NovelToon NovelToon
Cinta Separuh Masa

Cinta Separuh Masa

Status: tamat
Genre:Romansa
Popularitas:914.6k
Nilai: 5
Nama Author: riena

" Ken, maaf kan aku ! " ucap Jonathan

Kendra tersenyum mencibir.
" Selama aku belum menikah, jangan mimpi kau mendapatkan maafku, dan asal kau tahu, aku tidak gampang menyukai seseorang dan selama aku belum memaafkanmu, kebahagiaan yang kau punya akan kosong dan rapuh seperti cangkang, camkan itu ! " pada kata terakhir, Kendra menunjuk dada Jonathan dengan ujung telunjuknya.

Ig.rii.ena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Rasa yang masih ada.

Sampai makan siang, Niken baru turun kebawah dengan wajah yang sedikit malu, Ken acuh seakan akan tidak terjadi apa apa

Jo dan Rai juga bersikap biasa saja karena keduanya tiga bulan yang lalu juga melalui hal yang seperti itu.

Sembari mengunyah makanannya, manik mata Ken tanpa sengaja melihat Rai yang makan sembari berceloteh pada Jo yang terlihat dengan senang hati mendengarkan cerita istrinya.

Didalam pandangan Ken, Raisa terlihat semakin cantik, mungkin aura wanita hamil yang membuat kecantikannya semakin keluar.

Niken fokus dengan makanannya dan mengobrol ringan dengan ibu Lastri.

Kaki Raisa yang tanpa alas kaki berada di bawah meja tanpa sadar menyenggol kaki Ken yang juga sedang menjulurkan kakinya terlalu jauh kedepan, membuat Raisa terjengkit kaget.

Mulutnya terbuka ingin minta maaf, terapi Ken menggelengkan kepalanya pelan, Ken tidak ingin kejadian kecil yang tidak di sengaja itu membuat semuanya akan bertanya ada apa, terlebih Ken tidak ingin Jo akan cemburu padanya.

Rai yang mendapatkan isyarat dari Ken pun akhirnya menutup mulutnya.

Wajahnya seketika memerah, Ken tersenyum kecil.

Rasanya sudah terlalu lama Ken tidak melihat rona merah diwajah Raisa saat seperti itu, tepatnya setalah ia dinikahi oleh Jo.

Ken merasakan hatinya masih berdebar mendapati senyum malu Raisa, dulu ia sering menikmati momen momen seperti itu ketika Ken dan Raisa banyak menghabiskan waktu di teras depan rumah, hanya sekedar untuk bercerita tentang apa saja.

Andai aku mengutarakan isi hatiku lebih cepat, pasti aku yang akan menikahinya.

Bisik Ken dalam hati kembali menatap makanan yang ada di hadapannya.

Raisa sendiri, ia tidak jauh berbeda dengan Ken, hanya saja ia tidak berani berharap Ken mempunyai perasaan yang sama padanya.

Rai juga kembali fokus bercerita kepada suaminya, ia tidak mau terhanyut dengan impian masa lalunya.

Rai tahu, debaran yang baru dirasakannya itu salah dan cara ia dan Ken saling menatap juga salah.

" Bang, kapan kita pulang ke rumah abang ? sudah sebulan lebih kita tinggalkan " ucap Raisa pelan.

Bukan Jo saja yang terkejut dengan pertanyaan Raisa, Ken, ibu Lastri dan Niken langsung melihat ke arahnya.

" Bukan hanya rumah abang, Rai, tetapi rumah kita " Jo memperbaiki ucapan istrinya seakan rumah itu hanya milik Jo, sementara keduanya sudah suami istri, apa yang menjadi milik Jo tentu milik Raisa juga.

" Kamu yakin ? " tanya Jo.

Rai mengangguk dengan semangat.

" Rai, kamu sedang hamil muda, ibu kuatir jika kamu kenapa kenapa dan menginginkan sesuatu, Jo sedang di kantor, tidak ada yang menemanimu " ibu Lastri sedikit keberatan.

" Benar kata ibu, kalau kamu rindu rumah itu, nanti malam kita tidur di sana, besok sepulang dari kantor kita kemari lagi, oke " Jo memberikan usul, Raisa hanya bisa mengiyakan walaupun hatinya tidak terima.

Ken diam tidak memberikan komentar apa pun, karena ia masih tidak mengerti dengan perasaannya terhadap Raisa yang belum berubah.

Ada rasa sedih jika Raisa dan Jo kembali kerumah mereka, ketika ia mengusir Jo, dan menyuruhnya membawa Raisa, itu karena dia sedang marah, kecewa dan sakit hati, sangat berbeda dengan sekarang.

Ken melirik sekilas kearah Niken, ia tahu belum ada rasa yang ada buat istrinya, begitu pula denganNiken, ia menikahi Niken kerena ibunya, karena wajahnya yang sangat mirip dengan Raisa dan.... sebagai sebab untuk menghilangkan sosok Raisa dalam hatinya.

Ken menyembunyikan senyum getirnya, mereka berempat terjebak dalam pernikahan yang salah, menikah tanpa rasa cinta, melakukan hubungan badan hanya karena kebutuhan.

Ken lebih cepat menyelesaikan makannya, ciri khas seorang prajurit, ia melihat ke arah Jo. Ken telah salah membuat analisa, bukan empat orang yang terjebak dalam pernikahan yang tanpa cinta tetapi tiga atau cuma dia dan Niken.

Jo menatap Raisa dengan tatapan yang lembut, merayu Raisa yang tiba tiba tidak berselera makan. ada rasa tidak suka di hati Ken melihat Sepertinya sudah ada cinta di hati Jo buat Raisa.

Ken lebih dulu meninggalkan meja makan untuk pergi ke ruang keluarga buat menonton TV, ia ingin kembali menetralkan perasaannya.

*

*

*

🌹🌹🌹🌹🌹

1
Mini Amora
novelmu tuhhh yaa thor
baru awal bab aja udah terasa bedanya... 👍👍👍
Syam
kak riie novelnya selalu keren dan aku suka ceritanya/Heart//Heart//Heart/
Ran Aulia
Luar biasa, ceritanya bagus, romantic comedy😍😍😍😍😍😍

terimakasih ya kak ❤️❤️❤️❤️
Onin Ajah
ken marah sama semuannya
Onin Ajah
kasian juga raisa
Onin Ajah
ceritanya bagus banget
Onin Ajah
mampir thor
pipi gemoy
keduluan baca yg ini Thor 😂
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂👏🏼🙏🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
pipi gemoy
selamat Ken👏🏼
pipi gemoy
jodoh nga kemana ya Ken 😂👍🏼🌹
pipi gemoy
mantul Ken😂😂😂😂😂👍🏼🌹
pipi gemoy
hadir Thor
setelah baca mengejar cinta suamiku & menikah dengan sahabat
Saftanierni Erni
Luar biasa
Mryn
😍😍😍
Mryn
ckckckck
Mryn
😍😍😍
Mryn
🤔🤔🤔
Mryn
😍😍😍
sri dartuti
keren ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!