NovelToon NovelToon
PESANTREN IN LOVE

PESANTREN IN LOVE

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:145.5k
Nilai: 5
Nama Author: 𝐀❣️𝐅

Zuyyina Al Humaira seorang gadis cantik nan imut yang terlahir dari keluaga sederhana.

Sang ayah yang hanya bekerja sebagai seorang petani hanya mengandalkan dari hasil kebunnya untuk kehidupan sehari-hari.

Dia mempunyai tekat yang kuat untuk memperdalam ilmu agamanya di pesantren DARUL QUR'AN.

Dengan kebaikan sang ummi mau menerima Zuyyina di pesantrennya.

Akankah Zuyyina mampu menjalani hari-harinya sang sangat di sibukkan dengan kegiatan-kegiatan pesantren.

Bagaimanakah kisah cinta Zuyyin yang jatuh hati dengan seorang anak dari putra yai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 𝐀❣️𝐅, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

🍂🍂🍂🍂🍂🍂

Hari pun begitu cepat berlalu. Kini saatnya para santri kembali ke pesantren. Pasti akan ada kehebohan dalam satu kamar.

Bagaimana tidak waktu yang begitu singkat, semuanya terjadi begitu saja. Jodoh, takdir, maut, rezeki sudah ada takaran nya masing-masing.

Pagi nan indah kicauan burung-burung pun bersahutan. Suara kokokan ayam tetangga yang begitu menggema di seluruh penjuru pesantren saling bersahutan.

Adzkiya dan kawan-kawannya yang telah menjadi pengurus pun sudah kembali lebih awal.

Para santri pun sudah benbondong-bondong untuk kembali sesuai apa yang dijadwalkan oleh pengurus putri.

Apabila menemukan pelanggaran akan di kenakan sanksi membayar semen satu sak dan tak boleh lewat sampai jam 5 sore.

"Bie, ana ijin nggih ke kamar mbak Adzkiya,"

"Iya sayang jangan lama-lama, bawa ponselnya ya siapa tau nanti hubby nyari biar gampang"

Zuyyin pun meminta izin kepada suaminya untuk ke kamar pondok sebentar untuk menemui para sahabatnya dengan dalih kangen ahirnya Gus Atha pun mengizinkan.

Sesampainya di kamar ternyata sudah ada Adzkiya dan Zahra. Mereka pun berpelukan melepas kangen, padahal liburan cuma sebentar, sudah seperti tak pernah jumpa dalam tempo yang lama.

"Mau ngapain neng neng kemari, kangen ma kita!" goda Adzkiya sambil memasukkan bajunya ke dalam loker.

"Kalo kamu gak kangen, ya udah aku balik aja ke rumah" ucap Zuyyin sambil bangkit dari duduknya.

"Eleh…… gitu aja ngambek,"

Ketiganya pun tertawa bersama. Setelah bersenda gurau Zuyyin pun memasukkan kitab-kitabnya ke dalam karton untuk di bawa ke kamar Gus Atha. Adzkiya pun membantu Zuyyin membawa kitab-kitab nya ke kamar lantai atas.

.

.

.

Semilirnya angin malam ini menerpa raga, bagi siapapun yang beraktivitas di malam hari. Menyeruak masuk dalam relung jiwa.

Di bawah langit yang gelap gulita, yang bertaburkan bintang-bintang dimalam yang semakin menambah kesan damai, para santri kini hilir-mudik untuk melaksanakan Diniyah malam nya.

Setelah meminta izin kepada sang suami untuk melanjutkan Diniyahnya hingga tamat.

Zuyyin yang sudah di kelas tiga pun kini duduk di sebelah Humaira dan Aulia.

"Pelajarannya imrithi kan!" Ucap Zuyyin kepada Aulia.

"Iya, tapi kayaknya ustadz Zain lagi pergi ikut Abah," di jawab oleh Humaira.

Oh……

Zuyyin pun hanya ber oh ria.

"Trus siapa guru penggantinya!"

Belum juga di jawab oleh Humaira tiba-tiba Gus Atha memasuki ruangan tersebut.

Degh

Seketika Zuyyin pun tak bisa berkutik karena yang menjadi ganti ustadz Zain ternyata Gus Atha.

Gus Atha yang duduk di depan para santri hanya berjarak 1 meter dengan meja Zuyyin. Zuyyin hanya bisa menundukkan kepalanya, antara malu dan gugup telah bercampur menjadi satu.

Humaira yang di suruh maju untuk memberikan absen pun tak mau, malah di alihkan kepada Zuyyin akhirnya Zuyyin pun Terpaksa maju ke depan agar di tanda tangani, untuk menyatakan bahwa guru tersebut hadir.

Setelah Gus Atha salam, para santri pun berdoa dan membaca nadhoman. Kemudian Gus Atha pun memulai pelajaran pertamanya.

Di sepanjang pelajaran Zuyyin hanya menundukkan pandangannya, dan sesekali mengangkat wajahnya, tak sengaja Zuyyin pun langsung bertemu pandang dengan Gus Atha. Ada seulas senyum dari sang suami namun Zuyyin pun merasa kikuk pun kembali menundukkan pandangannya hingga sesi hafalan.

semua santri khusuk dengan hafalannya, kemudian Gus Atha pun menyuruh Zuyyin untuk maju kedepan untuk setor hafalannya.

"Hubby sengaja mau ngetes istrinya di depan bnyak santri" gumam Zuyyin dalam hati.

Gus Atha pun tersenyum melihat istrinya pasti lagi ngedumel dalam dalam hati.

Ahirnya zuyyin pun beranjak dari tempat duduknya untuk maju ke depan di samping sang suami.

"Hem, sama ustad apa suami yack hafalannya" gumam Zuyyin sambil mengembangkan senyumnya.

Humaira yang duduk di samping Zuyyin pun ikut tersenyum.

Zuyyin yang sudah ketar ketir dengan hafalannya, di awal saat membaca takut lupa namun ahirnya dengan lancar Zuyyin pun bisa menyelesaikan hafalanya tanpa ada yang salah satupun.

"Hemm, silahkan duduk kembali."

Huufffttt

Zuyyin pun menghembuskan nafas beratnya karena sudah merasa lega dengan hafalannya.

Tak terasa kini jam pertama pun telah usai. Gus Atha pun kembali ke kantor untuk istirahat sejenak.

"Ciye yang langsung di simak sama ayank" ucap Humaira.

"Hus jan berisik," ucap Zuyyin yang sudah memerah karena malu juga.

"Untung hafal klo engga bisa tensin dong aku."

Humaira dan Aulia pun tertawa dan saling meledek hingga Zuyyin tak mampu berkata - kata.

.

.

.

Setelah pelajaran selesai Zuyyin pun kembali ke rumah dan langsung menuju ke kamar gus atha.

Tok tok tok

"Assalamualaikum bie."

Merasa belum ada sahutan dari dalam kamar, Zuyyin pun langsung masuk ke dalam kamar, dan meletakkan kitabnya di atas meja.

Tak terasa waktu pun begitu cepat berlalu hingga kini pukul setengah sebelas. Kemudian Zuyyin pun membersihkan diri terlebih dahulu sebelum Gus Atha kembali ke kamarnya.

Dua puluh menit sudah Zuyyin keluar dari kamar mandi dan sudah mengganti bajunya dengan baju rumahan. Bersamaan pula Gus Atha yang baru datang dari kamar para asatidz dan langsung masuk ke dalam kamar.

"Hubby dari mana?" Tanya Zuyyin.

"Dari kamar para asatidz bersama Zidan dan yang lainnya." Ucap Gus Atha yang langsung membuka baju Koko nya kemudian hanya menggunakan kaos oblong Putih.

Kemudian Gus Atha pun langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri terlebih dahulu.

Keduanya pun kini sudah merebahkan tubuhnya ke atas ranjang.

"Hubby kenapa gantiin jam nya ustadz Zain. Memeng ustadz Zain kemana bie?"

"Tadi abah ada hajatan dadakan di kampung sebelah, Abah kasian sama yang punya hajat udah minta Abah untuk ngaji," ucap Gus Atha panjang lebar.

Lama bertukar cerita kesana kemari ahirnya keduanya pun terlelap dalam tidurnya.

🌸Bersambung🌸

1
Cut Risnawati
Luar biasa
Zuny Achmad
mksih kak 2024 kbaca lagi gk bosen pokok nya suka sekali ma karya nya
𝐙⃝🦜𝐀❣️𝐅: makasih 😍😘
total 1 replies
Rofiqoh Fiqoh
gak ada foto gambar nya kak
𝐙⃝🦜𝐀❣️𝐅: pake imajinasi sendiri aja kak😅
total 1 replies
bunda syifa
Luar biasa
(¬‸¬)⁶⁴
nah bener tuh biar gak kelayapan kemana2
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Visualnya Unik-unik dan mantap 👍👍
𝕱𝖆𝖓𝖘⁹³
pertemuan nya di pasar
✮⃝🍌 ᷢ ͩ(¬‸¬)𝖝𝖎𝐙⃝🦜❀ ⃟⃟ˢᵏ
mkasih bnyak ilmu yg di dpat
⏤͟͟͞Rᶻᵃˡ_⁶⁰
semangat bund
⏤͟͟͞Rᶻᵃˡ_⁵⁹
kereeenn
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵⁸
waw dah ketemu mertua ajah🤭
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵⁷
di tunggu selanjutnya Mak🤭☺️☺️
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵⁶
semangat Mak buat karya nya
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵⁴
semangat berkarya
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵³
sangat menarik
𝗔💖𝗙³⁵
syeger tuh minum es cendol ☺️
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵²
keren
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵¹
semangat untuk karya nya
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵⁰
keren buat karya nya
Yaya
jalur langit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!