NovelToon NovelToon
(Bukan) Sang Pengganti

(Bukan) Sang Pengganti

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:14.3M
Nilai: 5
Nama Author: SkySal

Bagaimana rasanya jika tiba tiba-tiba kamu harus menikah dengan pria yang 10 tahun lebih tua darimu?
Seharusnya tidak masalah, bukan?
Tapi bagaimana jika pria itu adalah kakak sepupumu sendiri yang tumbuh bersama denganmu?
Seharusnya itu juga tidak masalah.
Tapi, bagaimana jika dia adalah tunangan kakakmu yg telah menjalin kasih dengan kakakmu selama 8 tahun?
Masih mau?
Elnaz Mikayla tidak punya pilihan selain harus menerima pernikahan dengan sepupunya sekilagus tunangan kakaknya sendiri.
Bagaiamana bisa?
Apa yang terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 27 - Konseling Kedua

"Apa kamu tidak bisa ketuk pintu dulu, Elsa?" teriak Arfan marah. Apa lagi tadi Elnaz sempat melihat Elsa, ia takut Elnaz salah faham.

"Maaf, Fan. Tadi aku lihat pintu nya sedikit terbuka" Elsa berkata dan terlihat menyesali perbuatan nya.

"Mau pintu nya sedikit terbuka atau terbuka lebar sekalipun, sebagai wanita yg berpendidikan seharus nya kamu tetap mengetuk pintu apa lagi di kamar seorang pria. Seperti itu etika nya, kan? Sejak dulu aku selalu memperingatkan mu akan hal itu, dan mungkin dulu aku bisa memaklumi mu karena status kita. Dan sekarang juga karena status kita yg adalah saudara ipar, aku tidak bisa memaklumi mu lagi, apa lagi ini sudah yg kedua kali nya" tegas Arfan yg tentu saja membuat Elsa semakin merasa bersalah dan malu, apa lagi Arfan sampai membawa etika dan pendidikan.

"Iya, Maaf. Tadi aku kesini karena aku cuma mau minta maaf sekali lagi atas apa yg sudah aku lakukan sama kamu dan Elnaz. Dan aku janji, setelah ini aku tidak akan mengganggu kamu lagi. Aku harap kamu bisa membahagiakan adikku, karena benar kata nenek, di sini dia lah yg paling tersakiti"

Arfan menatap Elsa penuh selidik, namun ia hanya diam saja bahkan saat Elsa pergi dari kamar nya.

Terbersit rasa kasihan dan sedikit penyesalan di hati Arfan atas apa yg sudah ia katakan tadi, namun Entah mengapa Arfan merasa begitu marah atas tingkah Elsa yg masih se enak nya pada nya, apa lagi sekarang Arfan adalah suami dari Elnaz. Arfan takut menyakiti Elnaz dan takut membuat Elnaz salah faham.

"Biarkan saja, biar dia punya attitude sedikit saja" gerutu Arfan kemudian, ia semakin kesal pada Elsa saat ia kembali menghubungi Elnaz tapi tak di jawab.

....... ...

Nenek menyiapkan beberapa makanan untuk ia titipkan pada Arfan supaya di berikan kepada Elnaz, bahkan Nenek juga membawakan ikan mentah yg sudah di bekukan dan di bumbui supaya Elnaz bisa langsung menggoreng nya saat mau makan.

"Nenek ada ada saja, masak iya aku di suruh bawa ikan mentah ke Jakarta. Kenapa tidak beri tahu saja resep nya pada Elnaz" gerutu Arfan.

"Elnaz suka, Fan. Masakan nenek itu tidak akan sama dengan masakan siapapun meskipun nenek kasih tahu resep nya"

"Terus ini apa lagi?" tanya Arfan Karena masih ada satu bungkus makanan.

"Nasi kuning, tadi nenek belikan di persimpangan sana. Elnaz suka sekali nasi kuning ini"

"Ya Allah, Nek" gumam Arfan sambil geleng geleng kepala.

"Terus ini juga ada wafer, sama cokelat"

"Astagfirullah,. Di sana tuh banyak sekali wafer dan cokelat" seru Arfan yg sudah tak mengerti dengan nenek nya ini.

"Tapi kan biasa nya nenek selalu belikan ini buat Elnaz kalau nenek dari pasar, dia pasti kangen wafer ini" arfan hanya bisa garuk garuk kepala. Alhasil, barang barang Elnaz menjadi satu koper karena nenek nya juga membelikan baju baru, sepatu dan bahkan sandal untuk Elnaz. Membuat Arfan semakin tak mengerti dengan jalan pemikiran sang nenek.

Sementara keluarga Elnaz yg lain tak menitipkan apapun bahkan tidak bertanya keadaan Elnaz.

....... ...

Suster Jessy mengajak Elnaz ke bandara untuk menjemput Arfan.

Dan saat bertemu dengan Arfan, Elnaz memasang wajah dingin nya bahkan enggan menyapa Arfan.

"Ada apa, Princess? Apa kakak pergi nya terlalu lama sampai marah begitu?" tanya Arfan dan ia menarik pinggang Elnaz, merangkul nya dengan tangan kanan nya sementara tangan kiri nya menarik koper nya "Dalam koper ini isi nya semua barang barang mu" ujar Arfan lagi namun Elnaz tetap tidak terlihat senang.

"Kenapa sih, Sayang? Hm?" tanya Arfan lagi dan ia melirik Jessy penuh tanda tanya, namun Suster Jessy malah mengedikan bahu nya.

"Kamu marah sama kakak?" tanya Arfan lagi.

"Bisa Konseling lagi ke Dr. Claire?" tanya Elnaz tiba tiba yg tentu saja membuat Arfan langsung terbelalak.

"Kenapa? Bukan nya kamu fikir itu terlalu di paksakan?" tanya Arfan heran.

"Apa salah nya coba dulu sih, Kak? Kalau kakak tidak mau ya sudah" ketus Elnaz yg membuat Arfan dan Suster Jessy semakin bingung.

"Bukan nya tidak mau, Sayang. Ya sudah, nanti kakak buat janji lagi dengan Dr. Claire. Sekarang kamu jangan cemberut lagi" ujar Arfan sembari menarik gemas kedua pipi Elnaz.

"Kak Elsa ngapain kerumah kakak tadi malam?" tanya Elnaz ketus namun dengan setengah berbisik.

"Apa?" tanya Arfan, ia mendengar pertanyaan Elnaz namun ia hanya ingin mengkonfirmasi pertanyaan itu.

"Bukan apa apa" jawab Elnaz ketus dan ia mempercepat langkah nya, mendahului Arfan dan suster Jessy. Elnaz masuk ke mobil dan duduk di jok belakang. Suster Jessy yg melihat itu hanya bisa menaikan sebelah alis nya dan ia pun duduk di jok depan.

Sementara Arfan kini duduk di kursi kemudi setelah ia memasukan koper ke dalam bagasi.

Di dalam mobil, suster Jessy dan Arfan terus mengobrol sementara Elnaz malah seperti obat nyamuk saja. Dan situasi ini kembali mengingatkan nya saat Elnaz pergi jalan bersama Elsa dan Arfan dulu. Dan sekali lagi hal itu membuat dada Elnaz terasa sesak.

"Stop stop..." teriak Elnaz yg membuat Arfan langsung menginjak rem.

"Ada apa, El?" tanya Arfan.

"El duduk di depan" rengek Elnaz manja yg membuat Suster Jessy tercengang namun kemudian ia turun dan bertukar posisi dengan Elnaz.

Elnaz sudah tampak senang sekarang, saat ia duduk di samping Arfan. Bahkan ia menyunggingkan senyum lebar. Membuat Suster Jessy semakin tak habis fikir dengan satu remaja ini.

"Nenek bawain El apa saja, Kak?" tanya nya dengan senyum sumringah yg membuat Arfan tertawa, merasa gemas dengan tingkah Elnaz. Begitu juga dengan suster Jessy yg hanya bisa geleng geleng kepala, dasar remaja labil, fikir nya.

...... ...

Arfan tak membuang waktu dan ia segera kembali membuat janji dengan Dr. Claire. Sebelum Elnaz berubah fikiran, karena Arfan sendiri sangat ingin menjalani pernikahan yg sesungguhnya dengan Elnaz.

Entah apa yg Arfan rasakan sekarang, namun ia ingin memiliki Elnaz dalam ikatan ini.

Dan hari ini, Arfan dan Elnaz akan menemui Dr. Claire untuk konseling kedua mereka. Arfan yakin konseling sekarang akan membuahkan hasil Karena Elnaz sendiri yg meminta nya. Selain itu, Elnaz juga menunjukan rasa kepemilikan nya pada Arfan bukan hanya sebagai kakak tapi juga sebagai pasangan.

Seperti sebelumnya, Arfan dan Elnaz bergandengan tangan sembari berjalan menuju ruangan Dr. Claire.

Dr. Claire yg kembali melihat kedatangan pasutri ini pun terlihat senang dan ia menyambutnya dengan hangat.

1
Sulati Cus
penuh bawang
It's me💓💓
Robin thor
Dewa Nara
bed cover Thor
Dewa Nara
kasian elnaz
Dewa Nara
di tanah atau di aspal lebih tepat Thor, masak di lantai
Puspa Rumaisha
Elsa, maksdunya
Puspa Rumaisha
lebayy kali pak dokter /Grin/
Puspa Rumaisha
itu mulu fan yg dibahas, kesanya kamu gagal move on, ungkapan cintamu ke hanya dusta belaka
Puspa Rumaisha
bela teroooosssss, najisss bettt sama enak modelan isna ini
Puspa Rumaisha
tak hanya
Puspa Rumaisha
ini Elnaz pake baju apa? maksudnya kan waktu dia pergi dari rumah dia ga pake hijab cuma pake kaos dan celana rumahan
Puspa Rumaisha
atas nama profesional dampe mau2nya berfose2 menjijaykan /Puke/
Puspa Rumaisha
maksudnya belum siap
Puspa Rumaisha
lah bukanya udah ya waktu itu pas Elnaz abis mandi selese dri haid.
Puspa Rumaisha
harusnya dijelaskan detil kegiatanya tor, biar lebih ngena dan berasa nyampe gitu ceritanya, masa iya habis masak nguprek di dapur langsung cap gasss berangkat, mandi dulu gitu, besolek, detil pakaiannya gmna.
Puspa Rumaisha
padahal baca novel ini sdh kesekian tapi tiap baca ulang ttep aja nangiss nyesekkk
It's me💓💓: sama,jdi kgn karya k sky
total 1 replies
Vien Habib
Luar biasa
ayu cantik
bagus
santy susanty
jalan ceritanya seru, duka banget....
Entin
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!