NovelToon NovelToon
TAK TERKALAHKAN SETELAH DIUSIR KELUARGA

TAK TERKALAHKAN SETELAH DIUSIR KELUARGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: erik riswana

Jiang Hao hanyalah pemuda yang lugu dan polos , jujur dan sedikit konyol , kehidupan sehari harinya seperti kebanyakan pemuda pada umumnya.


Memiliki cita cita keluarga yang bahagia dan keinginan untuk menjadi kaya .



Tapi kehidupan yang di idam idamkan di dalam pikirannya, tidak ada sama sekali.


Tatkala adik kandung yang baru pulang dari dinas militer masuk ke kehidupannya.


Merebut tunangan yang di mana dalam satu minggu akan ia nikahi, serta sikap dan sifat keluarganya yang berubah dengan memutuskan semua hubungan darah termasuk tunangan dan keluarganya.


Juga ia mendapat fitnah keji , sehingga tubuh dan jiwanya hampir mati, namun itu menjadi berkah tersembunyi, darah dan bakat bela dirinya keluar setelah 20 tahun tersegel.



Saat itu juga dunia bela diri kuno terguncang dan nama Jiang Hao menjadi legenda yang di takuti lawan serta kawan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 21 ancaman datang di malam yang tenang

" lancang , kehormatan kekaisaran tidak boleh kamu nodai " teriak salah satu pengikut pangeran kedua dengan mata merah membara .

Jiang Hao hanya mengangkat kedua bahunya, tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh para penjilat pangeran kedua yang sangat arogan.

Dong...

Tiba tiba terdengar lonceng berbunyi, satu kali , bergema menyebar ke segala arah , membuat semua orang berhenti beraktivitas.

Tanda lonceng berbunyi satu kali berarti kedatangan seorang tokoh yang dekat dengan kaisar , dan kemungkinan acara turnamen segera di mulai.

Kaaakkkk.....

Suara burung terdengar dari atas langit, pandangan semua orang tertuju ke atas , di mana burung merah Vermilion datang dengan sayap berjumlah empat pasang .

Tekanan dari burung merah Vermilion membuat semua orang tidak bisa terus menerus menatap ke atas, kecuali Jiang Hao yang terus menerus menyerap tekanan burung merah Vermilion untuk dijadikan kekuatannya .

Ia baru paham dengan segel ketiga, yang di mana tekanan bisa menjadi kekuatan, hanya saja berlangsung begitu lama dan terkesan lambat.

Walaupun begitu, ia tidak menyerah ataupun putus asa, tetap berusaha menyerap energi tekanan Walaupun hanya sebesar biji wijen.

" ketua Jiang Timur, akhirnya aku menemukanmu!"

Jin Hua berseru keras, melambaikan tangannya ke arah Jiang Hao yang berdiri tenang di kerumunan.

Setelah datang mendekat , Jin Hua langsung memperlihatkan pakaian barunya, yang dimana itu mirip dengan pakaian kimono dari kekaisaran Matahari Terbit .

" hehehe.. kakak, bagaimana penampilanku, apakah aku terlihat cantik ?"mata menggoda Jin Hua begitu penuh harapan , mengharapkan pujian dari pria bertopeng hitam di depannya.

Jiang Hao berwajah gelap, " sudah, sudah...ya kamu tetap cantik walaupun tidak memakai apapun, di mana yang lainnya?" Mata Jiang Hao tidak melihat para wakil ketua dari tiga Gunung Jiangsan.

Bibir Jin Hua sedikit berkedut, " um itu kami tugaskan untuk mempersiapkan turnamen, tahun ini sepertinya cukup seru !" Ujarnya tersenyum lebar , " kakak, kamu apa akan ikut berpartisipasi.. ?"

" tidak tahu , kalau ada hadiahnya, bisa ikut , tapi aku sudah puluhan ribu tahun belum keluar, jadi cukup asing dengan keadaan di sekitar sini " kata Jiang Hao sedikit menjauh dari Jin Hua yang mengambil kesempatan menempel kepadanya .

" oke .. oke , aku hafal dengan semua ini, akan aku jelaskan perlahan.. "

Di saat Jiang Hao dan Jin Hua berdiskusi tentang keadaan pegunungan Jiangshan, semua jenius muda dari empat negara sudah berkumpul secara bersama sama , mereka membentuk kelompok kelompok masing masing, di mana kelompok negara Jiang dan negara Chu menjadi kelompok terbanyak.

Sisanya negara Qi dan negara Belantara Selatan yang hanya ada sekitar 100 anggota masing masing negara.

Sementara itu , di sebuah lembah, tidak jauh dari kota Jiangqi, sekelompok pria berjubah hitam berdiri , mata mereka fokus menatap ke arah barat, di mana kota Jiangqi berada .

Aura kelompok berjubah hitam itu sangat gelap dan menakutkan, di mana aura Qi spiritual bercampur dengan aura hitam kematian .

Tapi semua orang berjubah hitam itu tidak memiliki rasa takut dengan aura kematian yang mereka miliki , malah tampak begitu tenang menikmatinya .

" Zhong Zhifu , empat keturunan langsung negara sudah berkumpul di kota Jiangqi, apakah kita akan bergerak langsung menyerang dan menangkap empat keturunan negara itu?"

" Mo Chuan , jangan gegabah ,jenderal burung merah Vermilion ada di sana dan ratusan ahli rahasia tingkat Legenda juga menjaga kota Jiangqi itu !" Kata Zhong Zhifu memperingatkan..

" terus apa yang akan kita lakukan ?"

" Aula Setan Darah kita butuh lima garis keturunan utama , bila kita terlambat, dewa Agung Setan kuno tidak akan bangkit...!"

" jangan khawatir, aku sudah memiliki rencana .. !"

Zhong Zhifu memperlihatkan sebuah piringan hitam , piringan tersebut tidak memiliki corak ataupun pola , hanya hitam polos .

Beberapa pria lainnya penasaran dengan benda piringan hitam di tangan sang ketua pelaksana.

" piringan hitam ini adalah artefak kuno tahap Bumi , bisa membuat siapa saja yang terserap masuk , tidak akan bisa keluar dengan mudah, juga artefak ini bisa digunakan hingga berkali-kali, hanya saja perlu dengan pengorbanan darah "

" itu artefak bagus.. , dapat darimana..?"

" apakah kamu ingat dengan lorong rahasia yang ada di gunung Xu , di sana ada jalan rahasia menuju dunia tersembunyi, hanya alam legenda ke bawah yang bisa masuk , di atas alam bumi , jiwa bisa musnah tanpa sisa .. !"

" benar benar hebat , untung saja kita masih ada di alam Legenda, kalau tidak, semua orang tidak bisa meraih kesempatan " kata Mo Chuan dengan mata binar penuh kemenangan.

" baiklah, sudah jangan berdebat lagi , tunggu malam tiba, kita culik 5 keturunan langsung empat negara, dan kalau bisa putra putri kaisar Qing juga tidak boleh ditinggalkan " kata Zhong Zhifu menenangkan semua bawahannya yang tampak begitu semangat dan antusias.

" baik... !!"

..

Malam kota Jiangqi.

Lampu lampu bertebaran bagaikan kunang kunang yang hinggap di malam yang gelap, gedung gedung yang tinggi begitu terang bercahaya, kota Jiangqi pada malam hari sangat hidup ,namun semua orang tidak tahu bahwa malam cerah yang mewah itu akan menjadi malam penuh dengan pembunuhan dan penculikan.

Di sudut gelap kota Jiangqi, Beberapa sosok berjubah hitam terlihat sedikit menampakkan kepalanya, menatap tajam dengan pandangan mata elang yang ganas.

" Jian Sun , kamu pergi ke kediaman Qi , aku sudah memberikanmu formasi penghalang aura dan jiwa, ahli Legenda biasa tidak akan bisa menemukanmu " kata sosok berjubah Hitam memberi perintah .

" siap... !!"

Tanpa banyak berbicara, Jian Sun bersama dengan beberapa temannya langsung meluncur menuju ke arah kediaman Qi yang ada di timur laut kota Jiangqi.

Zhong Zhifu kemudian mengatur beberapa anak buahnya dan memberikan segel penghalang jiwa dan aura kepada para anak buahnya.

" misi ini tidak boleh gagal , jika gagal , nyawa semua anggota kelompok akan terancam...!!"

Malam yang tenang itu perlahan diselimuti darah kekacauan, udara kematian ada di mana mana, menyebar hingga menyesakan setiap orang yang merasakannya .

Di malam itu tidak ada teriakan kekacauan, dan udara kematian sudah menyelimuti seluruh kota Jiangqi, tidak ada yang bisa keluar dari tekanan aura kematian .

Seolah semuanya sudah pasrah akan nasib dan para penghuni di setiap gedung terlelap, tertidur pulas tanpa terkecuali.

Berbeda dengan semua orang yang sudah tertidur pulas, Jiang Hao membuka matanya, menatap langit langit kamar yang terasa aneh baginya.

" kenapa sangat berat , apakah ada masalah... !!" Jiang Hao menoleh ke samping , dimana seorang wanita dewasa tertidur dalam posisi terduduk di atas kursi , tidak ada suara dengkuran , hanya nafas tenang yang tidak bisa disebut sebagai kematian.

Perlahan ia mencoba menggerakan jari jarinya dan hanya bisa menggerakan beberapa jari di kedua telapak tangannya.

" aku merasa ada tekanan yang tidak bisa aku murnikan , tapi tekanan apa ini " pikirnya dalam hati .

" aku juga tidak bisa bersuara... !!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!