NovelToon NovelToon
Naruto : Sistem Shinobi Tanpa Batas

Naruto : Sistem Shinobi Tanpa Batas

Status: sedang berlangsung
Genre:Naruto / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Barr

Ren, seorang pemuda yang hidupnya hancur di dunia modern, terbangun di dunia yang ia kenal hanya melalui layar kaca—dunia Shinobi yang penuh dengan darah, air mata, dan pengkhianatan.

​Tepat saat ia lahir di tengah kekacauan serangan Kyuubi, Ren menyadari bahwa ia tidak memiliki garis keturunan klan hebat, tidak memiliki chakra yang melimpah, dan hanya dianggap sebagai sampah oleh dunia.

​Namun, tepat saat ia menginjak usia 6 tahun, sebuah layar transparan muncul di depannya: [Selamat datang, Ren. Sistem Evolusi Shinobi telah aktif.]

​Dengan pengetahuan tentang masa depan yang pahit dan sistem yang memungkinkan segalanya, Ren bersumpah untuk mengubah nasib. Dari seorang anak yatim piatu yang diabaikan, ia akan bangkit, melampaui para Hokage, hingga menantang para dewa yang bermain-main dengan takdir dunia ini.

​Bukan sebagai pahlawan, bukan pula sebagai penjahat. Dia adalah Faktor X yang akan mengubah dunia Shinobi selamanya.



Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Barr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panen

​Setelah pusaran ruang milik pria bertopeng itu benar-benar hilang dan tidak menyisakan getaran energi apa pun di udara, Ren perlahan bangkit dari lantai kayu yang dingin. Sensasi kejut listrik kecil dari Sistem baru saja menghentak dada kirinya, memaksa jantungnya kembali memompa darah yang sempat membeku. Napasnya diatur dalam ritme pendek dan teratur untuk memulihkan kekakuan pada otot-otot lengannya akibat efek samping teknik mati suri total. Di bawah tudung jubahnya yang gelap, sepasang mata Ren bergerak tajam, menatap peta digital tiga dimensi yang terpampang jelas di sudut pandang penglihatannya.

​"Sistem, perbarui posisi Itachi dan hitung ulang jalur pergerakan paling aman saat ini," perintah Ren dalam hati.

​[Pemberitahuan Sistem: Memperbarui Peta Taktis Area...]

[Target S-1 (Itachi Uchiha) berada 70 meter di depan, bergerak cepat ke arah Sektor Perumahan Samping]

[Tingkat Kebisingan Energi di Sektor Militer Barat: Sangat Tinggi — Target S-2 (Obito) sedang bertarung aktif dengan Pasukan Kepolisian]

[Jalur Paling Optimal Terkunci: Ikuti koridor belakang rumah sipil dengan jeda waktu aman 50 detik di belakang Target S-1]

​Ren mengangguk kecil, menyeka sisa keringat dingin di pelipisnya. Strategi yang sejak awal ia pertimbangkan kini berjalan dengan sangat matang di lapangan. Dia tidak akan pernah menyentuh area militer di sektor barat. Tempat itu adalah wilayah perburuan Obito yang penuh dengan jebakan dan pertarungan tingkat tinggi. Buruan utama Ren malam ini adalah rumah-rumah para ninja kelas bawah dan menengah yang berada di sepanjang jalur pembersihan Itachi. Mereka adalah target yang sudah dikalkulasi oleh Sistem memiliki potensi bangkitnya mata Sharingan akibat kejutan emosional, namun diabaikan oleh Itachi maupun Obito karena dianggap terlalu lemah untuk dikoleksi.

​Dengan gerakan yang sangat ringan, luwes, dan senyap, Ren melompat keluar melalui jendela belakang rumah. Dia menyusuri bayang-bayang parit pembuangan air yang kering, bergerak bagai selembar kain hitam yang ditiup angin malam. Tujuannya saat ini adalah sebuah rumah tradisional beratap genteng abu-abu, kediaman seorang Chunin yang bertugas di bagian divisi logistik klan Uchiha.

​Hanya butuh waktu beberapa lompatan sunyi bagi Ren untuk tiba di lokasi target kedua. Rumah tradisional itu tampak gelap gulita dari luar, namun bau darah segar yang merembes keluar dari celah pintu geser yang rusak menjadi tanda jelas bahwa Itachi baru saja menyelesaikan tugasnya di sana kurang dari satu menit yang lalu.

​Ren melangkah masuk melewati ambang pintu dengan sangat waspada, memastikan kakinya tidak menginjak pecahan kaca atau kayu yang bisa menimbulkan suara. Di dalam ruang tengah, tampak jasad seorang pria dewasa dengan seragam ninja yang robek besar di bagian dada. Di tangan kanannya masih menggenggam erat sebuah kunai yang berlumuran darahnya sendiri, sebuah tanda bahwa dia sempat mencoba melakukan perlawanan refleks sebelum pedang Itachi menembus jantungnya dengan akurasi yang mengerikan.

​Ren berlutut di samping jasad tersebut dan mengamati luka tusukannya. Luka itu begitu bersih, memotong langsung pusat aliran kehidupan tanpa ada gerakan sia-sia. Dari sini Ren tahu bahwa Itachi bertarung dengan efisiensi tingkat tertinggi; dia tidak ingin membuang waktu atau energi pada target yang lebih lemah.

​[Sistem Melakukan Pemindaian pada Jasad Chunin...]

[Waktu Kematian: 52 Detik Lalu]

[Deteksi Sisa Aliran Energi pada Saraf Kepala: Cukup Tinggi]

[Status Mata: Dua Tomoe Aktif — Menunjukkan Tanda Penggumpalan Energi Akibat Kemarahan Luar Biasa Sebelum Tewas]

[Sisa Waktu Kesegaran Saraf Utama Penglihatan: 31 Detik]

​"Target kedua terkonfirmasi," gumam Ren secara senyap.

​Tangan kirinya bergerak cepat membuka kelopak mata korban yang mulai mengeras, sementara tangan kanannya yang memegang alat bedah mikro langsung menusuk masuk ke sudut mata dengan sudut kemiringan yang sangat pas. Di bawah panduan visual dari Sistem, Ren tidak perlu menebak-nebak di mana letak otot penggerak bola mata tersebut berada. Garis panduan digital berwarna hijau yang menyala di matanya langsung menunjukkan titik potong terbaik.

​Sret! Pluk!

​Hanya dalam waktu murni 1,02 detik, satu pasang mata Sharingan dua tomoe milik sang Chunin telah berpindah dengan aman ke dalam botol kaca gelap kedua yang berisi air garam medis steril. Melalui bantuan teknologi kalkulasi Sistem, kecepatan tangan Ren meningkat pesat dibandingkan tindakan pertamanya di rumah sebelumnya. Setiap koordinasi otot dan sendi tangannya telah disesuaikan untuk mencapai efisiensi tertinggi. Setelah menyegel botol tersebut dengan aliran chakra pembeku, Ren segera bangkit dan bergerak menuju target ketiga yang menjadi fokus utama dalam daftar pertimbangannya malam ini.

​Target ketiga ini adalah yang paling krusial di jalur domestik timur—rumah dari seorang ninja remaja berbakat yang baru saja lulus dari Akademi dengan nilai tertinggi dan sangat mengagumi Itachi Uchiha. Ren tahu dari data pengamatan sosialnya beberapa hari lalu bahwa bocah ini selalu menganggap Itachi sebagai panutan dan puncak pencapaian tertinggi seorang ninja.

​Ketika Ren menyelinap masuk melalui celah atap rumah yang bocor, pemandangan di dalam kamar tidur itu terasa jauh lebih suram dan mencekam. Bocah remaja itu tewas dalam posisi terduduk kaku di sudut ranjang, dengan sebilah pedang pendek yang masih menancap dalam di dinding kayu tepat di belakang kepalanya. Yang membuat suasana di dalam kamar itu terasa sangat berat adalah sisa air mata yang mengering di pipi jasad tersebut.

​Bocah itu tewas bukan karena kalah bertarung atau kekurangan teknik. Dia tewas karena mengalami syok mental yang luar biasa berat saat melihat sosok yang paling ia puja dan ia hormati di dunia ini, datang sebagai malaikat maut yang menggorok leher kedua orang tuanya di kamar sebelah tanpa belas kasihan.

​[Analisis Gejolak Emosional Target Selesai]

[Deteksi Kebangkitan Genetik: Rasa Kecewa dan Pengkhianatan Mutlak Memicu Lonjakan Energi Ekstrem dari Otak Belakang Target!]

[Status Mata: Tiga Tomoe Telah Mekar Sempurna Tepat 2 Detik Sebelum Kematian!]

[Kondisi Jaringan Saraf: 92% Utuh — Rekomendasi: Lakukan Ekstraksi Instan]

​Melihat tiga pola tomoe hitam yang berbentuk seperti koma berputar statis di atas pupil berwarna merah darah milik bocah itu, sepasang mata Ren berkilat tajam di balik kegelapan tudungnya. Ini adalah tangkapan terbesar dan paling berharga malam ini di seluruh sektor perumahan warga sipil. Rasa sakit akibat pengkhianatan dari orang yang paling dicintai telah memaksa batas kemampuan genetik anak ini meledak ke tingkat tertinggi tepat di detik-detik terakhir sebelum napasnya habis.

​Ren tidak membuang waktu untuk mengagumi keindahan mata terkutuk tersebut. Alat bedahnya bergerak dengan kecepatan yang luar biasa rapi.

​Sret... Sret...

​Bilah pisau tipis itu memotong jaringan pengikat mata dengan suara robekan yang sangat halus di dalam keheningan malam. Saraf utama penglihatan yang menghubungkan bola mata langsung ke pusat otak diputus dalam satu gerakan jentikan jari yang sangat bersih dari Ren. Dua buah bola mata Sharingan tiga tomoe yang sangat berharga dan matang itu meluncur mulus ke dalam wadah kaca ketiga.

​[Proses Ekstraksi Selesai: 1,05 Detik]

[Kandungan Energi Mata: 100% Terserap dan Stabil di Dalam Cairan Pengawet]

​Ren menarik napas dalam-dalam, merasakan kepuasan taktis yang sangat besar mengalir di dalam dadanya. Dengan ini, dia telah mengamankan tiga pasang mata Sharingan dengan kualitas tinggi tanpa perlu mengeluarkan keringat dalam pertarungan hidup dan mati yang sia-sia.

​Namun, tepat saat Ren hendak melangkah keluar dari pintu belakang rumah tersebut, Sistem tiba-tiba memberikan peringatan digital dengan warna kuning menyala yang berkedip cepat di seluruh pandangan matanya.

​[PERINGATAN TAKTIS: Perubahan Pergerakan Lingkungan Terdeteksi]

[Pasukan Utama Anbu di bawah perintah langsung Hokage Ketiga telah mulai bergerak dari pusat desa menuju perbatasan Distrik Uchiha]

[Waktu Tiba Pasukan Sensorik Anbu di Lokasi Anda: 4 Menit 12 Detik]

[Rekomendasi Sistem: Hentikan Seluruh Fase Pemanenan. Segera Lakukan Evakuasi ke Zona Aman]

​Ren menghentikan langkah kakinya di ambang pintu kayu, menatap ke arah langit barat melalui celah pepohonan. Melalui indra pelacaknya, dia bisa merasakan hawa kehadiran puluhan ninja kuat yang mulai mengepung distrik ini dari arah luar dinding pembatas. Hiruzen Sarutobi akhirnya mengirimkan pasukan resminya setelah membiarkan Danzo dan Itachi menyelesaikan bagian paling kotor dan berdarah dari operasi pembersihan ini. Jika Ren bersikeras menetap lebih lama hanya untuk mencari satu atau dua pasang mata tambahan, dia akan terjebak di antara sisa-sisa amukan Itachi atau radar pelacak tingkat tinggi milik pasukan sensorik Hokage yang terkenal sangat peka.

​Bagi seorang pragmatis sejati seperti Ren, keserakahan adalah musuh terbesar yang bisa menghancurkan seluruh rencana jangka panjang yang sudah disusun rapi. Tiga pasang mata yang ada di saku jubah bagian dalamnya sudah lebih dari cukup sebagai bahan baku awal untuk eksperimen evolusi genetik yang ia rancang melalui bantuan Sistem.

​"Aktifkan rute pelarian darurat. Gunakan jalur bawah tanah yang belum dipetakan oleh Anbu," perintah Ren dengan suara yang sangat tenang.

​[Mengunci Jalur Evakuasi: Terowongan Air Sektor 4]

[Mengaktifkan Mode Samaran Energi Tingkat Rendah...]

​Ren melompat turun ke dalam parit dalam di samping rumah, lalu menggeser sebuah lempengan besi tua yang menutupi pintu masuk terowongan air bawah tanah Sektor 4. Keadaan di dalam terowongan itu sangat gelap, pengap, dan berbau busuk oleh genangan air limbah yang dangkal. Namun, bagi Ren, tempat ini adalah jalur pelarian terbaik yang bebas dari jangkauan mata biasa.

​Sambil melangkah cepat dengan posisi tubuh sedikit membungkuk di dalam terowongan yang sempit, Ren bisa mendengar suara langkah kaki yang sangat padat dan cepat di atas kepala beton terowongan. Tap, tap, tap! Puluhan ninja Anbu milik Hokage sedang berlarian di atas jalanan beton Distrik Uchiha, berteriak memberikan komando untuk mengamankan area dan mengumpulkan sisa-sisa jasad yang ada.

​Ren menahan aliran energinya di titik terendah, bergerak searah dengan aliran air limbah menuju perimeter luar desa yang aman. Dia bergerak seperti embusan angin malam yang lewat tanpa meninggalkan jejak kaki atau bau sedikit pun. Di belakang punggungnya, tirai malam pembantaian terdahsyat dalam sejarah Konoha perlahan-lahan mulai tertutup, namun bagi Sang Hantu yang berjalan di balik kegelapan bawah tanah, fajar baru dari kekuatan besarnya justru baru saja dimulai.

1
Akbar Rifqi
typo
Axel
seringkih bubur itu apa thor?
Axel
dan kesaduran itu apa thor?
Akbar Rifqi: typo k
total 1 replies
Klarasya
lanjutt thorr, semangattt 😻
Mitha: oyong juahattt
total 2 replies
Klarasya
semangatt thorr 😻
Mitha: oyong juahat
total 1 replies
Klarasya
lanjuttt thorrr 😻
Klarasya
semangatt thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!