NovelToon NovelToon
Sistem Dewa Kekayaan Tanpa Batas

Sistem Dewa Kekayaan Tanpa Batas

Status: sedang berlangsung
Genre:System / Sistem
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: KenzieAR

Mengisahkan seorang pemuda tampan yg sering dihina sama keluarga sendiri. Hingga suatu hari memutuskan untuk kabur dari rumah karena sudah capek dengan hinaan dari keluarganya, dan mendapatkan sistem yg akan merubah nasibnya.

Bagaiman kisah nya setelah mendapatkan sistem?

Ikuti Kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KenzieAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Pasar Kekayaan Dewa dan Rahasia Sebenarnya dari Sistem

Malam hari.

Jakarta.

Langit dipenuhi cahaya gedung pencakar langit yang berkilauan.

Namun di dalam penthouse tertinggi milik Alviano, suasana sangat berbeda.

Perhatiannya sepenuhnya tertuju pada panel sistem yang melayang di hadapannya.

━━━━━━━━━━━━━━━

Selamat!

Total Kekayaan Host:

Rp873 Triliun

Syarat Terpenuhi

Fitur Baru Dibuka:

PASAR KEKAYAAN DEWA

━━━━━━━━━━━━━━━

Jantung Alviano berdetak sedikit lebih cepat.

Sejak mendapatkan Sistem Dewa Kekayaan Tanpa Batas, ini adalah pertama kalinya sistem membuka fitur besar yang benar-benar baru.

Tanpa ragu.

Ia memilih tombol "Masuk".

Dalam sekejap.

Dunia di sekitarnya berubah.

Pemandangan penthouse menghilang.

Digantikan oleh ruang luas yang tak berujung.

Langit berwarna emas.

Lantai kristal membentang sejauh mata memandang.

Di udara melayang ribuan simbol, angka, grafik, dan informasi yang tidak pernah ia lihat sebelumnya.

━━━━━━━━━━━━━━━

Selamat Datang di Pasar Kekayaan Dewa

Level Host:

Pemula

Hak Akses:

Level 1

━━━━━━━━━━━━━━━

Mata Alviano menyipit.

Tempat ini terasa sangat berbeda.

Namun ia segera menyadari sesuatu.

Ini bukan dunia nyata.

Melainkan ruang virtual yang diciptakan sistem.

Beberapa menu mulai muncul.

━━━━━━━━━━━━━━━

Kategori Pasar:

• Aset Kekayaan

• Kartu Kemampuan

• Teknologi Masa Depan

• Talenta Legendaris

• Informasi Global

• Item Khusus

━━━━━━━━━━━━━━━

Alviano langsung tertarik.

Terutama pada kategori Teknologi Masa Depan.

Ketika ia membukanya, puluhan item muncul.

━━━━━━━━━━━━━━━

Reaktor Energi Generasi 4

Harga:

100 Triliun

Nilai Dunia Nyata:

Tak Ternilai

━━━━━━━━━━━━━━━

AI Quantum Core

Harga:

150 Triliun

━━━━━━━━━━━━━━━

Baterai Grafena Ultra

Harga:

80 Triliun

━━━━━━━━━━━━━━━

"..."

Alviano benar-benar terdiam.

Jika teknologi-teknologi ini benar-benar ada...

Maka siapa pun yang memilikinya dapat mengubah dunia.

Bahkan mungkin menguasai industri global.

Namun sebelum ia sempat menjelajah lebih jauh.

Suara sistem terdengar.

DING!

━━━━━━━━━━━━━━━

Misi Utama Baru Dibuka

━━━━━━━━━━━━━━━

Target:

Menjadi Orang Terkaya di Dunia

Progress:

Rp873 Triliun / Rp10.000 Triliun

━━━━━━━━━━━━━━━

Hadiah:

Upgrade Sistem Besar

━━━━━━━━━━━━━━━

Alviano menghela napas.

Sepuluh ribu triliun.

Atau sepuluh kuadriliun rupiah.

Angka itu benar-benar gila.

Namun mengingat perjalanan hidupnya beberapa bulan terakhir.

Ia tidak merasa target tersebut mustahil.

Keesokan paginya.

Di kantor pusat Star Dragon International Indonesia.

Rapat besar sedang berlangsung.

Seluruh direktur menunggu keputusan Alviano.

Karena setelah jatuhnya Grup Pratama, banyak aset strategis kini tersedia untuk dibeli.

Namun Alviano memiliki rencana lain.

"Mulai hari ini."

ucapnya.

"Kita masuk sektor teknologi masa depan."

Ruangan langsung hening.

Larissa mengangkat alis.

"Teknologi seperti apa?"

Senyuman tipis muncul di wajah Alviano.

"Teknologi yang belum ada."

Jawaban itu membuat semua orang bingung.

Namun tidak ada yang berani meragukannya.

Karena setiap keputusan Alviano selama ini selalu menghasilkan keajaiban.

Sementara itu.

Di mansion keluarga Wijaya.

Aurelia sedang membaca laporan terbaru.

Krisis telah berakhir.

Bahkan Grup Wijaya memperoleh keuntungan besar dari kejatuhan Grup Pratama.

Namun pikirannya justru tertuju pada hal lain.

Alviano.

Pria itu terus membuat hal-hal yang tidak masuk akal.

Setiap kali ia merasa sudah memahami Alviano.

Pemuda itu selalu menunjukkan sesuatu yang baru.

Dan entah sejak kapan.

Dirinya mulai sering memikirkan Alviano.

Mata Dewa Analisis Lv.4 yang berada pada Alviano secara otomatis aktif saat namanya disebut dalam laporan bisnis yang sedang dibaca Aurelia.

━━━━━━━━━━━━━━━

Aurelia Wijaya

Ketertarikan:

58%

Kepercayaan:

75%

Status:

Perasaan Mulai Berkembang

━━━━━━━━━━━━━━━

Jika Aurelia melihat panel tersebut, ia mungkin akan langsung memerah.

Namun tentu saja hanya Alviano yang dapat melihat informasi itu.

Di sisi lain.

Keluarga Pratama sedang mengalami masa sulit.

Meskipun belum bangkrut.

Pengaruh mereka turun drastis.

Leonard bahkan hampir tidak pernah muncul di publik lagi.

Namun jauh di dalam hatinya.

Kebencian terhadap Alviano justru semakin besar.

Dan kebencian itu perlahan berubah menjadi obsesi.

Obsesi untuk membalas kekalahan.

Malam hari.

Alviano kembali memasuki Pasar Kekayaan Dewa.

Kali ini ia membuka kategori Talenta Legendaris.

Ratusan nama muncul.

Setiap orang memiliki kemampuan luar biasa di bidang masing-masing.

Ilmuwan.

Insinyur.

Strategis bisnis.

Ahli AI.

Pakar energi.

Dan banyak lagi.

Tiba-tiba satu nama menarik perhatiannya.

━━━━━━━━━━━━━━━

Talenta Legendaris

Nama:

Elena Volkov

Spesialis:

Quantum AI

Level:

Legenda

Harga:

20 Triliun

━━━━━━━━━━━━━━━

Alviano tersenyum.

Ini menarik.

Sangat menarik.

Karena selama ini ia hanya memperoleh perusahaan dan aset.

Namun sekarang.

Ia dapat memperoleh manusia berbakat yang mampu membangun masa depan.

Saat itulah sistem kembali berbunyi.

DING!

━━━━━━━━━━━━━━━

Peringatan Global

━━━━━━━━━━━━━━━

Black Crown Mengadakan Pertemuan Khusus

Topik:

Alviano Revende Xafier

Prioritas:

Tertinggi

━━━━━━━━━━━━━━━

Mata Alviano menyipit.

Victor Blackwell dan Black Crown muncul lagi.

Dan jika organisasi sebesar itu sampai mengadakan pertemuan khusus hanya untuk membahas dirinya...

Berarti sesuatu yang besar sedang terjadi.

Sangat besar.

Di markas utama Black Crown.

Victor Blackwell sedang duduk menghadap layar raksasa.

Puluhan anggota elit organisasi hadir.

Ekspresi mereka serius.

Karena laporan terbaru yang mereka terima benar-benar mengejutkan.

"Kekayaan Alviano meningkat lagi."

kata salah satu anggota.

Victor mengangguk.

"Lalu?"

"Estimasi terbaru menunjukkan total asetnya mendekati satu kuadriliun rupiah."

Ruangan langsung hening.

Karena bahkan bagi Black Crown.

Kecepatan pertumbuhan seperti itu tidak masuk akal.

Victor perlahan tersenyum.

Kemudian mengucapkan satu kalimat yang membuat seluruh ruangan terdiam.

"Kalau terus seperti ini..."

"Mungkin suatu hari nanti."

"...dia akan melampaui kita semua."

Dan untuk pertama kalinya.

Organisasi paling berpengaruh di dunia mulai memandang Alviano bukan sebagai pemuda berbakat.

Melainkan calon penguasa ekonomi dunia.

[Tamat Bab 16]

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!