cerita ini hanya lucu lucuan saja. jangan pernah pakai logika untuk membaca cerita ini.
kisah Pocong yang jadi pakboy di dunia hantu. berjuang demi istri istrinya, yaitu Kuntilanak dan beberapa hantu cantik dari teror manusia
Rumah Kosong menjadi tempat hunian mereka. Namun semenjak kedatangan Bodong Family. Pocong Family mulai tidak tenang. Keributan mulai terjadi antara Pocong Family dan Bodong Family.
akan kah mereka bisa damai.
Baca Kisahnya...
WARNING...!
JANGAN GUNAKAN LOGIKA UNTUK MEMBACA CERITA INI. AGAR TIDAK MENIMBULKAN PRO DAN KONTRA DI JIWA KALIAN.
SELALU TERSENYUM DAN TERTAWA.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jo doang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27
SEMOGA HARI HARI PEMBACA SEMUA SELALU BAHAGIA.
SEMOGA JUGA CERITA INI BISA MENGHIBUR KALIAN... SELALU TERSENYUM.
✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓✓
"Isshh... Abang jahat. Bukannya nolongin istrinya duluan!" Ujar hantu Dangdut yang terduduk di lantai, wajahnya cemberut.
"Hm... Itu aja pun kau merajuk" Ujar Pocong dengan kalem. Dia berdiri setelah hantu Rocker berdiri.
Pocong kemudian melompat mendekati hati Dangdut "Ayo, biar aku bantu berdiri"
Pocong menawarkan bantuan pada hantu Dangdut dengan menggeyol pinggul sedikit kearah hantu Dangdut. Tapi hantu Dangdut tidak menyadari dan melupakan satu hal. Hantu Dangdut menyodorkan tangannya.
"Eh... Istri Goblok! Tanganku didalam, nggak bisa keluar. Nih, tarik kain yang di pinggulku!"
Mendengar Pocong mengatainya goblok. Hantu Dangdut langsung berdiri tanpa memegang kain Pocong sebagai bantuan. Ia sangat kesal pada Pocong.
"Abang jahat. Abang udah kasar sama aku!" Hantu Dangdut langsung berlari meninggalkan Pocong.
"Bang! Kejar Bang, Dangdut marah tuh!" Ujar hantu Rocker.
Tapi perintah hantu Rocker dicuekin oleh Pocong. ia hanya memandangi hantu Rocker yang telah menghilang entah kemana.
"Biarin aja. Wanita kalau udah kesal, dibujuk malah makin ngelunjak.!" Kata Pocong dengan wajah datar. Dia seperti tidak punya beban.
~aku itu sekarang seorang suami, harus punya wibawa didepan istri istriku~
Beda lagi dengan isi hati Rocker yang melihat sikap Pocong barusan. Pocong yang ia kenal baik dan perduli terhadap sesama, ternyata bersikap seperti itu terhadap istrinya sendiri.
~kenapa dia jadi sok cuek gitu ya. apa karena dia sering baca novel novel CEO yang cuek dan arogan dari Handphone Putri belakangan ini, sehingga dia jadi obsesi gitu. Hahhh... Untung aku bukan istrinya bang pocong~
"Aku juga nggak tau!" Bisik Thor tiba tiba ke telinga hantu Rocker.
Hantu Rocker mengangkat bahu dengan kepala menengadah ke atas dan menatap tajam. "Thor somplak, nimbrung aja kayak cicak!" Batinnya.
Hantu Rocker kemudian berjalan mengikuti Pocong yang sudah lebih dulu melompat menuju ruang tamu. Setelah mereka sampai di ruang tamu, Pocong dan juga hantu Rocker sama sama heran ketika melihat hantu Dangdut berada di sana dan duduk di samping Bu Bodong yang lagi makan kuaci sambil nonton tv.
Mereka berpikir kalau tadi hantu Dangdut menghilang dan pergi keluar rumah untuk menenangkan diri, dengan cara shopping seperti yang dilakukan oleh kebanyakan istri istri diluar sana.
Tapi pikiran mereka salah. Hantu Dangdut rupanya sedang menonton serial sinetron Suara Hati Istri yang berjudul NASIB SEORANG ISTRI YANG DI CUEKIN OLEH SUAMI BERONDONG AROGAN.
Pocong menghampiri hantu Dangdut, sedangkan hantu Rocker pergi, ia tidak mau melihat Drama yang akan terjadi antara hantu Dangdut dan Pocong.
"Masih ngambek?" Pocong duduk di samping hantu Dangdut.
Hantu Dangdut tidak menjawab, ia tampak sangat serius menyaksikan serial sinetron tersebut.
"Istriku yang cuwantik... jangan ngambek dong!" Pocong mencoba menggoda hantu Dangdut.
Tapi hantu Dangdut hanya meliriknya dengan wajah datar, kemudian kembali menyaksikan sinetron.
Sebenarnya Pocong malas untuk untuk merayu hantu Dangdut agar tidak ngambekan lagi, karena sebenarnya Pocong belum cinta cinta sangat sama hantu Dangdut. Tapi sebagai seorang suami, Pocong merasa berkewajiban untuk bisa menjaga keharmonisan dalam rumah tangganya.
Disaat Pocong sedang sibuk merayu hantu Dangdut. Kuntilanak datang menghampiri mereka. Wajah Kuntilanak terlihat tidak senang dengan perilaku Pocong pada hantu Dangdut, namun ia sadar, kalau hantu Dangdut memiliki hak yang sama dengan dirinya, ia pun berusaha untuk membunyikan rasa tidak sukanya itu.
"Bang!" Panggil Kuntilanak pada Pocong.
"Eh.. Kunti. Ada apa sayang!" Jawab Pocong.
Hantu Dangdut melirik sejenak kearah Pocong, ia merasa sedih. Sudah hampir 5 jam mereka menikah, Pocong belum pernah sekalipun memanggilnya dengan kata sayang.
"Aku mau ngomong, sama si Dangdut juga!" Ujar Kuntilanak.
Zzeebbb !
Bu Bodong mematikan televisi karena mendengar suara Pak Bodong yang baru pulang, ia pun langsung menuju ruangan depan untuk menyambut Pak Bodong.
"Mulai malam ini, Abang tidur denganku sampai tiga malam berturut turut, setelah itu Abang bisa pergi untuk jumpai Uyut Encrot dan menginap di sana selama dua hari. Habis itu balik lagi kemari untuk melakukan kewajiban Abang sebagai suami untuk Dangdut selama dua hari!" Ujar Kuntilanak menerangkan pembagian waktu yang harus dilaksanakan Pocong sebagai suami dari mereka bertiga.
Hantu Dangdut berdiri, ia protes dengan keputusan Kuntilanak yang menurutnya tidak adil.
"Kenapa aku cuman dua malam kak, sedangkan kakak dapat jatah 3 malam. Seharusnya aku juga dapat tiga, karena kita tinggal satu rumah, satu perjuangan, susah dan senang selalu bersama. Birkan si Encrot itu yang mendapatkan 2 jatah!"
Pocong hanya diam saja, ia tidak mau ikut campur dalam keputusan pembagian jatah tersebut, ia membiarkan Kuntilanak untuk menyelesaikannya sendiri.
"Menurut Abang bagaimana?".
Pocong menyandarkan punggungnya di sandaran sofa dengan wajah datar, ia tidak menyangka kalau Kuntilanak akan melibatkannya dalam mengambil keputusan. ia pun mengangkat bahu.
"Masalah ini aku serahkan semuanya padamu, sayang!" Ujar Pocong seraya tersenyum.
Hantu Dangdut benar benar kesal dengan sikap Pocong yang tidak mendukungnya sama sekali, apalagi dia terus terusan mengucapkan kata sayang pada Kuntilanak.
"Abang nggak adil sebagai sorang suami, Abang selalu saja mendukung kak Kunti, nggak pernah sekalipun Abang melirikku. Bang..! Aku ini juga istri Abang, yang harus Abang perlakukan juga dengan sama seperti istri Abang yang lain!" Suara hantu Dangdut mulai bergetar menahan tangis.
Hantu Dangdut sangat kecewa, ia tidak pernah berpikir kalau pernikahannya sebagai istri ketiga akan seruwet ini.
Pocong berdiri. Ia menatap dalam ke mata hantu Dangdut.
"Dut, dengar.! Aku hanya ingin bersikap netral, aku tidak ingin terlalu ikut campur dengan urusan kalian sebagai istri istriku, Kuntilanak adalah istri tertua, jadi.....!"
"Istri pertama. Bukan istri tertua!" Kuntilanak memotong perkataan Pocong untuk meralat kata Tertua.
"iya... iya...!" Ujar Pocong dengan bibir manyun. Ia pun kembali berkata pada hantu Dangdut.
"Dengar Dut, Aku itu juga sayang sama kamu, tapi untuk saat ini, aku menyayangi hanya sebagai sahabat, bukan seorang kekasih. Tapi aku janji sama kamu, aku akan belajar untuk mencintaimu seperti halnya aku mencintai Kuntilanak"
Hantu Dangdut memeluk Pocong "Aku akan tunggu cinta itu" Ujar hantu Dangdut lirih.
Kuntilanak tersenyum bahagia, ia hampir menitikkan air mata saat mendengar pengakuan Pocong yang secara tidak langsung, Kalau Pocong mencintai dirinya.
~Oh cinta, inikah rasa dirimu yang sebenarnya~
Kuntilanak memegang dadanya. Tentu saja tidak ada detak jantung, tapi sensasinya sangat luar biasa.
"Baiklah, jatah hantu Dangdut sama banyaknya dengan jatahku" Ujar Kuntilanak.
Mendengar perkataan Kuntilanak barusan. Hantu Dangdut melepaskan pelukannya dari Pocong dan melihat Kuntilanak dengan mimik muka tidak percaya.
"Kenapa kau melihatku seperti itu Dut?" Kuntilanak tersenyum geli melihat raut wajah hantu Dangdut.
"Beneran apa yang kakak bilang barusan?" Tanya hantu Dangdut.
Kuntilanak mengangguk dengan senyuman.
"Kamu nggak ngambek lagi kan!" Ujar Pocong seraya memberikan senyum termanisnya pada hantu Dangdut.
Hantu Dangdut menggeleng dengan malu.
"Hahahahahaha... ternyata kamu lucu juga ya kalau sedang malu!" Pocong menggoda hantu Dangdut.
Hantu Dangdut langsung menutupi wajahnya dengan tangan. Pocong semakin tertawa melihat tingkah Dangdut yang mirip anak SMP yang baru ditembak oleh gebetannya.
"Kalau begitu. Aku sama bang Pocong mau malam pertama dulu. Yuk Bang!" Ujar Kuntilanak seraya mengulurkan tangannya ke arah Pocong.
Terakhir liat postingan engkau telah pergi 😭😭😭😭😭
mampir thor
yg biasa berperan menjadi hantu yg fenomenal seperti kunti pocong dllnya
Hai kak, aku mampir lg, msh dicicil bacanya, semangat terus ya kak💪
Salam dari silence 🤗
Hai kak, aku mampir lagi nih kasih dukungan utk kakak. Masih di cicil dulu bacanya😊
Semangat terus ya💪salam dari silence🤗