NovelToon NovelToon
Naruto : Reinkarnasi Saudara Kembar Uchiha Itachi

Naruto : Reinkarnasi Saudara Kembar Uchiha Itachi

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Anime
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Wawan wan

“Di kehidupan ini, Akulah yang memegang kendali takdir.”

"Reinkarnasi sebagai saudara kembar Itachi dengan Supreme System."

"Aku akan mengubah takdir klan uchiha."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wawan wan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26: Badai Paranoia di Jantung Konoha

Bab 26: Badai Paranoia di Jantung Konoha

Keberhasilan misi pertama Tim 11 yang diselesaikan dalam waktu kurang dari setengah hari mengirimkan sinyal sunyi namun mematikan ke gedung pemerintahan Konoha. Di atas meja kerjanya, Minato Namikaze membaca laporan tertulis dari Uzuki Yugao dengan binar kepuasan yang tidak bisa disembunyikan.

"Efisiensi yang luar biasa. Enam tahun, dan mereka mengeksekusi misi tingkat B seperti berjalan-jalan di taman," gumam Minato, membubuhkan stempel resmi Hokage di atas dokumen tersebut.

Dengan legitimasi keberhasilan si kembar Uchiha, posisi Minato di hadapan para kepala klan tradisional semakin menguat. Dia kini memiliki bukti konkret bahwa generasi muda yang dia lindungi secara politik dari jangkauan dewan tetua mampu menjadi pilar pertahanan desa yang tangguh.

Namun, jika di kantor Hokage suasananya dipenuhi angin segar, maka di sudut lain Konoha, atmosfernya justru mencekam bagai menjelang perang besar.

Di dalam kediaman pribadi klan Sarutobi, Hiruzen duduk bersila di depan meja rendahnya. Asap dari pipa rokoknya mengalir begitu pekat, memenuhi ruangan yang remang-remang. Di hadapannya, Danzo Shimura berdiri dengan wajah yang pucat namun dipenuhi gurat kemarahan yang luar biasa.

"Hiruzen! Kau harus mengaktifkan divisi sensorik tingkat tinggi milik klan Sarutobi untuk memeriksa seluruh wilayah internal desa!" desak Danzo, suaranya parau dan bergetar karena paranoia akut yang mendera kepalanya selama tiga hari terakhir.

Hiruzen menatap sahabat lamanya dengan mata yang menyipit dalam. "Danzo, kau sudah terlalu berlebihan. Ada apa sebenarnya denganmu? Sejak hilangnya karavan persenjataan di perbatasan utara, kau bertingkah seperti buronan di desamu sendiri."

"Kau tidak mengerti, Hiruzen!" Danzo menghantamkan tongkat kayunya ke lantai kayu hingga berdentum keras. "Siapa pun yang menyabotase jalurnya... mereka tahu kode sandi rahasia Root. Mereka tahu koordinat yang bahkan tidak tertulis di dokumen desa! Dan yang paling membuatku muak... Kapten elitku tewas dengan otak dan jiwanya yang kosong, seolah seluruh memori tentang Root telah diperas habis!"

Mendengar hal itu, gerakan Hiruzen yang hendak mengetuk pipa rokoknya mendadak terhenti di udara. Wajah sang mantan Hokage Ketiga mengeras. Seseorang yang mampu merenggut informasi dan jiwa secara instan tanpa memicu alarm sensorik desa? Itu adalah kemampuan yang mendekati ranah mitos shinobi.

"Apakah kau mencurigai... Minato yang melakukannya menggunakan faksi rahasia?" tanya Hiruzen dengan suara rendah.

"Minato? Anak sipil itu tidak memiliki kapasitas mistis seperti itu!" geram Danzo kejam. "Aku curiga... ada faksi ketiga di dalam klan Uchiha yang bergerak secara mandiri, atau bahkan pengkhianat di dalam jajaran dewan penasihat kita sendiri yang menjual informasi kepada desa lain!"

Paranoia Danzo telah mencapai titik puncaknya. Karena tidak bisa melihat pergerakan Veil yang dilindungi oleh sistem, otak taktis Danzo mulai mengarah pada konspirasi internal. Dia mulai mencurigai orang-orangnya sendiri, mencurigai klan Yamanaka, bahkan mulai menaruh mata-mata untuk mengawasi gerak-gerik faksi Hiruzen.

Hiruzen mengembuskan asap rokoknya dengan perlahan, namun di dalam hatinya, dia juga mulai merasakan ketakutan yang sama. "Jika benar ada pihak ketiga yang mampu menembus jaringan terdalam Root, maka Konoha saat ini sedang berdiri di atas bom waktu, Danzo."

Tanpa mereka sadari, jaring kecurigaan yang ditanam oleh Veil telah membuat dua penguasa tua ini saling mengunci dan mencurigai satu sama lain, melemahkan aliansi politik mereka dari dalam.

Sementara itu, di halaman belakang kediaman utama Uchiha yang dilindungi secara absolut oleh Asura Barrier.

Veil berdiri bersila di atas batu besar, mengambang beberapa sentimeter di udara berkat manipulasi pasif Atribut Gravitasi Rinnegan. Di hadapannya, Sasuke kecil yang baru berusia satu tahun lebih sedikit sedang mencoba meniru posisi bersila kakaknya dengan kaki balitanya yang gempal.

Plop.

Sasuke terjatuh ke samping karena kehilangan keseimbangan, namun alih-alih menangis, balita itu justru tertawa kecil dan memukul tanah dengan tangan mungilnya.

BOOM!

Tanah di bawah kepalan tangan Sasuke retak kecil, memancarkan percikan chakra kebiruan yang sangat padat. Efek dari [Cairan Nutrisi Embrio Dewa] membuat kepadatan fisik dan struktur tulang Sasuke tumbuh di level yang mengerikan untuk ukuran seorang bayi.

"Pertumbuhan fisik yang konstan," ucap Veil datar, perlahan menurunkan tubuhnya kembali menapak ke atas batu.

Itachi berjalan mendekat dari arah rumah, membawa nampan berisi teh hangat untuk kembarannya. "Veil, baru saja ayah menerima pesan bahwa penugasan misi Tim 11 berikutnya ditunda selama tiga hari. Tampaknya situasi keamanan internal desa sedang diperketat oleh faksi Sarutobi."

Veil menerima cangkir tehnya, menyesapnya perlahan dengan seulas senyuman tipis tanpa emosi yang terukir di wajah enam tahunnya.

"Biarkan mereka memperketatnya, Itachi," jawab Veil dingin, menatap langit Konoha yang mulai mendung. "Semakin banyak pasukan yang dikerahkan Hiruzen untuk menjaga bayang-bayang ketakutan mereka sendiri, semakin kosong lini pertahanan luar yang sebenarnya. Mereka sedang memakan ekor mereka sendiri karena paranoia."

Veil membuka kesadarannya, menatap sisa 6.000 Poin Sistem yang dia miliki di dalam Toko Sistem.

Tiga hari waktu luang di desa... Sempurna. Mari kita gunakan waktu ini untuk mempersiapkan kartu as berikutnya bagi klan Uchiha sebelum badai beralih ke skala dunia, batin Veil penuh kalkulasi kejam.

1
Klarasya
lanjutt thorr 😻
Fardhanan 12
lanjutt lanjuttt panjutttt
Fardhanan 12
😭😭😭😭😭
Klarasya
lanjuttt thorrr 🤧
Nawadipta
gak nyaman. klise, kaku, kurang emosional. terlalu cepat.
Zabibiex
ini buat nya pakai ai ya kek alay gitu soal-nya
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏
Aisyah Suyuti
good
aldo
semangat terus author 🙏🙏🙏
aldo
wah seru sekali author
aldo
lanjut kan author
aldo
wah bagus sekali author
Hadi Hadi
is good 😍😍
Hadi Hadi
mantap 💪💪
Hadi Hadi
sikat 💪💪😍😍
Hadi Hadi
bantai
Hadi Hadi
sikat
Hadi Hadi
semangat 😍😍
Hadi Hadi
😍😍😍
Hadi Hadi
bantai 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!