NovelToon NovelToon
Aku Dijodohkan

Aku Dijodohkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anggraeni

Alisya Silvia, anak bungsu dari tiga bersaudara. Ia baru lulus dari universitas swasta di Jakarta dan ia berencana akan bekerja di luar kota. Tapi entah ayahnya akan menyetujuinya atau tidak.

Semua di luar dugaannya, ketika Alisya memberitahukan keinginan ini pada ayahnya, beliau tidak meresponnya sama sekali. Beliau malah ingin menjodohkannya dengan laki-laki yang tak pernah ia maupun keluarganya kenal sebelumnya. Dan itu hanya karena perjanjian di masa lalu, perjanjian masa lalu mendiang Ibunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesan Kakak ipar untuk Fino

Pagi ini cerah, udaranya cukup sejuk. Alisya sudah bangun pagi-pagi sekali karena harus menyiapkan sarapan untuk orang rumah, kasihan selama ia tidak ada, Nisa yang menyiapkan semuanya. Sekarang giliran ia yang memasak, Nisa sedang sibuk berkemas.

Alisya hanya menyiapkan nasi goreng untuk sarapan kali ini, tapi ini nasi goreng spesial, yang ia buat dengan penuh cinta untuk keluarganya, tidak termasuk si manekin hidup ! Ia masih belum percaya kalau semalam Fino memeluknya, Aliaya tahu Fini sedang tidur, pasti dia tidak menyadarinya, tapi apakah tidak bisa membedakan antara guling dengan manusia.

Haaa... aku merasa aneh dipeluk olehnya, padahal dia kan suamiku sendiri.

Seharusnya Alisya merasa bahagia, tapi ini kan lain cerita, dia memang suaminya tapi bukan pria yang ia cintai bahkan dia pun tidak mencintai Alisya, ia malah terkesan membencinya. Alisya masih ingat sorot mata tajam Fino saat pertama kali mereka bertemu, seperti harimau yang siap menerkam mangsanya.

hiii seremmmm.

Tapi tapi kemarin saat Aku mencoba meminta izin untuk menginap di sini, kenapa dia bersikap 180 derajat seperti itu ya, bahkan dia malah ikut menginap ?

Ah sudahlah Alisya, jangan terlalu berharap lebih padanya, jika pada akhirnya nanti kamu yang akan tersakiti, menyesal seumur hidup baru tau rasa. menasehati diri sendiri.

Lagian Alisya tidak pernah tahu kehidupan dia sebelumnya, bagaimana kisah percintaannya dulu. Hanya sepenggal cerita yang ia dapatkan dari Restu, itu belum cukup untuk menyimpulkan apapun.

Walaupun sekarang sikap Fino sudah terlihat berubah tapi Alisya tidak akan percaya begitu saja, ia akan mencari tahu dulu semua cerita tentang masa lalunya, agar ia bisa yakin kalau Fino benar-benar tulus merubah sikapnya itu. Bukan hanya kedok agar keluarganya percaya kalau dia benar-benar baik terhadapnya.

Sarapan sudah tersaji di meja makan, Alisya memanggil semua orang yang ada di rumah. Nisa, bang Dul dan Delisa yang pertama menghampirinya. Lalu ia ke kamar Malik, ternyata dia sedang asik dengan ponselnya.

"Kak, ayo sarapan dulu."

"Bentar ini lagi nanggung." Malik sedang asik bermain game online.

"Ya sudah terserah kak Malik saja, kalau masih lama juga, kami tinggal makan duluan." Alisya keluar dari kamar Malik.

"Iya iya aku makan sekarang, adik bawelku." ucap Malik, setelah mendengar Alisya sedikit menggerutu.

Herman sedang menikmati teh manis di teras rumah bersama si manekin hidup. Sebenarnya Alisya malas berhadapan dengannya, tapi ayahnya juga di situ, dengan terpaksa ia menghampiri mereka.

"Ayah, ayo sarapan dulu." ajak Alisya, berdiri di depan pintu.

"Masa cuma ayah yang diajak sarapan, aku nggak ?" Fino protes. Herman tersenyum mendengarnya.

"Iya maksud aku sama mas Fino juga, ayo sarapan dulu." mengajakFini dengan terpaksa, tersenyum manis penuh kepalsuan. Karena ia tidak mau ayahnya curiga kalau sebenarnya ia tersiksa hidup bersama Fino.

Lalu mereka masuk, berjalan beriringan menuju meja makan untuk menikmati sarapan bersama-sama.

Setelah sarapan selesai Alisya, bang Dul, Herman, Nisa, dan Delisa pergi ke supermarket, membeli camilan untuk bekal perjalanan pulang Nisa nanti siang, sekalian untuk stok di rumah juga.

***

Percakapan antara 2 pria

"Fin, boleh aku duduk di sini." tanya Malik pada Fino yang tengah asik dengan ponselnya. Fino mengangguk tersenyum. " Aku ingin bicara sebentar denganmu." setelah duduk di kursi, Malik melanjutkan ucapannya.

"Iya kak." memasukkan ponselnya ke dalam saku celana. Mulai fokus pada kakak ipar yang duduk di sebelahnya.

"Aku tahu kalau pernikahan kalian ini atas dasar perjodohan, bukan cinta ataupun semacamnya. Tapi aku minta tolong padamu, perlakukan adikku dengan baik layaknya seorang istri yang kamu cintai. Aku tahu ini akan sulit tapi mulailah mencobanya perlahan-lahan. Awalnya aku tidak setuju dengan perjodohan ini, aku takut kalau Alisya akan tersiksa dengan pernikahan secara paksa dan tanpa cinta seperti ini. Karena di rumah ini Alisya tumbuh dengan cinta dari kami semua, terkecuali cinta seorang ibu. (Fino mengangguk)

Kemudian ayah memberitahu alasan sebenarnya menjodohkan Alisya, namun aku tetap tidak menyetujuinya, aku bersikeras kalau aku bisa menjaganya seumur hidupku. Tapi ayah bilang aku tidak akan selalu bisa menjaganya, apalagi jika aku sudah memiliki kehidupan yang baru. Aku sadar untuk itu, dan akhirnya aku menyetujui perjodohan kalian dengan harapan Alisya bahagia menjalani semuanya. Aku hanya berharap, kamu bisa menjaga dan mencintai Alisya seperti kami mencintainya selama ini."

Mata Fino mulai berkaca-kaca mendengar semua perkataan Malik. Alisya sangat beruntung memiliki keluarga yang begitu menyayanginya. batin Fino.

Fino belum menjawab apa yang diharapkan Malik, ia masih penasaran dengan apa yang selama ini ia pikirkan, yaitu alasan pak Suherman menerima perjodohan ini dan memintanya untuk tinggal di rumah ini.

"Apa Alisya tahu alasan sebenarnya ayah menyetujui perjodohan ini ?" Pertanyaan Fino membuat Malik sedikit bingung.

Kenapa Fino bertanya seperti itu ? Padahal aku kan tidak memberi tahu nya kalau alasan sebenarnya itu karena ayah sakit, Tapi sepertinya pertanyaannya tertuju untuk itu. Malik.

"Aku tahu alasannya kak, aku tahu tentang penyakit yang di derita ayah saat ini." Malik mengernyitkan dahi. "Makanya aku bertanya, apakah Alisya tau akan hal ini ?"

Malik memperlihatkan raut wajah kesedihan. "Jadi kamu sudah tahu tentang hal ini, baguslah, agar kamu bisa lebih menerima kenyataan soal perjodohan ini. (menghela nafas) Alisya tidak mengetahui semua ini, ayah melarang kami memberitahu nya, ayah takut jika Alisya tahu, dia pasti akan menolak perjodohan ini, dia pasti bersikeras ingin merawat ayah sampai sembuh. Tapi ayah bilang itu percuma, karena penyakit ayah sudah parah, kanker stadium lanjut." Malik mulai mengusap air mata yang akan menetes diujung matanya, ia tidak kuasa menahan kesedihan, mengetahui ayahnya memiliki penyakit separah itu.

"Kak Malik tenang saja, aku pasti akan menjaga dan mulai mencoba mencintai adik kesayangan kakak dengan sepenuh hati. (tersenyum lebar, penuh kebahagiaan, berharap kesedihan itu hilang dari wajah kakak iparnya) Awalnya aku memang menolak perjodohan ini, tapi setelah aku melihat ketulusan hati Alisya menerima perjodohan ini dan sikap baiknya kepada keluargaku, sedikit demi sedikit aku jadi bisa menerima kenyataan bahwa sekarang Alisya adalah istri sah ku. Aku akan selalu bersikap baik padanya dan aku akan berusaha selalu membuatnya tersenyum bahagia seperti kalian yang selalu membuatnya bahagia di rumah ini."

Kak Malik tenang saja, sebelum kak Malik meminta tolong agar aku mencintai Alisya, aku sudah bertekad untuk melakukan itu. Aku mulai menyukainya mungkin nanti bisa naik level menjadi sayang bahkan naik lagi menjadi cinta. Fino

"Syukurlah kalau begitu, aku sangat berterimakasih untuk itu. Sekarang aku tenang meninggalkan Alisya di sini bersamamu, aku pegang ucapanmu, aku percaya jika kamu akan berusaha untuk melakukan semua itu. Aku juga titip ayah di sini, tolong jaga beliau, aku berharap beliau bisa sembuh tapi walaupun Tuhan berkehendak lain, setidaknya aku sudah tenang karena sudah ada pengganti ayah di sini, yang akan menjaga Alisya dengan penuh cinta." Malik tersenyum bahagia.

Fino pun ikut tersenyum. Ia berjanji akan menepati ucapannya itu. Walaupun Alisya belum bisa menerima dan mencintainya. Tapi ia sudah bertekad akan mulai mencintai Alisya terlebih dahulu.

1
icha pratiwi
lanjut NY kemana
minarni 0714
Luar biasa
Diah Ratna
kaget ntar kl Renata yg menyebabkan adiknya keguguran
Tri Astuti
eng... ing... eng...
Tri Astuti
waduh...
ceritanya sangat menarik
Retno SI
Bagus..isi ceritanya jg mantap...bisa membuat penasaran.sedih..seneng.pokoknya jagan sampai terlewatkan ...👍👍👍💪
Nur Yanti
Donghae Suju😍😍
Nur Yanti
Masih nyimak thor
Lisi Yani
lanjud lagi ya
Nurmi Yani
😊 seru2 nih
Nda Oom
lanjuttt
Ekhy Syaputri
lanjut dong
Klaudiani Mulliyanisafitri
gg
Falivia Falivia
lanjuttttt
Mike Kapero
mulai bucin nih sejoli❤
Lilan Dewy
mengandunh bawang...
Dian Agustiningsih
'lanjut thor
Yulianti
lanjut Thor smngat
icha pratiwi
kelamaan sambungan nya jadi lupa CRT nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!