NovelToon NovelToon
TAK TERKALAHKAN SETELAH DIUSIR KELUARGA

TAK TERKALAHKAN SETELAH DIUSIR KELUARGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: erik riswana

Jiang Hao hanyalah pemuda yang lugu dan polos , jujur dan sedikit konyol , kehidupan sehari harinya seperti kebanyakan pemuda pada umumnya.


Memiliki cita cita keluarga yang bahagia dan keinginan untuk menjadi kaya .



Tapi kehidupan yang di idam idamkan di dalam pikirannya, tidak ada sama sekali.


Tatkala adik kandung yang baru pulang dari dinas militer masuk ke kehidupannya.


Merebut tunangan yang di mana dalam satu minggu akan ia nikahi, serta sikap dan sifat keluarganya yang berubah dengan memutuskan semua hubungan darah termasuk tunangan dan keluarganya.


Juga ia mendapat fitnah keji , sehingga tubuh dan jiwanya hampir mati, namun itu menjadi berkah tersembunyi, darah dan bakat bela dirinya keluar setelah 20 tahun tersegel.



Saat itu juga dunia bela diri kuno terguncang dan nama Jiang Hao menjadi legenda yang di takuti lawan serta kawan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26 ketegangan di tempat ritual

Kelahiran sebuah senjata adalah hal yang sangat langka , di mana senjata sebelumnya akan berubah menjadi senjata baru yang lebih baik dan bisa mengeluarkan kekuatan maksimal dari senjata baru itu .

Jiang Hao menatap pedang merah yang ada di hadapannya, ia sangat senang sekaligus takjub saat melihat proses Kelahiran senjata baru .

" aku tidak tahu apakah senjata penghancur langit milikku sebelumnya adalah senjata dewa kera atau senjata reflika yang sengaja dibuat oleh para dewa " gumamnya perlahan mengulurkan tangan kanannya.

Tap.

Bommhh

Saat memegang senjata merah membara yang baru saja lahir , Jiang Hao merasakan jiwanya juga ikut terlahir , penuh dengan kekuatan yang luar biasa .

Mata merahnya begitu menyala , dan tubuhnya meresopon dengan cepat, menyerang musuh yang ada di dekatnya.

Crashhh

Celepuk

" hentikan dia.. " teriak Zhong Zhifu ketakutan.

Pria berwajah mengerikan itu tidak tahu bahwa dirinya sudah membangunkan binatang suci kuno , di mana Jiang Hao sudah dalam mode mengamuk.

Crashh ..

Crashhh ...

Jiang Hao merasa jiwanya begitu semangat, aura membunuh dan pertempuran menjadi satu , sehingga apa yang ada dalam pikirannya hanya membunuh dan membunuh.

Energi kuno dalam tubuhnya terus dipompa semaksimal mungkin, sehingga tekanan kuat serta menakutkan terus menerus terpancar dari dalam tubuhnya .

Jiang Hao terus menerus membunuh setiap orang yang datang mendekatinya, ia tidak sadar bahwa darah lawannya menghilang di atas altar .

Clak....

Ngunggghh..

Drrrrthh...

Suara getaran dan dengungan terdengar keras , para jenius muda merasakan sesuatu yang aneh di bawah altar , wajah semuanya menjadi pucat , kecuali Zhong Zhifu yang tampak memiliki wajah merah penuh kegembiraan.

" hahahaha... Yang Mulia Kaisar iblis sudah akan bangkit... !" Teriak Zhong Zhifu keras keras ke udara .

Jiang Hao menghentikan serangan brutalnya, ia secepat kilat terbang menuju dua gadis muda yang masih terikat erat di tiang altar .

Tanpa ragu , ia memukul rantai yang mengelilingi dua gadis muda itu dan kali ini , rantai setebal ibu jari menjadi putus disertai suara pecahan renyah yang terdengar nyaring.

" dua gadis cepat segera pergi , aku akan mencoba menahan apa yang akan datang itu " kata Jiang Hao cepat, ia juga memutus seluruh rantai yang ada di seluruh altar , sehingga para jenius muda terbebas dari belenggu yang memenjarakan mereka semua .

" senior terimakasih telah membebaskan kami semua !" Pangeran Qi membungkuk , lalu terbang meninggalkan Jiang Hao di dekatnya.

Hampir sebagian besar jenius muda secepat kilat melarikan diri setelah mereka terbebas dari belenggu, hanya ada lima orang saja yang masih ada di tengah tengah altar .

Termasuk Qing Liyi dan Qing Caiya, keduanya berdiri tenang seraya mengeluarkan pedang dari dalam cincin penyimpanan.

Jiang Hao menatap tajam ke arah dua gadis muda yang masih ada di dekatnya itu.

" Kedua nona kenapa kalian tidak pergi, dan kalian semua juga !"

" senior , kami merasa tidak enak hati bila harus meninggalkan senior seorang diri , budi baik senior melepaskan kami semua tidak bisa diukur dengan harta , jadi kami memutuskan untuk membantu senior dalam melawan monster yang akan muncul itu !" Ujar Qing Liyi menjelaskan.

Jiang Hao hanya bisa melongo, kepalanya mengangguk pelan dan ia kembali mengalihkan perhatiannya ke arah pria berwajah menakutkan di depannya.

" hahahaha bocah , kamu tidak menyangka bukan , bahwa tanpa darah lima elemen dari lima kekuatan bisa membangunkan sosok Yang Mulia Kaisar iblis kami "

Jiang Hao hanya tersenyum tipis menyeringai, matanya yang merah hanya menatap saja ke arah Zhong Zhifu.

Qing Liyi memiliki wajah tegas penuh kemarahan " penjahat, aku sudah bebas , kamu harus mati ... !"

Wushhh...

Jiang Hao terkejut melihat betapa cepatnya gadis muda yang ada di sampingnya, ia melihat bahwa emosi gadis muda itu sangat tinggi.

" ceroboh sekali , apakah dia tidak melihat bahwa musuh memiliki kekuatan alam Bumi level 6 " gumam Jiang Hao sedikit menggelengkan kepala.

Qing Liyi menyelimuti pedangnya dengan qi spiritual, lalu membentuk segel jurus dan menyerang secara cepat ke arah Zhong Zhifu yang tampak tenang tanpa memperlihatkan ekspresi ketakutan.

" saudari Liyi hati hati .. !" Teriak Qing Caiya mulai bergerak.

Tang ..

Pedang Qing Liyi membentur sesuatu yang sangat keras , dan itu adalah energi Spiritual milik Zhong Zhifu yang membentuk perisai spiritual.

Qing Liyi mundur secepat kilat, lalu kembali ke tempat di mana ia berdiri sebelumnya.

" senior orang jahat itu tidak bisa dikalahkan dengan mudah , sebaiknya kita segera pergi melarikan diri sebelum sosok yang dikatakan penjahat itu muncul " kata Qing Liyi penuh kekhawatiran.

Jiang Hao tidak bergeming , matanya yang merah mulai bekerja cepat , ia menganalisis pergerakan dari Zhong Zhifu yang tenang tanpa berpindah tempat.

" di mana sekarang Zhong Zhifu berdiri , pasti tempat di mana kemunculan sosok Kaisar iblis akan muncul "

" kalian semua segera cepat kabur , aku nanti juga akan kabur bila tidak bisa mengalahkan penjahat itu " Jiang Hao memberikan perintah tegas untuk terakhir kalinya , matanya yang merah mulai membentuk segitiga hitam yang rumit, polanya tampak menusuk mata .

" tapi senior.. !"

" kalian bertiga segera bawa dua gadis itu untuk pergi dari tempat ini , " perintah tegas Jiang Hao membuat ketiga pria yang tidak pergi itu langsung sigap , mereka bertiga langsung menangkap dan membawa pergi kedua gadis muda yang terus meronta ronta disertai teriakan marah yang tidak ada habisnya .

Suasana kembali sunyi , hanya ada Jiang Hao yang berdiri dengan mata merah berputar, serta Zhong Zhifu yang terus menerus melafalkan baris demi baris perintah segel .

Duarrrrhhh...

Petir berwarna putih muncul, langit mendadak hilang, digantikan oleh awan hitam dan suara ledakan guruh petir yang membahana.

Duarrrrhhh.

Retak.

Jiang Hao melompat dari tempat ia berdiri sebelumnya, matanya terus berputar secara perlahan, mengamati pergerakan lawan yang tampak aneh baginya.

" bocah buat apa kamu masih ada di sini, segera pergi dan terima kematianmu saat Kaisar iblis kuno kami merajalela menguasai dunia "

Jiang Hao tidak membalas ucapan congkak dari pria berwajah menakutkan itu , tatapannya semakin tajam dan bisa saja membunuh hanya dengan tatapannya saja .

Di sisi lain , dua gadis muda yang sudah dilepaskan oleh tiga jenius muda lainnya menangis keras saat bertemu dengan sosok wanita berjubah merah .

" huhuhu.... ibu kedua akhirnya ibu datang, kami takut.. " Qing Caiya menangis seperti anak kecil ,begitu juga dengan Qing Liyi yang notabene adalah gadis yang berani.

" sudah.. sudah jangan khawatir, kedua putriku sudah kembali dengan selamat, itu adalah hal yang membuat ibu merasa lega " ucap sang ibu dengan lembut .

Setelah puas memeluk sang ibu , kedua gadis muda itu teringat dengan sosok pria bertopeng hitam yang menolong mereka berdua .

" ibu , apakah ibu bersama dengan paman Yan ?".

" tidak, apakah dua putriku dalam kesulitan?"

" umhh. . Penolong kami semua sedang bertarung dan kami berdua tidak tahu nasibnya bagaimana !" Ucap Qing Liyi begitu sedih.

1
Ihya Ilmi
Kapan updatenya thor
Andi Akhasay: Coba baca novelku kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!