NovelToon NovelToon
Kosuke Arashi

Kosuke Arashi

Status: tamat
Genre:Fantasi / Komedi / Petualangan / Barat / Perperangan / Tamat
Popularitas:11.2M
Nilai: 4.5
Nama Author: Basiroh

Kosuke Arashi adalah seorang anak yang tinggal disebuah desa dengan malas dan tak memiliki ambisi apapun

Kehidupannya berubah ketika ia diketahui memiliki energi naga dalam tubuhnya kemudian sebuah tawaran datang padanya untuk bergabung dengan Akademi Red Eagle

Dan setelah itu melalui beberapa petualangan dan pertarungan ia memperoleh julukan "Si Pengacau"

Season 1 : Chapter 1-42
Season 2 : Chapter 43-102
Season 3 : Chapter 103-143
Season 4 : Chapter 144-247
Season 5 : Chapter 248-289
Season 6 : Chapter 290-393
Season 7 : Chapter 394-481
Season 8 : Chapter 482-575
Season 9 : Chapter 576-697
Season 10 : Chapter 698-887

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Basiroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27 : Bahaya Datang

Esok yang cerah untuk memulai petualangan...

"Yosh...!!! ayo semuanya kita bangun dan berangkat!!" teriak Arashi dengan semangat.

"Yo... ayo berangkat!!" Sahut Masamune dan Misaki yang masih ngantuk dengan nada lemas.

Arashi menatap keduanya dengan tatapan mengejek, "Woiy, kenapa kalian tak semangat seperti biasanya??"

"Kau bodoh, ya? Sekarang pukul berapa? Aku masih ngantuk tau?" Bentak Misaki dan Masamune yang kesal dengan sikap Arashi

"Sekarang?? Oh... ya, aku lupa melihat jam..." kata Arashi seenaknya, "Owh... ternyata sekarang baru jam 3 pagi ternyata..."

"Hahahaha..."

"Apa...!!! kau membangunkan kami dan kau tak tahu jam berapa ini..." teriak Masamune dan Misaki kesal.

"Hehehe... maaf... habisnya aku terlalu bersemangat hari ini" jawab Arashi dengan polos dan santai

"Appaa?? Tyeng... Tyeng..." dengan amarah yang meledak-ledak Masamune dan Misaki memukuli Arashi.

"Maaf..." ucap Arashi dengan suara pelan dan tak berdaya.

"Hihihi... Kalian benar-benar kompak..." ucap Layla memperhatikan sikap ketiganya

"Hah... Apanya yang kompak??" Misaki tak setuju dengan ucapan Layla, "Sudahlah karena kita sudah bangun ayo kita berangkat."

"Dasar Arashi!! pagi-pagi sudah membuatku kesal!!" gerutu Masamune

Beberapa saat kemudian Arashi dan kawan-kawan sudah berjalan sejauh beberapa kilometer dari desa Tomos.

Dan sang Surya pun menampakan diri

"Wah... Matahari terbit memang indah, ya??" Ucap Layla kekaguman

"Ya... Matahari pagi memang indah seperti telur dadar." Arashi menanggapi dengan seenaknya

"Kalian tau, hari baru petualangan baru." Sahut Misaki dengan semangat

Berbeda dengan yang lainnya Masamune masih kesulitan menghilangkan rasa ngantuknya

"Woiy, Ryuzaki bangun jangan ngantuk!!" Teriak Arashi saat melihat Masamune berjalan sempoyongan.

"Diam kau!! Ini semua salahmu!! kau bangunkan aku jam 3 pagi aku jadi masih ngantuk!!" teriak Masamune kembali

"Hehehe... Habisnya setelah kita melewati hutan ini tidak ada desa lagi untuk istirahat jadi kita harus segera bergegas lebih" jelas Arashi.

"Jadi begitu... tapi tetap saja kau menyebalkan!!" penjelasan Arashi sedikit menenangkan kekesalan Masamune.

"Hah... Ternyata kau berpikir sebelum bertindak Arashi tak seperti Ryuzaki yang bisanya marah-marah" kata Misaki.

"Woiy... Aku di sini tau!!" Masamune kesal mendengar kata-kata Misaki, "aku dengar..."

"Bodoh..." Misaki cuek

"Teman-teman jangan bertengkar!! Cepat ke sini!! Dan lihat ini!!" Ucap Layla yang jalan di depan ketika menemukan sesuatu

Arashi, Masamune dan Misaki tercengang melihat pepohonan yang berukurang besar dan tinggi, menjulang dan lebih parahnya lagi hampir setengah bagian dari tinggi pohon itu terendam air.

"Apa-apaan hutan ini!!" Ucap Masamune yang terkejut, "pepohonannya gede banget..."

"Em... Hutan Samtos, hutan yang selalu terendam air, hutan yang tak pernah kering sepanjang tahun..."

"Berhati-hatilah didalam hutan banyak terdapat buaya dan ular rawa!!" Misaki membaca sebuah buku.

"Woiy, Misaki dari mana kau dapat buku itu??" tanya Arashi.

"Owh... Buku ini Sizuka-senpai yang memberikannya padaku untuk panduan dalam misi..." jelas Misaki sambil menunjukan sebuah buku

"Hey, siapa yang butuh buku itu, yang kita butuhkan adalah rencana untuk melewati hutan ini tau!!" Ucap Masamune mengemukakan masalahnya

"Kau benar, sebuah rencana." Arashi berpikir.

"Em... Mungkin kita harus berenang." Ucap Arashi seenaknya.

"Kau bodoh di sini banyak buaya tau? kau ingin mati dimakan buaya!!" teriak Misaki.

"Oh... iya-ya... kau benar..." jawab Arashi.

"Lagi pula kita tak bawa baju renang." kata Layla.

"Kau jangan ikut-ikutan bodoh!!" teriak Misaki kepada Layla.

"Owh... aku punya rencana." kata Masamune.

"Hah... Apa recanamu Ryuzaki?" Misaki penasaran.

"Begini... bagaimana jika kita panjat pohon itu, lalu kita melompat-lompat dari satu pohon kepohon lain." Masamune menjelaskan.

"Aku setuju idemu, Ryuzaki." Sahut Arashi.

"Kau bodoh!! jika kita jatuh kita bisa mati tau!!" Misaki teriak-teriak kesal.

"Lagi pula kita bukan tupai." kata Layla.

"Bukan itu maksudku!!" teriak Misaki lagi, "hah... Ini buang-buang waktu, mungkin ini saatnya aku menggunakan kemampuanku."

Misaki mengambil sebuah gulungan yang ada dipunggungnya dan menggambar sebuah perahu.

"Seni ninja teknik : penciptaan gambar."

"Woohaa... kemampuanmu hebat, Misaki!!" Masamune terkagum-kagum.

"Ya... terus puji aku,kemampuanku memang berguna." jawab Misaki dengan sombong.

"Kenapa dia tidak melakukannya dari tadi?" guman Layla dalam hati yang heran

"Yosh... ayo kita bergegas!! kau yang mendayung Ryuzaki." Perintah Arashi yang sudah berada di perahu.

"Woiy, kenapa bukan kau saja!!" teriak Masamune tapi tak dijawab.

"Wah... Ternyata dia tidur." Misaki memeriksa Arashi yang tidur di atas perahu.

"Dasar Arashi dia menyebalkan!!" Masamune terpaksa mendayung.

"Hihihi... ternyata Arashi masih ngantuk juga." guman Layla.

Lalu setelah mendayung beberapa saat, dan semakin masuk ke dalam hutan yang lebat dan gelap

"Hutan ini menyeramkan..." ucap Layla yang memperhatikan sekitar.

"Ya... berlama-lama disini, aku jadi merinding." sahut Misaki.

"Hey, Misaki tak bisakah kau menggambar makanan." Ucap Masamune tapi tak dihiraukan

Tiba-tiba Arashi terbangun dari tidurnya dan hal itu membuat teman-temanya terkejut.

"Eh...!!" semua terkejut melihat tingkah Arashi.

"Semuanya berhati-hati ada sesuatu yang besar dan jahat datang kearah kita!!" Teriak Arashi dan membuat takut teman-temannya.

"Eh...?? Apa maksudmu?" Tanya yang Misaki terkejut sekaligus takut

1
FheurCryo Errors
Finally!!!
Saatnya Rewatch... Lupa kemarin sampe mana🤣
Rindaman
yo, gw pembaca ni novel dari waktu chapternya masih 90 an. jadi nostalgia buka apk ini lagi hehe dan gw suka banget ni novelnya. novel pertama dan terbaik yang pernah gw baca di apk ini dibarengin novel legend of lyan 😍
teguh andriyanto
opo sih tolol si author
teguh andriyanto
sombong, menang selalu karena beruntung.. hadeh
teguh andriyanto
as zoo emang si MC, sok cool. padahal sampah.
teguh andriyanto
bacotan, kere, lemah ngga OP, ngga ganteng. dan itu jadi judul bahkan jadi MC? parah nih yang ngehalu...
teguh andriyanto
makin tolol si author
teguh andriyanto
MC lemah, tolol, dah ch 115 ngga ada peningkatan kekuatan.
teguh andriyanto
dah ch 49, ngga level up, ngga ada tingkatan level, lha lu nulis crito opo se author? Jian bedhes tenan owg..
Wyn Dewa
Luar biasa
Kris Worro
Ini sungguh pertanyaan bodoh dr yg terbodoh, sdh jelas jelas ada kebakaran di depan mata masih tanya ada apa
Makmur Arrahman
/Smile/
Nicholas Nic
dialog sering terulang,,
レインダ
Luar biasa
Nilam Vino
msh adakah yg msh menbaca?
TELMI'
lalu pemilik segala ilmu sekarang kemana?
teddy pesek
ELU NYA GAK NYARI KOCAK!!
Irfan Yustiana
kalo ada sepasang, tidak usah laga pakai kata sebuah
Raylanvas
bisa bisanya :v
Raylanvas
yg aku suka dari novel ini unsur shounen-nya cukup kental. mantap!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!