NovelToon NovelToon
Anne Dan Anna

Anne Dan Anna

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Contest / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:271.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: tompealla kriweall

Dianjurkan membaca Novel TK berjudul Lelaki Berkacamata agar lebih paham jalan cerita novel berikut ini.

Annemie, biasa di panggil Anne. Dia adalah anak yang cerdas, ceria dan baik hati. Dia dibesarkan di panti asuhan sejak masih bayi. Entah dari mana asalnya.

Berbanding terbalik dengan Anna teman sebayanya di panti asuhan. Meskipun Anna juga anak yang cerdas tapi dia lebih pendiam dan juga perasa.

Seiring berjalannya waktu, banyak cinta yang datang dengan cara yang tidak biasa. Ada Alan, Larry, dan Dinda yang mengelilingi mereka membuat cinta menjadi lebih rumit. Apakah mereka masih akan bertahan sebagai saudara atau saling benci karena cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tompealla kriweall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab XXVI

Aku tersenyum pada dunia

Aku membawa hati yang berbunga

Bukan karena mendapat cinta

Bukan juga karena ada dirinya

Aku memiliki rasa

Bukan sesuatu yang sempurna

Aku memiliki rasa

Namun aku tahu aku bukan siapa-siapa

*****

Sekolah sudah sepi. Sebagian anak-anak juga sudah pada pulang. Anne masih sibuk dengan buku-buku yang berserakan di atas meja. Larry juga tampak sibuk dengan beberapa buku tebal di depannya. Mereka sedang menyelesaikan tugas akhir untuk mengikuti lomba dua hari ke depan.

Anna yang sedang menunggu Anne tampak duduk di meja tak jauh dari mereka berdua. Dia sedang membaca buku cerita yang biasa dia bawa.

"Anne, kamu belum selesai?" tanya Larry setelah dia membereskan buku-bukunya.

"Sudah. Ini aku sudah tandai semua. Besok kita pelajari lagi." Anne juga sudah mulai menutup buku-bukunya. Dia menumpuk buku-buku tersebut dan membawanya ke meja depan. Larry pun melakukan hal yang sama, mengikuti apa yang dilakukan oleh Anne.

"Maaf ya Ann, kamu jadi menunggu lama" kata Anne setelah mereka selesai dengan pekerjaannya. Anna hanya mengangguk dan tersenyum mendengar permintaan maaf dari Anne.

"Oh ya, sudah semakin sore. Sebaiknya kita cepat pulang saja!" ajak Larry pada keduanya. Anne dan juga Anna mengangguk setuju. Mereka segera berkemas dan bergegas keluar dari kelas.

"Kan, sudah sepi ini!" Larry mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Yang ada hanya beberapa anak yang sedang duduk menunggu satu sama lainya. Entah sedang ada acara atau apa mereka itu, sehingga belum segera pulang.

"Mungkin om Tio sudah ada di parkiran, sekalian yuk!" ajak Larry pada Anne dan juga Anna.

Anne dan Anna menoleh satu sama lain. Mereka tidak salah dengar kan? masa iya mereka mau diantar, secara rumah Larry dengan panti asuhan itu berlawanan arah dan ini sudah hampir malam.

"Udah gak apa-apa. Ayok!" Sekali lagi Larry mengajak mereka untuk ke arah parkiran. Disana mobil om Tio sudah menunggu.

"Gak usah deh, nanti om Tio ada acara lain dan buru-buru gimana?" Anne merasa tidak enak jika merepotkan.

"Gak apa-apa. Om Tio pasti malah senang jika berkesempatan mengantar kalian kok!" Larry menjelaskan secara ambigu apa yang sebenarnya terjadi.

"Beneran gak apa-apa?" tanya Anne lagi menyakinkan. Larry mengangguk dengan pasti, kemudian mereka bertiga pun berjalan ke arah parkiran di mana om Tio sudah menunggu.

"Sore om!" sapa Larry pada om Tio yang tersenyum melihatnya bersama kedua gadis yang sering mereka bicarakan.

"Sore juga boy. Sudah selesai?" Om Tio bertanya pada Larry.

"Sudah Om. Oh ya, sekalian nanti kita antar mereka ya!" Larry meminta ijin pada om Tio. Tapi tentu saja ini bukan ijin, melainkan perintah. Om Tio hanya tersenyum tipis mendengar permintaan Larry tersebut.

"Siap boy!" jawab om Tio dengan tangan di angkat ke pelipis layaknya sikap hormat.

"Halah, apaan begitu!" kata Larry menangapi sikap om Tio yang seakan-akan seorang ajudan saja. Mereka semua tertawa kecil dengan sedikit gurauan yang tidak di sengaja tersebut. Menciptakan suasana akrab diantara mereka.

"Ayuk!" Larry membuka pintu bagian penumpang dan mempersilahkan Anne serta Anna masuk. Setelahnya dia sendiri masuk ke kursi penumpang di samping om Tio yang sudah siap dengan kemudinya.

"Kita langsung kan ini?" tanya om Tio sebelum menyalakan mesin mobil.

"Emang ada rencana ke mana dulu Om?" tanya Larry dengan memicingkan matanya karena tidak biasanya Om Tio berbasa-basi.

"Om kan cuma tanya, siapa tahu mau kemana dulu mumpung ada cewek-cewek juga ini!" Om Tio meledek Larry yang belum juga sadar jika sedang di kerjain olehnya.

"Hah... emang gak papa aku ajak mereka ke mana gitu? Om gak ngiri kan?" Larry berkata menimpali, seakan-akan tahu ke mana arah pembicaraan om Tio saat ini.

"Apaan ngiri? Ya gak apa-apa lah! Coba saja tanya mereka!" Om Tio melirik ke belakang sepintas lalu. Sedangkan Anne dan Anna saling pandang tidak mengerti apa yang sebenarnya mereka berdua perbincangkan.

"Emhhh... kalau kita gak langsung balik tapi mampir makan dulu bisa gak?" tanya Larry sedikit gugup. Dia tidak yakin jika apa yang dia katakan ini bisa berhasil.

"Maksudnya gimana, aku tak paham?" Anne bertanya pada Larry karena dia memang tidak tahu apa maksud dari pertanyaan Larry tadi.

"Kita mampir makan dulu sebentar" jawab Larry menjelaskan tentang percakapannya dengan om Tio tadi.

"Tapi nanti kita di cariin gimana?" tanya Anne lagi. Tentu saja dia khawatir, karena jika belum pulang sampai waktu malam akan membuat orang panti terutama ibu Mala dan ibu Wati menjadi mengkhawatirkan keadaannya.

"Kita hubungi saja ibu Ayu atau ibu Wati untuk meminta ijin. Bagaimana?" Larry memberikan usulan agar bisa mengetahui no kontak ibu ayu. Dia ingin membantu om Tio secara tidak langsung.

"Aku tidak hafal no hape beliau semua!" kata Anne memberi tahu cepat.

"Ann, kamu hafal gak no hape salah satu dari pengasuh kita?" tanya Anne pada Anna yang sedari tadi hanya diam saja.

Larry menunggu dengan wajah yang tidak bisa ditebak, sedang om Tio menantikan jawaban Anna dengan sedikit rasa cemas dan was-was.

"Aku hapal no Bu Mala. Mungkin Larry bisa ijin langsung pada beliau." Akhirnya Anna berkata setelah diam beberapa saat tadi.

"No ibu Mala 08XXXXXXXXXX, semoga tidak salah!" Anna pun selesai menyebutkan no hape milik Ibu Ayu Kumala. Ibu asuhnya sekaligus pemilik panti asuhan.

Om Tio tampak menarik nafas lega, sedangkan Larry tersenyum senang dengan apa yang baru saja dia dapatkan sekarang ini.

"Ok, aku coba telfon beliau dulu ya!" Larry pun mengutak-atik hapenya, mencoba menghubungi ibu Ayu Kumala untuk mendapatkan ijin membawa Anne serta Anna makan dulu sebelum pulang.

Beberapakali Larry mencoba menghubungi ibu Ayu, sayangnya tidak ada yang menerima panggilannya tersebut. Larry tersenyum kecut pada om Tio yang meliriknya secara sekilas saja lalu kembali fokus pada kemudinya.

"Sepertinya lain kali saja. Kayaknya ibu Mala sedang tidak membawa hapenya karena kesibukan. Sore gini biasanya bantu-bantu bibi masak dan menyiapkan makan malam buat semuanya." Anne berkata menjelaskan.

"Oh gitu ya... ya sudah besok lagi saja kalau begitu!" Akhirnya Larry pun menutup panggilan teleponnya, karena memang tidak ada yang mengangkat sedari tadi.

Tak lama, mobil pun memasuki area jalan Pondok Aren. Perjalanan memang sedikit tersendat karena arus balik para pekerja yang sudah menjadi kewajiban di waktu sore seperti sekarang ini.

"Ya sudah, gak papa kok. Kali lain saja di lanjut lagi." Anna tersenyum setelah berkata demikian. Dan mobil pun memasuki halaman panti.

Om Tio dan juga Larry saling pandang. Ingin tertawa tapi di tahan sebisanya. Kini mereka sadar jika no hape yang tadi di kasi oleh Anna ada pada papan nama panti.

"Terus usaha Larry tadi gak guna ya om!" Larry berkata dengan wajah yang masam. Om Tio hanya tersenyum miring karena tidak tahu juga harus menjawab apa.

1
Luciana Dwiningyad
lha kok sampe sekarang ga berlanjut, judul sama ceritanya ga nyambung
Dyah Oktina
lah... dgantung thor... kpn lanjut ceritannya..
Dyah Oktina
eh...iya... thor kla larry sdh curiga siapa adeknya knp ngak tes DNA aja.. dari pd penasaran & kelamaan kasihan mama yolanda
Dyah Oktina
yg pop tadi bukannya larry ya kok pop end nya jd alan ya thor???
TK
Kamu kapan ini Aku tulis lagi 🙊
triana 13
semangat kak
triana 13
lanjut
triana 13
like
triana 13
lanjut
triana 13
like
Restviani
lanjut
Restviani
maaf, baru bisa datang lagi
Restviani
gintani datang lagi yaaa...
lanjut...
Reo Ruari Onsiwasi
mampir lagi
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
done
🐾Ocheng🐾
hai, ocheng datang bawa Like👍semangat 💪
🐾Ocheng🐾
hadir bawa Like👍
👑Meylani Putri Putti
nyicil
👑Meylani Putri Putti
like selalu
👑Meylani Putri Putti
hadir kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!