NovelToon NovelToon
BUKAN SALAH NIRA

BUKAN SALAH NIRA

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:79.3k
Nilai: 5
Nama Author: Apri Ana

Spin of Senandung Lara.
Baca Senandung Lara lebih dahulu agar tidak bingung dengan jalan ceritanya.

Dendam pada Friska membuat Raka melampiaskan pada Nira yang tak lain adalah adik dari Friska.
Raka memperkosa Nira hingga mengandung dan membuat Nira terpaksa menikah dengan Raka, pria yang tidak Ia cintai.

Akankah pernikahan mereka bahagia jika niat Raka hanya balas dendam, lalu bagaimana dengan kekasih Nira yang tak lain adalah Vans sahabat Raka sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apri Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

Raka menghentikan mobilnya tepat didepan rumah Vans. Tidak peduli semua anak buah Vans yang ada didepan menatap tajam ke arahnya. Raka keluar dari mobilnya dan langsung di hadang oleh beberapa anak buah Vans.

"Kemana bos kalian?"

"Sedang pergi!"

"Panggil bos kalian!" Raka mulai tersulut emosi.

"Di bilang pergi, apa kau tuli?" ejek salah satu anak buah Vans dengan nada sinis.

Raka tertawa, "Kalian pikir aku bodoh? pasti kalian menyembunyikan bos kalian itu. dasar pengecut!"

Semua anak buah Vans pun ikut emosi mendengar ucapan Raka, bersiap ingin menghajar Raka namun Boni orang kepercayaan Vans tampak keluar menghentikan kemarahan para anak buah Vans.

"Apa yang kalian lakukan pada teman bos kita!" umpat Boni pada rekan rekannya yang membuat mereka akhirnya bubar.

"Maafkan atas tidak kesopanan rekan saya Tuan." ucap Boni pada Raka.

Raka tersenyum sinis, "Tidak perlu banyak akting, cukup katakan dimana bosmu!"

"Bos Vans sedang keluar, untuk apa Tuan mencarinya?"

"Baiklah jika memang benar bos kalian sedang keluar, cukup katakan jangan menjadi pria pengecut yang berani memukul Wanita. Jika dia tidak bisa menjaga Nira dengan baik. aku tidak akan melepaskan Nira padanya."

Setelah mengatakan itu, Raka segera pergi meninggalkan Boni yang mengepalkan tangan nya.

Boni kembali masuk ke dalam,

"Apa yang dia katakan?" tanya Vans yang ternyata berada di ruangannya.

"Dia mengatakan jika Bos pengecut dan jika tidak bisa menjaga Nona Nira dengan baik, Dia tidak akan melepaskan Nona Nira pada Bos." ucap Boni menirukan perkataan Raka.

"Sialan, apa yang dia katakan!" Vans mulai tersulut emosinya, matanya bahkan memerah seolah ingin makan orang hari ini.

"Apa kita harus melakukan sesuatu bos? sepertinya dia harus diberi pelajaran." kata Boni.

"Tidak, jangan sekarang. Lebih baik aku menemui Nira sekarang. sepertinya dia sudah pintar mengadu!"

Vans bersiap untuk pergi menemui Nira namun saat disana Vans sangat marah karena Nira tidak ada bahkan Vans sampai membuka lemari Nira untuk memastikan jika Nira tidak pergi namun sayang lemarinya kosong menandakan jika Nira memamg dibawa pergi oleh Raka.

"Sial, apa yang dia lakukan!" umpat Vans.

"Apa yang terjadi bos?" tanya Boni merasa aneh saat menunggu diluar akhirnya ikut masuk.

"Nira pergi, Raka membawanya pergi!"

"Mungkin dia hanya menyembunyikan Nona Nira bos,"

Vans mengangguk setuju, "Kita tunggu saja sampai pria itu pulang!"

Sementara di kantor, Raka tersenyum sinis melihat rekaman cctv dirumahnya. Raka melihat Vans dan Boni berada dirumahnya. mereka tampak emosi.

"Ck, mereka benar benar sudah mengendalikan rumahku! bagaimana bisa mereka keluar masuk seperti itu!"

Raka akhirnya bergegas pulang, rasanya Ia ingin menghajar Vans hari ini. Ia benar benar sudah muak dengan sikap Vans yang seenaknya memasuki rumahnya.

Baru membuka pintu rumahnya, Vans sudah melayangkan tinjunya, beruntung Raka cepat menghindar jadi tidak terkena tinju Vans.

"Sialan, dimana kau menyembunyikan Nira!" mata Vans memerah terlihat jelas sekali jika dia sangat marah.

Raka tersenyum sinis, "Aku tidak menyembunyikannya." balas Raka santai.

Vans mencekal kerah Raka namun tanpa diduga, Raka yang biasanya mengalah saat dipukuli Vans kali ini malah Raka yang melayangkan tinjunya sekeras mungkin hingga Vans jatuh ke lantai.

Melihat Vans ambruk tentu saja Boni yang masih berada disana tak terima. Boni segera mengeluarkan pistolnya dan menodongkan tepat di kepala Vans. Tak mau kalah, Raka pun juga mengeluarkan pistolnya yang Ia todongkan pada Vans.

Menjadi anak buah Aiden selama bertahun tahun membuat Raka mengerti trik trik mafia seperti Vans dan Boni.

"Jadi kita akan mati bersama." kata Raka masih menodongkan pistolnya.

Boni akhirnya mengalah, Ia memasukan kembali pistolnya membuat Raka melakukan hal yang sama.

Vans berdiri, darah mengucur di bibirnya karena pukulan keras dari Raka yang tidak Ia sangka.

"Dimana Nira?"

"Tentu saja di tempat yang aman."

"Dimana itu?"

"Kenapa kau harus tahu?"

"Sial, sebenarnya apa yang kau lakukan hah!"

Raka tersenyum, "Aku hanya melindungi Nira dari pria pengecut sepertimu. bagaimana bisa kau memukul wanita?"

"Itu urusanku bukan urusanmu jadi sekarang katakan dimana Nira!"

"Sia sia saja kau memaksa ku untuk mengatakan dimana Nira, sebaiknya kau pergi saja. sudah malam, aku harus istirahat." kata Raka santai melenggang pergi melewati Vans.

Vans terlihat mengepalkan tangannya, Ia sangat marah namun memilih pergi dari rumah Raka.

"Seharusnya saya menembaknya sejak tadi bos!" kata Boni saat berada didalam mobil.

"Jika dia mati, kita tidak akan tahu keberadaan Nira." kata Vans.

"Sepertinya malam ini Bos butuh hiburan, apa bos ingin ke club malam?" tawar Boni.

"Aku muak dengan wanita murahan yang ada di club malam. carikan wanita baru pastikan masih orisinil, aku ingin bersenang senang malam ini." kata Vans yang langsung di angguki Boni.

Mereka baru saja sampai dirumah, sudah disambut tamu yang tidak di inginkan oleh Vans.

"Dia datang untuk meminta hutang lagi bos." kata Salah satu anak buah Vans.

"Biarkan dia masuk!"

Vans masuk diikuti Boni dan pria yang datang itu.

"Saya ingin meminjam lima puluh juta lagi Tuan." pinta pria itu pada Vans.

"Apa kau bercanda, hutangmu yang kemarin bahkan belum kau bayar sama sekali." sentak Boni.

Vans mengangkat tangan nya, meminta Boni untuk diam.

"Jadi apa yang bisa kau berikan padaku?" tanya Vans pada pria itu.

"Saya akan berjudi lagi dan saya pastikan saya menang dan bisa mengembalikan semua hutang saya pada Tuan lengkap dengan bunganya, seratus lima puluh juta." kata pria itu sangat yakin.

"Lalu jika kau kalah dan tidak bisa membayar hutangmu?"

"Tuan bisa membunuh saya."

Seketika tawa Vans pecah, "Kau pikir aku menginginkan nyawamu? aku hanya ingin uangku kembali."

Pria itu tampak kebingungan,

"Apa kau memiliki adik perempuan?" tanya Vans yang langsung membuat pria itu tersenyum licik.

"Jadi apa hutang saya bisa ditebus dengan adik perempuan saya Tuan?" tanya pria itu terlihat sangat senang.

"Tentu saja, tapi pastikan dia masih orisinil."

Pria itu tertawa, "Ck, jika hanya masalah itu Tuan bisa percaya pada saya. dia masih orisinil, belum di sentuh pria manapun." kata Pria itu.

"Baiklah, berikan dia uangnya. jika dia kalah malam ini juga bawa adik mu kemari." kata Vans.

Setelah mendapatkan uang, pria itu kembali ke tempat judi. tak sampai satu jam Ia sudah menghabiskan uang lima puluh jutanya dan kalah.

"Kami menunggumu." kata Boni yang ternyata mengikuti pria itu.

"Baiklah baiklah, aku akan membawa adik ku pada kalian." kata Pria itu membuat Boni tersenyum puas.

Bersambung..

Jangan lupa like vote dan komenn yahh

1
Arwondo Arni
semoga Vans jodoh nada kasihan nada,dan Raka bahagia dgn Kel kecilnya
Arwondo Arni
semoga nada dpt pertolongan
Yuli Astuti
raka pake blush-on 🤭
Yuli Astuti
nah kan
Yuli Astuti
jgn2 keluarganya nada
Yuli Astuti
good, 2 d point
Yuli Astuti
hmmm
Yuli Astuti
emak ketan 😏
Yuli Astuti
ngeri di jompa jampe dah itu makanan Bu ratna
Yuli Astuti
nah kannnn
Yuli Astuti
nah kan
Yuli Astuti
takutnya jg di kasih apa2 itu jusnya. rencana anak buah vans
Yuli Astuti
oooalahhh
Yuli Astuti
haduhhh...... keliatan dari cctv
Yuli Astuti
oooooo
Yuli Astuti
waduh
Yuli Astuti
Raka nackal
certa bya bgus ka ayoo lnjut dong
menunggu kelanjutan nya
tolong lanjut dong min
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!