Shinji Alvredo merupakan seorang anak yang tidak merasakan kehidupan damai dan tenang di bumi lamanya.
Oleh sebab itu dia memutuskan untuk melakukan Reinkarnasi ke dunia lain semoga mendapatkan hidup damai dan tenang, namun sebelum dia bereinkarnasi Shinji menyempatkan dirinya ditabrak oleh sebuah Truk-Kun yang melaju begitu cepat.
Disaat detik-detik terakhir nya dia merasakan bahwa ada suara yang seperti menyebutkan [Perfect Sage] kepadanya hal itu membuat Shinji seperti sedang diolok-olok oleh suara tersebut.
apakah Shinji Alvredo berhasil melakukan Reinkarnasi nya atau tidak berhasil ?
Genre : Action, Reincarnation, Harem, Magic System, Demon, Isekai, Tragedy, Drama, Shounen
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Achmad fazar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 25 - MCT
1 hari sebelum Arthur bertemu dengan para Ogre.
Pembukaan cerita ini akan dibuka oleh ceritanya David menuju perjalanan pulang ke Kekaisaran Lloyd.
Perjalanan pulang menuju kekaisaran Lloyd.
Setelah berkunjung nya David ke Kekaisaran Star yang dipimpin oleh Arthur temannya.
Kini David dan Avrost sedang dalam perjalanan menuju pulang ke Kekaisaran Lloyd.
“ Ternyata nasi goreng yang dibuatkan oleh Arthur-San sungguh enak kan Avrost ? ” (David)
Sementara itu Avrost hanya diam termenung seperti ada yang dipikirkan oleh nya.
David mencoba memanggil Avros sekali lagi.
“ Avrost ada apa ? ” (David)
Avrost menanggapi panggilan David dengan terkejut.
“ Eh ? Iya ada apa David-Sama ? ” (Avrost)
“ Eh tidak, aku hanya memanggil mu karena kau kelihatannya sedang ada yang dipikirkan olehmu. ” (David)
“ Tidak … tidak apa-apa David-Sama. ” (Avrost)
“ Oh begitu ya. Ya sudah kamu istirahat saja sekitar 4 jam lagi kita akan sampai di Kekaisaran Lloyd. ” (David)
David berbicara sambil meletakkan tangan sebagai menopang dagunya.
David dan Avrost kembali diam-diaman selama beberapa saat.
Namun Avrost memecah keheningan mereka.
“ Anu … David-Sama. ” (Avrost)
“ Iya ada apa ? Bukankah kamu kelelahan, istirahat lah. ” (David)
“ Bukan begitu, saya ingin bertanya mengenai Tuan Arthur. ” (Avrost)
David yang awalnya duduk menopang dagu.
Langsung memunculkan ekspresi yang terkejut dan duduk dengan tegak.
“ Apa ? Ada apa dengan Arthur-San ? ” (David)
“ Eh itu, apa Tuan Arthur memang begitu ya ? ” (Avrost)
“ Begitu apanya ? ” (David)
“ Itu sifat Tuan Arthur seperti seorang Psycho, apa memang Tuan Arthur memiliki sifat yang begitu David-Sama ? ” (Avrost)
Setelah Avrost berkata seperti itu.
David menatap Avrost dengan serius.
Sementara Avrost yang merasakan ditatap serius dengan David, mengeluarkan keringat dingin.
David-Sama … apakah dia bakalan marah karena aku mengatakan seperti itu kepada temannya ? (Avrost)
Avrost terus mengeluarkan keringat dan seluruh tubuhnya menjadi mendadak kaku.
Dikarenakan David yang menatap nya serius.
Namun David menghela nafasnya, dan kembali duduk menopang dagunya.
“ Sigh, ya aku tidak begitu tahu apakah Arthur-San itu Psycho atau tidak. Namun ada suatu kejadian dimana Arthur-San menunjukkan sifat Psycho nya. ” (David)
“ …. Kejadian dimana Tuan Arthur menunjukkan sifat Psycho nya ? …. ” (Avrost)
“ Ya itu disaat Arthur-San ditangkap sebagai tersangka akibat menghilangnya Volurant, Naga Kekacauan. ” (David)
“ Oh !! Iya saya tahu, kan beberapa Minggu yang lalu sempat ada kabar sampai keseluruh dunia bahwa Volurant telah menghilang, jadi Tuan Arthur yang membuat Volurant menghilang ?? ” (Avrost)
David mengangguk pelan untuk membalas perkataan Avrost.
“ Tidak mungkin ! ” (Avrost)
“ Ya sebenarnya Arthur-San bukan menghilangkan Volurant, dia hanya membawa Volurant. ” (David)
“ Eh ? Membawa Volurant ? Dimana dia, saya tadi tidak melihat Volurant berada di Kekaisaran Star. ” (Avrost)
“ Ya memang tidak ada, dikarenakan Volurant hanya berada disini nya Arthur-San. ” (David)
David menunjuk tangannya menuju ke arah tubuhnya sendiri agar sebagai contoh bahwa Arthur menyimpan Volurant di tubuhnya.
“ !!! ” (Avrost)
“ Ya dia mengatakan kepada kami bahwa dia membawa Volurant. Awalnya kami tidak mempercayai perkataan nya namun dia menunjukkan sifat Psycho nya. ” (David)
Avrost tidak memberikan reaksi nya dia hanya diam terpaku di tempat.
Hanya suara tertelan ludah yang terdengar oleh Avrost.
“ Dia Arthur-San mengeluarkan Aura yang sama persis seperti Auranya milik Volurant, Naga Kekacauan. ” (David)
“ Sambil mengeluarkan Aura milik Volurant, dia tidak lupa menunjukkan tatapan yang ingin membunuh mangsanya tatapan itu tidak bisa kami lupakan.. ” (David)
“ Jadi Tuan Arthur untuk apa dia membawa Volurant ? ” (Avrost)
“ Dari yang kudengar darinya, dia membawa Volurant dikarenakan Volurant adalah teman pertamanya itu saja. ” (David)
“ Jadi David-Sama kenapa anda ingin berteman dengan Tuan Arthur ? ” (Avrost)
David tiba-tiba saja melihat ke arah Avrost dengan mengeluarkan ekspresi sedikit kaget.
“ Kenapa aku berteman dengan Arthur-San ? ” (David)
Dan kemudian tatapan David kembali tertuju melihat ke arah pemandangan yang ada di sekitarnya.
“ Aku tidak tahu Avrost, namun naluriku berkata bahwa aku memang harus berteman dengan Arthur-San. Walaupun Arthur-San memiliki Sifat Psycho aku tidak peduli dikarenakan dia adalah teman pertama ku dan Arthur-San menganggapku sebagai teman keduanya. ” (David)
David menunjukkan senyuman hangat walaupun tatapan David hanya menuju keluar melihat pemandangan di sekitar.
Namun Avrost tahu bahwa Tuan nya itu sedang tersenyum.
“ David-Sama … ” (Avrost)
Begitu juga Avrost yang ikutan tersenyum diakibatkan Tuannya mendapatkan kebahagiaan.
Namun tiba-tiba saja ada sesuatu yang bergetar di kantong baju milik David.
“ Eh siapa ini ? ” (David)
David segera merogoh-rogoh kantong baju milik nya.
“ Dapat. ” (David)
Avrost pun menyadari apa yangs sedang dilakukan oleh Tuan nya.
“ Itu apa David-Sama ? ” (Avrost)
“ Oh ini ? ” David menunjukkan benda yang dipegang tangan kanannya kepada Avrost.
“ Humu (iya). ” (Avrost)
“ Ini adalah Magical Communication Tool atau disingkat sebagai MCT merupakan sebuah alat yang bisa berkomunikasi dengan seseorang dari wilayah jauh di seluruh dunia ini hanya dengan menggunakan energi magis milik pengguna saja. ” (David)
“ Alat ini baru-baru saja beberapa bulan yang lalu diciptakan oleh para Alkemis di seluruh dunia. ” (David)
“ Eh alat komunikasi ? Hanya dengan menggunakan energi magis ? ” (Avrost)
Namun Avrost tiba-tiba tertawa lepas dan terbahak-bahak.
“ Ergh, apa yang kau tertawakan Avrost ?! ” David sedikit kesal dengan Avrost dikarenakan tertawa.
“ Maaf … Maaf tuan Arthur, hahaha. Hanya saja disaat anda menyebutkan penggunaan energi magis saya langsung berpikiran apakah anda mempunyai energi magis ? ” (Avrost)
“ Sigh... ya punya. Sudah-sudah aku mau mengangkat panggilan mereka ini dulu. ” (David)
Sementara itu di dalam hati Avrost dia berkata “ apakah David-Sama memang mempunyai energi magis di dalam tubuhnya ? Bukankah setahuku David-Sama tidak mempunyai energi magis, apa jangan-jangan David-Sama menyembunyikan energi magis nya ? ” Avrost begitu kebingungan mengenai David yang katanya mempunyai energi magis.
David mengangkat panggilan yang berada di MCT.
David menekan tombol berwarna merah berada di tengah-tengah MCT.
Setelah ditekan muncul sebuah layar hologram yang berukuran sedang.
“ Yoo David-San. ”
Ada beberapa manusia yang muncul di layar itu.
“ Yoo, wah sekarang ada pemimpin kerajaan juga ikut melakukan pembicaraan ini. ” (David)
...( Author : Ada sekitaran 10 manusia pemimpin yang sedang berada di layar itu termasuk David sendiri. )...
...(Author : Ke 1 David Lloyd dari kekaisaran Lloyd, Ke 2 Rundolf Yagami dari Kekaisaran Yagami, Ke 3 Alvina Fusze dari Kekaisaran Fusze, Ke 4 Patricia dari Kekaisaran Gereja Barat, Ke 5 Duke dari Kekaisaran Gereja Timur, Ke 6 Daaram Venezia dari Kekaisaran Venezia, Ke 7 Vermaelen Bermerk dari Kerajaan Ruins, Ke 8 Yuuki Hiroya dari Guild Petualang di Kota Bermuda, Ke 9 Leonardo Forward dari Kastil Leon, dan Terakhir ke 10 Daisy Lowe dari Kastil Basil. )...
“ Dan juga Dari pemimpin Kastil ikutan, wah rasanya nostalgia sekali ya. ” (David)
“ Hahaha, ini baru kita 10 masih ada lagi yang belum ikut pembicaraan ini David-San. ” (Daaram)
“ Eh memangnya yang lain pada kemana Daaram-San ? ” (David)
“ Ya biasa, mereka sibuk mengurusi wilayah mereka. Berbeda dengan kita yang tidak memperdulikan wilayah kita sendiri hahaha bercanda. ” (Daaram)
“ Hahaha. ” mereka tertawa akibat dari lelucon yang dikeluarkan oleh Daaram.
(Author : Padahal sebenarnya garing [tidak lucu] )
“ Oh iya David-Kun bagaimana dengan Arthur ? ” (Alvina)
David menunjukkan senyuman ramah kepada ke 9 pemimpin.
“ Arthur baik-baik saja. ” (David)
“ Syukurlah. ” Ucap Rundolf, Alvina dan Daaram secara bersamaan.
“ Jadi sekarang ini Arthur dia dimana sekarang tinggal, maksudnya keberadaan nya sekarang ada dimana ? ” (Rundolf)
“ Kalau itu dia sekarang berada di Hutan Monster. ” (David)
“ Apa ?! Hutan monster ?! ”
Rundolf, Alvina, Daaram terkejut namun bukan hanya mereka bertiga Patricia, Duke dan Vermaelen juga ikut terkejut.
David hanya menganggukkan kepalanya saja sambil sedikit tersenyum.
“ Kenapa kamu tidak bilang ke kami bahwa kamu telah menaruhnya di Hutan Monster ?! ” (Alvina)
“ Itu benar David-San, bukankah kamu tahu sendiri bahwa Hutan Monster itu adalah hutan yang dipenuhi dengan monster-monster mengerikan ! ” (Rundolf)
“ David-San bisakah kamu menjelaskan hal ini ? Apakah akan aman jika kamu meletakkan Arthur-San berada disana ?! ” (Daaram)
Dikarenakan mereka yang seperti mendesak David.
David pun mulai merasa gelisah.
“ Bisakah kalian diam dulu, aku akan menjelaskan bagaimana Arthur bisa berada disana. ” (David)
Setelah David berkata seperti itu mereka langsung diam.
“ Baiklah ceritanya Aku sendiri lah yang menempatkan Arthur-San berada disana. ” (David)
Mereka semua yang berada di layar MCT langsung mengeluarkan ekspresi terkejut dan kaget.
“ Ya aku tahu ini salahku karena tidak segera memberitahukan kepada kalian. Namun kalian tenang saja Arthur-San dia baik-baik saja, bahkan aku baru saja dari Hutan Monster untuk bertemu Arthur-San. ” (David)
“ Kamu dari Hutan Monster dan menemui Arthur-San ? Ceritakan kepada kami bagaimana kabar Arthur-San sekarang ? ” (Daaram)
“ Ya iya, aku akan bercerita kok Arthur-San sekarang sudah mempunyai bawahannya. ” (David)
Tiba-tiba saja mereka semua diam setelah David berkata seperti itu.
Namun Duke berhasil memecah keheningan.
“ Tunggu kamu bilang Arthur mempunyai bawahan ? Bawahan apa yang kamu maksudkan ? ” (Duke)
“ Dia mempunyai bawahan Para Mons— . ” (David)
Tiba-tiba saja David berhenti berbicara di tengah-tengah. Namun David sedang memikirkan sesuatu di dalam hatinya.
Tidak jangan aku beritahu, jika aku beritahu mereka maka mereka semua akan menganggap Arthur-San sebagai manusia aneh yang memiliki bawahan para monster. Aku tidak boleh memberitahu kepada mereka. (David)
Dikarenakan David yang tiba-tiba saja bengong Avrost menyenggol David.
“ Eh iya ada apa Avrost ? ” (David)
“ Bukan saya David-Sama melainkan mereka memanggil anda dari tadi namun anda tidak menjawab jadinya saya senggol badan anda. ” (Avrost)
“ Eh iya nya ? ” (David)
Dan benar saja apa kata Avrost para pemimpin yang berada di layar MCT memanggil nama David secara bergantian.
“ Eh iya maaf ya tadi dimana topik nya ? ” (David)
“ Arthur-San memiliki bawahan, disaat kamu ingin memberitahu siapa bawahannya kamu malah memutuskan pembicaraan mu dan seketika bengong. ” (Duke)
“ Eh seperti itu ya, maaf. Tapi tidak apa-apa, Arthur-San tidak memiliki bawahan Hehe, dia hidup aman di Hutan Monster. ” (David)
Mereka semua kebingungan melihat sifat David yang seperti kebingungan.
“ David-San ada apa ? Apa kamu menyembunyikan sesuatu dari kami ? ” (Daaram)
“ Eh tidak kok, tidak ada. ” (David)
Suasana semakin meningkat, rasa panik dan khawatir tercampur di dalam David.
Mereka semua mencurigai David bahwa ada yang sedang disembunyikan olehnya.
Namun tiba-tiba saja salah satu dari mereka bernama Yuuki Hiroya berhasil memecah ketegangan itu.
“ Anuu … maaf bertanya, sebenarnya Arthur itu siapa ya ? ” (Yuuki)
Dengan wajah kebingungan Yuuki bertanya mengenai Arthur kepada yang tahu.
Ke 6 pemimpin yang tadi langsung menoleh ke arah Yuuki bahkan Vermaelen, Leonardo dan Daisy juga melihat ke arah Yuuki.
Yuuki yang merasa bahwa dia sedang dilihat oleh ke 9 manusia di MCT mulai kembali bertanya.
“ Hei saya bertanya loh, kenapa kalian semua malah melihat ke arah saya. ” (Yuuki)
Dengan mengeluarkan nada suara yang berat Yuuki berhasil memecah keheningan yang tadi.
“ Eh aku tidak tahu. ” (Daisy)
“ …. ” (Leonardo)
“ Kalau tidak salah Arthur itu … aku juga tidak tahu. ” (Vermaelen)
“ Hm … yang lain ? ” (Yuuki)
Namun ke 5 lainnya hanya diam dan tidak bersuara.
Yuuki hanya melirik ke arah mereka ber 5.
Namun akhirnya David menjawab pertanyaan Yuuki.
“ Hahaha Arthur itu adalah temanku kau tahu. ” (David)
“ Oh ada juga yang menjawab, oh teman ya ? Bukan itu maksudku, yang aku maksudkan itu Arthur itu siapa ? Kenapa yang bernama Arthur ini sampai di tempatkan di Hutan Monster ? ” (Yuuki)
Yuuki mulai meninggikan nada bicaranya.
“ Ehmm … Arthur itu dia adalah teman kami sudah itu saja. ” (David)
David mengeluarkan senyuman dan juga tawa candaan kepada Yuuki.
Bukannya merespon Yuuki hanya menatap David dengan tatapan yang begitu dingin.
“ Hahaha Eh iya nama kamu siapa ? Aku baru pertama kali melihat kamu di MCT ini, biasanya yang melakukan komunikasi ini hanya kami 9 manusia, namun tiba-tiba saja bertambah 1 ya itu kamu, siapa namamu ? ” (David)
Awalnya Yuuki hanya diam dan masih saja menatap ke arah David dengan tatapan dingin.
David yang mulai merasakan bahwa ada yang tidak beres dengan Yuuki ingin berbicara sekali lagi dengannya namun tiba-tiba Yuuki membuka suara.
“ Namaku adalah Yuuki Hiroya Pemimpin Guild ternama di Kota Bermuda, salam kenal Raja David Lloyd dari Kekaisaran Lloyd. ” (Yuuki)
Yuuki mengeluarkan Senyuman yang seperti mencurigakan.
Semuanya menyambut Yuuki dengan hangat dan ramah namun tidak dengan Leonardo, Daisy dan juga David yang hanya diam melihat tingkah laku nya Yuuki.
Di dalam hati David dia berkata Senyuman yang tadi itu ? Senyuman mencurigakan bukan ? (David)
“ Eh iya maaf ya aku sepertinya harus mengakhiri pembicaraan kita ini, ada seorang petualang yang sedang berkunjung kalau begitu aku izin pamit. ” (Yuuki)
Yuuki menundukkan kepalanya sedikit dan kemudian mengeluarkan senyuman ramah kepada ke 9 manusia, namun hanya kepada 1 manusia dia tersenyum berbeda yaitu David.
Dia mengeluarkan senyuman mengerikan kepada David, David yang menyadari hal itu sekujur tubuh nya mengalami getaran dan ketakutan.
Dan kemudian Yuuki mematikan layar miliknya dan dia pun hilang dari layar MCT.
Bukan hanya Yuuki namun Vermaelen, Leonardo dan Daisy juga ikutan pamit untuk pergi.
Mereka pun mematikan layar MCT milik mereka, kini hanya tersisa 6 manusia pemimpin yang ada di layar MCT.
Sementara itu David masih memikirkan kenapa Yuuki tersenyum lain kepadanya.
Apa ? Senyuman apa itu tadi ?!! (David)
Disaat David masih terdiam diakibatkan Yuuki, Daaram memanggil David.
“ David-San ada apa ? ” (Daaram)
“ Eh, tidak. Hanya saja Yuuki Hiroya dia siapa sebenarnya ? ” (David)
“ Oh, kamu masih belum tahu ya siapa itu Yuuki, baiklah akan aku kasih tahun Yuuki itu seorang pemimpin Guild petualang ternama di Kota Bermuda, dari semua Guild yang ada. Guild milik Yuuki lah yang paling terkenal. ” (Daaram)
“ Begitu ya, kapan dia bergabung dengan kalian ? ” (David)
Disaat Daaram ingin menjelaskan lagi, tiba-tiba pembicaraan Daaram dipotong oleh Rundolf.
“ Dia bergabung dengan kita saat setelah beberapa hari tragedi Volurant itu terjadi. ” (Rundolf)
Aneh, kenapa Yuuki baru bergabung kepada mereka setelah beberapa hari tragedi Volurant, waktu dulu dia kemana aja ? Kenapa baru bergabung nya baru-baru ini … (David)
Disaat suasana lagi canggung Alvina memecah suasana yang canggung ini.
“ Oya David-San, yang lain kan sudah berhenti melakukan komunikasi bagaimana kalau kita sekali-kali berkumpul dan berkunjung ke tempat Arthur bagaimana ? ” (Alvina)
“ Ya itu benar sekali, aku juga ingin melihat kondisi Hutan Monster itu bagaimana. ” (Daaram)
Rundolf hanya mengangguk kepalanya seperti setuju dengan Daaram dan Alvina.
“ Maaf aku tidak ikut. ” (Duke)
“ Aku juga. ” (Patricia)
Secara bersamaan Duke dan Patricia menolak untuk pergi dimana Arthur berada.
“ Loh kenapa ? ” (David)
“ Tidak apa-apa, aku hanya sibuk. ” (Duke)
“ Kalau kamu Patricia-San ? ” (David)
“ Aku ini seorang biarawati, sudah pasti aku tidak bisa ikut ini aja aku menyempatkan untuk melakukan komunikasi, rupanya tidak penting. Kalau begitu aku izin pamit. ” (Patricia)
“ Eh tunggu— ” (David)
“ Aku juga pamit. ” (Duke)
Secara bersamaan Duke dan Patricia mematikan layar MCT mereka.
Hal itu membuat David, Rundolf, Alvina dan Daaram kebingungan.
“ Mereka kenapa ? ” (Daaram)
Yang lainnya hanya menggelengkan kepala mereka.
Ada apa dengan mereka ? Tidak biasanya mereka seperti itu, Sigh kenapa sekarang malah jadi begini sih. (David)
“ Ya sudah mungkin mereka beneran sibuk, kalau begitu bagaimana guys apakah jadi ? ” (Alvina)
“ Oh tentu saja jadi Alvina-Chan. ” (Daaram)
Chan ?? (David)
“ Ya kan David, tentu saja kita akan pergi. ” (Daaram)
Daaram menggerakkan alis matanya seperti melakukan kode kepada David.
Dan untungnya David menyadari kode yang diberikan oleh Daaram.
“ Eh ah iya. Tentu saja kita akan pergi. ” (David)
“ Yeahh !!! ” (Daaram)
“ Baiklah-baiklah, kalau begitu kapan kita akan berkunjung ? ” (Rundolf)
“ Hm bagaimana kalau 14 hari berikutnya kalian datang ke istana ku dan kemudian kita bersama akan pergi berkunjung ke tempat Arthur-San bagaimana ? ” (David)
Rundolf, Daaram dan Alvina menanggapi perkataan David dengan mengangguk kepala mereka yang berarti mereka ber 3 setuju.
“ Kalau begitu setuju kita akhiri pembicaraan ini ya. ” (David)
Mereka semua pun akhirnya mengakhiri pembicaraan ini.