya. Tapi Mesya marah pada dirinya sendiri yang tidak bisa membenci Bisma.

*

*

*

*

Beberapa hari pun berlalu, Bisma juga sedang mencoba mencari tau apa yang sebenarnya hatinya inginkan.

Ceklek...

Pintu rumah Mesya yang sudah tampak tua dan rapuh itu terbuka dari luar. Dengan perlahan pintu yang sudah tidak layak itu terdorong ke dalam.

Seorang pria jangkung dengan pakaian serba hitam melangkahkan kakinya masuk ke dalan rumah yang tak layak huni itu.

Pria itu melepas masker dan kaca mata hitamnya hingga menampakkan wajah bersih nan tampan miliknya.

Pria yang masuk tanpa seijin pemilik rumah itu adalah Bisma. Sore ini dia sengaja masuk ke dalam rumah yang di tinggali Mesya selama enam bulan lebih itu.

Jangan tanyakan lagi Bisma bisa mendapatkan kunci rumah itu dari mana. Tentu saja dengan laporan anak buahnya tentang kebiasaan Mesya yang meletakan kunci rumahnya di bawah pot bunga di teras rumahnya.

Mata Bisma terus melihat ruang tamu yang hanya di isi dengan kursi bambu. Tidak ada hiasan dinding, tidak ada televisi, tidak ada yang lain selain kursi-kursi bambu itu.

Bisma terus berjalan masuk ke dapur milik Mesya. Tak pernah terbayangkan bagi Bisma jika Mesya bisa bertahan hidup di rumah seperti ini, setelah sebelumnya tinggal di rumah bak istana.

Tangan Bisma bergerak membuka tudung saji di atas meja makan. Senyum miris langsung terukir di wajah tampannya.

"Pantas saja anakku bisa sekecil itu, dia saja hanya makan seperti ini" Gumam Bisma ketika melihat isi dari tudung saji itu hanyalah tempe goreng dan kerupuk.

Rasa penasaran Bisma belum juga hilang, karena dia tak kunjung keluar dari rumah itu, tapi justru masuk ke dalam kamar Mesya.

Lagi-lagi Bisma hanya bisa membuang nafas kasarnya. Ranjang yang kecil, hanya beralaskan kasur tipis tanpa selimut yang tebal, membuat hati Bisma terasa perih.

Bisma mendudukkan bokongnya di tepian ranjang yang keras itu. Melihat ke sisi kirinya, dimana biasanya Mesya meringkuk kedinginan dia sana.

"Apa dia bisa tidur nyenyak di tempat yang sama sekali tidak nyaman ini??"

Hanya dengan melihatnya saja Bisma bisa merasakan badannya sakit semua tidur di tempat seperti itu. Belum lagi udaranya yang panas tanpa adanya pendingin ruangan ataupun kipas angin di kamar itu. Bisma yang baru sebentar di dalam kamar itu saja sudah merasa pengap dan berkeringat.

Rasa bersalah langsung menyeruak begitu saja dalam dada Bisma. Menempatkan wanita yang sedang mengandung anaknya di dalam posisi seperti itu.

"Apa ini yang aku inginkan?? Apa ini yang akan membuat Alya bahagia di atas sana?? Tapi kenapa aku justru merasa bersalah seperti ini. Aku justru merasa menjadi pria paling b****sek di dunia ini"

Bisma menundukkan kepalanya dengan kedua siku uang bertumpu di kedua lututnya. Menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

Bisma tersadar dari semua pikirannya itu kala ponselnya bergetar.

"Halo??"

"Bu Mesya sudah di jalan dekat rumah Bos, sebaiknya Bos segera pergi dari sana"

"Baiklah"

Setelah mendapat laporan dari anak buahnya itu, Bisma langsung keluar dari sana. Dia tidak mau sampai Mesya melihatnya berada di dalam rumah.

Tepat setelah Bisma berhasil bersembunyi di balik pohon, Mesya benar-benar pulang dengan kerupuk dagangannya yang masih tersisa banyak.

Tanpa curiga sedikitpun, Mesya mengambil kunci rumah yang telah Bisma kembalikan pada tempat semula.

"Alhamdulillah" Ucap Mesya setelah bisa sampai di rumah dan mengistirahatkan kakinya yang sudah sangat lelah itu.

Mesya di kursi bambu yang menjadi tempat ternyamannya saat ini. Menyandarkan punggungnya pada kursi yang sudah rapuh di berbagai sisi itu.

Mesya tiba-tiba langsung berdiri dengan bola matanya yang langsung menyusuri setiap penjuru rumahnya.

Dengan langkahnya yang buru-buru Mesya juga masuk ke dalam kamarnya, dapurnya, bahkan kamar mandi juga tak luput dari Mesya.

"Kak Bisma??"

Mesya hafal betul aroma parfum yang menggelitik hidungnya saat ini. Tidak mungkin jika dia hanya terbayang-bayang dengan Bisma hingga bisa merasakan harum parfum pria itu dengan begitu pekat.

Mesya berlari keluar mencari keberadaan pria yang amat di rindukannya itu.

"Kak Bisma!!" Panggil Mesya, berharap pria itu akan muncul di hadapannya.

"Itu kamu kan Kak??" Mesya terus bersuara, layaknya berbicara dengan angin karena memang dia tidak melihat siapapun di sana.

"Aku tau kalau kamu datang ke sini!! Aku tau kalau kamu sebenarnya mengkhawatirkan aku kan Kak?? Kenapa kamu nggak mau muncul di hadapanku?? Apa kamu masih begitu membenciku?? Hiks.. hiks.. "

Pertahanan Mesya runtuh. Tubuhnya jatuh ke bawah. Mesya lagi-lagi harus menangisi pria seperti Bisma.

"Kenapa aku seperti ini?? Seharusnya aku membencimu saat ini, kamu telah menghancurkan hidupku. Tapi kenapa aku justru mencintai mu sedalam ini. Apa mencintaimu harus sesakit ini??" Mesya berkata dengan lirih di sela-sela tangisnya

Sementara pria yang sejak tadi di cari Mesya hanya terdiam di balik pohon. Melihat bagaimana Mesya mencarinya, menyebut namanya.

Bisma masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Mesya bisa merasakan kehadirannya di dalam rumah itu. Padahal Bisma merasa tidak meninggalkan apapun di dalam rumah Mesya.

Tatapan mata Bisma begitu dalam melihat Mesya yang kini bersimpuh di lantai dengan punggung yang bergetar.

Ingin sekali Bisma mendekati Mesya dan menunjukkan bahwa dia memang berada di sana. Namun kakinya begitu berat untuk melangkah. Bisma hanya bisa memukul batang pohon di depannya menggunakan kepalan tangannya dengan kuat sebagai luapan perasaannya yang tak menentu itu.

1
Visencia Alingga
❤❤❤❤❤❤🙏🙏🙏🙏🙏
wartoni adji
harusnya bisma bayar aja orang lain jumlah 4 org juga kenapa harus dia sendiri,ternyata dia menikmati
AZLEN HASLINA BT. AWANG KPM-Guru
aku sudah membacanya berulangkali...
Rafiii Rafi'a
baca yg ke 2x tp ttp suka,ceritanya sangat bagus,hanya crta ini yg palng the best pokokny,smngat terus othor,buat cerita untuk feri dong kak Santi Santi ❤️💪
santi.santi: thank youuu🥰🥰🥰
total 1 replies
Nita Rufaidah Ruhyat
hari jum'at tgl 27 maret thn 2026 saya ngulang baca dari awal ko tetep nangis ya aneh padahal udat tau cerita nya
santi.santi: makasih loh udah balik lagiii🥰🥰🥰🥰😍
total 1 replies
Shyfa Andira Rahmi
👏👏👏
Shyfa Andira Rahmi
lahhh ternyata semua mudah hanya dgn uang...
Shyfa Andira Rahmi
kalian malah lebih kejam lagi...
Shyfa Andira Rahmi
nyawa, dibayar nyawa...bukannya sudah lalu apalagi ngga cukup nyawa ayahnya untuk menggantikannya, kalo dipikir2 kalo misalnya dibawa kejalur hukum bukan Mesya aja yg dihukum tapi semuanya termasuk c,Bisma n Kusworo. Malahan hukuman mereka harusnya lebih berat karna perbuatan c,Mesya dibalas sama mereka melebihi kejahatan c,Mesya😏
Shyfa Andira Rahmi
kenapa ngga direalisasikan aja Ferr ...🤪
Shyfa Andira Rahmi
kenapa Meysa nya ngga diajak juga Mama Luna😭
Shyfa Andira Rahmi
ini sih balas dendamnya terlalu kenapa harus merembet ke yg lain yg tidak ada sangkut pautnya,,
Shyfa Andira Rahmi
sakit jiwa anda...
Shyfa Andira Rahmi
nahh, sekarang apa bedanya kamu sama c,Mesya🥱🥱
Marsela Arsisilia
bagus banget novel ini
MiMi Chan
nice
Mrs. Ketawang
Baca yg ke 2x nya tp ttp suka,. cerita yg bnar" memporak porandakan hatiku,dari marah,nangis,benci dan akhirnya d bikin meleyoottttt...
😍😍
santi.santi: iya sama, otor juga nggak bosen padahal otor sendiri yang nulis🤭
total 1 replies
Mrs. Ketawang
baca lagi d th 2026,krn gabut d bln puasa nih blm ada karya yg mnggetarkan hatiku😅
Marini Suhendar
Isi Nya nano_Nano...Abis Tisu Berapa Box..Sport Jantung..akhirya Nyeees...Love Sakebon Buat Mu Thor..klo kurang banyak Bilang Ya❤❤❤🤭
Pingkan Mamangkey
sangat suka 😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!