NovelToon NovelToon
Change Because Of Love

Change Because Of Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Karir / Persahabatan / Cintapertama / Dunia Masa Depan / Tamat
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: 𝓐𝓻𝓲𝓿𝓲𝓸𝓷𝓪

"Still With You" adalah sebuah novel yang menceritakan kisah cinta antara Sofia dan Daniel, yang terinspirasi oleh lagu Jungkook. Mereka mengalami pasang surut dalam hubungan, menghadapi rintangan, dan menemukan kekuatan cinta sejati di tengah kesulitan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 𝓐𝓻𝓲𝓿𝓲𝓸𝓷𝓪, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jantung Berdebar

Ternyata aku dan Fery di suruh Foto berdua. Kami berdua berfoto dengan pose yang romantis. Saat Fery mendekat ke tubuhku dan merangkul serta menggenggam tanganku aku merasa deg-degan jantung ku berdebar Fery pun sampai bisa merasakan debarnya jantungku. Lalu ia pun berbisik "Sayang jangan grogi tenang ya"

Fery yang mengatakan hal itu aku langsung malu dan sedikit menjauh dari tubuhnya. Namun ia tetap mempererat rangkulannya. Selanjutnya adalah pose berciuman aku langsung kaget dan berfikir kenapa harus ada pose seperti ini. Aku sempat menolak namun Fery bilang "Lakukan saja sayang"

Aku merasa malu dan jantungku berdebar dua kali lebih cepat. Saat-saat Fery mulai mendekatkan tubuhnya dari ku, aku mulai mundur namun tiba-tiba Fery menahan kepalaku dan akhirnya pose ciuman pun terfoto. Aku akhirnya lega dan banyak pose lagi yang aku dan Fery lakukan.

Setelah selesai aku langsung ganti baju aku takut nanti kalau baju ini terkena air atau robek. Setelah selesai aku dan Fery di ajak ke sebuah ruangan VIP di sana aku sangat kaget ruangannya begitu indah banyak barang yang dibeli mungkin dengan harga yang cukup mahal. Aku di ajak Fery untuk melihat-lihat ruangan itu. Saat aku melihat-lihat ruangan itu tiba-tiba aku melihat sebuah foto yang kecil ada foto Fery dan seorang gadis namun entah siapa gadis itu aku pun juga tidak tahu, karena wajah gadis yang di foto itu di tutupi dengan coretan pulpen. Aku ingin sekali membawa foto ini namun aku takut jika ketahuan Fery dan ia marah padaku. Akhirnya niatku untuk membawa foto itu pun tidak terjadi.

"Sayang kamu tahu nggak ini ruangan yang hanya orang tertentu saja yang bisa menggunakan ruangan ini. Dulu papa aku namun karena dia kejauhan untuk menuju lantai bawah jadi papa aku pindah di lantai 2 nah sekarang ruangan ini kosong. Nanti kalau kamu kerja di sini kamu pakai ruangan ini ya, nanti kamu di sini jadi desainer." Ucap Fery panjang lebar.

Sontak Silvi kaget kenapa Fery terlalu banyak memberikan sesuatu padanya dan yang ia berikan juga bukan barang kecil. Ia mikir mungkin tak bisa berbalas Budi pada Fery.

"Sayang kayaknya jangan deh kamu aja yang pakai dan sedangkan aku juga belum tau masa depan aku seperti apa nanti, jadi plis ya jangan kasih aku yang terlalu berlebihan kali ini aja kamu mau ya terima penolakanku pliss." Ucap Silvi sambil tangannya menggenggam seperti memohon.

Fery pun melihat ekspresi wajah pacarnya itu. Ia akhirnya menyetujui penolakannya. Dan Silvi akhirnya lega juga. Setelah melihat-lihat ruangan itu mereka pergi ke ruangan yang tadi ia buat Foto. Fery mengambil foto-foto mereka yang sudah di bingkai dan membawanya ke mobil. Setelah itu mereka pergi meninggalkan studio foto tersebut. Saat di perjalanan perut Silvi terdengar keroncongan. Ia lapar karena dari tadi pagi ia lupa makan. Fery yang mendengar perut Silvi yang sudah berbunyi akhirnya ia menghentikan mobilnya di depan sebuah restoran yang mewah. Mereka berdua berjalan memasuki restoran itu.

"Mau pesan apa mbak mas?" Tanya pelayan.

"Pesan makanan yang Ter enak di restoran ini." Jawab Fery.

"Baik tunggu pesanan nya datang ya." Ucap pelayan.

Beberapa menit kemudian makanan sudah di sajikan dan mereka menikmati makanan itu dengan lahap.

"Sayang semoga besok kita menang ya." Ucap Fery sambil mengunyah makanan.

"Hahahaha sayang kalau mau ngomong makanan ditelen dulu nanti keselek lagi, Ya kita berdoa aja semoga menang kalau nggak menang ya nggak papa kita syukuri aja." Ucap Silvi sambil tertawa

Tiba-tiba Silvi teringat dengan foto yang terpajang di ruangan VIP tadi.

"Sayang aku mau tanya tapi kamu jawab jujur ya." Tanya Silvi.

"Iya mau tanya apa?" Jawab Fery penasaran.

"Tadi aku nemuin foto di ruang VIP tadi foto kamu dan seorang wanita tapi wajahnya nggak jelas karena ada coretan pulpen itu siapa?" Tanya Silvi.

"Ahh itu.. itu adik kandung aku tapi dia sudah meninggal karena kecelakaan mobil tiga tahun lalu. Saat itu dia pulang dari luar kota saat pulang hujan lebat dan dia naik mobil sendiri. Sedangkan saat itu dia masih baru bisa naik mobil. Karena hujan lebat dan jalan tidak terlalu terlihat ia jadi menabrak sebuah tiang listrik dengan sangat keras. Dan akhirnya dia meninggal di tempat." Jelas Fery sambil menunduk dan mengingat kejadian itu.

"Yaampun maaf ya sayang aku nggak tau kalau itu adik kamu dan ternyata dia sudah meninggal maaf ya." Ucap Silvi sambil menggenggam tangan Fery.

"Iya nggak papa sayang." Sahut Fery sambil tersenyum tipis.

Mereka berdua menyelesaikan makannya. Lalu Fery memesan martabak untuk membawa oleh-oleh pada ibu Fery lalu mereka berdua pulang.

Fery langsung mengantar Silvi pulang kerumah. Silvi pun bingung padahal ia belum kerja di rumah Fery.

"Loh loh kenapa nggak di rumah kamu, kan aku belum kerja?" Tanya Silvi bingung.

"Kamu hari ini pasti capek jadi aku langsung anterin kamu pulang aja ke rumah, kan besok kamu ikut Festival."' Ucap Fery.

Setengah jam kemudian sampai dirumah Silvi.

Tok...tok....tok

"Bu Silvi pulang." Teriak Silvi dari depan rumah.

Lalu ibunya membukakan pintu. Ibunya kaget Silvi bisa secantik itu, karena memang make up yang di pakai Silvi belum dihapus jadi membuat ibunya pangkling.

"Nak ini kamu Silvi?" Tanya Bu Lidia.

"Iya Bu tadi Silvi lagi foto di studio foto punya ayahnya Fery untuk buat foto pajangan festival nanti." Ucap Silvi.

"Makasih banyak ya nak Fery sudah mau bantu Silvi." Ucap Bu Lidia.

"Iya buk sama-sama oh ya ini ada martabak untuk ibuk di makan ya buk." Ucap Fery sambil memberikan martabak.

"Makasih banyak nak martabak nya lain kali jangan repot-repot ya".

"Nggak kok Bu justru Fery seneng kalau mau bawain oleh-oleh." Ucap Fery sambil tersenyum tipis.

Lalu Fery berpamitan untuk pulang.

1
A_young
lanjut Thor
Hebron Manalu
makasih kakak
Hebron Manalu
mantap kakka
Hebron Manalu
bagus bangat😇
Hebron Manalu
bagus novelnya semangat buat nya trus😇
Desi Muliyasari
ayo lanjuttt
ᴮᵀ⃝ɴᴀʙɪʟᴀ🌻°᭄✿.*
nama pemeran utama ceweknya mirip mama onlain aku kak
YONA: iya kah bisa sama😆
total 1 replies
Eclairs5888
Sudah sy rate 5 kakak. Semangat ya nulisnya.
coni
lanjut Thor, 5 like ku udah melayang tuh

mampir juga ya ke karyaku judulnya
"ANGKASA :salam penghuni bumi"
zien
aku hadir disini 😊😘 semangat terus 💪😊 salam dari JODOHKU YANG LUAR BIASA 😊😘❤️
zien
aku hadir disini 😊😘 semangat terus 💪😊 salam dari JODOHKU YANG LUAR BIASA 😊😘
zien
aku hadir disini 😊😀 semangat terus 💪😊 semoga sukses selalu 👍😘
Eclairs5888
Jalan ceritanya inspiratif bgt. Pengembangan karakter juga sangat bagus. Semangat terus yaa Thor.

Ijin promosi juga untuk karya saya,

DELAPAN PUSAKA : AMARAH HARIMAU
pangeran bebek
Hai qaqakk,,,aku dh mampirr nich,,,Cemungut yuh kuku 😉
Saya Superman
oke
ᴮᵀ⃝ɴᴀʙɪʟᴀ🌻°᭄✿.*
boom like Thor
vania
aku mampir awal baca udah suka
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
semangat ya
ynyona
Selalu di bawain martabak kalau pulang, andaikan saja pacar aku kayak gitu😆😆

ceritanya menarik lanjut aku pantengin terus 😍😍
dot
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!