NovelToon NovelToon
Lovely Savage! (Bodyguard Kesayangan)

Lovely Savage! (Bodyguard Kesayangan)

Status: tamat
Genre:Komedi / Action / Cinta Seiring Waktu / Raja Tentara/Dewa Perang / Karir / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 5
Nama Author: Wachid Tiara

Aarav Baskara Darma, seorang jaksa yang harus menyewa jasa bodyguard untuk melindunginya dari teror yang terus saja menghampirinya, setiap dia berhasil menyelesaikan satu kasus. Dia tidak menyangka jika bodyguard cantik itu selalu bisa menarik perhatiannya, hingga hatinya merasa nyaman dengannya dan perlahan-lahan mulai menyukainya, walaupun gadis itu sangat dingin dan bahkan kejam padanya, dia juga sangat mata duitan. Dan jelas selalu saja membuat Aarav dengan mudahnya naik darah.

Bagaimana perjalanan kisah manis mereka?

Yuk! ikuti ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26

.

26

.

"Jujur saja aku masih sangat sakit hati dengan itu. Tapi aku juga bukan tipe orang yang suka mengingat keburukan orang lain, karena aku sendiri juga sangat buruk. Jadi, aku tidak pernah memikirkannya dengan serius." Jawab Erza.

"Erza... Aku...."

"Dengar tuan Aaraaavvv... Kali ini aku memaafkanmu. Tapi tidak ada lain kali lagi. Kesabaran ku untuk dirimu sudah mencapai batas. Jika kamu macam-macam lagi, aku akan menebas leher mu!" Jawab Erza sebelum Aarav mengatakan apa yang dia inginkan.

"Erza... Aku benar-benar minta maaf." Ucapnya yang begitu serius. Terlihat jelas jika Aarav sedang merasa bersalah saat ini.

"Tuan Aarav... Jadi, kamu merasa terganggu jika aku memuji Adrian atau bahkan orang lain?" Tanya Erza yang semakin mendekati Aarav.

"Itu... Aku memang merasa seperti itu." Jawab Aarav.

Erza tersenyum lebar. Walaupun tidak tahu alasannya. Tapi mendengar hal itu rasanya hatinya begitu senang.

"Jadi, apa aku boleh mengatakan jika tuan Aarav cemburu?" Tanya Erza.

"Omong kosong! Jangan berfikir berlebihan!" Jawab Aarav dengan cepat. Dia juga memalingkan wajahnya yang memerah saat ini.

"Benarkah? Bagaimana jika aku mencium bibir Adrian saat ini? Kamu yakin jika kamu tidak apa-apa?" Tanya Erza yang semakin menyudutkan Aarav.

"Erza! Jangan gila! Jangan sembarang mencium bibir seseorang!" Sungut Aarav seraya menarik tangan Erza hingga Erza masuk ke dalam pelukannya.

"Lalu, apa aku hanya boleh mencium-mu?" Tanya Erza seraya mengalungkan tangannya di leher Aarav.

"Jangan lakukan ini Erza!" Wajah Aarav semakin memerah. Apa lagi saat ini Erza berjinjit untuk menyamakan tingginya dengannya.

"Tuan Aaraaavvv... Wajahmu memerah..." Ucap Erza seraya kembali menggoda Aarav yang semakin salah tingkah saat Erza semakin mendekat padanya.

"Erza... Kamu!" Aarav melepaskan pelukannya, dia segera berjalan pergi dari sana dengan salah tingkah.

Melihat itu Erza tertawa geli, walaupun setelah itu dia kembali menatapnya dengan tajam.

"Lihat saja bagaimana aku akan membunuhmu jika kamu kembali mengatakan sesuatu yang membuatku marah!" Ucapnya seraya kembali menyunggingkan senyumnya.

"Aku mungkin adalah gadis terbaik dunia ini..." Ucapnya lagi.

"Tahu begini, aku tidak akan meminta bantuan pada Arrey." Ucap Aarav seraya duduk di sebelah Adrian.

"Arrey? Jadi dia juga akan datang kemari?" Tanya Adrian memastikannya.

"Benar. Tapi dia belum datang. Mungkin dia lupa." Jawab Aarav.

"Sebaiknya memang begitu. Dia itu gila mesum! Dia hanya akan mengacau jika dia kemari!" Sungut Adrian

"Semoga saja. Aku hanya merasa butuh teman tadi." Jawab Aarav.

"Terserah! Aku tidak peduli. Tapi jika lain kali kak Aarav melakukan hal seperti tadi pagi lagi, maka jangan salahkan aku jika aku benar-benar akan membawa Erza pergi dengan jauh." Ucap Adrian dengan penuh ancaman.

"Aku mengerti. Aku akan berusaha untuk itu. Jadi tenang saja. Aku juga takut jika dia benar-benar akan membunuhku. Tidak lucu jika ada berita; seorang jaksa tampan mati karena lehernya putus. Tidak ada jaksa manapun yang bisa membelaku nantinya jika bukan aku sendiri." Jawab Aarav seraya tersenyum lebar pada adiknya

"Tidak lucu! Kamu akan mati juga di tanganku jika kamu kembali menyakiti Erza." Ancam Adrian

"Lupakan itu. Aku harus menghubungi Arrey. Dimana anak itu!" Sungut Aarav seraya mulai mengambil ponselnya.

"Tidak perlu. Ada baiknya jika dia tidak datang!"

"Kamu benar..." Jawab Aarav.

Di tempat lainnya.

Arrey membawa mobilnya masuk ke area parkir yang ada di apartemen Erza. Dia terlambat datang karena dia tadi harus menyelesaikan beberapa tugas kuliahnya.

Brakkk!

Arrey terkejut saat mengetahui jika ada seseorang yang ternyata menabrak mobilnya dari belakang.

"Wah! Ngajak berantem nih anak!" Sungut Arrey seeya keluar dari dalam mobilnya.

Dengan wajah marahnya, dia menggebrak mobil orang yang menabrak mobilnya tadi.

"Keluar loe! Brengsek!" Teriaknya sambil berjalan ke arah pintu kemudi mobil itu.

Tok tok tok tok

Arrey mengetuk kaca jendela itu dengan keras. Kaca film two way itu sama sekali tidak bisa memperlihatkan orang yang ada di dalamnya. Dan itu memnuay Arrey kesal.

"Keluar woiii!" Teriaknya lagi

Klak!

Arrey bersiap untuk marah-marah pada orang yang mengemudikan mobil itu, sampai-sampai menabrak mobilnya.

Arrey terdiam dan terpaku saat melihat seseorang yang keluar dari mobil itu.

"Maaf kak... Aku tidak sengaja. Aku baru belajar mengemudi..." Ucap gadis cantik yang memakai seragam SMA nya

Dia terlihat ketakutan, dia bahkan tidak berani menatap wajah Arrey yang dia tahu pasti sedang marah besar padanya.

"Wah! Aku selalu lupa segalanya saat harus di hadapkan dengan gadi cantik..." Gumamnya seraya terus menatap wajah cantik gadis yang ada di depannya.

'Dia sangat manis..." Ucapnya dalam hatinya.

Gadis itu melihat ke arah Arrey yang berdiri di depannya.

'sangat tampan'

Ucap gadis itu yang segera kembali menundukkan kepalanya.

"Kakak... jangan lapor ke polisi ya... Saya akan membayar untuk biaya perbaikannya." Ucap gadis itu lagi yang masih terlihat begitu ketakutan, walaupun dia masih mencuri curi pandang wajah Arrey

"Baiklah! Sekarang ini, aku mau kartu identitas mu! Dan nomor ponselmu. Aku harus memiliki jaminan bukan?" Jawab Arrey sengaja memperlihatkan kemarahannya.

"I-i-iya kak..." Jawab gadis itu seraya mengambil sesuatu dari dalam tasnya

"Ini..." Ucapnya seraya memberikan kartu pelajarnya pada Arrey.

"Cantika Reyna Miftah. Kenapa nama omayang Bellan dan nama mama ada di sini?" Ujarnya.

"Jadi siapa aku harus memanggilmu?" Tanya Arrey.

"Tika." Jawab gadis itu.

"Oh... Aku mengerti. Jadi, mana nomor handphone mu?" Aarav mengulurkan tangannya untuk meminta nomor handphone Tika.

"Ini." Gadis itu memberikan ponselnya pada Arrey.

Dengan cepat Arrey menghubungi nomornya sendiri dengan handphone Tika.

"Masuk!" Ucapnya dengan wajah yang tersenyum lebar.

"Dengar. Hari ini anggap saja kamu sedang beruntung karena aku sedang sangat bahagia. Jadi aku tidak begitu mempermasalahkannya." Ucap Arrey.

"Terimakasih banyak kak." Ucap Tika.

"Tapi jujur saja, aku sangat lapar saat ini. Bagaimana jika kamu mentraktirku untuk makan?" Arrey tersenyum lebar pada Tika yang terlihat kebingungan.

"Bagaimana?" Tanya Arrey lagi

"Baiklah kak..." Jawab Tika yang terlihat begitu senang, karena Arrey tidak akan melaporkannya pada polisi.

"Setelah itu kita bisa pergi nonton film bersama?" Tanya Arrey lagi.

"Huh? Nonton?" Tanya Tika yang terlihat kebingungan

"Itu jika kamu mau... Jika tidak... Aku memiliki paman seorang jaksa, aku juga memiliki saudara yang bekerja di bidang hukum yang lainnya...." Jawab Arrey dengan nada mengancamnya.

"Tidak masalah. Aku akan pergi menonton denganmu kak..." Jawab Tika dengan cepat

"Baguslah. Kalau begitu, ayo! kita juga bisa duduk dulu di taman." Ucap Arrey seraya berjalan membuka pintu mobil milik Tika dan dia duduk di kursi kemudi.

Melihat itu Tika hanya bisa mengikuti apa yang Arrey inginkan. Dia sangat takut jika Arrey benar-benar membawa polisi dalam hal itu.

"Itu terdengar seperti sedang kencan." gumam Tika.

Namun Arrey hanya tersenyum mendengar itu.

"Dengar. Mulai hari ini, sampai entah kapan mobilku di perbaiki. Kamu harus mengantar jemput ku. Mengerti?" Ucap Arrey sebelum dia mengemudikan mobil Tika.

"Iya..." Jawab Tika dengan cepat.

"Bagus... Gadis pintar." Ucap Arrey dengan senyuman lebarnya.

'ini adalah takdir ku yang sangat beruntung. Aku harap kalian tidak iri padaku. aku juga bukan playboy. dia sendiri yang mau dekat denganku...' ucap Arrey dalam hatinya.

Arrey tersenyum manis pada Tika yang hanya memberikan senyuman terpaksanya, karena dia masih merasa sangat takut pada Arrey.

"Jangan takut. Aku tidak akan memakanmu. Tapi mungkin aku bisa saja menciummu." Ucap Arrey sembari mengedipkan sebelah matanya, setelah itu dia mengemudikan mobil Tika ke tempat yang dia inginkan.

Wajah Tika memerah mendengar apa yang baru saja Arrey katakan.

"Dia benar-benar imut. Aku harap aku bisa bertahan untuk tidak menciumnya saat ini..."

.

1
~Daf r r
p
~Daf r r
hahhaha aarav Erza versi 2
~Daf r r
kok Erza jadi kek gini gk suka gw sama sikap Erza seakan gk menghargai perjuangan aaravv
Junae Daenk Ady
erza emang best..jdi semangat bacanya
desakpadna
ga ad otak emnk ish gk mikir aj gk paham bahasa manusia cih😩😁
desakpadna
wah gk jera🥴bz" jd musuh erza lama"
desakpadna
bangke sama" koplak😂😂 jd bengek😂
desakpadna
tante bellan lebih savage😂🤣
desakpadna
gila mama mertua lebih savage girl🤣😂🤭
desakpadna
erza koplak😁😁
desakpadna
kok nyesek dsni lebih skit Adrian prgi dr pd aarav nyesek ny bnget" emnk hub perasaan rumit n kompleks bkin gk karuan efeknya dalem bngt😔
desakpadna
ank gada akhlak😁
desakpadna
kok sakit perut bacanya ya part mreka jd kocak, oliv jd bego mendadak😁
desakpadna
cb ad visual Bimo oliv penasaran😁
desakpadna
bodoh kesel jengkel jd satu gk guna otak pinter tp bodoh😩gak ad otak jd ny d situasi kaya gtu
desakpadna
yg diem" it yg bhya menghanyutkan wlo kelihatan dr luar cantik anggun sesuai kriteria tp asli ny bli kejut gk nyangka pny pemikiran gtu, gada rasa syukur😩 aarav emnk bodoh
desakpadna
sakit jiwa breng😂
desakpadna
jd yg bos siapa😂
desakpadna
asem ngakak sumpah pen nampol zi aarav 😂😂😂
Ahlam Khoiry Al-adil
bingung di bilang kecewa tpi..mau nya erza sama Aarav saja..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!