NovelToon NovelToon
JOURNEY MY FOOTBALL

JOURNEY MY FOOTBALL

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Fantasi / Misteri / Fanfic
Popularitas:57.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mpi Apriyanto

seorang pemuda bernama Aryan, Aryan Pratama Radja bermimpi menjadi super Mega star sepak bola Dunia.

Dari menjadi tulang punggung keluarga hingga mengharumkan tanah air.

"Aku lahh Sang Super Starr... Arrghh"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mpi Apriyanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27

Tama hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan angkat bicara "Tentu saja Aryan striker dan pengatur serangan tim. Tim kita saat itu tertinggal terlebih dulu namun Aryan bisa membalikkan keadaan dan berbalik tim kita memimpin pertandingan. Kau tahu kenapa aku bisa seemosional itu membuat keributan tidak semua tim kita berontak, karena Aryan waktu itu bisa menaikan moral peserta. Karena tackle itu Aryan terancam gagal terpilih oleh para scout." Terang Tama. Kini Aryan yang cengengesan sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"Benarkah? Apa kau sehebat itu? Posisi ku gelandang serang dan sayap, Aku akan menjajal kemampuanmu saat berlatih nanti bro,hahaa..." Steven tertawa

*plakk

"Awhh, kenapa kau ini. Sakitt sialan." Steven mengusap lengannya yang di geplak oleh Jonathan

"Jangan main main kau nak, nanti kau termakan ucapan mu sendiri..." Jonathan menggelengkan kepala lelah "Punya adik merepotkan saja." Lanjutnya bergumam

"Urus saja urusan mu, sialan... Wlee.... " Ujar Steven mengejek "Tapi aku suka gaya kau Tam, solidaritas tinggi, Brotherhood. " Mengulurkan kepalan tangan di sambut kepalan tangan Tama beradu Tos.Sarapan pagi itu di isi dengan tawa dan kekonyolan dua bersaudara Mark

"Selamat pagi, anak anak."

"Selamat pagi, scout Bert."

"Selamat pagi, scout Bert."

"Selamat pagi, tuan Bert."

"Selamat pagi, tuan Bert."

"Aku senang kalian sudah akrab." Ucap scout Bert tersenyum " Baik, kalian lanjutkan sarapan kalian setelah itu bersiap untuk latihan, jangan sampai terlambat jika tidak ingin di beri porsi 'sarapan panas' tambahan oleh pelatih Fabio hahaa...." Scout Bert tertawa

*Glegg

Seketika Jonathan dan Steven menelan ludah, mereka tahu maksud dari porsi 'sarapan panas' dari pelatih Fabio "B-baik, tuan Bert."

"Hahaa...baik dan untuk Aryan dan Tama, kalian berdua pergi ke ruang kemarin tes medis terlebih dahulu,mengerti?."

"Baik scout Bert, Terima kasih." Aryan dan Tama mengangguk

"Baiklah,nikmati sarapan kalian." Scout Bert tersenyum dan melenggang pergi

Sementara itu dua bersaudara Mark segera menghabiskan sarapannya karena ucapan scout Bert dan teringat terakhir kali mereka di beri tambahan porsi 'sarapan panas' oleh pelatih Fabio lebih tepatnya hukuman dengan latihan tambahan yang membuat badan mereka remuk dan panas serasa tersiksa di neraka.

"Aku pergi dulu." Jonathan beranjak setelah menyelesaikan sarapannya

"Hey, tunggu aku."

"Sigh, dasar lambat. Cepatlah, merepotkan saja." Jonathan melenggang pergi tidak menghiraukan rengekan Steven

"Hey aku duluan." Pamitnya pada Aryan dan Tama beranjak mengejar Jonathan "Dasar kakak sialan, tidak berbakti kepada adik."

*plakk

Jonathan menempeleng Steven "Kau yang lambat bodoh."

"Awhh, dasar kakak sialan." Steven mendengus

*plakk

Steven menempeleng balik Jonathan dan berlari pergi

"Heyy!!!"

"Rasakan 'sarapan panas' coach Fabio, lambat!!. Wleee." Berlari mengejek

"Adik sialan!!!." Jonathan mengejar Steven

"Hahaaa... " Aryan dan Tama tertawa melihat tingkah laku Mark bersaudara. Baru pertama kali mereka melihat bule bertingkah konyol seperti itu. Setelah menyelesaikan sarapan mereka bergegas menghadap scout Bert.

Tama berhenti berjalan "Ar, apa kau yakin kita akan lolos tes medis? Aku ragu akan lolos." Tanya Tama gugup di depan pintu ruang pemulihan

"Tentu saja, aku yakin 100 % lolos. Kita telah melakukan yang terbaik untuk sampai di sini. Jadi singkirkan keraguan tidak berguna mu itu, oke?." Aryan memegang pundak Tama meyakinkannya

"Kau benar, Ar. Aku tidak akan kalah setelah perjuangan ku untuk sampai disini." Tama mendapat kembali kepercayaan dirinya

"Benar, kita datang kesini bersama sama dan akan lolos bersama sama begitu juga sebaliknya, pegang ucapan ku." Aryan mengetuk

*Tokk... Tokk... Tokk...

"Iyaa, silahkan masuk!!." Suara dari dalam ruangan

*kriett...

" Permisi.... " Aryan dan Tama memasuki ruangan dan menyapa dua pria paruh baya "Selamat pagi, scout Bert... Dokter Tom.. "

"Selamat pagi"

"Selamat pagi, akhirnya kalian datang. Aku punya kabar untuk kalian... " Ucapan scout Bert terhenti

"Biar aku saja Bert... " Dokter Tom memotong perkataannya,scout Bert hanya tersenyum dan menggelengan kepalanya melihat antusiasme rekannya. "Baik, aku akan memberi tahu hasil tes medis kalian." Ucap dokter Tom membaca berkas di tangannya "Aryan, selamat kau lolos tes medis. Kau memiliki stamina dan struktur tulang yang baik, walaupun begitu jangan cepat berpuas diri perjalanan mu masih panjang, kau perlu menjaga kebugaran tubuhmu agar tetap stabil dengan latihan rutin." Aryan mengangguk mengerti, stamina dan kebugaran tubuh adalah kunci bagi pesepak bola untuk menunjukkan performa terbaiknya

"Tama..., kau harus berlatih lebih giat lagi...".Dokter Tom menatap intens Tama

*Gleg

Tama menelan ludah gugup di dahinya mulai berkeringat dingin menunggu dokter Tom melanjutkan perkataannya.

"Walaupun begitu kau berhasil lolos tes medis ini, selamat." Dokter Tom tersenyum melihat kegugupan Tama "Hahaa... Santai saja tidak perlu gugup, kau hanya perlu berlatih lebih keras lagi untuk menutupi kekurangan mu dan menunjukkan performa terbaik mu, oke?."

"B-baik dok, terima kasih." Tama bisa bernafas lega setelah melewati kegugupan tadi.

"Hahaa... Baik, kalian perlu berlatih lebih keras karena sepak bola Eropa itu ketat kalian harus cepat beradaptasi, kalian manfaatkan sebaik baiknya kesempatan ini. Sekali lagi selamat kalian berdua resmi menjadi siswa Jonge Adelaars Eagles academy." Dokter Tom tersenyum

"Baik, Terima kasih banyak dokter Tom, mohon bimbingannya." Ucap Aryan dan Tama

"Hahaa.... Yaayaa, jika kalian membutuhkan sesuatu jangan sungkan datang padaku." Ucap dokter Tom tertawa

"Apa kau sudah selesai Tom?." Tanya scout Bert mendekat

"Iyaa aku sudah selesai. Aku harus pergi ku serahkan padamu, sampai jumpa." Ucap Dokter Tom pergi

"Baik selanjutnya, kalian bisa mulai latihan hari ini. Aku akan memperkenalkan pelatih academy pada kalian. Selama di academy kalian akan sekolah di High School Deventer, semua biaya di tanggung oleh academy, setelah latihan aku akan mengantar kalian kesana. Dan selama di academy kalian juga mendapatkan uang saku 20 Euro perbulan karena semua kebutuhan kalian sudah di sediakan academy, ada pertanyaan?."

"Tidak scout." Ucap Aryan dan Tama. Mereka merasa beruntung selain berhasil masuk academy mendapatkan uang saku 20 Euro atau senilai 300 ribu rupiah, uang itu bisa di tabungnya selagi ia belum mendapat kontrak sebagai pesepak bola profesional untuk mendapat gaji.

"Baik, aku anggap kalian mengerti. Sekarang kalian ganti pakaian training, aku beri waktu 15 menit."

"Apaa?." Aryan mencerna perkataan scout Bert sesaat ia memikirkan uang sakunya

"Baik, aku beri waktu 10 menit. Waktu di mulai dari..." Scout Bert melihat arlojinya "Sekarang..!."

Aryan segera bereaksi beranjak dan berlari di ikuti Tama di belakangnya "Heyy Aryan... Tunggu aku... " Aryan berlari kencang hingga Tama tidak bisa mengejarnya dan tertinggal di belakang "Ayoo cepatt Tam...! " Mereka berdua berlari sepanjang koridor menaiki tangga untuk cepat sampai kamar dan mengganti pakaian secepat kilat dan berlari lagi menuju training ground.

1
Jun Araki
kek novel cina nying,
RED: lanjutin novel bola lu min
total 1 replies
Eddy Kusnadi
nanggung ini cerita ya hadeuh
Readers setia
nyasar ke sini
AS™💨
semangat up
SHADOW
Yuk main bareng>>
Taaku
.......
Taaku
....
Taaku
.....
Taaku
....
Lthf
Gua tunggu
☠zephir atrophos☠
ini juga kok turun?
☠zephir atrophos☠
kok turun?
Mpi Apriyanto: turun gimana?
total 1 replies
☠zephir atrophos☠
aku baru ingat!, nomor punggung sepuluh kan dipakai juga sama tsubasa ozora
☠zephir atrophos☠
🗿🗿🗿
☠zephir atrophos☠
lu pengen kayak captain tsubasa kemana-man bawa bola?
Melisa M Ganda
next
Rubah Petir
udah nunggu lama bet mpe jamuran,eh cm satu chapter..resiko reader gratisan
Mpi Apriyanto: sabar ngab tunggu tgl maenya
total 1 replies
dennisad
👍👍👍
Lthf
up juga thx
Lthf
up Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!