Novel ini bercerita tentang Direktur tampan yang ditinggal mati oleh sang istri, Sang istri pergi untuk selamanya, Meninggalkan satu anak yang masih berusia 1 tahun lebih.
Sebelum meninggal sang istri memberikan amanah pada suaminya, Untuk menikahi Baby sister anaknya.
Sebenarnya sang Baby sister juga sudah mempunyai kekasih, Namun karena sebuah amanah akhirnya sang baby sitter terpaksa menikahi suami majikannya.
Ntah akan seperti apa kehidupan mereka kedepannya, Penasaran ikutin yuk ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maisy Asty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26.Wisnu vs Reno.
Membaca balasan dari Diana, Hati Reno langsung berbunga-bunga dan tidak sabar ingin segera menemui Diana.
"Diana, Mari kita mulai dari awal lagi." Ucap Reno yang langsung mencium ponsel miliknya dengan begitu senang.
Wisnu masuk kedalam kamarnya, Dan langsung berganti pakaian, Melihat Wisnu berganti pakaian Diana hanya diam dan enggan menyapa Wisnu karena masih kesal.
"Mau kemana Mas Wisnu?" Batin Diana yang melihat Wisnu berpakaian rapi.
Wisnu melihat Diana yang berada diatas tempat tidur, Langsung mendengus kesal.
"Dasar cengeng gitu saja nangis." Gumam Wisnu yang masih kesal pada Diana.
"Nangis terus gara-gara mantan." Ucap Wisnu yang langsung keluar dari kamarnya dengan buru-buru.
Wisnu juga menutup pintu kamarnya dengan kasar, Membuat Diana kaget dan mengelus dadanya.
"Sebenernya dia itu kenapa? Tiba-tiba marah bukannya dia tidak punya perasaan padaku?" Diana bertanya-tanya pada hatinya.
"Dia bilang aku nangis gara-gara mantan, Aku nangis gara-gara kamu mas, Kamu sudah menuduhku yang tidak-tidak." Kata Diana dengan kesal.
Diana bangun dari tempat tidurnya dan langsung berjalan menuju ke depan meja rias, Diana terdiam memikirkan sebenarnya sang suami itu pergi kemana?
"Mas Wisnu mau kemana?"
"Jangan-jangan dia mau bersenang-senang dengan wanita lain diluar sana." Pikiran Diana mulai memikirkan yang tidak-tidak.
Diana membuka pintu kamarnya dan keluar dari kamarnya, Diana berjalan menuju ke meja makan dan melihat ponselnya ada diatas meja, Diana menggeser layar ponselnya dan melihat ada beberapa pesan masuk dari Reno.
"Mas Reno, Mengirim pesan." Kata Diana sambil membaca pesan-pesan yang dikirim oleh Reno.
"Tempat biasa? Dan ini yang membalas? Pasti Mas Wisnu yang membalasnya." Diana terus menggerutu tidak percaya.
"Aku harus segera menyusul kesana." Ucap Diana yang langsung bergegas pergi dari rumah dan menyusul Wisnu ke tempat Diana dan Reno biasa bertemu dulu.
Pikiran Diana sudah sangat kacau sekali, Diana takut keduanya berantem hebat. Diana langsung menyetop taksi dan Diana menuju ketempat dirinya biasa bertemu dengan Reno dahulu waktu mereka masih bersama.
Sesampainya ditempat xx tempat dirinya biasa bertemu dengan Reno dulu, Diana mencari-cari sosok Reno dan Wisnu.
RENO DAN WISNU...
Melihat Wisnu yang datang membuat Reno begitu terkejut, Reno menatap Wisnu dengan tatapan garang.
"Bukankah kemarin Diana yang membalas chatku?" Batin Reno.
Wisnu tahu wajah Reno karena melihat foto Reno diponsel Diana.
"Apa kamu yang bernama Reno?" Tanya Wisnu tiba-tiba.
"Bukankah dia laki-laki yang ada di pesta, Yang mengobrol dengan Aryo ohh aku paham jadi dia dipesta berkata seperti itu, Untuk Menyindir Diana." Pikiran Wisnu yang mengingat kejadian waktu dipesta malam itu.
"Apa kamu laki-laki yang merebut Diana dariku, Jadi laki-laki seperti ini yang membuat Diana meninggalkanku, Wajar saja dia adalah Tuan Wisnu Wijaya, Pemilik perusahaan Wijaya Group." Jelas Reno dengan lantang.
Reno tahu tentang Wisnu, Karena sebelum pulang dari pesta malam itu, Reno bertanya-tanya pada Aryo tentang Wisnu atau laki-laki yang datang dipesta dengan Diana. Dan Aryo menjelaskan siapa itu Wisnu Wijaya,Dan bagi pengusaha baru seperti Reno pasti tidak tahu tentang Wisnu dan Wijaya Group.
"Jadi kamu berpikir Diana menikah denganku hanya karena harta? Pikiranmu terlalu sempit dan kamu harus tahu Diana bukan gadis yang gila akan harta." Dengan lantang Wisnu membantah semua yang tuduhkan Reno pada Diana.
"Lepaskan Diana!!!" Pinta Reno yang ditatap tajam oleh Wisnu.
"Aku tidak akan melepaskannya, Aku ingin dia tetap disampingku dan menjadi istriku." Tolak Wisnu dengan lantang.
Reno merasa begitu geram dan langsung men*njok Wisnu dengan kuat, Wisnu tetap berdiri tegak dan langsung menarik kerah kemeja Reno.
"Berani sekali kamu menyentuhku, Jangan harap kamu akan selamat." Wisnu langsung membalas Reno berulang kali Wisnu menghajar Reno, Reno berusaha melawan Namun Wisnu begitu kuat.
Reno terus melawan dan terjadilah perkelahian hebat antara keduanya, Sudut bibir Reno berdarah, Wajah tampan Wisnu juga lembam.
Diantara mereka tidak ada yang mau mengalah, Masih terus menghajar sampai keduanya sama-sama lemas tapi mereka tetap melanjutkan perkelahian mereka.
Melihat kejadian tersebut, Diana langsung berlari dan berteriak sekencang mungkin.
"Mas Reno, Mas Wisnu, Hentikan!!!" Teriak Diana dengan begitu lantang.
Wisnu dan Reno sama-sama tidak mau mendengar, Mereka terus melanjutkan perkelahian mereka.
"Aku bilang hentikan, Atau aku akan pergi dari hidup kalian berdua!" Diana kembali menyuruh mereka berhenti berkelahi dan diiringi dengan ancaman.
Mendengar perkataan Diana, Wisnu yang tadinya ingin men*njok Reno langsung menurunkan tangannya dan melepaskan kerah kemeja Reno dari cengkraman tangannya.
"Aku melepaskanmu, Karena Diana yang memintaku." Wisnu mempertegas ucapannya.
Reno terus memegangi sudut bibirnya yang berdarah karena ulah Wisnu.
"Dasar br*ngsek." Batin Reno tidak terima.
Melihat Reno babak belur Diana berniat menolongnya, Namun dengan cepat Wisnu menarik tangan Diana, Membuat Diana menghentikan langkah kakinya.
"Aku juga terluka, Apa kamu hanya perduli dengannya saja." Ucap Wisnu dan menunjukkan lukanya pada Diana.
Sebenernya luka diantara Reno dan Wisnu itu lebih parah Reno, Tapi biar bagaimanapun Wisnu adalah suaminya. Jadi Diana tidak mau membuat masalah lagi.
"Ayo kita pulang, Obati lukaku!" Pinta Wisnu dengan nada kesal.
"Mas, Izinkan aku bicara dengan Mas Reno, Sebentar saja!" Diana memohon pada Wisnu.
"Baiklah hanya sebentar, Dan bilang padanya jangan berani menemuimu lagi atau aku akan membunuhnya." Pinta Wisnu yang penuh dengan ancaman.
Wisnu duduk disebuah bangku yang ada ditempat itu, Diana berjalan menghampiri Reno dan membantu Reno bangun, Kini Diana dan Reno sudah duduk disebuah bangku juga, Namun agak jauh dari tempat Wisnu duduk.
"Ana...." Panggil Reno pada Diana, Reno biasa memanggil Diana dengan sebutan Ana jika mereka sedang berdua saja.
"Mas, Aku sudah menikah dan aku mohon padamu, Kamu jangan mengharapkan aku lagi!!" Dengan mata yang berkaca-kaca Diana berusaha kuat dihadapan Reno.
Reno berniat memegang pipi mulus Diana, Sebenarnya Reno sungguh merindukankan Diana, Tapi dengan cepat Diana menahan tangan Reno.
"Mas aku bukan Dianamu yang dulu lagi, Aku adalah seorang gadis yang sudah menikah dan Mas Reno tidak boleh menyentuhku lagi!" Dengan suaranya yang lembut Diana berusaha memberikan pengertian pada Reno.
"Ana, Aku sangat mencintaimu aku pulang ke kota asalku untuk menjemputmu agar ikut bersamaku." Reno mengatakan apa tujuan dirinya pulang ke kota asalnya.
Diana ingin sekali menangis, Namun Diana juga tidak mau menangis dihadapan Reno.
"Mas lupakan semuanya, Takdir sudah sudah merubah semuanya impian kita, Janji kita itu hanya masalalu mas, Sekarang kenyataannya sudah berbeda." Jawab Diana yang tidak memberitahukan apa alasannya Diana melakukan ini semua.
"Diana Putri kekasihku." Ucap Reno dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.
Melihat Reno menangis rasanya ingin sekali Diana memeluknya, Tapi Diana sadar dirinya sekarang sudah berstatus menjadi istri dari laki-laki lain, Laki-laki yang saat ini menatap dengan tajam dari bangku yang tidak terlalu jauh dari tempat Reno dan Diana duduk.
"Dianaaaaaa.....!!!" Teriak Wisnu yang membuat Diana buru-buru meninggalkan Reno begitu saja.
"Maafkan aku Mas Reno." Batin Diana.
Diana langsung berlari menuju Wisnu, Tatapan Wisnu sudah sangat garang seperti macam yang ingin menerkam mangsanya.
Tanpa ada obrolan Wisnu langsung mengajak Diana pulang kerumahnya.
"Ntah apa yang akan terjadi pada Diana?"
BERSAMBUNG 🙏
Terimakasih para pembaca setia 😊