Jelita pergi dari rumah dengan membawa pedih dan luka, setelah mendapati kenyataan pahit. Ayahnya telah mengkhianati sang ibu dengan menikahi wanita simpanannya dan membawa wanita itu beserta seorang putri hasil perselingkuhan mereka, yang termasuk saudara tiri Jelita.
Malam dimana Jelita seharusnya mendapat cinta penuh dan tanggung jawab dari Chandra Adi Prama, Nyatanya membuat Jelita makin terluka setelah dengan terang-terangan, Chandra, pria yang dicintainya itu, menyatakan akan menikahi saudara tiri Jelita.
Ditambah lagi dengan sang ibu yang juga telah berpulang ke pangkuan yang maha kuasa, membuat Jelita tepaksa membekukan hatinya.
Hingga jelita pergi membawa luka dan membawa satu-satunya keluarga yang akan menemani jelita selamanya, Membuat hati jelita terasa beku dan enggan mengakui memiliki keluarga.
~Penasaran kisahnya?
Jangan lupa dukung dengan tap love, like, comment and vote yaa....~
Mohon perhatian....
Bagi siapapun yang melihat karya saya di plagiat di aplikasi lain, mohon segera memberi tahu saya.
Kebijakan ini berdasarkan karya saya PESONA ANAK PEMBANTU pernah di plagiat di aplikasi lain dan saya tidak mau mengulangi hal serupa atas cerita ini.
Terima kasih🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istia akhtar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
Sebuah gedung peresmian sebuah perusahaan baru di ibukot,a di penuhi dengan berbagai macam bunga dan di dekorasi dengan sangat megah.
Tak lupa, alunan musik klasik mengalun merdu mengiringi jalannya pesta.
Dewi dan Chandra memasuki pelataran megah, gedung tersebut dengan Dewi yang merangkul mesra lengan Chandra. Penampilan mereka begitu mesra dan menjadi pusat perhatian seluruh tamu undangan.
Bagaimana tidak?
Seorang pria tampan seperti Chandra, pewaris tunggal Adi Prama ....
Pengusaha perhotelan dan pariwisata bersanding dengan putri Nugroho.
Namun, yang menjadi pertanyaan khalayak ramai adalah.......
Kemana putri cantik Nugraha yang bertubuh molek dan berwajah cantik jelita bak titisan Dewi itu?
Berbagai spekulasi mulai di ambil publik.
Entah benar atau salah.
Chandra berjalan anggun dengan sang istri yang mendampinginya.
Stelan jas silver yang di kenakan Chandra begitu serasi dengan gaun silver selutut yang di kenakan Dewi.
Mereka berjalan dengan di sertai senyum merekah dan wajah ramah. Tidak banyak yang tau, bahwa sesungguhnya kebahagiaan Chandra dan Dewi tidak lah sempurna.
Faktor kesulitan mendapatkan momongan lah pemicunya.
Tak lama....
semua pandang mata tertuju pada satu objek, yakni seorang wanita yang mengenakan gaun panjang dengan belahan bawah hingga menampakkan paha mulusnya.
Jelita.....
Dialah putri Nugraha yang terbuang.
Putri Nugraha yang menghilang sepuluh tahun lamanya.
Jelita berjalan anggun seorang diri.
Gaun yang di kenakan nampak mahal dan berkelas.
Merah menyala....
Gaun yang melekat sempurna tanpa cela dengan berbagai taburan swarowsky menghiasi bagian dada dan pinggang.
Potongan dadanya berbentuk V tanpa lengan.
Gaun panjang namun memiliki belahan sebelah kiri hingga potongan itu terbelah sebatas pertengahan paha kiri Jelita.
Wajahnya di poles dengan make up yang sempurna. Netra mata tajamnya yang coklat keemasan, nampak begitu menawan. Tulang pipinya yang tinggi, membuat Jelita seperti berasal dari kaum aristokrat sejati.
Bibirnya, ia poles dengan lipstik warna merah menyala, Menunjukkan bahwa jelita terlihat bak Dewi penggoda malam ini.
Rambutnya, ia sanggul ke atas dengan menyisakan Surai hitam legam menjuntai hingga melewati pipi, menambah keanggunannya. Serta jangan lupakan perhiasan rambutnya yang berbentuk enam mutiara.
Sempurna.....
Itulah kata yang pantas disematkan pada Jelita malam ini.
Dalam hati Lita berjanji, ia akan kembali menjerat chanda dengan pesonanya.
Merayu hingga Chandra lengah, dan Lita dapat kesempatan untuk mengambil Arlan dan Ariana, Dan membalas Chandra hingga ke titik paling bawah sebuah kehancuran.
Ini.... kali pertama jelita mengenakan busana berwarna selain hitam.
Jelita ingin menanggalkan warna hitam sementara dari kesehariannya.
Demi memikat dan menjebak seseorang, Jelita melakukannya.
Tak jauh darinya, Radhi menyamar sebagai calon investor di perusahaan yang akan di resmikan tersebut.
Dengan memakai kumis palsu yang tipis, tahi lalat palsu di pipi sebelah kanan dan potongan rambutnya terbelah di samping di sisir rapi ke kanan, menambah kesan culun dan tidak seperti Radhi yang tampan dengan berjuta pesona yang mampu memikat banyak wanita dari berbagai kalangan.
Radhi berjalan pelan dengan mengawasi sang istri sesekali.
Semua sudah di rencanakan.
Jelita berjalan dengan angkuh melewati seluruh tamu undangan termasuk Chandra dan Dewi, menuju tempat tuan rumah sang pemilik acara.
Darrel Jafferson.
Pengusaha muda yang terkenal sebagai pria yang suka bergonta ganti pasangan. Pria ini keturunan campuran antara Indonesia dan amerika latin.
Dialah target yang Jelita gunakan sebagai alat untuk melancarkan aksi balas dendam Jelita.
Pria ini, berusia satu tahun di bawah jelita, yakni Dua puluh tujuh tahun.
Pria dengan pembawaan kalem dan mudah bergaul.
"Selamat datang di pesta kami, nyonya Jelita Ayudya. Anda cantik sekali malam ini", Darrel nampak tenang. Namun siapa sangka, bahwa ia menunjukkan minat yang sangat tinggi terhadap Jelita.
Darrel mengangguk ringan sebagai sala hormat.
Begitu juga dengan Jelita yang balas menganggukkan sedikit kepalanya.
"Terima kasih Tuan Darrel, Kau juga sangat mempesona malam ini. Ngomong-ngomong.... panggil saja aku Lita. agar lebih akrab". Senyum Lita tampak menawan. Wajahnya secerah mentari pagi di musim panas. Hangat, namun memiliki daya yang mematikan bagi siapa saja yang terjebak di dalamnya
"Tentu, nyonya. Silahkan menikmati hidangan sebelum acara di mulai. Saya akan menyapa tamu lainnya. Ngomong-ngomong, bisakah nanti kita berbincang sebentar setelah acara usai?".
"Apapun untukmu, tuan tampan", Jawab jelita menggoda. Darrel nampak meneguk ludahnya dengan susah payah. Darrel merutuki sikap dan kelembutan yang dimiliki Jelita. Bagaimana tidak? Gairahnya bangkit hanya karna mendengar pujian Jelita tak Ngan nada sensual.
Darrel berbalik pergi meninggalkan Jelita.
Ia takut bila berlama-lama menatap jelita, ia tidak bisa mengendalikan nafsu dan menahan dirinya lebih lama lagi.
Jelita begitu sangat menggoda.
Radhi tersenyum sinis menatap Darrel. Lihat saja, Siapa yang akan mempermainkan siapa?
Jelita memilih jus strawberry sebagai minumannya. Dan jelas Lita sadari, Chandra dan Dewi datang menghampirinya.
"Jelita..... apa kabarmu? Kemana kau menghilang satu tahun ini?".
"Seperti yang kau lihat, Aku baik-baik saja tuan Chandra. Kau dan istrimu?Apa kalian juga bahagia?.... Oh maksudku, kalian baik-baik saja".
Tak ada jejak kemarahan di matanya. Jelita menyembunyikan seluruh emosinya dengan sangat sempurna.
"Kami baik", Jawab Chandra dengan senyum tipisnya.
Ada kilat kerinduan yang mendalam saat mata Chandra bersirobok dengan mata Lita.Namun juga nampak gurat penyesalan di wajah tampannya.
"Oh.... baguslah bila begitu". Jawab Jelita dengan menatap bergantian pasangan suami istri di hadapannya ini. Senyum kecil tersungging di bibirnya yang nampak menantang kaum Adam.
Tapi siapa sangka, bahwa senyum kecil itu berubah menjadi seringai kejam menakutkan beberapa saat kemudian.
"Kak...." Dewi tercekat.
Jelita hanya menoleh dengan menatap datar Dewi. Tak ada emosi apapun yang nampak di matanya.
"Maafkan aku dan semua kesalahan masa lalu. Bila kakak bersedia, bisakah meluangkan waktu menjenguk papa? Sebentar saja. Papa sangat merindukanmu, kak"
"Akan aku pikirkan."
Chandra tiba-tiba saja pamit ke kamar kecil.
"Tunggulah dulu di sini, aku ke toilet dulu sebentar", Ucapnya ke arah sang istri.
Hening beberapa saat, hingga Dewi memberanikan diri untuk bertanya.
"Kak.... mengapa lama sekali kakak menghilang? Aku, papa dan mama mencari kakak. Pulanglah kak, aku mohon. Mari kita mulai semuanya dari awal, menjadi keluarga yang bahagia. Mengapa kakak baru menampakkan diri sekarang?".
"Mengirim kalian semua yang berani bermain-main denganku, pada malaikat kematian.
Membantai kalian semua satu persatu, dengan caraku"
🍁🌺🍁