Usia 17 tahun dihadapkan dengan masalah pernikahan yang dilandaskan perjodohan. Sebuah pernikahan rahasia. Akankah pernikahan mereka berakhir bahagia?
///
Ternyata calon suamiku merupakan pria yang menyaksikanku diputuskan pacarku saat memergokinya selingkuh.
///
Di sisi lain pria itu terpaksa menggantikan sang kakak untuk menerima perjodohan demi mendapatkan kebebasan. Dan ternyata sahabatmu menyukai instrimu. Apa yang harus dilakukan? Mendukung? Mencegah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rtgnda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
Jam 1 siang Fariz sudah tiba di butik. Fariz langsung di sambut pegawai butik dan memandu Fariz untuk melakukan fitting baju pernikahannya.
Setelah selesai Fariz hendak menuju sofa tetapi langkahnya terhenti melihat Hamdan ke arah pintu ke luar. Fariz heran melihat Hamdan membukakan pintu keluar untuknya.
"Kita mau ke mana?", tanya Fariz heran.
"Hari ini tidak ada jadwal lain tuan. Tuan yang meminta sendiri untuk tidak menambah jadwal apapun hari ini selain fitting baju pernikahan. Jadi sekarang tuan ingin ke mana? Langsung pulang ke kediaman Monang Nasution atau ingin ke tempat lain tuan? ", jelas Hamdan asisten Fariz.
"Jadi di mana gadis itu? Mengapa dia tidak di sini? Dia juga harus fitting baju pernikahan kan? Kita tidak menunggunya? Lalu apa tidak ada lagi yang perlu dibahas dengan pegawai butik ini soal baju pernikahan? ", tanya Fariz.
"Nona Sava sudah melakukan fitting baju pernikahan jumat sore semalam tuan. Dan tidak ada kendalan. Jadi urusan pakaian pernikahan sudah beres", jawab Hamdan.
"Mengapa kau tidak memberitahu aku?", ucap Fariz kesal.
"Tuan sebelumnya tidak menanyakan kapan nona Sava melakukan fitting baju pernikahan. Tuan hanya memberi perintah untuk mengaturkan jadwal fitting baju pernikahan sabtu siang ini. Lebih jelasnya tuan tidak meminta untuk mengaturkan jadwal tuan disamakan dengan nona Sava", jelas Hamdan.
"Cukup! Kita pulang", ucap Fariz dengan nada tinggi.
"Mampus aku. Sepertinya aku melakukan kesalahan. Harusnya aku menyamakan jadwal mereka. Ku pikir tuan muda tidak akan perduli soal seperti ini. Setauku tuan terpaksa dengan perjodohan ini, jadi ku pikir tuan tidak menyukai nona Sava. Hmm aku harus memperbaiki kesalahanku", batin Hamdan.
Dalam perjalanan pulang ke kediaman Monang Nasution, Hamdan mengirim pesan ke Deshi asisten Sava. Ia menanyakan keberadaan Sava saat ini dan jadwal Sava 1 minggu ke depan. Syukurnya pesan Hamdan langsung dibalas oleh Deshi.
"Ekhem. Tuan. Saat ini nona Sava sedang bersama keluarganya. Nona Sava dan keluarga sedang berlibur bersama mengingat nona Sava akan menikah minggu depan. Jadi mereka menghabiskan waktu bersama", jelas Hamdan.
Fariz tidak merespon Hamdan ia terus menatap ke arah luar kaca jendela mobil.
"Tuan muda kurang puas dengan ucapanku. Sepertinya penjelasanku tidak cukup. Sebaiknya harus ku beritahu jadwal nona Sava", batin Hamdan.
"Jadwal nona Sava 1 minggu ke depan hanya sekolah. Sepulang sekolah nona mendapat pelatihan khusus dari Deshi untuk persiapan pernikahan", jelas Hamdan.
"Tuan juga harus mempelajari tari tor-tor. Kapan tuan ingin saya jadwalkan untuk bertemu guru tari? Apakah perlu saya jadwalkan bersama nona Sava?", lanjutnya.
"Tidak perlu! Aturkan besok untukku. Lebih cepat lebih baik", jawab Fariz.
"Baik tuan", balas Hamdan.
"Huft. Aku bingung apa yang diinginnya tuan sebenarnya", batin Hamdan.
///
Kota Medan H-2 Pernikahan Fariz dan Sava
Sava dan keluarga telah tiba di medan dan dijemput oleh Deshi asistennya.
Sava diantar ke hotel tempat acara pernikahan dilaksanakan. Sementara Fariz bersama keluarganya di kediaman Monang Nasution yang berada di Medan. Fariz tiba di medan 1 hari lebih cepat dari Sava.
Sava baru ke 2 kalinya menginjakkan kaki di medan. Pertama karena menghadiri pemakaman kakeknya. Pasalnya hubungan kakek Sava dan ayah Sava tidak akur sebab ayah Sava menikahi ibunya yang bukan darah batak. Kakek Sava tidak menyetujui hubungan ayah dan ibunya. Jadi komunikasi kakek dan ayahnya terputus karena sikap yang sama-sama egois. Lain hal dengan saudara-saudara ayahnya masih tetap berkomunikasi dengan baik. Sementara neneknya sudah meninggal saat ayahnya masih remaja.
mudhn ceritanya masih lanjut,semangat ya buat author nya💪💪💪
giliran faris udah bucin sava malah nyebelin