Sintya Eka Putri Merupakan gadis mungil, cantik dan juga lucu, Memiliki kulit bersih dan mulus, memiliki hidung tinggi, bulu mata lentik dan warna mata coklat yang begitu indah. Sinta yang belum pernah merasa kan cinta pada dirinya itu belum tau apa sebenarnya cinta. Sehingga dia bingung antara cinta yg terhadap kekasih maupun ke teman.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahaya Nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 27: BERHASIL
Fahri kaget dengan ucapan Reno, Kak Reno Suka Sinta? maksudnya gimana sih, Gumamnya dalam hati
"Heyyy jangan ngelamun" Reno menyadarkan Fahri, "Kenapa? Lo pikir gue suka sama Sinta? hahahaha, santai bro, maksud gue tuh yah gak ada yang tau sama ketentuan Allah" Ucap Reno karena menyadari Fahri kaget dengan ucapannya.
"Hehehehe iya.... iya kak" Jawab Fahri.
"Hay" Sapa Reno ke Sinta yang sedang duduk santai.
Sinta yang sadar siapa yang menepuk belakangnya pun kaget dan langsung berbalik arah
"Kak Reno? Kenapa kak?" Tanya Sinta heran Reno tidak terlalu dekat dengan Sinta begitu pun sebaliknya, Karena Reno jarang mengikuti perkumpulan keluarga mereka, dan Reno yang acuh juga ke keluarga.
"Kak boleh duduk" Tanya Reno sambil menunjuk tempat duduk yang kosong.
"Oh....Iyaa kak" Ucap sinta
"Kaget yah? pasti heran kak Reno kemari, yaaah karena hanya ingin memperbaiki saja kedekatan ku dengan keluarga yang lain sih, hmmmm ntahlah kak Reno kayak merindukan perkumpulan ini" Ucap Reno terlihat sangat bahagia.
"Iyalah kak, kak kan sudah lama sekali gak ikut bergabung kalau kita ngumpul, aku juga kaget Kakak ikut hari ini" Ucap Sinta mencairkan suasana
"Hehehehe, terlihat aneh yah? yah mungkin itu yang namanya hidayah yah, datang kapan pun, dan tiba entah sama siapa pun itu" Ucap Reno merenung.
"Ehhh.... iya kak" Sinta kaget dengan ucapan Reno yang sangat lembut dan seperti sangat menyesali perbuatannya selama ini yang tidak acuh pada keluarga dan orangtua nya.
" Ya sudah, Kakak bergabung sama yang lain lagi yah" Ucap Reno sambil berdiri, " Ohh iyaaa kamu dan Fahri kalau memang sudah saling mencintai sebaiknya langsung ke jenjang serius" Senyum Reno memperlihatkan giginya.
"Apa apain sih kak Reno, ngomong kayak begitu" Ucap Sinta malu
***********************
"Kak Reno banyak berubah yah sin?" Tanya bunda.
Mereka dalam perjalanan pulang bunda, Sinta dan Fahri pulang bersama
"Iyaaa Bun, kok Sinta rasa aneh gitu yah" Ucap Sinta bingung
"Aneh gimana maksud kamu?"Balas bunda bingung
"Aneh ajah sih dengan sikap kak Fahri yang lembut banget, dan friendly gitu, kayak aku yang jadi kaku" Balas Sinta sambil tertawa kecil
"Hehehehe, iyaaa bunda juga merasa begitu tadi, dia salaman loh sama bunda" Kata bunda bersemangat.
"Udah sampai" Ucap Fahri
"Makasih yah nak Fahri udah mau ngantar bunda dan sinta" Ucap bunda
"Iyaaa, bunda gak apa apa, Fahri senang kok"Fahri tersenyum
Sinta kaget dengan apa yang ia lihat, ada seseorang yang berdiri di depan rumahnya
"Nadya?, Ngapain kamu?" Tanya Sinta bingung
"Udaah masuk dulu yuk!" Pinta bunda sambil membuka pintu rumah, "Ayoo duduk Nadya, Sintaa bunda masuk dulu yah ke kamar, Kalian silahkan jika ada yang penting mau di obrolin" Ucap bunda pergi masuk kamar
"Sintaaa, aku mohon hanya kamu yang aku tau, dan hanya kamu yang bisa bicara sama Reno" Nadya masih berusaha membujuk Sinta
"Kan aku sudah pernah bilang nad, aku gak bisa Nad!Maaf" Ucap Sinta
"Tapiiii Sintaaa akuu mohonn" Nadya masih berusaha membujuk Sinta
"Huufffff" Sinta menghela nafas panjang, "Oke aku bantu tapi aku gak bisa bantu banyak" Jelas Sinta
"Iyaaa sintaa, aku cuman mau kalau kamu temuin aku dengan Reno, itu aja udah cukup untuk aku" ucap Nadya berterima kasih.
"Ya sudah kamu pulang saja, lagian ini sudah larut malam, dan aku butuh belajar, besok kita akan ada MID TEST" Kata Sinta
"Iyaaa, Makasih Sinta" Balas Nadya sambil berdiri dari duduknya
"Tapi ingat aku gak janji kalau bisa bantu kamu" Tegas Sinta
"Gak apa apa, paling tidak kamu udah ada niatan, aku pamit yah" Jawab Nadya
******************************
"Kenapaaa? soal kak Reno lagi yah?" Tanya bunda
"Iyaaa bund, Sinta bingung ya sudahlah nanti Sinta pikirkan lagi" Balas Sinta langsung duduk di tempat belajar
Obrolan Via Chat
"Sayang kamu udah sampai?" Tanya Fahri
^^^"Udah sayang, kamu udah kan?"^^^
"Oh iya, udah kok. ini udah mau belajar" Sambil memotret bukunya
^^^"Sama dong😁"^^^
"Udah pintar yah pacar aku, udah dulu yah biar kita fokus belajarnya, byee🤗"
^^^..."Bye" Jawab Sinta ...^^^
PUKUL 07.39
Fahri kok lama banget sih, Gumam Sinta dalam hati
"Tumben loh kamu telat" Tanya Sinta ke Fahri yang baru tiba
"Maaf yah tadi aku kena macet" Jawab Fahri
"Ohh iyaa gak apa apa" Balas Sinta sambil naik ke atas motor
***************************
"Gimana ujian nya mudah kan?" Tanya Fahri
"Lumayan susah sih" Sinta ketawa
"Kamu tuh" Jawab Fahri sambil mengelus rambut Sinta pelan.
" Nadya? Sinta kaget Nadya menghampirinya.
"Fahri, gue bisa pinjam cewek Lo gak?" Tanya Nadya pelan sambil memegang tangan sinta
"Buat apa?" Jawab Fahri bingung
"Udah gak apa apa" Jawab sinta sambil menggelengkan kepalanya.
Sesampainya mereka di tempat sepi Nadya berhenti
"Kamu kenapa sih Nad?" Tanya Sinta sedikit kesal
"Kamu udah bicara sama kak Reno?" Tanya Nadya penasaran
"Kan aku udah bilang nad, kamu serahkan aja semuanya ke aku, kalau kamu terus mendesak aku gak suka kayak begini" Jawab tegas Sinta karena kesal
"Oh iyaaa......iyaaa, maaf, bukan gitu maksud aku Sinta"
"Ya kalau kamu percaya aku, sudah kamu tinggal diam dan tunggu aku kabarin, Dan satu lagi aku gak janji yah bisa bantu kamu, jadi jangan pernah desak aku seperti ini lagi, kalau begini aku gak mau lagi" Jawab Sinta sambil meninggalkan Nadya
"Udah selesai?" Tanya Fahri
"Udah kok, pulang yuk!, Tari mana?" Tanya Sinta
"Tari katanya masih ada ekskul jadi dia gak bisa bareng kita" Jelas Fahri
"Duhh sibuk banget yah dia" Sinta ketawa kecil, "Yaudah yuk kita balik" Pinta Sinta
********************
"Bundaaaa........" Panggil sinta
" Udah pulang?, tumben Cepat" Tanya bunda bingung
"Iyaaah, tari ada kegiatan karatenya, jadi langsung pulang deh" Balas Sinta
"Ohh gitu" Singkat tari
"Bund, kayaknya aku mau bantu Nadya deh, dia kayak sayang banget sama kak Reno, gak apa apa yah?" Tanya Sinta masih bingung
"Yaaa, ikutin aja kata hati kamu, bunda juga bingung" Jawab bunda
"Yaudah deh bund, nanti aku chat kak Reno aja deh" Balas Sinta
Obrolan Via Chat
"Maaf kak Reno aku boleh bicara?" Ketik Sinta dengan bahasa yang sangat kaku
^^^Tidak membutuhkan waktu lama Reno membalas chat Sinta^^^
^^^"Mau bicara tentang apa yah Sinta?" Balas reno^^^
"Maaf bukan Sinta lancang kak, mungkin kak Reno dan nadya perlu bicara lagi soal kalia berdua" Sinta memikirkan nya terus sebelum mengetik dan akhirnya TERKIRIM
^^^"Apa yang harus kak Reno bicarakan Sinta?" Balas Reno tidak marah sama sekali^^^
"Yaa mungkin masih ada jalan keluarnya kak, Nadya juga masih kelihatan sayang banget sama Kaka" Balas Sinta
^^^"Terus maksud kamu kak Reno harus ngapain?" Tanya Reno tidak mengerti dengan maksud Sinta^^^
"Nadya pengen bicara dengan kak Reno, dia sudah mencoba menelpon dan datang ke rumah Kaka, tapi dia tetap tidak bisa bicara dengan Kaka" Jawab Sinta ke inti pembahasan
^^^"Oh begitu rupanya" Balas Reno singkat^^^
Ha? jawabannya Kok begini amat sih, gak tanya gitu atau apalah itu, aku harus jawab apa kalau begini, Gumam Sinta bingung
"Kapan Kak Reno bisa bicara dengannya?" Sinta memberanikan diri mengetiknya
^^^"Kak Reno hanya ada waktu pekan depan, bawa dia ke kantor kak Reno, akan kak Reno chat lagi jika sudah mau bicara" Jawab Reno^^^
"Baik kak, makasih" Jawab Sinta senang
Akhirnyaaa, kak Reno udah berubah banget yah, udah pelan bicaranya pokoknya udah gak jutek banget sih.
...BERSAMBUNG...
padahal seru banget
dikit lagi🤨