NovelToon NovelToon
SERUPA BEDA RASA

SERUPA BEDA RASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikah Kontrak / Penyelamat
Popularitas:42.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Langit Janet Mathida seakan runtuh ketika dijadikan alat pembayaran Papanya yang terlilit hutang judi dan pinjol. Dia terpaksa tinggal bersama Devan Gevaro yang tidak menginginkannya.

》Setelah sari masa muda dinikmati dan hamil, dia diminta pergi dari kehidupan Devan. Seketika Janet seperti tebu, habis manis sepah dibuang.

》Apakah Janet terima dan berjuang untuk membalas perlakuan Devan?

》Ikuti kisahnya di Novel ini: "Serupa Beda Rasa"

Karya ini didedikasikan untuk yang selalu mendukungku berkarya. Tetaplah sehat dan bahagia di mana pun berada. ❤️ U 🤗

Selamat Membaca
❤️🙏🏻💚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. SBR

...~•Happy Reading•~...

Gevaro membanting pintu mobil dengan kuat lalu berjalan cepat ke depan lobby untuk bicara dengan kepala keamanan yang sedang menunggu. "Pak Sony, sudah tandai mereka semua?"

"Sudah, Pak. Pak Marco kita biarkan saja, Pak?" Tanya Sony.

"Dia masih berkeliaran dekat sini?" Tanya Gevaro.

"Masih di sekitar sini, Pak. Anggota sedang mengikuti. Dia cuma berdiri mengamati ke sini." Sony melapor.

"Ok, tandai dia. Kalau masuk ke area gedung, hubungi polisi. Saya yang akan kirim pengacara...." Gevaro menjelaskan yang harus dilakukan Sony. Dia sengaja membiarkan Maminya menunggu di mobil, agar bisa rasakan nikmatnya rasa kesal menunggu.

Setelah masuk ke mobil, dia mengenakan jas yang sebenarnya tidak perlu, agar memberikan banyak waktu kepada Jensen membawa Janet jauh dari jangkauan Maminya atau Devan.

Gevaro tidak menyangka Maminya hanya sendiri di mobil. Dia mengira ada bersama Devan. Jadi dia harus waspada. Mungkin Devan ada di tempat atau mobil lain.

Setelah bicara dengan Jensen. Gevaro menghembuskan nafas kuat. "Silahkan jalan, Pak." Ucap Gevaro kepada sopir setelah tahu, Janet sudah berpindah mobil dan telah tiba di rumah.

"Siap, Pak." Sopir mengarahkan mobil ke pintu keluar.

"Jalan pelan saja. Biarkan mobil di belakang bisa pelan. Kalau lihat mobil itu masih mengikuti mobil ini di mana saja, lapor saya." Perinta Gevaro.

"Siap, Pak. Itu, bapak yang tadi keluar dari mobil belakang sedang berdiri di dekat pohon, Pak." Sopir menunjuk Marco yang berdiri di bawah pohon.

"Biarkan saja. Ada security yang mengawasi dia." Gevaro membiarkan Papa Janet, sebab dia tidak berniat lalukan penyamaran lagi. Beradu dengan Maminya menguras emosi dan energinya.

~▪︎▪︎

Di tempat lain ; Janet yang tiba di rumah, tidak melakukan apa pun. Dia langsung masuk kamar dan langsung berbaring untuk menenangkan detak jantung. Tubuhnya seakan tidak bertulang untuk menopangnya berdiri atau berjalan.

"Dek, minum ini dulu." Andri membawa minuman hangat yang dibikin Mamanya.

"Makasih, Mas." Janet bangun dan menerima cangkir dengan kedua tangan. Andri mengambil kursi lalu duduk di depannya.

"Apa yang sebenarnya terjadi tadi?" Andri penasaran, sebab Janet masuk ke mobil hanya duduk bersandar sambil memejamkan mata.

"Tadi pas selesai telpon Mas Andri, tiba-tiba muncul Papa dan pegang tanganku..." Janet menceritakan kejadian di lobby dengan tangan bergetar. Sehingga Andri refleks mengambil cangkir dari tangannya.

"Kalau begitu, istirahat. Tenangkan hati. Kau sudah ada di rumah dan banyak orang melindungimu." Andri berdiri. "Jangan terlalu masukan ke hati. Kita bicara kalau kau sudah tenang."

Andri mengusap bahu Janet untuk menenangkan, lalu keluar kamar. Apa yang dia khawatirkan tentang respon pihak keluarga Janet benar terjadi. Papanya datang mencarinya.

Tapi hatinya sedikit terhibur saat mengetahui boss Janet peduli dan ikut mengamankan. Sebab sepanjang pulang, dia melihat mobil yang mengantar Janet terus mengikuti hingga mereka tiba di depan rumah.

~▪︎▪︎

Menjelang malam, Janet belum bangun. Andri mendekati Mamanya yang sedang bermain dengan Asyer. "Papa, Mama sakit?"

"Gak. Mama cuma capek di kantor. Asyer jangan bangunin Mama, ya." Andri mengacak rambut Asyer pelan penuh sayang sambil berpikir. "Iya, Papa."

"Ma, aku keluar dulu, ya." Andri berbisik kepada Mamanya.

"Mau ke mana?" Bu Dessy balik berbisik, karena melihat Andri berpakaian rapi dan bagus.

"Aku ada janji, Ma. Nanti bilang Janet gak usah tunggu aku makan malam. Mungkin aku makan di luar..." Andri masih berbisik, agar tidak didengar Asyer.

"Baik, hati-hati." Bu Dessy mengusap lengan putra kesayangannya. Hatinya tersentuh melihat putranya terlihat berbeda, sehingga Asyer terus melihatnya. Dia sudah memperhatikan penampilan, setelah lama tidak peduli.

~▪︎▪︎

Beberapa waktu kemudian, Andri melangkah masuk ke sebuah restoran mewah. Dia menyebut nama orang yang mengundang kepada waiters yang menyambut di pintu masuk.

"Mari, Pak. Silahkan ikut saya." Waiters langsung merespon baik, sopan dan hormat saat mendengar nama yang disebut Andri.

Dari jauh, Andri bisa melihat orang yang mengundangnya sudah berdiri menyambutnya. "Terima kasih Pak Andri, sudah terima undangan saya."

"Saya yang berterima kasih, Pak Gevaro mau mengundang saya ke sini."

"Silahkan duduk. Tidak perlu formal. Ini pertemuan non formal." Gevaro mengoreksi sikap Andri yang sopan dan hormat padanya.

"Kita makan dulu. Supaya lebih santai ngobrol setelahnya." Gevaro melanjutkan, agar Andri bisa bersikap sedikit santai.

"Baik, Pak. Terima kasih." Andri setuju, sebab dia juga ingin bicara secara pribadi dengan Gevaro tentang Janet.

Namun tiba-tiba kesempatan itu datang lewat sebuah telpon dari Gevaro yang mengundangnya makan malam.

Andri yakin, ada hal penting yang ingin disampaikan Gevaro. Sehingga dia tidak membangunkan Janet untuk memberitahukan perihal undangan Gevaro.

Setelah menu disajikan waiters, mereka makan, menikmati makan malam dalam diam. Saling menilai pribadi masing-masing dalam hati. Agar tidak salah mengungkapkan niat hati, atau salah menilai setiap kata yang mereka maksudkan.

Selesai makan, Gevaro memberikan isyarat kepada waiters untuk merapikan meja dan meletakan buah untuk dessert.

"Sebelum kita membahas maksud pertemuan ini, Pak Andri tahu hubungan istri anda dengan kami?" Gevaro bertanya untuk mengukur seberapa banyak Janet berkata jujur pada suaminya. Agar apa yang dikatakannya tidak menciptakan persoalan baru bagi keluarga Janet.

"Tahu, Pak. Karna Pak Gevaro sudah bilang begini, saya minta maaf, karena pernah berprasangka negatif dan lakukan sedikit sikap tidak terpuji." Andri berkata jujur, sebab Gevaro bersikap baik dan menghormatinya.

"Cuma berprasangka negatif, atau mengira saya sangat buruk?" Gevaro bertanya sambil mengambil anggur.

"Atau mungkin anda pernah berpikir untuk memukul atau menusuk saya dari belakang?" Gevaro bertanya lepas untuk menyingkirkan sikap negatif dalam hati dan pikiran mereka, sebelum bicara serius.

"Tidak sedasyat dan sejahat itu, Pak. Bukan bagian kami untuk menghukum orang yang berlaku jahat sama Janet. Biarkan Tuhan yang lakukan, karna Dia Maha Adil dan Bijaksana." Andri mengangkat tangan sebagai tanda berserah. Gevaro mengangguk dengan hati ngeri, membayangkan hukuman Tuhan bagi Maminya dan Devan.

"Tapi setelah melihat wajah anda di rumah sakit, seketika saya ingin memperlihatkan Asyer kepada anda dan berharap bisa membuat anda menyesal telah menyia-nyiakan dia saat ada dalam kandungan Janet." Nada suara Andri berubah rendah.

"Untuk pemikiran dan sikap saya hari itu, saya minta maaf. Mungkin sudah membuat anda bingung dan kepikiran tentang Asyer." Andri merasa bersalah pada Gevaro atas niat dan tindakannya.

"Anda benar. Anda berhasil membuat saya duduk berpikir lama, karena bingung." Gevaro mengakui.

"Saya terus bertanya, mengapa garis rahang anak anda sama dengan milik keturunan keluarga kami. Anda bisa lihat milik saya ini." Gevaro menyentuh garis rahangnya.

Andri mengangguk dengan hati lega, Gevaro tidak tersinggung. "Saya tidak berpikir tentang garis rahang, tapi pada kemiripan wajah dan gerakan mata saat menatap seseorang." Andri berani mengungkapkan yang dia rasakan, namun membuat Gevaro menatapnya.

...~▪︎▪︎▪︎~...

...~▪︎○¤○▪︎~...

1
❥␠⃝ ͭ🍁Um-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Yang satu si boss Gevaro mode pedekate si karyawan Janet cerita nya lagi mode cemburu dikiranya si boss masih suka sama mantan nya itu, bikin baper kita saja ya Gevaro dan Janet.
Asyer pasti senang bisa belajar renang secara anak kecil pasti suka mainan air.
Rahmawati
cie Janet udah berani nyindir nyindir nie😂
aku bacanya senyum senyum dari tadi😂
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
mas andri seperti mendukung banget deh Janet sama gevaro.. buktinya ngga ada rasa cemburu sama sekali ya..
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
kiww kiww.. Janet cembokur nih.. segitu sewot sindiran nya.. kira kira yang fi sindir tau ga ya.. 😎
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
waduh Janet salah paham nih.. gevaro lagi bucin sama kamu tau.. bukan sama Meghan yang lenje itu.. gevaro mah ngga ilfil sama Meghan.. ❣️
❥␠⃝ ͭ🍁TH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
cieee bikin aku cengar cengir Gevaro lagi mode pedekate dengan berikan candaanya buat Janet sayangnya Janet belom peka malah yang ada dia cemburu gak jelas ingetnya sama mantan Gevaro ternyata secara gak sadar kalian punya rasa ya hi hi🤭☺
❥␠⃝ ͭ🍁TH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
semangatt Andri buat jadi penglayar agar Gevaro dan Janet bisa bersatu gak nyangka ternyata Gevaro setuju atau memang dia udah ada hati buat Janet 🤭🤔
❥␠⃝ ͭ🍁HR-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
asik deh. mulai ada rasa gimana2 gitu. semangat babang gevaro. semoga cepat jadi. 🙊🙈
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
wah sepertinya akan ada percikan rasa yang bertumbuh secara natural karena Andri sudah memberikan jalan bagi Gevaro untuk pedekate ke Janet 🤔🤭
❥␠⃝ ͭ🍁YW-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Auuu auuu ada yg 'emosi' 🤭🤭🤭
❥␠⃝ ͭ🍁De-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
Gevaro lupa ingatan kah...
Rahmawati
berarti gevaro beneran suka sama Janet ya, , baiknya mas andri rela melepas Janet demi kebahagiaan janet
Risa Virgo Always Beau
Gevaro apa kamu bakal mau menikahi Janet soalnya Andri merasa ngga pantas buat Janet karena Andri pernah cedera punggung
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
aku tau nih kenapa gevaro suka sama janet.. tau ga.. karena abis disiram tuh sepatunya pake air bekas ngepel, jadi bucin kan
❥␠⃝ ͭ🍁KT-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: hhhhhhh... 😄eehhmm 🤭🤗
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁DH-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
asyfer ke enakkan panggil papanya.. sama om gevalo,

wah andri beneran nih udah mengikhlaskan janet untuk gevaro,
beneran nih ngga nyesel, . biarin ngga bisa melakukan kewajiban suami istri.. tapi selama 4 tahun beneran ngga ada cinta nih.. ❣️
Risa Virgo Always Beau
Andri kamu ngapain bertanya seperti itu ke Gevaro apa jangan jangan kamu bakal menyuruh Gevaro menikahi Janet
❥␠⃝ ͭ🍁HR-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
kok babang revalo. typo para. 🙈
babang gevaro ditunggu 🙊
❥␠⃝ ͭ🍁HR-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
babang revalo suka janet. asyik seru nih. masa depan janet mulai bersinar. devan bakal ke got 🙊🙈
Risa dan Yayang
Gevaro apa kamu bakal mau menikahi Janet, apalagi Andri menyerahkan Janet ke kamu
Risa dan Yayang
Ayo Gevaro bicara jujur dan terus terang ngga usah sungkan sama Andri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!