Kelanjutan dari The Heaven Land 2
Setelah mengetahui siapa dirinya sebenarnya, Hao Chen mulai bertindak sebagai bentuk perlawanannya.
Dia tidak berusaha menghapus takdir, tapi dia berusaha mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih baik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gilang imannuel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 406. Qin Yun dan Yi Que
Setelah itu Hao Chen segera masuk kedalam ruangan yang nampak tenang, aliran Energi Dunia yang ada disini sangat stabil sehingga membuat orang-orang yang ada didalam menjadi tenang, dan juga ia merasakan Energi beratribut Api yang kuat.
"Tempat ini memang cocok untuk membuat Artefak, tapi jika dibandingkan dengan Kolam Api Ilahi yang aku buat didalam Dunia Kecilku, tempat ini bahkan tidak sebanding sama sekali." Batin Hao Chen dengan senyum bangga.
Setelah itu ia melihat seseorang yang duduk bersila dengan tenang didepan Tungku Pemurnian yang setidaknya berada diperingkat Kuno tertinggi, dia membawa perasaan tenang dan stabil hanya melihat dari punggungnya saja.
"Salam Grandmaster yang terhormat!" Hao Chen segera menyapa dengan sopan.
"En! silahkan tulis saja permintaanmu, dan aku akan membuatnya dengan segera, bahan harus kau sediakan sendiri." Ucap Qin Yun dengan suara wanita.
"Seorang wanita?" Hao Chen tidak begitu peduli, tapi hal tersebut merupakan sesuatu yang mengejutkan, tidak pernah ia sangat ada seorang wanita yang mampu mengambil profesi sesulit ini.
Setelah itu Hao Chen segera membuat permintaan diatas kertas tersebut, memang apa yang dia minta terlihat sederhana dan mudah untuk dilakukan, tapi hanya ini memerlukan keahlian serta pengalaman yang sangat besar.
"Kau ingin membuat Suasana Roh? menarik sekali, apakah kau seorang Master Aray?" tanya Qin Yun dengan sedikit kekaguman dari suaranya.
Hao Chen sedikit terkejut dan berkata, "Kau bisa mengetahuinya? apakah kau juga seorang Master Aray?"
Qin Yun mengangguk paham, "Walaupun kau seorang Master Aray yang kuat, tapi kau sedikit mengalami kerepotan untuk Susunan Roh yang ingin kau buat, menggunakan sebuah penanda tersembunyi untuk menutupi titik pusat Susunan Roh, dan bahan yang cukup mahal untuk mendapatkan hasil yang efesien, jadi kau memintaku untuk memurnikan penanda untuk Sususan Roh-mu bukan?"
Mendengar analisis Qin Yun, Hao Chen segera terkejut, "Luar biasa, hanya dari bahan serta penanda yang aku tuliskan, dia sudah tau Susunan Roh apa yang ingin aku buat."
"Bagaimana kalau begini, aku meningkatkan kualitas dan efesiensi Susunan Rohmu ini, jika kau mau membayar 100 Kristal Dewa." Ucap Qin Yun dengan keyakinan yang kuat dari matanya.
Hao Chen segera menyipitkan matanya, "Aku akan mengurus Susunan Roh-ku sendiri, jadi kau hanya perlu menjalankan tugasmu, dan aku akan memberikan bayarannya."
"Kau bisa membayar-ku nanti setelah kau melihat hasilnya, dan aku berani jamin hasilnya akan tiga kali lipat lebih efesien." Qin Yun menghiraukan tatapan dingin Hao Chen, dan memberikan tawaran lagi.
"Apakah kau sedang kekurangan Uang?" tanya Hao Chen dengan ekspresi tak berdaya.
"Ugh...itu benar, untuk membeli bahan serta Kristal Surgawi ataupun Kristal Dewa memerlukan banyak biaya yang tidak sedikit, jadi karena itulah aku memerlukan lebih banyak uang." Jawab Qin Yun dengan ekspresi suram.
"Baiklah kalau begitu, tapi aku peringatkan padamu, jika kau sampai membuat kekacauan pada Susunan Roh-ku, maka kau akan mendapatkan akibatnya." Ucap Hao Chen dengan tatapan dingin disertai oleh niat membunuh yang kuat.
Qin Yun segera menelan ludah ketika mereka hawa mematikan dari Hao Chen, jika ia membuat kesalahan yang berakibat fatal, maka ia yakin nyawanya akan melayang.
"B-Baiklah kalau begitu, aku yakin kau tidak akan menyesalinya." Qin Yun mengangguk setuju dengan keringat dingin diwajahnya.
Hao Chen segera berdiri dan mengajaknya untuk pergi ketempat tinggalnya.
"Yu Que! aku akan pergi untuk memenuhi permintaan pelanggan, apakah kau mau ikut atau tidak?" sebelum pergi ia memanggil teman yang dimaksud oleh pekerja sebelumnya.
Lalu seorang pria dengan paras yang cukup tampan dengan tubuh yang kekar dan ramping muncul, dia menggunakan kaca mata yang aneh dengan sebuah program unik didalamnya.
"Hah...aku akan ikut, lagi pula aku masih gagal mengembangkan pendorongnya." Ucap Yi Que sambil meregangkan tubuhnya.
Hao Chen segera bingung dengan hal ini, jadi dia segera berkata sebelum pergi, "Apakah kalian memiliki Star Shuttle? kalau harus mengangkut tiga orang sekaligus, Star Shuttle milikku tidak akan mampu."
"Huh...kau jangan berfikir seorang Master Alat Roh tidak memiliki Artefak penebangan." Ucap Yi Que dengan sebuah Star Shuttle yang unik.
"Sebuah kombinasi? menarik, pengalaman Yi Que ini tidaklah sedikit." Batin Hao Chen yang segera berangkat menuju tempatnya.
"Star Shuttle peringkat Origin menengah? kalau kau mau aku bisa meningkatkan kualitas dan kemampuannya." Ucap Qin Yun yang tertarik dengan Star Shuttle miliknya.
"Tidak, aku tidak memerlukannya." Hao Chen segera menolak secara halus.
"Sepertinya ada sesuatu yang unik dari Star Shuttle milikmu, tidak seperti biasanya, aku dapat merasakan adanya Susunan Sihir didalamnya." Ucap Yi Que sambil melirik Star Shuttle miliknya.
Hao Chen segera tersenyum tipis, "Pengelihatan yang sangat bagus, tapi sayangnya kau kekurangan kekuatan Roh sampai tidak bisa melihatnya lebih detail lagi."
Qin Yun dan Yi Que saling memandang dengan ekspresi bingung, mereka berdua ingin bertanya lebih jauh lagi tentang pengalaman yang dimiliki oleh Hao Chen, tapi sayangnya dia cenderung pendiam dan tidak terlalu suka banyak bicara, sehingga mereka tidak tau harus bertindak apa untuk membuat Hao Chen mau mengobrol.
Hal tersebut tetap berlangsung sampai mereka sampai ditempat Hao Chen tinggal untuk sekarang.
Tapi ada sedikit pemandangan yang aneh menyabut mereka bertiga, sebab ada beberapa orang yang terlihat sedang mengatur sesuatu didalam gua tersebut.
"Kau...bukankah Cang Mo? apa yang kalian lakukan disini?" Hao Chen segera bertanya pada seorang pria kekar namun ramping yang sedang mengatur orang-orang tersebut.
Pria itu adalah Cang Mo, salah satu rekan terpercaya Wu Yue, dia sangat setia dan dapat diandalkan oleh siapapun yang mempercayainya, sehingga Hao Chen memiliki kesan yang sangat baik padanya.
"Ah! Senior Hao, maaf jika ini menggangumu, tapi ini merupakan permintaan dari Nona kami untuk mengatur tempat tinggal untukmu disini." Ucap Cang Mo dengan sedikit malu.
"Mengatur tempat tinggal?" Hao Chen tertegun mendengarnya.
Memang secara alami dia tidak membangun rumah ataupun tempat tinggal yang layak dihuni, tapi caranya tidak seperti ini juga.
"Ngomong-ngomong siapa dua orang yang ada dibelakangmu itu Senior Hao?" tanya Cang Mo dengan sedikit penasaran.
"Mereka adalah Qin Yun Pembuatan Artefak, dan Yi Que seorang Master Alat Roh." Hao Chen segera memperkenalkan mereka berdua.
"Apa?! salah untuk kedua Grandmaster ini." Ucap Cang Mo sambil memberikan hormat.
Cang Mo segera mendekati Hao Chen dan berbisik dengan suara pelan, "Senior Hao, apakah kau memiliki kesepakatan bisnis dengan mereka?"
"Iya, memangnya kau ingin melakukan apa?" tanya Hao Chen dengan senyum mengejek diwajahnya.
"Ugh...sebenarnya aku ingin memesan sebuah Artefak peringkat Roh, tapi karena para pembuat Artefak di Paviliun Spiritualis sedang sibuk, aku jadi kebingungan dengan siapa aku harus mencari Pembuat Artefak, jadi kalau bisa aku ingin meminta bantuan Grandmaster Qin Yun untuk membuat sebuah Artefak untukku." Jawab Cang Mo dengan gugup.
"Hem...itu sih terserahmu, karena aku hanya meminta bantuan kecil saja pada mereka." Ucap Hao Chen sambil tersenyum.
"Benarkah? kalau begitu aku akan mengambil bahan-bahannya dulu." Cang Mo segera pergi dengan wajah senang.
"Ada apa dengan temanmu itu?" tanya Qin Yun dengan ekspresi bersemangat.
"Dia ingin kau membuatkannya sebuah Artefak peringkat Roh untuknya, jadi jika kau memiliki waktu setelah membantuku menyusun Susunan Roh, kau bisa membantunya." Jawab Hao Chen dengan ekspresi datar.
"Oh ya? kalau begitu aku akan menerimanya dengan senang hati, asalkan dia mampu menyediakan bahan serta bayaran, aku dengan senang hati akan membantu." Ucap Qin Yun dengan bangga.
"Hah...dia sendang mengambil bahan serta bayarannya, jadi ayo bekerja! jika kau gagal maka kau akan menerima konsekuensinya mengerti!" Kata Hao Chen dengan tatapan dingin.
"Hehehehe! percayalah padaku!" Ucap Qin Yun dengan percaya diri.